Anda di halaman 1dari 2

A. Apa itu Surat Resmi?

Sebenarnya pengertian surat resmi sudah ada pada artikel sebelumnya yang membahas
tentang Jenis-jensi Surat. Tapi untuk mengingatkan kembali apa itu surat resmi, berikut
adalah penjelasannya. Surat resmi adalah surat yang dibuat suatu instansi, organisasi
atau lembaga perusahaan tertentu yang ditujukan kepada seseorang atau lembaga
tertentu lainnya. Keberadaan instansi, lembaga, organisasi dan perusahaan tersebut
disahkan secara hukum. Contoh surat resmi adalah surat dinas, surat niaga, dan surat
sosial.

Surat yang sobat terima dari sekolah mengenai surat pengumuman merupakan salah
satu jenis surat resmi. Atau surat yang dibuat oleh organisasi, lembaga, perusahaan juga
termasuk surat resmi. Jadi tahu ya sobat apa itu surat resmi. Terus apa dong yang
membedakan surat resmi dengan surat yang biasa di buat atau surat pribadi.
Pertanyaan tersebut akan dijawab di bawah ini.

B. Ciri-ciri Surat Resmi

Surat resmi dikeluarkan oleh perusahan, organisasi, atau instasi yang notabennya
merupakan lemaga resmi sehingga pembuatnya pun haru memenuhi aturan yang mana
membedakannya dengan surat pribadi yang sering sobat buat. Berikut ini adalah
beberapa ciri-ciri surat resmi, diantaranya adalah:

1. Surat resmi menggunakan kalimat yang efektif; sederhana, ringkas, jelas, sopan
dan menarik.
2. Surat resmi mengguanakan bahasa baku sesuai ejaan yang disepurnakan (EYD)
baik ejaan, kosakata, dan tata bahasa.
3. Penyajian surat resmi menggunakan bentuk full block, semi block atau indented
block. (baca: bentuk surat)
4. Menggunakan kop surat.
5. Tercantum nomor surat, lampiran, dan perihal.
6. Biasanya menyertakan cap atau stempel.

C. Bagian-bagian Surat Resmi

Bagian-bagian surat resmi:

1. Kepala/kop surat, terdiri dari:


o Nama instansi/lembaga, ditulis dengan huruf kapital/huruf besar.
o Alamat instansi/lembaga, ditulis dengan variasi huruf besar dan kecil.
o Logo instansi/lembaga.
2. Nomor surat, yakni urutan surat yang dikirimkan
3. Lampiran, berisi lembaran lain yang disertakan selain surat
4. Hal, berupa garis besar isi surat
5. Tanggal surat (penulisan di sebelah kanan sejajar dengan nomor surat)
6. Alamat yang dituju (jangan gunakan kata kepada)
7. Pembuka/salam pembuka (diakhiri tanda koma)
8. Isi surat
9. Penutup surat
10. Penutup surat, berisi:
o Salam penutup
o Jabatan
o Tanda tangan
o Nama (biasanya disertai nomor induk pegawai atau NIP)
11. Tembusan surat, berupa penyertaan/pemberitahuan kepada atasan tentang
adanya suatu kegiatan.

D. Contoh Surat Resmi

Berikut ini adalah contoh sederhana dari surat resmi. Pelajari contoh berikut dan buat
contoh sendiri ya sobat.