Anda di halaman 1dari 10

LAPORAN PENDAHULUAN

I. Konsep Kebutuhan
1.1 Defenisi Penyakit
Ca mammae merupakan tumor ganas yang tumbuh di dalam
jaringan payudara. Kanker bisa tumbuh di dalam kelenjar susu, saluran
susu, jaringan lemak, maupun jaringan ikat pada payudara.
Ca mammae (carcinoma mammae) adalah keganasan yang berasal
dari sel kelenjar, saluran kelenjar dan jaringan penunjang payudara, tidak
termasuk kulit payudara. Ca mammae adalah tumor ganas yang tumbuh
di dalam jaringan payudara. Kanker bisa mulai tumbuh di dalam kelenjar
susu, saluran susu, jaringan lemak maupun jaringan ikat pada payudara.
1.2 Defenisi Kebutuhan
Kenyamanan/rasa nyaman adalah suatu keadaan telah terpenuhinya
kebutuhan dasar manusia yaitu kebutuhan akan ketentraman (suatu
kepuasan yang meningkatkan penampilan sehari-hari), kelegaan
(kebutuhan telah terpenuhi), dan transenden (keadaan tentang sesuatu
yang melebihi masalah dan nyeri). Kenyamanan mesti dipandang secara
holistik yang mencakup empat aspek yaitu:
a. Fisik, berhubungan dengan sensasi tubuh.
b. Sosial, berhubungan dengan hubungan interpersonal, keluarga, dan
sosial.
c. Psikospiritual, berhubungan dengan kewaspadaan internal dalam diri
sendiri yang meliputi harga diri, seksualitas, dan makna kehidupan.
d. Lingkungan, berhubungan dengan latar belakang pengalaman
eksternal manusia seperti cahaya, bunyi, temperatur, warna, dan
unsur alamiah lainnya.
Meningkatkan kebutuhan rasa nyaman (bebas nyeri) diartikan
perawat telah memberikan kekuatan, harapan, hiburan, dukungan,
dorongan, dan bantuan.
Nyeri adalah sensori yang tidak menyenangkan dan penagalaman
emosional yang muncul secara aktual atau potensial kerusakan jaringan
atau menggambarkan adanya kerusakan.
1.3 Fisiologi Sistem
Payudara merupakan kelenjar tubuloalveolar yang bercabang-
cabang, terdiri atas 15-20 lobus yang dikelilingi oleh jaringan ikat dan
lemak. Tiap lobus mempunyai duktus ekskretorius masing-masing yang
akan bermuara pada puting susu, disebut duktus laktiferus, yang dilapisi
epitel kuboid selapis yang rendah, lalu ke duktus alveolaris yang dilapisi
epitel kuboid berlapis, kemudian bermuara ke duktus laktiferus yang
berakhir pada putting susu.
Ada 3 hal fisiologik yang mempengaruhi payudara, yaitu :
- Pertumbuhan dan involusi berhubungan dengan usia
- Pertumbuhan berhubungan dengan siklus haid
- Perubahan karena kehamilan dan laktasi.
1.4 Faktor-faktor yang Mempengaruhi Perubahan Fungsi
Sebab keganasan pada payudara masih belum jelas, tetpi ada
beberapa faktor yang berkaitan erat dengan munculnya keganasan
payudara yaitu: virus, faktor lingkungan , faktor hormonl dan familial.
- Wanita resiko tinggi dari pada pria (99:1)
- Usia: resiko tertinggi pada usia diatas 30 tahun
- Riwayat keluarga: ada riwayat keluarga Ca Mammae pada ibu/saudara
perempuan
- Riwayat meastrual: Early menarche (sebelum 12 thun) dan Late
menopouse (setelah 50 th)
- Riwayat kesehatan: Pernah mengalami/ sedang menderita otipical
hiperplasia atau benign proliverative yang lain pada biopsy payudara,
Ca. endometrial.
- Menikah tapi tidak melahirkan anak
- Riwayat reproduksi: melahirkan anak pertama diatas 35 tahun.
- Tidak menyusui
- Menggunakan obat kontrasepsi oral yang lama, penggunaan therapy
estrogen.
- Mengalami trauma berulang kali pada payudara
- Terapi radiasi; terpapar dari lingkungan yang terpapar karsinogen
- Obesitas
1.5 Macam-macam Gangguan yang Mungkin Terjadi
Gangguan yang mungkin terjadi, antara lain:
a. Metastase ke jaringan sekitar melalui saluran limfe dan pembuluh
darahkapiler ( penyebaran limfogen dan hematogen0, penyebarab
hematogen dan limfogen dapat mengenai hati, paru, tulang, sum-
sum tulang ,otak ,syaraf.
b. Gangguan neuro varkuler.
c. Faktor patologi.
d. Fibrosis payudara.
e. Kematian.
II. Rencana Asuhan Klien dengan Gangguan Kebutuhan
2.1 Pengkajian
2.1.1 Riwayat Keperawatan
1. Data demografi
Nama
Usia
Jenis kelamin : tidak dipengaruhi oleh jenis kelamin
Jenis pekerjaan : tidak dipengaruhi jenis pekerjaan
Alamat
Suku/bangsa
Agama
Tingkat pendidikan : bagi orang yang tingkat pendidikan
rendah/minim mendapatkan pengetahuan tentang ca mammae,
maka akan menganggap remeh penyakit ini.
2. Riwayat sakit dan kesehatan
a. Keluhan utama
b. Riwayat penyakit saat ini
c. Riwayat penyakit dahulu
2.1.2 Pemeriksaan fisik
1. Aktifitas/istirahat
Gejala: kerja, aktifitas yang melibatkan banyak gerakan
tangan/pengulangan, pola tidur (contoh, tidur tengkurap).
2. Sirkulasi
Tanda: kongestif unilateral pada lengan yang terkena (sistem
limfe).
3. Makanan/cairan
Gejala: kehilangan nafsu makan, adanya penurunan berat badan.
4. Integritas Ego
Gejala: stresor konstan dalam pekerjaan/pola di rumah.
Stres/takut tentang diagnosa, prognosis, harapan yang akan
datang.
5. Nyeri/kenyamanan
Gejala: nyeri pada penyakit yang luas/metastatik (nyeri lokal
jarang terjadi pada keganasan dini). Beberapa pengalaman
ketidaknyamanan atau perasaan lucu pada jaringan payudara.
Payudara berat, nyeri sebelum menstruasi biasanya
mengindikasikan penyakit fibrokistik.
6. Keamanan
Tanda: massa nodul aksila. Edema, eritema pada kulit sekitar.
7. Seksualitas
Gejala: adanya benjolan payudara, perubahan pada ukuran dan
kesimetrisan payudara.Perubahan pada warna kulit payudara
atau suhu, rabas puting yang tak biasanya, gatal, rasa terbakar
atau puting meregang. Riwayat menarke dini (lebih muda dari
usia 12 tahun), menopause lambat (setelah 50 tahun), kehamilan
pertama lambat (setelah usia 35 tahun). Masalah tentang
seksualitas/keintiman.Tanda: perubahan pada kontur/massa
payudara, asimetris. Kulit cekung, berkerut, perubahan pada
warna/tekstur kulit, pembengkakan, kemerahan atau panas pada
payudara. Puting retraksi, rabas dari puting (serosa,
serosangiosa, sangiosa, rabas berair meningkatkan kemungkinan
kanker, khususnya bila disertai benjolan).
8. Penyuluhan/pembelajaran
Gejala: riwayat kanker dalam keluarga (ibu, saudara wanita, bibi
dari ibu atau nenek). Kanker unilateral sebelumnya kanker
endometrial atau ovarium.
2.1.3 Pemeriksaan Penunjang
a. Pemeriksaan mammografi.
b. Pemeriksaan dengan sinar X pada payudara.
c. Pemeriksaan biopsi.
d. Mengangkat jaringan kelenjar susu sedikit.
e. Ultra sonound.
f. Untuk membedakan antara kista dan tumor.
g. Scan tulang, CT Scan, menghitung ubtausi alkali fos ftase fungsi
hati, biopsi hati dapat digunakan sebagai deteksi penyebar
kanker buah dada.
h. Tes hurmanal receptor assay.
i. Dipergunakan untuk mengetahui apakah tumor tergantung pada
estrogen atau progesteron.
2.2 Diagnosa Keperawatan
 Diagnosa 1: Nyeri akut
Nomor : 00132
Domain : 12
Class : 1
 Defenisi
Nyeri adalah pengalaman sensori dan emosional tidak
menyenangkan yang muncul akibat kerusakan jaringan aktual
atau potensial atau yang digambarkan sebagai kerusakan.
(NANDA NIC-NOC 2015-2017).
 Batasan Karakteristik
 Bukti nyeri dengan menggunakan standar daftar periksa nyeri
untuk pasien yang tidak dapat mengungkapkan.
 Diaphoresis
 Dilatasi pupil
 Ekspresi wajah nyeri (mis., mata kurang bercahaya, tampak
kacau, gerakan mata berpencar atau tetap pada satu focus,
meringis)
 Fokus menyempit (mis., persepsi waktu, proses berpikir,
interaksi dengan orang dan lingkungan)
 Fokus pada diri sendiri
 Keluhan tentang intensitas menggunakan standar skala nyeri.
 Keluhan tentang karakteristik nyeri dengan menggunakan
standar instrument nyeri
 Laporan tentang perilaku nyeri/perubahan aktivitas (mis.,
anggota keluarga, pemberi asuhan)
 Mengekspresikan perilaku (mis., gelisah, merengek,
menangis, waspada)
 Perilaku distraksi
 Perubahan pada parameter fisiologi (mis., tekanan darah,
frekuensi jantung, frekuensi pernafasan, saturasi oksigen,
end-tidal karbondioksida)
 Perubahan posisi untuk menghindari nyeri
 Perubahan selera makan
 Putus asa
 Sikap melindungi area nyeri
 Sikap tubuh melindungi
 Faktor yang Berhubungan
 Agen cedera biologis (mis., infeksi, iskemia, neoplasma)
 Agen cedera fisik (mis., abses, amputasi, luka bakar,
terpotong, mengangkat berat, prosedur bedah, trauma,
olahraga berlebihan)
 Agen cedera kimiawi (mis., luka bakar, kapsaisin, metilen
klorida, agens mustard)
 Diagnosa 2: Gangguan rasa nyaman
Nomor : 00214
Domain : 12
Class : 2
 Defenisi
Gangguan rasa nyaman adalah merasa kurang nyaman,
lega dan sempurna dalam dimensi fisik, psikospiritual,
lingkungan, budaya, dan/atau sosial.
 Batasan Karakteristik
 Ansietas
 Berkeluh kesah
 Gangguan pola tidur
 Gatal
 Gejala distress
 Gelisah
 Iritabilitas
 Ketidakmampuan untuk relaks
 Kurang puas dengan keadaan
 Menangis
 Merasa dingin
 Merasa kurang senang dengan situasi
 Merasa hangat
 Merasa lapar
 Merasa tidak nyaman
 Merintih
 Takut
 Faktor yang Berhubungan
 Gejala terkait penyakit
 Kurang kontrol situasi
 Kurang pengendalian lingkungan
 Kurang privasi
 Program pengobatan
 Stimulasi lingkungan yang mengganggu
 Sumber daya tidak adekuat (mis., financial, pengetahuan, dan
social)
 Diagnosa 3: Resiko infeksi
Nomor : 00004
Domain : 11
Class : 1
 Defenisi
Resiko infeksi adalah rentan mengalami invasi dan
multiplikasi organisme patogenik yang dapat mengganggu
kesehatan.
 Faktor yang Berhubungan
 Kurang pengetahuan untuk menghindari pemajanan pathogen
 Malnutrisi
 Obesitas
 Penyakit kronik (mis., diabetes mellitus)
 Prosedur invasive
Pertahanan tubuh primer tidak adekuat
 Gangguan integritas kulit
 Gangguan peristalsis
 Merokok
 Pecah ketuban dini
 Pecah ketuban lambat
 Penurunan kerja siliaris
 Perubahan pH sekresi
 Stasis cairan tubuh
Pertahanan tubuh sekunder tidak adekuat
 Imunosupresi
 Leukopenia
 Penurunan hemoglobin
 Supresi respons inflamasi
 Vaksinasi tidak adekuat
Pemajanan terhadap patogen lingkungan meningkat
 Terpajan pada wabah
DAFTAR PUSTAKA

Bulechek, Gloria M. 2013. Nursing Interventions Classifications (NIC) 6th


Edition. Missouri : Mosby Elsevier.

Brunner & Suddarth. 2002. Keperawatan Medikal Bedah vol 2. Jakarta :


EGC.

Carpenito Lynda Juall.2006. Buku Saku Diagnosa Keperawatan. jakarta :


EGC.

International NANDA. 2012. Diagnosis Keperawatan : Defenisi Dan


Klasifikasi 2012-2014. Editor, T.Heather Herdman; Alih Bahasa,
Made Sumarwati, Dan Nike Budi Subekti ; Editor Edisi Bahasa
Indonesia, Barrah Bariid, Monica Ester, Dan Wuri Praptiani. Jakarta ;
EGC.

Moorhed, (et al). 2013. Nursing Outcomes Classifications (NOC) 5th


Edition. Missouri: Mosby Elsevier.