Anda di halaman 1dari 14

MAKALAH

LUAS WILAYAH HUTAN DI KALIMANTAN YANG TERUS MENYUSUT

Diajukan Sebagai

Tugas Mata Pelajaran Bahasa Indonesia

OLEH :

Aditya Yudha Arifandi

Elva zulvia Albass

Nur Laila

Guru Mata Pelajaran :

Ibu.Norsyahridawati, S.Pd

SEKOLAH MENENGAH ATAS SATU SATUI

MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA

KELAS XI IPS 3
HALAMAN PENGESAHAN

Karya tulis ini disusun dan disahkan dalam rangka untuk memenuhi salah satu tugas mat
pelajaran Bahasa Indonesia semester genap tahun pelajaran 2017/2018 pada :

Hari :

Tanggal :

Mata Pelajaran :Bahasa Indonesia

Guru Pembimbing

Norsyahridawati, S.Pd

i
KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Allah Subhanahu Wata’ala atas segala karunia nikmatnya sehingga
makalah yang berjudul “Luas wilayah hutan di Kalimantan yang terus menyusut” ini dapat
diselesaikan dengan maksimal, tanpa ada halangan yang berarti. Makalah ini disusun untuk
memenuhi tugas mata pelajaran Bahasa Indonesia.

Pemilihan tema ini didasari atas keperihatinan dengan hutan Kalimantan yang semakin
lama semakin rusak dan luas wilayahnya terus berkurang.Semoga dengan adanya makalah ini
dapat membuka pola pikir penulis khususnya dan pembaca pada umumnya untuk terus
melestarikan dan memperhatikan akan pentingnya hutan sebagai habitat makhluk hidup baik
hewan ataupun tumbuhan.selain itu,hutan juga sebagai pendukung kehidupan manusia.

Alhamdulillah Makalah ini dapat diselesaikan tepat pada waktunya tidak lepas dari
bantuan dan dukungan dari berbagai pihak yang tidak bisa kami sebutkan satu persatu. Untuk itu
kami ucapkan terima kasih.

Penulis menyadari bahwa masih banyak kesalahan dalam penyusunan makalah ini, baik
dari segi EYD, kosa kata, tata bahasa, etika maupun isi. Oleh karenanya penulis sangat
mengharapkan kritik dan saran yang membangun dari pembaca sekalian untuk kami jadikan
sebagai bahan evaluasi.

Demikian, semoga makalah ini dapat diterima sebagai ide/gagasan yang menambah
kekayaan intelektual bangsa.

Sumber makmur,3 maret 2018

Penulis

ii
ABSTRAK

LUAS WILAYAH HUTAN DI KALIMANTAN YANG TERUS MENYUSUT

Oleh :

Aditya Yudha Arifandi

Elva zulvia Albass

Nur Laila

Penulisan karya ilmiah ini bertujuan untuk memaparkan dan mencari solusi mengenai
lajunya defortasi hutan di Kalimantan.adapun yang menjadi latar belakang penulisan ini karena
Kalimantan memiliki hutan hujan tropis yang menjadi paru-paru dunia.karena kita tau bahwa
hutan memiliki fungsi yang sangat bermanfaat untuk mahluk hidup.

Akan tetapi,karena laju nya defortasi hutan Kalimantan,sangat berdampak bagi ekosistem
dan manusia.maka dari itu kami ingin mencari solusi untuk mengatasi lajunya defortasi hutan
Kalimantan.

Kata-kata kunci:hutan,hutan Kalimantan,fungsi hutan,dampak defortasi hutan

iii
DAFTAR ISI

HALAMAN PENGESAHAN i

KATA PENGANTAR ii

ABSTRAK iii

DAFTAR ISI iv

BAB I : PENDAHULUAN

A. Latar Belakang 1

B. Rumusan Masalah 2

C. Tujuan 2

BAB II : PEMBAHASAN

A.Pengertian Hutan 3

B.Fungsi Hutan 3

C. Penyebab Menyusutnya Luas Hutan Kalimantan 5

D.Dampak Menyusutnya Hutan Kalimantan 7

E.Solusi Mengatasi Deportasi Hutan Kalimantan 7

BAB III : PENUTUP

A.Kesimpulan 8

B.Saran 8

DAFTAR PUSTAKA 9

iv
BAB I

PENDAHULUAN

A.LATAR BELAKANG

Hutan adalah kawasan yang di tumbuhi dengan lebat


oleh pepohonan dan tumbuhan lainnya. Kawasan-kawasan semacam ini terdapat di wilayah-
wilayah yang luas di dunia dan berfungsi sebagai penampung karbon dioksida habitat hewan,
modulator arus hidrologika, serta pelestari tanah dan merupakan salah satu aspek biosfer
Bumi yang paling penting

Pulau Kalimantan adalah salah satu paru-paru dunia karena luas hutannya, yaitu sekitar
40,8 juta hektar. Sayangnya laju deforestasi di Kalimantan demikian cepatnya. Menurut data
yang dikeluarkan Departemen Kehutanan, angka deforestasi di Kalimantan pada 2000 sampai
dengan 2005 mencapai sekitar 1,23 juta hektare. Artinya sekitar 673 hektare hutan di Kalimantan
mengalami deforestasi setiap harinya pada periode tersebut. Luas hutan di seluruh provinsi yang
ada di Kalimantan mencapai sekitar 40,8 juta hektare. Sementara itu menurut Greenpeace, hutan
di Kalimantan hanya tersisa 25,5 juta di tahun 2010.

Data yang dikeluarkan oleh State of the World's Forests 2007 yang dikeluarkan The UN
Food & Agriculture Organization (FAO), angka deforestasi Indonesia pada periode 2000-2005
adalah 1,8 juta hektar/tahun. Tingginya laju deforestasi hutan di Indonesia ini membuat Guiness
Book of The Record menganugrahi Indonesia sebagai negara yang laju kerusakan hutannya
tercepat di dunia. Sebuah prestasi yang tidak patut untuk dibanggakan.
Deforestasi di Indonesia disebabkan oleh industri kayu yang semakin mempersempit
hutan alami. Pengalihan fungsi (konversi) hutan untuk perkebunan kelapa sawit juga
memberikan kontribusi besar terhadap semakin derasnya laju deforestasi. Konversi hutan
menjadi area perkebunan sawit telah merusak lebih dari 7 juta hektar hutan sampai pada tahun
1997.

Berkurangnya luasan dan kualitas hutan di Kalimantan menjadi ancaman serius bagi
berbagai jenis satwa langka di Kalimantan, antara lain orangutan, bekantan, beruang madu dan
berbagai jenis owa. Satwa langka itu kondisinya terjepit diantara menyempitnya hutan yang
menjadi habitat mereka dan perburuan liar.

Maka makalah ini mencoba membahas tentang hutan,fungsinya,penyebab menyusutnya


luas hutan Kalimantan beserta dampak nya bagi mahluk hidup serta solusi untuk mengatasi
defortasi hutan Kalimantan.

1
B.RUMUSAN MASALAH
Untuk memudahkan pembahasannya maka akan dibahas sub masalah sesuai
dengan latar belakang diatas yakni sebagai berikut :

1. apakah yang di maksud dengan hutan?


2. apa saja kah fungsi hutan?
3. apa saja penyebab berkurangnya luas wilayah hutan Kalimantan?
4. bagaimana dampak berkurangnya luas wilayah hutan Kalimantan bagi
hewan,tumbuhan dan manusia?
5. solusi apa aja yang dapat dilakukan untuk mengatasi defortasi hutan
Kalimantan?

C.TUJUAN

Makalah ini bertujuan untuk :

1. Untuk mengetahui dan mempelajari hutan


2. Untuk mengetahui dan mempelajari fungsi-fungsi hutan
3. Untuk mengetahui yang menyebabkan luas hutan Kalimantan terus menurun
4. Untuk mengetahui apa saja dampak dari berkurangnya luas hutan Kalimantan
5. Untuk mengetahui solusi apa saja untuk mengatasi defortasi hutan Kalimantan

2
BAB II
PEMBAHASAN
A.Pengertian Hutan

1.Menurut Sharma (1992)


Hutan adalah suatu komunitas tumbuhan yang didominasi oleh pohon-pohon atau
tumbuhan berkayu lain, tumbuh secara bersama-sama dan cukup rapat.

2.Pengertian berbeda dan lebih rinci disampaikan oleh Helms (1998)

Hutan adalah ekosistem yang dicirikan oleh penutupan pohon-pohon yang cukup rapat
dan luas, seringkali terdiri atas tegakan-tegakan yang beranekaragam sifat, seperti komposisi
jenis, struktur, kelas umur, dan proses-proses yang berhubungan; pada umumnya mencakup:
padang rumput, sungai, ikan, dan satwa liar. Hutan mencakup pula bentuk khusus, seperti hutan
industri, hutan milik non-industri, hutan tanaman, hutan publik, hutan lindung, dan hutan kota.”

3.Berdasarkan Departemen Kehutanan pada tahun (1989)

hutan adalah suatu ekosistem yang bercirikan liputan pohon yang cukup luas, baik yang
lebat atau kurang lebat.

B.Fungsi Hutan

Fungsi hutan amatlah penting bagi kehidupan dimuka bumi ini, termasuk untuk manusia
yang ada didalamnya. Oleh sebab pentingnya peranan hutan bagi kehidupan yang ada
didalamnya, maka sudah sepatutnya kita menjaga dan melestarikan hutan tersebut agar tetap
eksis sepanjang zaman. Dan dibawah ini adalah prntingnya 7 fungsi hutan bagi kehidupan,
silahkan disimak informasinya baik-baik.

1. Sebagai Paru-paru Dunia

Salah satu fungsi hutan adalah sebagai paru-paru dunia, maksudnya adalah hutan dapat
menyerap gas karbon dioksida yang berbahaya bagi manusia dan menghasilkan gas oksigen yang
sangat diperlukan manusia. Mengingat pentingnya peranan hutan yang satu ini, maka kita harus
bisa menjaga hutan kita. Coba banyangkan jika semua hutan kita musnah atau hancur, kita akan
mendapatkan udara bersih darimana?

3
2. Sumber Ekonomi

Fungsi hutan lainnya yang tidak kalah penting dari sebagai paru-paru dunia adalah sebagai
sumber ekonomi. Indonesia merupakan salah satu negara dengan luas hutan terbesar didunia juga
mengandalkan hasil-hasil hutannya seperti kayu dan lain-lainnya sebagai sumber ekonomi
nasional. Kita berharap semoga sumber ekonomi dari hutan ini bisa digunakan sebesar-besarnya
untuk kepentingan rakyat banyak di Indonesia ini.

3. Habitat Bagi Flora dan Fauna

Ketahuilah bahwa fungsi hutan tidak hanya diperuntukkan bagi manusia semata, flora dan fauna
pun sepantasnya mendapatkan manfaat hutan sebagai habitat atau rumah bagi mereka
semua.Oleh sebab itu kita seharusnya untuk tidak merusak habitat mereka, kalau hutan kita
menjadi rusak lantas mereka mau tinggal dimana? Ini merupakan tugas kita semua untuk
menjaga dan mengawasi hutan kita dari kerusakan yang berkepanjangan.
4. Tempat Penyimpanan Air

Fungsi hutan lainnya yang begitu bermanfaat bagi kehidupan manusia adalah hutan sebagai
tempat penyimpanan air dalam volume yang begitu besar. Air hujan yang jatuh ke bumi akan
disimpan dalam akar-akar pohon yang ada di hutan. Manfaat ini sangat terasa ketika dimusim
penghujan, hutan bisa dijadikan sebagai pengendali banjir. Ini juga begitu bermanfaat ketika
musim kemarau ketika banyak lahan-lahan yang kering bisa dialirkan air.

5. Pengendali Bencana

Fungsi hutan lainnya yang harus dipahami umat manusia adalah hutan dapat menjadi pengendali
bencana alam seperti banjir dan longsor. Banjir terjadi karena volume air yang jatuh ke bumi
terlalu banyak sehingga aliran air tidak mampu memuat, disinilah hutan berfungsi untuk
mengendalikan banjir yaitu dengan menyerap air-air kedalam akar pohon-pohonnya. Begitu juga
halnya dengan longsor, keberadaan hutan yang lestari akan meminimalisir kejadian tersebut.

4
6. Menyuburkan Tanah

Fungsi lainnya yang bisa didapatkan dari keberadaan hutan disekitar kita adalah tanah yang
subur. Ketahuilah bahwa tanah yang subur dapat mengoptimalkan tumbuh kembang tanaman
yang bisa dimanfaatkan bagi manusia. Tanah disekitar hutan bisa tumbuh subur karena
terjadinya proses penguranian daun-daun yang gugur (jatuh kebawah tanah) menjadi tanah
humus yang begitu subur. Tanah yang subur banyak dimanfaatkan manusia untuk menanam
pohon tertentu.

7. Mengurangi Polusi dan Pencemaran Udara

Fungsi hutan yang begitu penting lainnya bagi manusia adalah hutan bisa digunakan untuk
mengurangi tingkat polusi dan pencemaran udara. Hutan bisa menyerap gas-gas yang menjadi
biang terjadinya polusi dan pencemaran udara seperti karbon dioksida, karbon monoksida, dan
lainnya. Gas-gas tersebut sangat membahayakan manusia terlebih jika gas-gas tersebut sudah
berada pada tingkat diatas ambang normal.

3.penyebab menyusutnya luas hutan Kalimantan

C.Penyebab Kerusakan Hutan

Kerusakan hutan bentuknya ada bermacam- macam sperti yang sudah dijelaskan sebelumnya di
bagian atas. Kerusakan hutan ini bisa disebabkan karena proses alam secara alami maupun
karena ulah manusia. Manusia sebagai makhluk yang paling leluasa untuk melakukan berbagai
macam aktivitas di atas Bumi ini terkadang tidak sadar telah merusak hutan. Ada banyak sekali
penyebab kerusakan pada hutan ini. Berikut ini merupakan penyebab kerusakan hutan yang
berupa proses alam maupun aktivitas manusia:

 Pembabatan hutan dengan sengaja

Pembabatan merupakan penyebab dari kerusakan hutan yang pertama. Pembabatan hutan ini
dilakukan secara sengaja oleh manusia. pembabatan hutan ini pastinya berupa penebangan hutan
secara massal. Pembabatan hutan ini menyebabkan matinya banyak pepohonan dan juga
menyebabkan binatang- binatang kehilangan rumahnya. Manusia melakukan pembabatan hutan
karena berbagai tujuan, salah satunya adalah pembukaan lahan baru untuk bercocok tanam

5
maupun untuk pemukiman dan industri. Pembabatan hutan ini adalah kerusakan hutan yang
bersifat serius, terutama jika tidak segera ditindakl lanjuti oleh pemerintah dan penegak hukum.

 Pembakaran hutan dengan sengaja

Penyebab kerusakan hutan yang kedua adalah pembakaran hutan yang dilakukan sengaja oleh
manusia. Kebakaran hutan bisa disebabkan karena proses alamiah maupun sengaja oleh manusia.
Namun kebakaran hutan yang dilakukan secara sengaja oleh manusia biasanya menyebabkan
kerusakan hutan yang lebih besar. Hal ini karena biasanya manusia dalam melakukan
pembakaran hutan meliputi wilayah yang sangat luas. Sama dengan halnya pembabatan hutan,
pembakaran hutan juga akan memusnahkan pepohonan dan juga menyebabkan hilangnya tempat
tinggal bagi banyak binatang yang hidup di dalam hutan tersebut.

 Penebangan hutan secara liar dengan disengaja

Penyebab kerusakan hutan selanjutnya adalah penebagan hutan secara liar dengan disengaja.
Tentunya sama dengan pembabatan hutan, penebangan hutan secara liar ini artinya menebang
pepohonan yang ada di hutan dengan tanpa ijin dari petugas atau pemerintah. Penebangan hutan
secara liar ini adalah kemauan manusia sendiri. Dan penebangan hutan secara liar yang
menyebabkan kerusakan pada hutan ini adalah yang disengaja. Karena penebangan yang
disengaja biasanya akan menyebabkan kecanduan sehingga akan melakukan penebangan secara
berulang- ulang dan menyebabkan banyak pohon yang mati.

 Sistem cocok tanam perladangan yang berpindah

Penyebab dari kerusakan hutan yang selanjutnya adalah ladang bercocok tanam yang berpindah.
Manusia memang menjadikan cocok tanam sebagai salah satu sumber mata pencaharian.
Bercocok tanam tersebut bisa berupa pertanian maupun perkebunan. Ketika lahan suatu daerah
sudah dipenuhi dengan pemukiman penduduk, maka masyarakat akan mencari lahan baru untuk
melakukan cocok tanam. Salah satu alternatif lahan yang digunakan adalah lahan hutan.

Maka dari itulah manusia bisa dengan sengaja menebang pepohonan yang ada di hutan dan
membuka lahan untuk bercocok tanam. Meskipun sama- sama ditanami tumbuh- tumbuhan
namun hutan yang digunakan sebagai lahan cocok tanam tetap akan berbeda fungsi
hutan dengan hutan yang semestinya. Maka hal inilah yang disebut sebagai kerusakan hutan.

 Usaha pertambangan yang berada di wilayah hutan

Usaha pertambangan yang dilakukan di wilayah hutan juga akan menyebabkan kerusakan pada
hutan. Usaha pertambangan dilakukan dengan mengambil barang tambang yang tersimpan di
dalam tanah. Oleh karena itulah pasti tanah akan digali demi mendapatkan barang tambang
tersebut. Hal seperti ini akan menyebabkan kerusakan pada tanah tersebut. Dan apabila hal
seperti ini terjadi di wilayah hutan maka akan menjadikan hutan tersebut mengalami kerusakan,
yaitu tanah di hutan akan rusak dan tidak akan berfungsi dengan baik seperti seharusnya.

6
 Transmigrasi

Transmigrasi juga bisa dikatakan sebagai salah satu hal yang menyebabkan kerusakan pada
hutan. Mengapa? Karena transmigrasi akan menyebabkan munculnya lahan pemukiman baru.
Transmigrasi pada umumnya dilakukan dari tempat yang ramai menuju tempat yang sepi demi
kemerataan pemukiman. Namun hal ini biasanya akan menggunakan lahan hutan untuk
membuka lahan pemukinan yang baru. Hal ini otomatis akan menyebabkan pohon- pohon
ditebangi agar bisa digunakan untuk membuat tempat pemukinan yang baru. Jika banyak pohon-
pohon yang ditebangi maka hutan tidak akan berfungsi yang sebenarnya dan dibutuhkan oleh
alam.

 Musim kemarau yang berlangsung lama

Penyebab dari alam yang dapat menyebabkan kerusakan pada hutan adalah musim
kemarau yang berlangsung terlampau lama. Musim kemarau yang berlangsung terlalu lama akan
menjadikan pepohonan kering dan juga mati. Selain itu, musim kemarau juga akan menyebabkan
struktur tanah juga akan rusak. Maka dari itu tanah di hutan juga akan rusak akibat musim
kemarau yang terlampau panjang. Oleh karena itulah musim kemarau yang panjang ini akan
menyebabkan kerusakan pada hutan.

D.Dampak menyusutnya hutan Kalimantan

dibawah ini adalah beberapa dampak kerusakan hutan bagi kehidupan didunia:

 Semakin lama hutan semakin gundul dan ini tentunya merugikan.


 Hutan yang gundul bisa menjadi sebab terjadinya banjir pada musim hujan.
 Keruskan hutan dapat menjadikan peristiwa kekeringan dimusim kemarau.
 Hilangnya potensi keuntungan negara dari pendapatan hasil hutan.
 Matinya berbagai jenis flora dan fauna yang habitatnya dihutan.
 Menjadi sebab terjadinya fenomena perubahan iklim dan pemanasan global.
 Membuat kerusakan ekosistem bagi yang ada didarat maupun dilaut.
 Secara tidak langsung hal ini menjadi sebab musabab kemiskinan.

E.Solusi untuk mengatasi penyusutan hutan Kalimantan

1. kita harus melakukan kegiatan reboisasi yaitu penanaman kembali pada hutan yang
gundul untuk mengembalikan fungsi hutan yang sebenarnya sebagai habitat dari
makhluk hidup
2. pemerintah harus memberikan sanksi tegas kepada orang orang yang merusak
lingkungan demi kepentingannya sendiri
3. dilakukan patroli hutan untuk meninjau adakah kerusakan atau kekacauan yang ada di
hutan
4. melarang orang orang yang tidak bertanggung jawab yang meminta izin untuk mengelola
hutan demi keuntungan pribadi
5. memberi pelajaran kepada siswa sekolah agar menyadari arti pentingnya hutan supaya
mereka tidak merusak

7
BAB III

PENUTUP

Demikianlah isi makalah kami, atas kekurangan dan kesalahan kami dalam penulisana
makalah ini, kami mengucapkan mohon maaf yang sebesar-besarnya. Atas keritik teman-teman
dan guru pembimbing mata pelajaran Bahasa Indonesia kami ucapkan termakasih.

KESIMPULAN

1. Hutan adalah suatu komunitas tumbuhan yang didominasi oleh pohon-pohon atau tumbuhan
berkayu lain, tumbuh secara bersama-sama dan cukup rapat.

2.hutan berfungsi sebagai paru-paru dunia,sumber ekonomi,habitat mahluk hidup,penyimpanan


air,pengendali bencana,menyuburkan tanah,mengurangi polusi dan sumber oksigen

3.ada banyak sekali penyebab menyusutnya hutan Kalimantan,baik yang disebabkan oleh
manusia ataupun alam itu sendiri

4.menyusutnya hutan sangat berdampak pada kelangsungan hidup manusia dan flora fauna

5.solusi untuk mengatasi penyusutan hutan adalah tanggung jawab masyarakat,instansi terkait
dan pemerintah

SARAN

Meskipun kami menginginkan kesempurnaan dalam penyusunan makalah ini tetapi


kenyataannya masih banyak kekurangan yang perlu kami perbaiki. Hal ini dikarenakan masih
minimnya pengetahuan yang kami miliki. Oleh karena itu kritik dan saran yang membangun dari
para pembaca sangat kami harapkan untuk perbaikan ke depannya

8
DAFTAR PUSTAKA

https://www.profauna.net/id/kampanye-hutan/hutan-kalimantan/tentang-hutan-kalimantan

https://id.wikipedia.org/wiki/Hutan

http://www.dw.com/id/wwf-kalimantan-bakal-kehilangan-75-persen-hutan-pada-2020/a-39124270

https://foresteract.com/pengertian-hutan/

https://ipemanasanglobal.blogspot.com/2015/01/pentingnya-7-fungsi-hutan-bagi-kehidupan.html

https://ilmugeografi.com/bencana-alam/kerusakan-hutan

https://ipemanasanglobal.blogspot.com/2015/01/penyebab-kerusakan-hutan-serta.html

https://brainly.co.id/tugas/172338

http://sarungpreneur.com/contoh-penutup-makalah/