Anda di halaman 1dari 2

Hernia adalah penonjolan suatu organ atau otot dinding organ melalui rongga yang biasanya

berisi itu. Sebuah hernia hiatus terjadi ketika perut menonjol ke atas ke mediastinum melalui
pembukaan esofagus pada diafragma.

Sejauh ini yang paling umum hernia berkembang di perut, ketika sebuah kelemahan pada
dinding perut berevolusi menjadi lubang lokal, atau "cacat", di mana jaringan adiposa, atau organ
perut ditutupi dengan peritoneum, dapat menonjol. Lain umum melibatkan hernia cakram tulang
belakang dan menyebabkan sciatica.

Hernia mungkin atau mungkin tidak hadir baik dengan nyeri di lokasi, terlihat benjolan atau
teraba, atau dalam beberapa kasus dengan gejala yang samar-samar lebih yang dihasilkan dari
tekanan pada organ yang telah menjadi "terjebak" dalam hernia, kadang-kadang menyebabkan
disfungsi organ. Jaringan lemak biasanya memasuki hernia pertama, tapi mungkin bisa diikuti
oleh atau disertai dengan organ.

Sebagian besar waktu, hernia berkembang ketika tekanan dalam kompartemen organ tinggal
meningkat, dan batas lemah atau melemah.

 Melemahnya mengandung membran atau otot biasanya bawaan (yang menjelaskan


bagian dari kecenderungan hernia berjalan dalam keluarga), dan meningkatkan dengan
usia (misalnya, degenerasi dari anulus fibrosus dari disk intervertebralis), tapi mungkin
berada di dasar penyakit lain, seperti Ehlers-Danlos atau sindrom Marfan, peregangan
otot selama kehamilan, kehilangan berat badan pada orang gemuk, dll, atau karena bekas
luka dari operasi sebelumnya.
 Banyak kondisi kronis peningkatan tekanan intra-abdomen, (kehamilan, ascites, COPD,
dyschezia, hipertrofi prostat jinak) dan hernia perut sehingga sangat sering. Peningkatan
tekanan intrakranial dapat menyebabkan bagian otak untuk herniate melalui bagian
penyempitan rongga tengkorak atau melalui foramen magnum. Peningkatan tekanan pada
diskus intervertebralis, seperti yang dihasilkan oleh angkat berat atau mengangkat dengan
teknik yang tidak tepat, meningkatkan risiko herniasi.

Hernia, atau yang lebih dikenal dengan turun berok, adalah penyakit akibat turunnya buah zakar
seiring melemahnya lapisan otot dinding perut. Penderita hernia, memang kebanyakan laki-laki,
terutama anak-anak. Kebanyakan penderitanya akan merasakan nyeri, jika terjadi infeksi di
dalamnya, misalnya, jika anak-anak penderitanya terlalu aktif.

Berasal dari bahasa Latin, herniae, yaitu menonjolnya isi suatu rongga melalui jaringan ikat tipis
yang lemah pada dinding rongga. Dinding rongga yang lemah itu membentuk suatu kantong
dengan pintu berupa cincin. Gangguan ini sering terjadi di daerah perut dengan isi yang keluar
berupa bagian dari usus.

Penyakit hernia sebenar-nya bisa juga ditularkan melalui makanan dan minuman.

Hernia yang terjadi pada anak-anak, lebih disebabkan karena kurang sempurnanya procesus
vaginalis untuk menutup seiring dengan turunnya testis atau buah zakar. Sementara pada orang
dewasa, karena adanya tekanan yang tinggi dalam rongga perut dan karena faktor usia yang
menyebabkan lemahnya otot dinding perut.

Hernia diambil nama seorang professor yang melakukan penelitian di kota Maumere, di dataran
tinggi Papua Barat; Hernia menemukan sebuah virus yang hampir sejenis dengan jenis virus
influenza H5N1.

Penyakit hernia banyak diderita oleh orang yang tinggal didaerah perkotaan yang notabene yang
penuh dengan aktivitas maupun kesibukan dimana aktivitas tersebut membutuhkan stamina yang
tinggi. Jika stamina kurang bagus dan terus dipaksakan maka, penyakit hernia akan segera
menghinggapinya.

Berdasarkan terjadinya, hernia dibagi atas :

 hernia bawaan (kongenital)


 hernia yang didapat (akuisita)

Berdasarkan letaknya, hernia dibagi menjadi

 hernia diafragma yaitu menonjolnya organ perut kedalam rongga dada melalui lubang
pada diafragma (sekat yang membatasi rongga dada dan rongga perut).
 inguinal
 umbilical yaitu benjolan yang masuk melalui cincin umbilikus (pusar)
 femoral yaitu benjolan di lipat paha melalui anulus femoralis.

Sedangkan menurut sifatnya, ada hernia

 reponibel ; bila isi hernia dapat keluar masuk.


 hernia irreponibel ; bila isi kantung hernia tidak dapat dikembalikan ke dalam rongga
 strangulata : bila terdapat keluhan nyeri, biasanya karena terjepitnya pembuluh darah
 incarserata : terdapat tanda obstruktif, sperti tidak bisa buang air besar, tidak bisa buang
angin dan terdapat nyeri
 hernia akreta ; jika tidak ada keluhan rasa nyeri ataupun tanda sumbatan usus akibat
perlekatan tersebut.