Anda di halaman 1dari 6

PEMERINTAH KABUPATEN CIREBON

DINAS KESEHATAN
PUSKESMAS ASTANAJAPURA KECAMATAN ASTANAJAPURA
Jl.KH.Wahid HasyimDesa Mertapada Wetan
e-mail : pkmasjap@gmail.com
KABUPATEN CIREBON
45181

KERANGKA ACUAN
PERAN LINTAS SEKTOR DAN LINTAS PROGRAM
1. PENDAHULUAN
Sasaran dari Pembangunan Kesehatan adalah meningkatkan derajat kesehatan
melalui peningkatan kualitas dan pemerataan pelayanan kesehatan yang semakin
menjangkau seluruh masyarakat. Untuk mewujudkan hal tersebut perlu diupayakan
adanya suatu kerjasama yang baik antara sektor pembangunan sesuai dengan Sistem
Kesehatan Nasional (SKN).
Pertemuan Lintas Sektor dan Lintas Program merupakan pangkal awal dari
melaksanakan perencanaan pembinaan secara terpadu dimasyarakat dengan
mengedepankan skala prioritas.
Berdasarkan Kemenkes RI nomer 128/Menkes/SK/II/2004 tentang kebijakan
dasar Pusat Kesehatan Masyarakat, kerjasama lintas sektor adalah upaya memedukan
penyelenggarakan berbagai upaya kesehatan yang menjadi tanggung jawab
Puskesmas, sedangkan kerjasama sektor adalah upaya memadukan penyelenggaraan
upaya Puskesmas (wajib, pengembang dan inovasi) dengan berbagai program dari
sektor terkait tingkat kecamatan, termasuk organisasi kemasyarakatan dan dunia
usaha.
Tanggung jawab Puskesmas sebagai pelaksana teknik adalah
menyelenggarakan sebagian tugas pembangunan kesehatan yang dibebankan oleh
Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota. Untuk mendapatkan hasil yang optimal
penyelenggaraan pembangunan kesehatan tersebut harus dapat dikoordinasikan
dengan berbagai lintas sektor terkait yang ada di tingkat Kecamatan. Diharapkan
disatu pihak, penyelenggaraan pembangunan kesehatan kesehatan di Kecamatan
tersebut mendapat dukungan dari berbagai lintas sektor terkait, sedangkan dipihak
lain pembangunan yang diselenggarakan di sektor lain ditingkat Kecamatan
berdampak positip di bidang kesehtan.
Azas keterpaduan untuk mengatasi ketrbatasan sumber daya serta
diperolehnya hasil yang optimal penyelenggaraan disetiap upaya Puskesmas harus
diselenggarakan secara terpadu jika mungkin sejak dari tahap perencanaan.
Ada 2 macam keterpaduan yang perlu diperhatikan, yakni:
a. Keterpaduan lintas program adalah upaya memadukan penyelenggaraan berbagai
upaya kesehatan yang menjadi tanggung jawab Puskesmas,
b. Keterpaduan lintas sektor adalah upaya memadukan penyelenggaraan upaya
Puskesmas dengan berbagai program dari sektor terkait tingkat Kecamatan,
termasuk organisasi kemasyarakatan dan dunia usaha.
A. TUJUAN
1. Tujuan Umum
Meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui kemitraan pemerintah
dengan non pemerintah dan masyarakat.
2. Tujuan Khusus
a. Untuk mengatasi keterbatasan sumberdaya diwilayah kerja Puskesmas,
b. Diperolehnya hasil yang optimal penyelenggaraan setiap upaya Puskesmas,
c. Mempermudah pencapaian keberhasilan rancangan kegiatan,
d. Dapat memperbaiki gambaran teknis antara lintas sektor dan lintas program,
e. Saling menguntungkan kedua pihak antara rencana program,
f. Dapat memberikan perijinan dalam rujukan,
g. Dapat memberikan kontribusi, fasilitas, sarana dan dana,
h. Terdokumentasi dalam perijinan dan kegiatan.

B. KEGIATAN POKOK DAN RINCIAN KEGIATAN KIA/KB


1. Identifikasi lintas sektor yang terkait
No. Program Sasaran
1. Pendataan Sasaran Sasaran KIA (Neo, Bayi, Balita, Bumil,
Bulin/Bufas, Buteki, WUS, PUS, Lansia)
2. Kunjungan rumah Neo, Bayi, Bumil, Bufas, Resti
kasus resti pada neo,
bayi, bumil, bufas
3. Pertemuan TIM Dokter dan Bidan
kegawatdaruratan
neo dan maternal
4. Pembinaan teknis di Bides
Puskesmas
5. Supervise Fasilitatif Bides
oleh Bidkor
6. Pertemuan Ibu Hamil dan Keluarga
Bumil/kelas Bumil
7 Konselor ASI Ibu Hamil
8. Sweeping Bumil Ibu Hamil
9. Pemasangan stiker Ibu Hamil dan Keluarga
P4K
10. PMT Bumil KEK Bumil KEK
11. Pemantauan PMT-P Bumil KEK
Bumil KEK
12. Kemitraan dukun Dukun paraji
paraji
13. Kelas Ibu Balita Ibu Balita
2. Peran Lintas Sektor
N Sektor Peran Ket
o
1 Kecamatan - Bertanggung jawab di wilayah kecamatan
merencanakan, menggerakan dan mengawasi,
mengendalikan dan meningkatkan kegiatan
program Puskesmas,
- Menyusun kebijakan, melaksanakan pembinaan
dan motivasi kepada masyarakat dalam
melaksanakan pembangunan termasuk
pembangunan di bidang kesehatan.
2 PKK - Pembina, motivator masyarakat untuk
melaksanakan pembangunan kesehatan meliputi
dalam program. Upaya kesehatan masyarakat
melalui kegiatan kelompok desawisma.
- Memotivasi kader dalam program Puskesmas,
- Pembinaan penyuluhan kepada sasaran melalui
kunjungan rumah.
3 Pertanian - Memberikan pembinaan dan motivasi kepada
masyarakat dalam mempertahankan kecukupan
persediaan pangan yang berdampak pada status
gizi masyarakat,
- Memberikan pembinaan dalam upaya kesehatan
dan keselamatan kerja dalam bidang pertanian,
- Pengembangan Toga,
- Penyuluhan tentang pemanfaatan pekarangan
dalam rangka peningkatan gizi dan pendapatan
keluarga.
4 Desa - Memberikan pembinaan dan motivasi serta
koordinasi masyarakat dalam pelayanan kesehatan
diwilayah kerjanya,
- Memfasilitasi kegiatan upaya kesehatan dengan
masyarakat,
- Memfasilitasi administrasi kependudukan untuk
keperluan kesehatan,
- Membantu dalam penyelenggaraan Posyandu
diwilayahnya masing masing,
- Melaksanakan kegiatan kegiatan program upaya
kesehatan yang ada di Puskesmas,
- Memfasilitasi sarana kesehatan untuk program
kesehatan di Desa.
5 Peternakan Vaksinasi hewan untuk pencegahan penyakit flu
burung
6 Diskominfo Penyebarluasan tentang informasi kesehatan kepada
Kecamatan masyarakat.
7 BPKB - Memberi binaan dan motivasi dalam upaya
meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui
program keluarga sejahtera, BKB, serta promosi
KB dalam meningkatkan akseptor baru,
- Pembinaan kader Posyandu bersama petugas
kesehatan,
- Pengawasan Posyandu,
- Pengentasan kemiskinan,
- Penyediaan sarana KB.
8 KUA - Merencanakan jadwal dan sasaran calon
pengantin,
- Penyuluhan tentang kesehatan,
- Motivasi calon pengantin dalam bidang
kesehatan.

3. Identifikasi Lintas Program yang terkait


No. Program Program yang terkait
1. KIA Promkes, Gigi, Lab, Klinik HIV/IMS, Gizi, Farmasi,
Pengobatan, Imunisasi TB, UKS.
2. Promkes KIA, Gigi, Lab, Klinik HIS/IMS, Gizi, TB, Farmasi,
Pengobatan, P2P, Kesling, Kesehatan Jiwa UKS.
3. Gizi KIA, Promkes, Pengobatan, Lab, Farmasi.
4. P2P KIA, Pengobatan, Promkes, Farmasi, Lab, Kesling, Klinik
HIV/IMS, Gizi.
5. UKS Promkes, Pengobatan, Kesehatan Gigi, UKS, Gizi.
6. UKK Promkes, Pengobatan, Farmasi.
7. Kesling Promkes, Lab, P2P.
8. Lansia KIA, Promkes, Pengobatan, Farmasi,Gizi.

4. Peran Lintas Program


A. KIA
a. KIA dengan Promkes
1) Memberikan fasilitas pelayanan untuk pelaksanaan kegiatan Promkes
dan sarana perencanaan dan pelaporan,
2) Melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap penyelenggaraan
program.
b. KIA dengan Gizi
1) Memberikan fasilitas pelayanan gizi dan sarana pencatatan dan
pelaporan,
2) Pemberian Vitamin A Bufas,
3) Pemberian Vitamin A pada bayi dan balita,
4) Pemberian Fe pada Ibu hamil dan ibu nifas.
c. KIA dengan Kesling
1) Memberikan Fasilitas gizi dan sarana pencatatan dan pelaporan,
2) Melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap pel program,
3) Melakukan evaluasi dan rencana tindak lanjut kegiatan program gizi.
d. KIA dengan Imunisasi
1) Mengelola rantai dingin dan pendistribusian,
2) Memberikan fasilitas imunisasi,
3) Mengelola spuit dan ampul bekas pakai,
4) Membuat pws sesuai antigen,
5) Membuat analisa hasil kegiatan dan RTI
e. KIA dengan Laboratorium
1) Membuat rencana kebutuhan bahan Lab,
2) Menyiapkan tempat,
3) Memberikan pelayanan sesuai dengan standar,
4) Mencatat hasil semua pelayanan.
f. KIA dengan kesehatan Gizi
1) Menyediakan fasilitas dan sarana pencatatan/pelaporan,
2) Memberikan konseling kesehatan gigi pada ibu hamil,
3) Melaporkan data ibu hamil yang memeriksakan gigi,
4) Memfasilitasi rujukan kasus komplikasi gigi ibu hamil,
5) Memberikan umpan balik laporan pelayanan.
g. KIA dengan program TB
1) Menyediakan fasilitas dan sarana pencatatan / pelaporan,
2) Memberikan konseling tentang penyakit TB pada ibu hamil,
3) Melaporkan data ibu hamil yang memeriksa dahak,
4) Memfasilitasi rujukan kasus TB pada ibu hamil,
5) Memberikan umpan balik laporan pelayanan.
h. KIA dengan Farmasi
1) Mengecek kembali apakah obat pasien sesuai dengan resep,
2) Memberikan rekomendasi kepada dokter atau bidan dalam pemilihan
obat dengan mempertimbangkan diagnosis dan kondisi klinis pasien,
3) Memantau perkembangan klinies pasien yang terkait dengan
penggunaan obat,
4) Berperan aktip dalam pengambilan keputusan tim profesi kesehatan
dalam terapi pasien.
i. KIA dengan Pengobatan
1) Memeriksa pasien sesuai dengan keluhan dan diagnosa,
2) Memberikan rekomendasi atau jawaban dengan mempertimbangkan
diagnosa dan kondisi klinis pasien,
3) Memantau perkembangan klinis pasien yang terkait dengan keadaan
dan perkembangan pasien,
4) Berperan aktip dalam pengambilan keputusan tim prifesi kesehatan
dalam terapi pasien.
B. PROMKES
PROMKES dengan semua program ada kemitraan yaitu:
1) Memberikan fasilitas untuk pelayanan kegiatan Promkes dan sarana
pencatatan dan pelaporan,
2) Melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap penyelenggaraan
program yang terkait.
C. GIZI
1) Gizi dengan KIA
a. Memberikan fasilitas untuk pelayanan kegiatan gizi dan sarana
pencatatan dan pelaporan,
b. Melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap penyelenggaraan
program terkait.
2) Gizi dengan Promkes
a. Penyuluhan tentang gizi,
b. Pembinaan kader sistem informasi Posyandu.
3) Gizi dengan Pengobatan
Konsul Dokter jika ada kejadian gizi buruk.
4) Gizi dengan Laboratorium
Pemeriksaan ibu hamil anemia
5) Gizi dengan Farmasi
a. Pengadaan Vitamin A,
b. Pengadaan Fe.
6) Gizi dengan UKS
Penyuluhan Kesehatan remaja anak siswi.
D. Lansia
1) Lansia dengan Promkes
Penyuluhan kesehatan tentang Lansia
2) Lansia dengan Pengobatan
Pengobatan kuratif Lansia
3) Lansia dengan Farmasi
Pengadaan obat untuk kesehatan Lansia
4) Lansia dengan KIA-KB
Memfasilitasi KB untuk Lansis produksif
5) Lansia dengan Gizi
Mengetahui IMT Lansia
E. Kesling
1) Kesling dengan Promkes
Penyuluhan tentang Kesling
2) Kesling dengan Lab
Penyuluhan limbah medis
3) Kesling dengan P2P
Klinik sanitasi
F. P2P
1) P2P dengan KIA
2) P2P dengan pengobatan
Pengobatan kuratif tentang P2P