Anda di halaman 1dari 4

PEMERINTAH KABUPATEN BATANGHARI

DINAS KESEHATAN
PUSKESMAS RAWAT INAP JANGGA BARU
Alamat :Jalan Poros Desa Jangga Baru ( 36656 )
Email: JBpuskesmas@gmail.com

KEPUTUSAN KEPALA PUSKESMAS RAWAT INAP JANGGA BARU


NOMOR TAHUN 2018

TENTANG
PEMANTAPAN MUTU EKSTERNAL
PUSKESMAS RAWAT INAP JANGGA BARU

Menimbang : a. bahwa untuk menjamin mutu pelayanan laboratorium maka perlu dilakukan
upaya pengendalian mutu internal maupun eksternal di puskesmas;
b. bahwa pengendalian mutu dilakukan sesuai dengan jenis ketersediaan
peralatan laboratorium yang digunakan dan sesuai dengan peraturan
perundangan yang berlaku;
c. bahwa sehubungan dengan butir ( a ) dan ( b ) tersebut diatas maka perlu
menetapkan surat keputusan Kepala Puskesmas Rawat Inap Jangga Baru,
tentang peresepan, pemesanan, dan pengelolaan obat;

Mengingat : a. Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2004 Tentang Praktik Kedokteran


b. Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan
c. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 37 Tahun 2012
tentang standar pelayanan Laboratorium di Puskesmas;
d. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 411 / MENKES /
PER / IX /2010 tentang Laboratorium Klinik;
e. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 75 Tahun 2014
tentang Pusat Kesehatan Masyarakat;

MEMUTUSKAN:
Menetapkan : KEPUTUSAN KEPALA PUSKESMAS JANGGA BARU TENTANG
PEMANTAPAN MUTU EKSTERNAL;
KESATU : Pemantapan Mutu Eksternal (PME) di Laboratorium menjadi tanggungjawab
bersama; Kepala Puskesmas, Petugas Laboratorium terutama dalam
keselamatan kesehatan keamanan petugas laboratorium dan pasien;

KEDUA.........
-2-

KEDUA : Pemantapan Mutu Eksternal (PME) Laboratorium dilakukan oleh pihak luar
yang memiliki kompetensi dibidangnya;
KETIGA : Surat Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dengan catatan apabila
dikemudian hari ternyata terdapat kekeliruan dalam surat keputusan ini, akan
diadakan perubahan sebagaimana mestinya.

Ditetapkan di : Jangga Baru


Tanggal : 2018
Plt. KEPALA PUSKESMAS
RAWAT INAP JANGGA BARU

MULYANAH
-3-

LAMPIRAN : SURAT KEPUTUSAN KEPALA PUSKESMAS


RAWAT INAP JANGGA BARU
NOMOR : TAHUN 2018
TANGGAL : TAHUN 2018

PEMANTAPAN MUTU EKSTERNAL

A. PENDAHULUAN
Pelayanan kefarnasian di Puskesmas merupakakn suatu kesatuan yang tidak terpisahkan
dari pelaksanaan upaya kesehatan, yang berperan penting dalam meningkatkan mutu
pelayanan kesehatah bagi masyarakat. Pelayanan kefarmasian di Puskesmas harus
mendukung tiga fungsi pokok Puskesmas, yaitu sebagai pusat penggerak pembangunan
berwawasan kesehatan, pusat pemberdayaan masyarakat, dan pusat pelayanan kesehatan
strata pertama yang meliputi pelayanan kesehatan perorangan dan pelayanan kesehatan
masyarakat.
Pelayanan kefarmasian merupakan kegiatan yang terpadu dengan tujuan untuk
mengidentifikasi, mencegah dan menyelesaikan masalah obat dan masalah yang berhubungan
dengan kesehatan. Tuntutan pasien dan masyarakat akan peningkatan mutu pelayanan
kefarmasian, mengharuskan adanya perluasan dari paradigma lama yang berorientasi kepada
produk ( drug oriented ) menjadi paradigma baru yang berorientasi pada pasien (Patient
oriented) dengan filosofi pelayanan kefarmasian ( parmaciutical care ).
Kegiatan kefarmasian di Puskesmas meliput 2 ( dua ) yaitu kegiatan yang bersifat
managerial berupa pengelolaan obat dan bahan medis habis pakai dan kegiatan pelayanan
farmasi klinik.

B. TEMA
Peresepan, pemesanan, dan pengelolaan obat

C. TUJUAN
1. Menjamin kelangsungan ketersediaan dan keterjangkauan obat dan bahan medis habis
pakai yang efesien, efektif dan rasional.
2. Meningkatkan kompetensi/kemampuan tenaga kefarmasian
3. Mewujudkan sistem informasi managemen
4. Melaksanakan pengendalian mutu pelayanan
D. SASARAN
1. Puskesmas
2. Pustu / Poskesdes
3. Puslesmas Keliling
4. Posyandu
E. BENTUK KEGIATAN.........
-4-

E. BENTUK KEGIATAN
1. Peresepan obat
a. Obat diresepkan sesuai terapi atas diagnosis pasien
b. Pemberian resep dilakukan oleh petugas farmasi atau petugas lain yang diberikan
kewenangan.
2. Pemesanan obat
a. Pemesanan obat untuk kebutuhan Puskesmas dilakukan oleh petugas farmasi atau
gudang obat Puskesmas
b. Pemesanan obat untuk kebutuhan pelayanan dilakukan oleh petugas unit pelayanan
terkait pada petugas farmasi gudang obat Puskesmas.
3. Pengelolaan obat
Pengelolaan obat di gudang obat dilakukan oleh petugas farmasi meliputi
kegiatan perencanaan, permintaan, penerimaan, penyimpanan, pendistribusian,
pengendalian, pencatatan, pelaporan dan pengarsipan, pemantauan dan evaluasi.

F. PENUTUP
Demikian progam ini disusun untuk memberikan gambaran mengenai peresepan,
pemesanan, dan pengelolaan obat di Puskesmas Rawat Inap Jangga Baru.

Ditetapkan di : Jangga Baru


Tanggal : 2018
Plt. KEPALA PUSKESMAS
RAWAT INAP JANGGA BARU

MULYANAH