Anda di halaman 1dari 8

PEMERINTAH KABUPATEN BLITAR

DINAS KESEHATAN KABUPATEN BLITAR


KLINIK PALMA HUSADA
Jalan Semeru No. 4 Kelurahan Babadan, Kecamatan Wlingi Kabupaten Blitar,
Telepon. (0342) 694576

CARA MENGGUNAKAN APAR

T TARIK PIN

ARAHKAN PADA DASAR SUMBER


A API

TEKAN HANDEL
T

S SEMPROT SATU SISI KE SISI


LAINNYA
PEMERINTAH KABUPATEN BLITAR
DINAS KESEHATAN KABUPATEN BLITAR
KLINIK PALMA HUSADA
Jalan Semeru No. 4 Kelurahan Babadan, Kecamatan Wlingi Kabupaten Blitar,
Telepon. (0342) 694576

6 SASARAN KESELAMATAN
PASIEN

1. KETEPATAN
IDENTIFIKASI PASIEN

2. PENINGKATAN
KOMUNIKASI YANG
EFEKTIF

3. PENINGKATAN KEAMANAN
OBAT YANG PERLU DIWASPDAI
(HIGH-ALERT)

4. KEPASTIAN TEPAT-LOKASI
TEPAT-PROSEDUR, TEPAT PASIEN
OPERASI

5. PENGURANGAN RISIKO
INFEKSI TEKAIT PELAYANAN
KESEHATAN

6. PENGURANGAN PASIEN
RESIKO JATUH
PEMERINTAH KABUPATEN BLITAR
DINAS KESEHATAN KABUPATEN BLITAR
KLINIK PALMA HUSADA
Jalan Semeru No. 4 Kelurahan Babadan, Kecamatan Wlingi Kabupaten Blitar,
Telepon. (0342) 694576

VISI
MENJADIKAN KLINIK PRATAMA PALMA HUSADA SEBAGAI PUSAT
LAYANAN KESEHATAN YANG DIHARAPKAN SEMUA LAPISAN
MASYARAKAT.

MISI
1. Memberikan pelayanan kesehatan bermutu, berorientasi pada kecepatan, ketepatan,
keselamatan dan kenyamanan berlandaskan etika dan profesionalisme.
2. Mengembangkan dan meningkatkan penyelenggaraan upaya kesehatan perorangan dan
masyarakat.
3. Memberikan pelayanan kesehatan yang sesuai dengan kemajuan ilmu pengeahuan dan
teknologi.

MOTO
“KESEMBUHAN MERUPAKAN PRIORITAS KAMI”

PEMERINTAH KABUPATEN BLITAR


DINAS KESEHATAN KABUPATEN BLITAR
KLINIK PALMA HUSADA
Jalan Semeru No. 4 Kelurahan Babadan, Kecamatan Wlingi Kabupaten Blitar,
Telepon. (0342) 694576

HAK PASIEN
1. Memperoleh informasi mengenai tata tertib dan peraturan yang berlaku di Klinik Palma
Husada.
2. Memperoleh informasi tentang hak dan kewajiban pasien.
3. Memperoleh layanan yang manusiawi, adil, jujur, dan tanpa diskriminasi.
4. Memperoleh layanan kesehatan yang bermutu, efektif dan efisien.
5. Memperoleh layanan yang efektif dan efesien sehingga pasien terhindar dari kerugian
fisik dan materi.
6. Mendapatkan privasi dan kerahasiaan penyakit yang diderita termasuk data-data
medisnya.
7. Mendapatkan informasi yang meliputi diagnosis dan tata cara tindakan medis, alternatif
tindakan, resiko dan komplikasi yang mungkin terjadi dan prognosis terhadap tindakan
yang dilakukan serta perkiraan biaya pengobatan.
8. Memberikan persetujuan atau menolak atas tindakan yang dilakukan oleh tenaga
kesehatan terhadap penyakit yang dideritanya.
9. Didampingi keluarganya dalam keadaan kritis.
10. Menjalankan ibadah sesuai agama atau kepercayaan yang dianutnya selama hal itu tidak
mengganggu pasien lainnya.
11. Memperoleh keamanan dan keselamatan dirinya selama dalam perawatan di Klinik Palma
Husada.
12. Mengajukan usul, saran, perbaikan atas pelakuan Klinik Palma Husada terhadap dirinya.

KEWAJIBAN PASIEN
1. Mematuhi peraturan yang berlaku di Klinik Palma Husada.
2. Menggunakan fasilitas klinik secara bertanggung jawab.
3. Memberikan informasi yang lengkap dan jujur tentang masalah kesehatannya.
4. Mematuhi rencana terapi yang direkomendasikan oleh tenaga kesehatan.
5. Memberikan imbalan jasa atas pelayanan yang diterima.

PEMERINTAH KABUPATEN BLITAR


DINAS KESEHATAN KABUPATEN BLITAR
KLINIK PALMA HUSADA
Jalan Semeru No. 4 Kelurahan Babadan, Kecamatan Wlingi Kabupaten Blitar,
Telepon. (0342) 694576

GCS (GLASGOW COMA SCALE )


 EYE/ MATA
1. NO respon
2. Nyeri/ cubit
3. Suara/ sentuhan halus
4. Buka mata spontan

 VERBAL/ BICARA
1. Tidak ada suara
2. Ada suara = Rintihan (hmmm)
3. Rintihan = Kata-kata tidak tepat
4. Kalimat tidak jelas(membingungkan)
5. Bicara jelas orientasi ruang dan waktu

 MOTORIK/GERAK
1. Tidak ada gerak
2. Ekstensi
3. Fleksi/ dengan rangsang nyeri
4. Menghindar nyeri
5. Menunjukkan nyeri (melokalisir nyeri)
6. Mengikuti perintah

TINGKAT KESADARAN
1. Komposmentis : Sadar penuh
2. Apatis : Acuh tak acuh
3. Somnolen : Mau tidur saja
4. Dellirium : a. Kacau motorik
b. Berontak
c. Teriak

5. Sopor, semi koma : Reaksi terhadap nyeri saja


6. Koma : Kesadaran hilang

TATA LAKSANA KEJANG


Kejang

Diazepam (IV)
0,3- 0,5 MG/KG (MAKS. 20 MG)
ATAU
Diazepam (REKTAL)
5 mg (BB < 10 KG) 10 MG (BB> 10 KG)
OKSIGENASI ADEKUAT

0-5 MENIT…………………………………………………………………………………………………………………

KEJANG (-) KEJANG (+)

5-10 (A) Diulang Interval 5menit


menit………………………………………………………………………………………………………………………..

KEJANG (+)

KEJANG (-) Fenitation bolus IV 15-20 MG/KGBB


FENITOIN : 12 JAM KECEPATAN : 25 MG/MENIT
KEMUDIAN 5-7 MG/KGBB

KEJANG (+)
10 -15 MENIT………………………………………………………………………………………………………………
FENOBABITAL IV 10/20 MG/KGBB

KEJANG (-)

FENOBARBITAL 12 JAM
KEMUDIAN 3-4 MG/KGBB

KEJANG (+)

RUJUK

ICU
MIDAZOLAM : 0,2/KGBB
FENOBARBITAL : 5-10 MG/KGBB

TATA LAKSANA SYOK ANAFILAKTIK


SYOCK ANAFILAKTIK

RIWA YA T REA KS I A LERGI BERA T DEN GA N


REPIRA TORY COMPROMIS E A TA U HIPOTEN S I,
TERU TA MA DEN GA N PERU BA HA N K U LIT

IDENTIFIKASI DAN HENTIKAN ALERGEN

OKSIGEN 100% 10-12 L/M


ADRENALIN/ EPHINEPHRINE (1:1000) 0,3-0,5 ml IM (0,01 mg/kg BB)

ULANGI 5-15 MENIT JIKA TIDAK ADA PERUBAHAN KLINIS

ANTIHISTAMINE 10-12 MG IM ATAU IV PELAN

TERAPI TAMBAHAN

 BERIKAN CAIRAN IV 1-2 L JIKA TANDA-TANDA SYOCK TIDAK ADA RESPON TERHADAP OBAT.
 KORTIKOSTEROID UNTUK SEMUA KASUS BERAT, BERULANG, DAN PASIEN DENGAN ASMA.
 METHYL PREDNISOLONE 125-250 MG IV
 DEXAMETHASONE 20 MG IV
 HYDROCORTISONE 100-500 MG IV PELAN
 INHALASI SHORT ACTING B-2 AGONIST PADA BRONKOSPASME BERAT.
 VASOPRESSOR

 OBSERVASI 2-3X24 JAM , UNTUK KASUS RINGAN CUKUP 6 JAM


 BERIKAN KORTIKOSTEROID DAN ANTHIHISTAMIN PO 3X24 JAM

 PASIEN
 STAFF & KARYAWAN
 SELURUH AREA PELAYANAN DI KLINIK
TANPA ADA IZIN RESMI DARI CV KLINIK PALMA HUSADA WLINGI

SESUAI DENGAN :

 UU NO 29 TH. 2004 TENTANG PRAKTEK KEDOKTERAN PASAL 48 DAN 51


 UU NO 36 TH. 1999 TENTANG TELEKOMUNIKASI PASAL 40
 UU NO 11 TH. 2009 ITE PASAL 27
 UU NO 20 TH. 2014 TENTANG HAK CIPTA