Anda di halaman 1dari 3

1.

Analisis Investasi
a. Weighted Average Cost of Capital (WACC)
𝑡𝑜𝑡𝑎𝑙 𝑚𝑜𝑑𝑎𝑙 𝑠𝑒𝑛𝑑𝑖𝑟𝑖
 Modal sendiri = 𝑡𝑜𝑡𝑎𝑙 𝑘𝑒𝑏𝑢𝑡𝑢ℎ𝑎𝑛 𝑑𝑎𝑛𝑎 𝑥 𝑟𝑎𝑡𝑎 − 𝑟𝑎𝑡𝑎 𝑏𝑢𝑛𝑔𝑎 𝑑𝑒𝑝𝑜𝑠𝑖𝑡𝑜 𝑏𝑎𝑛𝑘
𝑅𝑝. 9.488.200.000
Modal sendiri = 𝑥 7% = 3,8%
𝑅𝑝. 17.088.200.000

𝑡𝑜𝑡𝑎𝑙 𝑝𝑖𝑛𝑗𝑎𝑚𝑎𝑛 𝑏𝑎𝑛𝑘


 Pinjaman Bank = 𝑡𝑜𝑡𝑎𝑙 𝑘𝑒𝑏𝑢𝑡𝑢ℎ𝑎𝑛 𝑑𝑎𝑛𝑎 𝑥 𝑟𝑎𝑡𝑎 − 𝑟𝑎𝑡𝑎 𝑠𝑢𝑘𝑢 𝑏𝑢𝑛𝑔𝑎 𝑘𝑟𝑒𝑑𝑖𝑡
= 5,4 %
𝑅𝑝. 7.600.000.000
Pinjaman Bank = 𝑥 5% = 2,2%
𝑅𝑝. 17.088.200.000

Jadi WACC-nya adalah 3,8% + 2.2% = 6%

b. Tabel Cash Flow

No Tahun EAT Penyusutan Kas Bersih DF 6% Jumlah


1 2016 Rp1,461,027,501 Rp 1,903,570,000 Rp 3,364,597,501 0,9434 Rp 3,174,161,283
2 2017 Rp3,878,487,501 Rp 1,903,570,000 Rp 5,782,057,501 0,8900 Rp 5,146,031,175
3 2018 Rp6,206,682,501 Rp 1,903,570,000 Rp 8,110,252,501 0,8396 Rp 6,809,368,000
4 2019 Rp9,755,422,500 Rp 1,903,570,000 Rp 11,658,992,500 0,7921 Rp 9,235,087,960
5 2020 Rp8,373,662,500 Rp 1,903,570,000 Rp 10,968,112,500 0,7473 Rp 8,196,470,471
6 2021 Rp8,206,227,500 Rp 1,903,570,000 Rp 10,109,797,500 0,7050 Rp 7,127,407,238
JUMLAH PV KAS BERSIH Rp 39,688,526,127

c. Payback Period
Metode ini menghitung jangka waktu pengembalian investasi dalam waktu satu
tahun. Besarnya dihitung berdasarkan aliran kas bersih tanpa memperhitungkan nilai
waktu dari uang. Jika hasil payback period lebih pendek daripada waktu yang syaratkan,
maka bisnis dikatakan menguntungkan. Sedangkan jika hasil payback periodnya lebih
panjang daripada waktu yang disyaratkan maka bisnis sebaiknya ditolak.

Total Investasi Rp 17,088,200,000


Aliran Kas Bersih 2016 Rp 3,364,597,501
Aliran Kas Bersih 2017 Rp 5,782,057,501
Rp 7,941,544,998

𝑅𝑝.7,941544,998
𝑃𝑃 = 2 tahun + [ ]𝑥 12 𝑏𝑢𝑙𝑎𝑛 = 𝟑 𝑻𝒂𝒉𝒖𝒏 𝟏 𝑩𝒖𝒍𝒂𝒏
Rp 6,809,368,000
d. Net Present Value
Metode ini digunakan untuk melihat selisih antara nilai sekarang investasi dari
aliran kan bersih dan nilai sekarang dari total investasi awal.untuk menghitung nilai
sekarang tersebut perlu ditentukan terlebih dahulu tingkat bungan yang dianggap relevan.
Apabila Net Present Value-nya positif, maka bisnis dapat diterima, karena dinilai
menguntungkan, sedangkan apabila Net Present Value-nya negatif maka bisnis sebaiknya
ditolak karena dinilai tidak menguntungkan.

No Tahun EAT Penyusutan Kas Bersih DF 6% Jumlah


1 2016 Rp 1,461,027,501 Rp 1,903,570,000 Rp 3,364,597,501 0,9434 Rp 3,174,161,283
2 2017 Rp 3,878,487,501 Rp 1,903,570,000 Rp 5,782,057,501 0,8900 Rp 5,146,031,175
3 2018 Rp 6,206,682,501 Rp 1,903,570,000 Rp 8,110,252,501 0,8396 Rp 6,809,368,000
4 2019 Rp 9,755,422,500 Rp 1,903,570,000 Rp 11,658,992,500 0,7921 Rp 9,235,087,960
5 2020 Rp 8,373,662,500 Rp 1,903,570,000 Rp 10,968,112,500 0,7473 Rp 8,196,470,471
6 2021 Rp 8,206,227,500 Rp 1,903,570,000 Rp 10,109,797,500 0,7050 Rp 7,127,407,238
JUMLAH PV KAS BERSIH Rp 39,688,526,127
INVESTASI AWAL Rp 17,088,200,000
NPV Rp 22,600,326,127
KESIMPULAN LAYAK/DITERIMA

e. Profitability Index (PI)


Profitability Index (PI) merupakan rasio aktivitas dari jumlah nilai sekarang penerimaan
bersih dengan nilai sekarang pengeluaran investasi selama umur investasi. Apabila PI
lebih besar daripada satu maka bisnis dapat diterima, karena dinilai menguntungkan,
sedangkan apabila PI kurang dari satu maka bisnis sebaiknya ditolak karena dinilai tidak
menguntungkan.

𝑝𝑟𝑒𝑠𝑒𝑛𝑡 𝑣𝑎𝑙𝑢𝑒 Rp. 22,600,326,127


𝑃𝐼 = = = 1,32 (𝐿𝐴𝑌𝐴𝐾/𝐷𝐼𝑇𝐸𝑅𝐼𝑀𝐴)
𝑖𝑛𝑣𝑒𝑠𝑡𝑎𝑠𝑖 𝑅𝑝. 17,088,200,000
f. Average Rate of Return (ARR)
Metode ini mengukur berapa tingkat kemampuan rata-rata yang diperoleh dari semua
investasi. Angka yang dipergunakan adalah rata-rata laba setelah pajak (EAT) yang
diperbandingkan dengan total investasi. Hasil yang diperoleh kemudian diperbandingkan
dengan tingkat keuntungan yang disyaratkan. Apabila lebih besar dari tingkat keuntungan
yang disyaratkan (tingkat bunga relevan), maka bisnis dikatakan menguntungkan,
sedangkan apabila lebih kecil dari tigkat keuntungan yang disyaratkan maka bisnis
tersebut sebaiknya ditolak.

ARR
𝑅𝑎𝑡𝑎 − 𝑟𝑎𝑡𝑎 𝐸𝐴𝑇 𝑅𝑝. 6,313,585,001
= 𝑥100% = 𝑥100% = 37%
𝑇𝑜𝑡𝑎𝑙 𝐼𝑛𝑣𝑒𝑠𝑡𝑎𝑠𝑖 𝑅𝑝. 17,088,200,000