Anda di halaman 1dari 2

PENDAHULUAN

Ternak rentan terhadap penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus, bakteri dan
parasit. Salah satu penyakit ternak yang cukup merugikan adalah penyakit yang
diakibatkan oleh parasit cacing. Kerugian penyakit yang disebabkan oleh parasit
berbeda dengan yang disebabkan oleh virus dan bakteri, karena kerugian
ekonomis yang disebabkan oleh virus dan bakteri dapat diketahui dengan mudah
karena terjadinya kematian ternak secara cepat. Penyakit parasit cacing kerugian
ekonomisnya adalah kekurusan, terlambatnya pertumbuhan, turunnya daya tahan
tubuh terhadap penyakit lain dan gangguan metabolisme. Umumnya infeksi
cacing pada ternak belum mendapat perhatian yang serius baik dari peternak
maupun pemerintah, padahal kerugian yang dapat ditimbulkan akibat infeksi
cacing ini cukup besar.
Salah satu penyakit parasit yang menyerang ternak, seperti fasciolosis yang
disebabkan oleh cacing hati Fasciola gigantica menimbulkan banyak masalah
dalam bidang peternakan. Fasciolosis mengakibatkan suatu penyakit hepatitis
parenkimatosa akut dan suatu kholangitis kronis. Setelah menyerang hati, tahap
selanjutnya cacing ini dapat mengakibatkan gangguan metabolisme lemak, protein
dan karbohidrat, sehingga dapat mengganggu pertumbuhan, menurunkan bobot
hidup, anemia dan dapat menyebabkan kematian. Ternak yang dapat terinfeksi
oleh cacing hati ini antara lain sapi, kerbau, domba, dan kambing dan ruminansia
lain. Fascioliasis merupakan salah satu penyakit ternak di Indonesia yang telah
lama dikenal dan tersebar secara luas. Keadaan alam Indonesia dengan curah
hujan dan kelembaban yang tinggi, dan ditunjang pula oleh sifatnya yang
hemaprodit akan mempercepat perkembangbiakan cacing hati tersebut. Cacing ini
banyak menyerang hewan ruminansia yang biasanya memakan rumput yang
tercemar metaserkaria, tetapi dapat juga menyerang manusia. Kasus fasciolosis
pada manusia terjadi akibat mengonsumsi tanaman air yang tercemar
metaserkaria. Infeksi dapat juga terjadi akibat meminum air yang mengandung
metaserkaria dan mengonsumsi makanan serta peralatan dapur yang dicuci dengan
air yang mengandung metaserkaria (WHO 2011).
Sistem pemeliharan yang baik belum sepenuhnya dilakukan oleh peternak,
karena sampai saat ini masih ada peternak yang menggunakan sistem
pemeliharaan semi intensif dan ekstensif. Pakan yang diberikan berupa hijauan
yang diambil dari kebun atau persawahan dan ada juga yang sudah memberikan
pakan hijauan yang ditambahkan konsentrat. Peternak juga kebanyakan tidak
memberikan pengobatan terutama obat cacing, karena kurangnya pengetahuan
tentang pentingnya kesehatan ternak. Beberapa peternak yang rutin memberikan
obat cacing, khususnya yang telah memberikan pakan yang ditambah konsentrat.
Beberapa masalah yang perlu diketahui peternak adalah sistem pemeliharaan
ternak dan kesehatan hewan. Masalah penyakit-penyakit parasit harus dipelajari
agar terhindar dari kerugian ekonomis yang besar. Pengobatan cukup efektif
dilakukan namun faktor resistensi dan pertimbangan ekonomis perlu diperhatikan
sehingga pencegahan merupakan pilihan yang terbaik dibandingkan dengan
pengobatan. Makalah ini bertujuan untuk mengetahui jenis cacing trematoda dan
kerugian yang dapat ditimbulkan oleh infeksi cacing pada ruminansia.

WHO (World Health Organization). 2011. Fascioliasis.


http://www.who.int/neglected_diseases/diseases/fascioliasis/en/. (28 Februari
2018).