Anda di halaman 1dari 4

ANESTESI EPIDURAL

NO. DOKUMEN NO. REVISI HALAMAN


Jl. Raya Parung Bogor KM 42
Kabupaten Bogor

00 1/4
019/02/01-01A/IX/2015

Ditetapkan :
Tanggal Terbit RS Rumah Sehat Terpadu Dompet Dhuafa
a.n. Direksi
STANDAR PROSEDUR Direktur Utama
OPERASIONAL

September 2015 Dr. Yahmin Setiawan, MARS

PENGERTIAN Tindakan anesthesia dengan menyuntikkan obat ke ruang


epidural yang akan menghasilkan hambatan hantaran
rangsang saraf medulla spinalis menyebabkan hilangnya
fungsi otonom, sensoris dan motorik untuk sementara waktu
selama masa kerja obat.
TUJUAN Menghilangkan rasa nyeri dan membuat relaksasi pada pasien
tanpa kehilangan kesadaran
KEBIJAKAN 1. SK No. 100/SK/RST/VIII/2014 tentang Rumah Sakit Cinta
Ibadah
2. SK No. 115/SK/RST/VII/2015 tentang Pelayanan Anestesi
Bedah
PROSEDUR 1. Peralatan yang dibutuhkan :
a. Alat pantau TD, EKG, SPO2 ( Monitor )
b. Set peralatan spinal analgesia, dalam troly obat berisi :
 Sarung angan steril berbagai ukuran
 Set Epidural kateter berbagai ukuran
 Jarum spinal berbagai ukuran
 Spuit disposable berbagai ukuran
 Jarum lepas No. 21
 Larutan antiseptic ( betadine cair / zalf, alcohol )
 Lidi kapas dan kassa steril ( dalam bak spuuit )
 Gunting , plester / hypavix
 Obat local anestesi ( lidocain 2% )
 Obat spinal
 Catapres, fentanyl, morfin, petidine, ephedrine
ANESTESI EPIDURAL

NO. DOKUMEN NO. REVISI HALAMAN


Jl. Raya Parung Bogor KM 42
Kabupaten Bogor
019/02/01-01A/IX/2015 00 2/4

2. Teknik / cara pelaksanaan :


A. Dokter
a. Mengucapkan basmalah sebelum tindakan
b. Lakukan Sign In
c. Beritahu pasien sebelum melakukan tindakan
d. Cuci tangan dan pakai sarung tangan steril
e. Siapkan set epidurall anestesi dalam keadaan steril
f. Lakukan tindakan dimulai dengan antiseptic kulit
sekitar tempat tusukan dengan larutan betadine dan
alcohol
g. Lakukan local anestesi setempat dengan lidocain
2%
h. Tusukkan jarum epidural secra tetap dan perlahan
sampai ke ligamentum interspinosum,pasang spuit
5ml yang diisi udara / larutan NaCl lalu masukkan ke
ujung jarum dan tekan pendorong spuit sampai
dengan terasa hilang tahanan ( loss of resisten )
dan pendorong spuit dengan mudah didorong
pertanda ujung jarum telah mencapai ruang epidural
i. Lepaskan spuit dan pastikan tidak ada darah atau
cairan liquor yang menetes
j. Masukkan cateter epidural dan fiksasi
k. Masukkan obat sesuai dengan kebutuhan
l. Pantau tanda-tanda vital tiap 1-5 menit dalam 15
menit pertama, selanjutnya setiap 5 menit sampai
dengan selesai operasi
m. Dokumentasikan semua tindakan ke dalam lembar
pemantauan anestesi
n. Setelah selesai mengucapkan hamdalah
ANESTESI EPIDURAL

NO. DOKUMEN NO. REVISI HALAMAN


Jl. Raya Parung Bogor KM 42
Kabupaten Bogor
019/02/01-01A/IX/2015 00 3/4

B. Perawat
a. Mengucapkan basmalah sebelum tindakan
b. Cuci tangan
c. Lakukan Sign In
d. Beritahu pasien sebelum melakukan tindakan
e. Pasang alat bantu pantau TD, EKG, SPO2, ukur
dan catat nilai awal
f. Bantu dokter anestesi menyiapkan dan membuka
alkes / obat spinal set agar siap pakai
g. Bantu meletakkan pasien pada posisi lateral kiri
atau kanan, dengan lutut lipat kea rah perut
maximal, dan kepala tunduk ke dada maximal dan
atau posisi duduk dengan membungkuk ke depan.
h. Kembalikan posisi pasien dan sesuaikan dengan
tindakan operasi yang akan dilakukan
i. Bantu dokter dalam pemantauan tanda-tanda vital
tiap 1-5 menit dalam 15 menit pertama, selanjutnya
setiap 5 menit sampai dengan selesai operasi
j. Dokumentasikan semua tindakan ke dalam lembar
pemantauan anestesi
k. Setelah selesai mengucapkan hamdalah
ANESTESI EPIDURAL

NO. DOKUMEN NO. REVISI HALAMAN


Jl. Raya Parung Bogor KM 42
Kabupaten Bogor
019/02/01-01A/IX/2015 00 4/4

Bagan Alur :

Mulai dengan membaca Basmalah

Siapkan alat

Posisikan pasien

Dokter melakukan anestesi epidural

Observasi TTV

Dokumentasikan

Selesai. Membaca Hamdalah

UNIT TERKAIT OK – ICU


DIBUAT OLEH Tim Anestesi