Anda di halaman 1dari 3

TEORI DASAR

Tablet adalah sediaan padat kompak yang dibuat secara kempa cetak dalam bentuk tabung
pipih atau sirkuler dengan kedua permukaannya rata atau cembung, mengandung satu jenis obat
atau lebih dengan atau tanpa bahan tambahan. Umunya tablet dibuat dengan cara granulasi.
Granulasi adalah proses pembesaran ukuran partikel individual atau campuran menjadi granul
dengan ukuran yang lebih besar dan lebih kuat daripada ukuran awalnya. Granulasi dapar
dilakukan dengan cara granulasi basah atau pun granulasi kering. Pada pembuatan tablet dengan
cara granulasi kering, granul dibuat dengan mencampurkan formulasi tablet kering tanpa
ditambahkan cairan penggranulasi. Metode grenulasi kering memiliki keuntungan dibandingkan
granulasi basah karena membutuhkan lebih sedikit waktu dan lebih ekonomis dalam proses
pembuatannya. Selain itu metode granulasi kering sangat tepat untuk zat-zat yang peka suhu dan
yang tidak stabil dengan adanya air. Tetapi metode granulasi kering memiliki kelemahan
diantaranya memerlukn mesin tablet khusus untum membuat slug, tidak dapat mendistribusikan
zat warna secara seragam, dan prosesnya banyak menghasilkan debu sehingga memungkinkan
terjadinya kontaminasi silang.

Metode granulasi kering dapat dilakukan dengan cara slugging atau dengan cara kompaktor
berputar. Pada metode slugging, komponen-komponen tablet dikompakkan dengan punch
sehingga diperleh massa yng disebut slug. Slug kemudian diayak dan diaduk untuk mendapatkan
granul yang daya mengalirnya lebih baik dari campuran awal. Sedangkan pada metode kompaktor
berputar menggunakan dua penggiling yang putrannya saling berlawanan satu dengan yang
lainnya, llu dengan bantuan teknik hidraulik pada salah satu penggiling, mesin ini mampu
menghasilkan tekanan tertentu pada bahan serbuk yang mengalir di antara penggiling.

Sulfadiazin merupakan antibiotik golongan sulfonamida berspektrum luas. Dapat


menghambat pertumbuhan sebagian besar bakteri Gram positif dan banyak bakteri Gram negatif.
Sulfadiazine menghambat pertumbuhan bakteri dengan berperan sebagai inhibor enzim
dihydropteroate synthetase pada bakteri. Dimana enzim ini dibutuhkan oleh bakteri untuk
pembentukan asam folat.

PREFORMULASI ZAT AKTIF


Sulfadiazin

Nama Kimia N 1-2-Pirimidini1sulfanilamida [68-35-9]

Nama Lain Solfapirimidina, sulfadiatsiini, sülfadiazin

Struktur Molekul

Rumus Molekul C10H10N4O2S

Bobot Molekul 250,27

Serbuk, putih sampai gak kuning; tidak berbau atau hampir tidak
Pemerian berbau; stabil di udara tetapi pada pemaparan cahaya perlahan-
lahan menjadi hitam

Praktis tidak larut dalam air, mudah larut dalam asam mineral
Kelarutan encer, dalam larutan kalium hidroksida, dan larutan natrium
hidroksida; agak sukar larut dalam etanol dan dalam aseton.

Jarak lebur 254 oC

pKa

pH

Stabilitas Tidak tahan terhadap cahaya

Terhadap obat-obat bersifat asam, asam sediaan dibuat dengan


Inkompatibilitas
kondisi asam.

Efek Farmakologi Antibiotik spektrum luas

Penyimpanan Dalam wadah tertutupbaik, tidak tembus cahaya

Farmakope Indonesia IV, Hal. 766


Pustaka
Martindale The Complete Drugs Reference 36th Edition, Hal 336