Anda di halaman 1dari 13

CARA MENGATASI DAMPAK PENGGUNAAN MINYAK BUMI

1.Memproduksi Bensin Bebas Timbal

Penggantian Penggunaan TEL dalam pengangkatan bilangan oktan dengan


MTBE (Methyl Tertiary-Butylrther).namun menurut hasil penelitian terakhir
MTBE ini bersifat karsinogenik maka diganti HOMC (High Octane
Motorgass dalam proses ini),khususnya dinegara kita saat ini.

2.Memproduksi Bioetanol sebagai pengganti Bensin

Dibuat dengan cara mengambil produk hidrokarbon dari tumbuhan


(tebu),disebut Bioetanol murni.
Baik Bioetanol murni atau dicampur dengan bensin (Gasohol) memiliki
kemampian yang setara dengan bensin / lebih baik karena tidak menciptakan
CO2. Selain itu mengandung solar beerbilangan oktan tinggi.

3.Memproduksi Biodiesel sebagai pengganti Solar

Dibuat dengan cara mengambil produk hidrokarbon dari tumbuhan


(tebu),disebut Biodiesel murni. Baik Biodiesel murni atau dicampur dengan solar
memiliki kemampian yang setara dengan solar / lebih baik karena
tidak menciptakan CO2.Selain itu mengandung solar berbilangan setana tinggi.Adapun
perbandingan antara Solar biasa dengan Biodiesel adalaha bahwa sanya Biodiesel
memiliki angka setana 64 sedang Solar (DEX daribiasa pertamina) berbilangan setana
48.

4.Membuat Kendaraan bahan Bakat ramah Lingkungan / MARLIT

Jenis transportasi ini (lebih akrab disebut”MARLIT”) sedang


dikembangkan oleh negara kita saat ini / dalam hal ini oleh LIPI ( Lembaga
Ilmu Pengetahuan Indonesia).Dapat berjalan / hidup hanya dengan
berdasarkan sel-sel fotofoltalik yang ada disekitarnya,walau begitu
masihmenggunakan bahan bakar minyak dalam pengoperasiannya namun sangat
minim.
Dampak Pembakaran Minyak Bumi Dan
Cara Mengatasinya

Dampak pembakaran minyak bumi pada Lingkungan sangat banyak salah satunya
yaitu
1. Pencemaran Udara
Pencemaran udara disebabkan oleh pembakaran minyak bumi yang menghasilkan
gas yang berbahaya bagi kesehatan seperti

a. Karbon dioksida (CO2) yang berasal dari kendaraan bermotor yang berpengaruh
dalam Efek Rumah Kaca ,
b. Karbon Monoksida (CO) yang berasal dari pembakaran yang tidak sempurna dan
dapat menimbulkan rasa sakit pada mata ,saluran pernafasan dan paru-paru
c. Oksida belerang (SO2 dan SO3) yang berasal dari pembakaran bahan bakar fosil
kususnya batu bara dan menyebabkan terjadinya hujan asam
d. Oksida Nitrogen (NO dan NO2) yang berasal dari reaksi nitrogen dengan
sedikit oksigen pada knalpot dan menimbulkan asap kabut yang dapat
menyebabkan iritasi pada mata

2. Efek Rumah Kaca (Global Warming)


Efek Rumah Kaca merupakan suatu kejadian dimana panas dari matahari yang
seharusnya dipantulkan dari bumi ke luar angkasa menjadi terpantul kembali ke
bumi dikarenakan hilangnya lapisan Ozon karena dampak gas-gas berbahaya
seperti :
a. Karbon Dioksida (CO2) yang merupakan gas terpenting penyumbang efek rumah
kaca karena jumlahnya terbanyak di atmosfir dan saat ini produksi CO2 meningkan
dengan adanya kemajuan teknologi,pertambahan penduduk, banyaknya pabrik dan
pembakaran hutan
b. Metana merupakan hasil penguraian sisa-sisa tumbuhan ,walaupun jumlah di
atmosfir sedikit dibanding dengan CO2 tapi memiliki efek rumah kaca yang lebih
kuat dari pada CO2
c. CFC merupakan gas yang keberadaannya merusak Lapisan Ozon sehingga
menimbulkan Radiasi .CFC dihasilkan dari pendingin seperti lemari Es dan AC
,Alat semprot seperti Deodorant,minyak
wangi dll
3. Hujan Asam

Air hujan pada umumnya bersifat asam dengan pH (derajat keasaman) sekitar 5,7.
Jika air hujan mempunyai pH kurang dari 5,7 disebut hujan asam.Hujan asam
disebabkan oleh banyaknya polutan di udara yaitu SO2,SO3,NO2
Hujan asam memiliki dampak lingkungan terutama bagi tanaman, biota air dan
bangunan yaitu matinya beberapa biota air karena pencemaran akibat hujan asam
dan terkikisnya bangunan atau patung-patung karena hujan asam tersebut

Cara Menanggulangi Dampak Pembakaran Minyak Bumi Pada Lingkungan


1. Mengurangii Konsumsi Bahan Bakar Fosil
Mengurangi konsumsi bahan bakar fosil / minyak bumi berguna untuk mengurasi
efek pencemaran gas-gas yang ditimbulkan dari pembakaran bahan bakar fosil
tersebut
2. Menanam Pohon / Melakukan Reboisasi
Melakukan reboisasi sangat berguna bagi Lingkungan karena Pohon yang kita
tanam akan menghasilkan oksigen yang kita butuhkan dalam proses respirasi dan
juga pohon akan menyerap gas CO2 sehingga mengurangi efek rumah kaca /
pemanasan global
3. Menggunakan Energi Alternatif pengganti minyak bumi
Seperti mengembangkan mobil listrik maupun mobil tenaga surya. Selain itu dapat
juga menggunakan energi alternatif lain seperti energi surya dan memproduksi
energi biodiesel pengganti solar, memproduksi bensin bebas timbel , Bioetanol
sebagai pengganti Bensin,
4. Mengurangi penggunaan Kendaraan bermotor
Mengurangi penggunaan kendaraan bermotor seperti menggunakan sepeda ontel,
berjalan kaki, menggunakan kendaraan umum dalam berpergian

A. Dampak pembakaran bensin


1. Penggunaan TEL
TEL mengandung logam berat Pb, yang terbakar dan akan keluar lewat knalpot bersama asap
sehingga akan menyebabkan polusi udara beracun.
2. Pembakaran hidrokarbon tak sempurna
Pembakaran tidak sempurna akan menyebabkan polusi udara, karena akan dihasilkan gas CO dan
asap berwarna hitam (C).
3. Adanya belerang dalam minyak bumi, akan menyebabkan terjadinya gas sulfur dioksida yang dapat
menghasilkanhujan asam jika bercampur dengan air hujan. Persamaan reaksi nya sebagai berikut.
Petrokimia

S + O2 → SO2
Produk yang dibuat dari minyak bumi dan gas alam disebut petrokimia. Contoh bahan-bahan
petrokimia adalah plastic, serat sintetik, petisida, detergen, pelarut organik, pupuk, dan berbagai
jenis obat-obatan dan vitamin.
Tiga bahan dasar, yaitu olefin, aromatic, dan gas-sintesis [syn-gas] adalah bahan utama untuk
membuat produk petrokimia. Biasanya, proses industry petrokimia melalui tiga tahapan, yaitu :
1) Mengubah minyak bumi dan gas alam menjadi bahan dasar petrokimia
2) Mengubah bahan dasar menjdai produk antara
3) Mengubah produk antara menjadi produk akhir

B. Dampak Negatif Pembakaran Bensin


 Penggunaan bensin bertimbal (mengandung TEL : tetra ethyl lead) menyebabkan tercemarnya
udara oleh partikel timbal yang dihasilkan pada saat proses pembakaran. Jika terhirup makhluk
idup (manusia) dapat menyebabkan gangguan tulang belakang dan gangguan kerja enzim.
 Pembakaran yang tidak sempurna menyebabkan pencemaran udara. Gas buangan yang
dihasilkan = gas CO (karbon monoksida). Gas CO sangat berbahaya karena mampu menggantikan
ikatan oksigen pada hemoglobin. Daya ikat hemoglobin terhadap CO dua kali lebih besar daripada
terhadap gas oksigen.

C. Mengatasi Dampak Pembakaran Bahan Bakar terhadap Lingkungan


Sudahkah Anda menulis bagaimana cara mengatasi dampak dari pembakaran bahan bakar ?
berikut ini beberapa cara mengatasi dampak pembakaran bahan bakar.
1. Melarang dan mengurangi pemgunaan bensin yang mengandung timbal (Pb).Di Amerika Serikat
penggunaan bahan bakar bermuatan timbale menurun lebih dari 5 % dari tahun 1976 sampai
1980,sehingga menurunkan kadar timbal dalam darah sampai 37%.
2. Pemeliharaan alat pembakar,seperti knalpot kendaraan dan kompor rumah tangga sehingga
proses pembakaran lebih sempurna.
3. Memperhatikan kualitas bahan bakar.Makin baik kualitas bahan bakar makin baik daya bakarnya
,sehingga akan mengurangi polusi.
4. Mengganti bahan bakar dengan bahan bakar alternative nonpetroleum,seperti methanol,etanol,gas
alam yang dimampatkan atau gas petroleum cair ,dan hidrogen atau baterai listrik ,yang dapat
menghapus pencemaran oleh pipa knalpot.
5. Mengoksidasi bahan bakar dengan menambahkan alcohol membentuk gasohol (bensin dan
alkohol).Bahan bakar ini terbakar lebih sempurna sehingga dapat menurunkan emisi karbon
monoksida.
6. Menurunkan kadar sulfur ,sehingga pada saat pembakaran mengeluarkan sulfur oksida lebih
sedikit.
7. Mengadakan bahan bakar alternativ yang membakar lebih bersih dari bensin dan minyak diesel
yang berupa campuran berwawasan lingkungan .Campuran ini merupakan formulasi ulang yang
menurunkan daya penguapan,sehingga menurunkan konsentrasi benzen dan komponen beracun
lainya.
8. Menggalakkan penggunaan kendaraan dengan bahan bakar gas alam.
9. Memperbaiki mutu kendaraan bermotor, diantaranya dengan mengembangkan sarana untuk
memanaskan katalis sehingga mesin kendaraan dapat hidup lebih cepat dan pencemaran
berkurang.
10. Menggunakan tenaga baterai. Ada dua keuntungan yang diperoleh dengan menngunakan tenaga
baterai, yaitu pencemaran asap dan karbon dioksida akan terkurangi karena penghapusan pipa
knalpot, dan pencemaran karbon dioksida yang menyebabkan pemanasan global akan terkendali
dengan digantinya mesin pembakaran dalam (inter com-bustion engine) oleh pembangkit tenaga
sentral yang lebih efisien.
11. Penggunaan turbin putar gabungan.penggunaan sumber daya stasioner ini meliputi turbin putar
gabungan (combined-cycle turbines )yang dihidupkan dengan pembakaran gas (gas-fired combined-
cycle turbines ).Alat ini dapat membangkitkan tenaga listrik dengan mengurangi pencemaran udara
sebesar 50%-99% dibadingkan dengan sumber pembangkit tenaga lain yang memakai bahan
bakar.
12. Memanfaatkan turbin angin dan sel tenaga matahari dengan itingkat pencemaran nol.
13. Melakukan penghematan berdasarkan pasar ,salah satunya adalah energi star computer,suatu
pasar bagi computer yang daya listriknya secara otomatis akan melemah jika computer tidak
digunakan.
Selain cara –cara di atas, untuk mengatasi dampak pemakaran bahan bakar dapat dilakukan
dengan menerapkan zona larangan , seperti : larangan masuk ke suatu daerah pada jam-jam
tertentu.Cara lain ,yaitu dengan peraturan adanya” Hari Tanpa Mengemudi” dan membudayakan
pemakain sepeda karena tidak memakai bahan bakar.
14. Produksi bensin yang ramah lingkungan, misalnya bensin tanpa timbale
15. Penggunaan EFI [Electronic Fuel Injection]
16. Penggunaan converter katalitik pada sistem buangan kendaraan
17. Penghijauan atau pembuatan taman dalam kota
18. Penggunaan bahan bakar alternative yang dapat diperbarui dan yang lebih ramah lingkungan,
seperti tenaga surya dan sel bahan bakar.

CARA PENANGGULANGAN DAMPAK PENCEMARAN UDARA AKIBAT


MINYAK BUMI
Berbagai penggunaan produk minyak bumi seperti avtur, bensin, solar, dan lain-
lain menimbulkan dampak tersendiri, yaitu pencemaran di berbagai sektor. Salah satunya
yaitu adalah pencemaran udara. Dan ada berbagai cara untuk menanggulanginya. Berikut
akan di jelaskan bagaimana caranya.
a. Mengembangkan Mobil Listrik dan Surya
Mobil listrik adalah mobil yang menggunakan listrik sebagai sumber tenaganya. Di
Indonesia sendiri, mobil listrik ini dikembangkan oleh LIPI ( Lembaga Ilmu Pengetahuan
Indonesia ), dan mobil ini bermerek Marlip ( Marmut Listrik LIPI ). Marlip secara
mekanis degerakkan oleh listrik. Mobil ini hanya dapat bergerak apabila rangkaian
mekanis mobil tersebut dialiri oleh arus listrik AC maupun DC, tergantung dari jenis
mobilnya. Dalam setiap mobil listrik ini juga terdapat komponen penyimpanan energi
menyerupai baterai atau aki. Komponen-komponen tersebut sangat diperlukan bagi mobil
listrik ini agar mobil ini dapat dijalankan hingga jarak tertentu dari sumber listriknya.
Sumber tenaga aki yang digunakan oleh sebuah mobil listrik ini 200Ah/12V sebanyak 3
buah. Jadi, untuk perjalanan selama 8 jam secara non-stop, maka harus melalukan
pengisian ulang baterainya atau akinya selama 8 jam pula. Mobil ini hanya dapat
menempuh kecepatan rata-rata 40 km/jam. Mobil Marlip ini biasa digunakan untuk mobil
patroli polisi, mobil golf, mobil perumahan berkapasitas 2 orang, dan lain-lain.
Mobil tenaga surya adalah mobil yang menggunakan tenaga surya (sinar matahari)
sebagai sumber tenaga utamanya. Di Indonesia sendiri memang belum terlihat
pengembangan mobil ini. Namun, di beberapa negara seperti Jepang, sudah sangat
mengembangkan mobil jenis ini. Selain karena ramah lingkungan dan tidak menimbulkan
polusi, mobil semacam ini juga sangat praktis dan hemat biaya. Di atas mobil ini terdapat
papan hitam yang berfungsi sebagai penangkap cahaya yang disebut panel surya. Pada
panel surya ini, mereka mengumpulkan cahaya matahari dan diteruskan ke dalam mesin
yang berada di mobil. Hingga akhirnya mobil tersebut dapat berjalan.
Namun, baru-baru ini telah ditemukan mobil tenaga air. Mobil ini hanya
memerlukan air sebagai bahan bakarnya untuk menggerakkan mobil ini. Hampir semua
air dapat digunakan sebagai bahan bakar mobil ini.
Mobil tenaga surya, listrik, dan air sangat ramah lingkungan karena tidak
menghasilkan gas-gas berbahaya seperti CO2, oksida nitrogen, oksida sulfur, dan lain-lain,
yang dapat mencemari udara. Sehingga mobil-mobil semacam ini sangat cocok dijadikan
sebagai alternatif demi menanggulangi dampak buruk pencemaran udara yang sering
ditimbulkan oleh penggunaan minyak bumi.

b. Memproduksi Biodiesel sebagai Pengganti Penggunaan Solar


Biodiesel adalah salah satu jenis bahan bakar yang berasal dari tumbuhan atau
dari hewan yang direaksikan dengan metanol (proses transesterifikasi) sehingga diperoleh
minyak metil ester ( ME ) yang sering disebut oleh masyarakat sebagai bioodiesel.
Indonesia, memiliki banyak sekali sumber daya alam. Sehingga sekarang telah ditemukan
lebih dari 40 jenis minyak nabati yang potensial sebagai bahan baku biodesel di Indonesia,
di antaranya adalah minyak jarak pagar, minyak kelapa, minyak kedelai, dan minyak
kapuk.
Biodiesel sangat mudah digunakannya. Biodiesel dapat langsung dimasukkan ke
dalam mesin diesel tanpa perlu memodifikasi mesinnya. Biodiesel juga dapat dicampurkan
dengan solar untuk menghasilkan biodiesel yeng ber-setana labih tinggi. Solar yang telah
dicampurkan ke dalam biodiesel akan memberikan angka setana yang lebih tinggi hingga
mencapai angka 64. Sebagai perbandingannya, solar biasa memberikan angka setana 48,
sedangkan pertamina DEX ( diesel environment extra ) 53. Maka, semakin tinggi
angka setana nya, semakin aman pula emisi gas buangnya.Selain tu, biodiesel juga
berfungsi sebagai pelumas sekaligus membersihkan injector, serta dapat menanggulangi
pencemaran udara karena biodiesel dapat mengurangi emisi karbon dioksida, partikulat
berbahaya, dan sulfur oksida. Sehingga biodiesel ini terbukti ramah ligkungan karena
sama sekali tidak mengandung sulfur sehingga pencemaran dapat dihindari.

c. Membangun Jalur Hijau


Jalur hijau merupakan sebuah jalur yang sering dilewati oleh banyak kendaraan
bermotor yang biasanya ditanami berbagai macam jenis tanaman atau pepohonan di
sepanjang jalan. Pepohonan yang ditanam di sepanjang jalur hijau ini akan
menghisap semua gas CO2 yang dikeluarkan oleh kendaraan bermotor berbahan bakar
bensin ini. Gas CO2 sangat dibutuhkan oleh pohon hijau tersebut karena dalam proses
fotosintesis, dibutuhkan gas CO2. Proses fotosintesis itulah yang bisa sangat bermanfaat
bagi manusia. Selain dapat mengurangi dampak dari pencemaran udara akibat
penggunaan bahan bakar minyak bumi, hasil dari proses fotosintesis tersebut adalah gas
O2 (oksigen), yaitu gas yang kita hirup sehari-hari. Oleh karena itu, membangun jalur
hijau merupakan salah satu cara yang cukup efektif untuk mengurangi pencemaran
udara.

d. Memproduksi Bensin Bebas Timbel


TEL ( Tetra Ethyl Lead ) yang ditemukan oleh ilmuwan Amerika bernama Thomas
Midgley ini, semula berguna untuk mengurangi ketukan pada mesin dan TEL ini
ditambahkan ke dalam bensin untuk meningkatkatkan kualitasnya. Namun, setelah
dilakukan penelitian secara mendalam, ternyata TEL ini memiliki dampak yang sangat
buruk bagi kesehatan, dan hal itu membuat penggunaan timbel pada bensin
dipertanyakan. Para ilmuwan pun mulai mencari cara untuk mengganti timbel tersebut
dan akhirnya menemukan MTBE ( methyl-tertiary-butylether). Namun setelah diteliti lagi,
ternyata MTBE merupakan zat nondegradable ( sukar terurai dalam tanah ). Selain itu,
MTBE juga mempunyai yang mirip dengan minyak, yaitu tidak larut dalam air, saling
tolak menolak dengan air. Dan dapat dibayangkan pula jika tempat penyimpanan MTBE
bocor dan cairannya merembes ke dalam tanah atau masuk ke perairan. Jika hal itu
terjadi, akan terjadi berbagai macam bencana dan dapat menimbulkan kematian pada
binatang yang tempat hidupnya tercemar oleh cairan MTBE tersebut. Dan pencemaran
air, tanah dan udara tidak dapat terelakkan. Dan ada satu hal lagi yang paling
dikhawatirkan oleh dunia, yaitu hasil penelitian para ilmuwan menunjukkan bahwa
MTBE diduga bersifat karsinogenik, yaitu bersifat merusak, keras.
Karena timbel dan MTBE sangat berbahaya, akhirnya pemerintah Republik
Indonesia telah mencanangkan program Indonesia Bebas Timbel. Untuk menyukseskan
program tersebut, Pertamina akhirnya memodifikasi kilang minyaknya sehingga dapat
menghasilkan bensin bebas timbel. Kilang minyak tersebut mempunya alat reformer yang
dapat menghasilkan HOMC (High Octane Motorgas Component ). Dan dengan demikian,
HOMC tersebut tidak dapat mencemari udara.

e. Memproduksi Bioetanol sabagai Pengganti Bensin


Bioetanol adalah etanol yang diproduksi dari tumbuhan, misalnya air tebu yang
biasanya dimanfaatkan oleh manusia sebagai bahan baku pembuatan gula. Bioetanol
tersebut ternyata dapat digunakan sebagai bahan bakar kendaraan bermotor
menggantikan bensin. Baik yang murni maupun yang dicampur dengan bensin. Bensin
yang dicampur dengan alkohol biasa dikenal sebagai gasohol. Dan campuran yang
digunakan dalam gasohol misalnya E85 ( 85% bensin, dan 15% alkohol ) dan E80 ( 80%
bensin, dan 20% alkohol ).
Hasil dari pembakaran kendaraan bermotor yang menggunakan bioetanol sebagai
bahan bakarnya akan menciptakan CO2 bersih ke lingkungan. Bioetanol ini juga sangat
bermanfaat bagi makhluk hidup. Selain tidak menimbulkan gas yang berbahaya,
CO2 bersih yang merupakan hasil dari pembakaran bioetanol ini juga bermanfaat bagi
tumbuhan di sekitarnya sebagai bahan utama proses fotosintesis yang akan mempengaruhi
pertumbuhan tanaman dan sebagai bahan baku bioetanol.

f. Memberlakukan Car Free Day ( Hari Bebas Kendaraan Bermotor )


Car Free Day atau yang lebih kita kenal sebagai hari bebas kendaraan bermotor
adalah salah satu program dari pemerinyah RI untuk menanggulangi pencemaran udara
akibat penggunaan kendaraan bermotor. Program tersebut sudah lama diberlakukan di
Indonesia, khususnya di Jakarta setiap hari Minggu. Jakarta dipilih sebagai kota tempat
dibelakukannya program tesebut karena menurut riset yang dilakukan, Jakarta
merupakan kota penghasil polusi udara terbesar di Indonesia. Karena di kota padat
penduduk tersebut setiap harinya ada ribuan kendaraan bermotor yang sangat banyak
sehingga menghasilkan begitu banyak gas-gas CO2, gas monoksida, dan lain- lain yang
sangat berakibat fatal bagi manusia dan dapat menjadi salah satu penyebab utama
terjadinya pemanasan global. Oleh karena itu, car free day ini sangat berguna sekali demi
mengurangi jumlah polusi udara yang ditimbulkan oleh kendaraan bermotor tersebut.

g. Mengembangkan Mobil Hibrida


Mobil hibrida merupakan salah satu terobosan baru dalam dunia otomotif. Energi
yang digunakan oleh mobil hibrida ini berasal dari gabungan mesin pembakar internal (
sumber energi BBM ) dan listrik ( sumber energi baterai ). Dengan penggunaan energi
gabungan tersebut, penggunaan bahan bakar minyak menjadi lebih hemat dan irit.
Baterai dalam mobil ini dapat diisi ulang ( recharge ) pada saat kendaraan sedang
berhenti. Kelebihan lainnya yaitu emisi keluaran mesin pembakaran internal digunakan
untuk menggerakkan generator menghasilkan listrik yang kemudian di simpan dalan
baterai. Jadi, selain mobil ini lebih hemat dalam menggunakan bahan bakar minyak,
mobil hibrida ini ternyata juga lebih ramah lingkungan dibandingkan dengan mobil
konvensional yang biasa kita gunakan sehari-hari.

h. Menggunakan Sepeda
Sepeda merupakan alat transportasi darat yang dalam penggunaanya sama sekali
tidak memerlukan bahan bakar minyak. Sepeda dapat digerakkan hanya dengan
mengayuhnya saja. Memang memerlukan tenaga dalam menggunakannya. Namun, akan
ada begitu banyak manfaat apabila kita menggunakan sepeda.
Pertama, jika kita menggunakan sepeda, kita tidak perlu mengeluarkan biaya
apapun untuk membeli sumber energi untuk sepeda, karena sepeda tidak perlu
menggunakan sumber energi apapun. Kedua, lebih ramah lingkungan, karena sepeda
tidak menggunakan energi apapun untuk menggerakkannya, sehingga sepeda tidak akan
menghasilkan emisi gas buang apapun sehingga tidak akan mencemari udara. Ketiga,
akan membuat pemakai sepeda ini menjadi lebih sehat, karena diperlukan tenaga untuk
mengayuh sepeda.
Namun, tidak mungkin juga apabila kita menggunakan sepeda kemanapun kita
pergi. Sekarang timbul berbagai komunitas sepeda yang disebut komunitas ‘Bike To
Work’, komunitas ini menggunakan sepeda sebagai transportasi mereka saat berangkat ke
kantor. Hal ini sekaligus membuat pencemaran udara menjadi berkurang dan udara
menjadi bersih

7 Dampak Penggunaan Minyak Bumi


dalam Kehidupan Sehari-hari
Penggunaan minyak bumi dan gas alam saat ini cukup meningkat, baik itu diolah kembali
menjadi bahan bakar untuk kendaraan ataupun dalam perindustrian. Akan tetapi penggunaan
minyak bumi secara berlebihan juga tidak baik. Adapun dampak dari penggunaan minyak bumi
antara lain sebagai berikut :

1. Pemanasan Global
Penggunaan minyak bumi untuk bahan bakar kendaraan ataupun dalam perindustrian yang
mengeluarkan karbon dioksida dapat menyebabkan terjadinya pencemaran udara ( baca
: Solusi Pencemaran Udara ). Selain hal tersebut, karbon dioksida yang dihasilkan juga dapat
menyebabkan terjadinya pemanasan global yang nantinya juga akan mempengaruhi lapisan
ozon. Pemanasan global dari tahun ke tahun semakin parah, hal ini dibuktikan dengan semakin
meningkatknya masyarakat dalam menggunakan kendaraan bermotor. Pemanasan
global sebenarnya dapat diminimalisir dengan cara penghijauan di beberapa tempat seperti di
perkotaan, disekitar pabrik dan di tempat-tempat yang memang menghasilkan karbon dioksida.

Artikel terkait : Upaya Menanggulangi Pemanasan Global

2. Pencemaran Air
Proses pembentukan minyak bumi sering terjadi di daerah sekitar pantai. Sedangkan
pendistribusiannya dilakukan dengan ditampung dengan kapal khusus untuk menampung
minyak bumi. Akan tetapi ada beberapa kejadian yang menyebabkan kapal yang menampung
minyak bumi tersebut mengalami kebocoran bahkan sampai terjadi ledakan yang tidak terduga,
hal ini tentunya akan menyebabkan minyak yang ditampung di kapal tersebut menjadi tumpah
ke laut dan akan mengganggu ekosistem air laut. Tidak hanya itu, selain mengganggu
ekosistem air laut juga mencemari perairan disekitarnya yang dapat menyebabkan
keanekaragaman hayati laut menjadi banyak yang mati. Maka dari itu perlu diperhatikan lagi
akan keselamatan ketika membawanya agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.

Artikel terkait : Dampak Pencemaran Air

3. Pencemaran Udara
Dalam setiap harinya kita pasti menemukan banyak orang menggunakan kendaraan bermotor,
entah itu roda 2 ataupun roda 4. Asap yang dikeluarkan dari kendaraan tersebutlah yang
nantinya akan membuat udara menjadi tercemar dan menjadi udara yang tidak sehat. Agar
pencemaran udara tidak begitu parah, maka sebaiknya perlu adanya penanaman pohon
didaerah yang sering dilalui, akan tetapi juga memperhatikan tinggi dan besarnya pohon agar
tidak tumbang ketika terjadi hujan lebat yang disertai dengan angin kencang.

Artikel terkati : Faktor Faktor Pencemaran Udara

4. Mengganggu Kesehatan
Dampak selanjutnya masih berhubungan dengan pembahasan nomer 3. Asap yang berasal
dari kendaraan ataupun pabrik industri akan menyebabkan gangguan kesehatan mengetahui
asap tersebut mengandung zat-zat yang berbahaya. Selain bagian tubuh dalam yang
mengalami gangguan, bagian luar tubuh seperti kulit akan mengalami iritasi apabila terlalu
sering terkena dari asap tersebut. Maka dari itu sebaiknya apabila bepergian disarankan untuk
memakai pakaian yang menutup tubuh seperti jaket, celana panjang dan masker.

5. Lahan Tanah Menipis


Seperti yang sudah kita ketahui bahwa dalam bidang pertambangan pasti akan memerlukan
lahan luas. Batu bara yang diolah menjadi bahan bakar biasanya didapatkan dari tanah yang
subur. Sehingga hal ini menyebabkan tanah yang dipergunakan dalam bidang pertambangan
tersebut nantinya tidak akan bisa lagi dimanfaatkan dalam bidang pertanian ataupun
penanaman pohon-pohon dalam jangka waktu yang tertentu. Hal ini disebabkan karena tanah
yang dijadikan sebagai pertambangan tersebut sudah kehilangan kesuburannya dan untuk
menjadikan tanah tersebut menjadi subur lagi tentunya membutuhkan waktu yang lama.

Artikel terkait : Pencemaran Tanah


6. Mempengaruhi Iklim
Udara yang telah tercemar oleh gas-gas berbahaya nantinya akan mempengaruhi iklim dunia.
Dimana gas-gas tersebut nantinya akan terkumpul dalam lapisan atmosfer yang lama kelamaan
akan mengendap disana. Hal ini tentunya akan membuat lapisan ozon menjadi tidak stabil dan
terjadinya perubahan iklim seperti musim hujan yang sangat lama serta musim panas yang
sangat ekstream. Hingga saat ini panas bumi semakin meningkat karena kejadian tersebut dan
yang ditakutkan nantinya dimasa depan adalah ketika panas bumi mencapai 50 derajat Celcius
sehingga kekeringan banyak terjadi dimana-mana dan tentunya hal ini akan menimbulkan
banyak kematian karena dehidrasi.

Artikel terakit : Iklim di Indonesia

7. Hujan Asam
Pada proses pembakaran minyak bumi tentunya akan melepaskan gas yang berupa CO2, NO2
dan SO2 (sulfur) yang dari ketiga gas tersebut nantinya akan menyebabkan terjadinya hujan
asam. Nitrogen oksida yang melepaskan gas nitrogen nantinya di udara akan menggumpal
kemudian menjadi asam nitrat yang menyebabkan terjadinya hujan asam. Sedangkan gas
sulfur oksida yang melepaskan sulfur ke udara bebas nantinya akan membentuk asam sulfat
yang juga dapat menyebabkan terjadinya hujan asam. Apabila nitrogen oksida dan sulfur oksida
bercampur dalam udara dan membentuk awan yang memiliki asam kuat maka beberapa jam
kedepan akan terjadi hujan asam. Hujan asam ini memiliki tingkat keasaman yang tinggi
sehingga dapat menyebabkan besi menjadi mudah berkarat, bangunan menjadi cepat rusak
dan apabila terkena kulit akan menimbulkan iritasi.

Artikel terkait : Proses Terjadinya Hujan Asam

Upaya Pencegahan
Adapun upaya pencegahan dampak penggunaan minyak bumi dalam kehidupan sehari-hari
antara lain adalah dengan mengganti bahan utama yang digunakan tersebut, berikut
diantaranya adalah:

 Produksi Bensin Bebas Timbel

Untuk mengatasi dampak dari penggunaan minyak bumi dalam kehidupan sehari-hari hingga
saat ini para ilmuan sedang berkesperimen untuk mencari pengganti dari TEL, salah satunya
adalah MTBE (methyl teriary butylether). Perlu diketahui bahwa MTBE merupakan zat yang sulit
terurai dalam tanah sehingga hal ini tentunya akan dilakukan penelitian lebih lanjut tentang
penggunaannya.

Artikel terkait : Kekurangan dan Kelebihan Bahan Bakar Fosil

 Produksi Bioetanol

Bioetanol merupakan zat etanol yang berasal dari tumbuh-tumbuhan. Produksi bioetanol
dimaksudkan untuk mengganti bahan bakar kendaraan agar lebih ramah lingkungan. Hal ini
dikarenakan ketika bioetanol dibakar akan mengeluarkan gas karbondioksida yang bersih dan
ramah lingkungan.
 Produksi Biodiesel

Membuatan biodiesel dapat dilakukan dengan mengambil sumber utama dari tumbuh-
tumbuhan yang nantinya akan direaksikan dengan methanol yang akan menghasilkan minyak
yang bernama metal ester atau biodesel tersebut. Di Indonesia sendiri banyak tumbuhan yang
dapat diolah menjadi produk biodiesel seperti minyak kelapa, minyak kedelai dan minyak jarak
pagar. Penggunaan biodiesel juga cukup mudah, yaitu dengan memasukkannya dalam mesin
diesel. Selain itu, solar yang dicampur dengan biodiesel gas emisinya nantinya akan lebih aman
karena penambahan biodiesel akan meningkatkan angka setana.

 Membuat Mobil Listrik

Beberapa tahun yang lalu kita pernah dihebohkan dengan mobil listrik. Mobil listrik merupakan
mobil yang bahan bakarnya dari listrik. Mobil ini pertama kali dikembangkan oleh Lembaga Ilmu
Pengetahuan Indonesia dengan nama Marlip. Adapun mesin dalam mobil ini disetting untuk
dialiri listrik saja. Sumber tenaga yang dipakai dalam mobil tersebut berupa tenaga aki
200Ah/12V dengan jumlah 3. Dalam perkembangannya mobil ini nantinya akan digunakan
untuk patroli polisi, sebagai mobil golf dan lain sebagainya. Mobil jenis ini tentunya ramah
lingkungan karena tidak mengeluarkan asap.