Anda di halaman 1dari 2

Hemmoroid

No. Dokumen Revisi Halaman


0 1/1

Panduan Praktek Tanggal Terbit Ditetapkan


Klinis Direktur

1 Pengertian Adalah pelebaran pembuluh darah vena daerah pleksus


hemorhoidalis,dapat berupa hemoroid interna dan hemoroid
eksterna.
Hemoroid interna dibagi dalam 4 stadium berdasarkan gradasi
prolaps :
1. Grade I : keluhan berak darah tanpa prolaps
2. Grade II : hemoroid prolaps tapi dapat masuk spontan,
dengan atau tanpa berak darah
3. Grade III : hemoroid prolaps dan tidak bisa masuk
spontan, bisa dimasukkan dengan didorong, disertai atau
tanpa diserai berak darah
Grade IV : hemoroid prolaps tidak bisa masuk

2 Anamnesis Berak darah segar


Ada benjolan didubur
Hemoroid eksterna pada umumnya tidak disertai perdarahan
Nyeri bila terjadi edema/trombosis atau inkarserata dari hemoroid
yang prolaps
Anemia bila perdarahan kronis

3 Pemeriksaan Fisik Pemeriksaan fisik/colok dubur


Anoskopi / Proktoskopi
Sigmoidoskopi bila perlu untuk melihat adanya sumber
perdarahan yang lain
4 Kriteria Diagnosis Anamnesa dan pemeriksaan fisik
Proktoskopi
5 Diagnosis Kerja Anamnesa dan pemeriksaan fisik
Proktoskopi
6 Diagnosis Karsinoma rekti, polip rekti, prolaps rekti, keradangan anorektal
Banding (Proktitis

7 Pemeriksaan Anoskopi
Penunjang Protoskopi
Sigmoidoskopi / kolonoskopi
8 Terapi Stadium I & II tanpa atau dengan perdarahan : rawat jalan
medikamentosa, pengaturan diet, skleroterapi, ligasi rubber band.
Stadium III & IV : MRS, legasi rubber band, operasi
haemoroidektom
9 Edukasi 1. Informed concent
2. Pemeriksaan yang perlu dilakukan
3. Diagnosa
4. Terapi
5. Alasan operasi
6. Penyulit setelah operasi
7. Pesan pasca operasi
10 Prognosis
11 Kepustakaan 1. Pedoman Pelayanan Medik Dokter Spesialis Bedah Umum
Indonesia, PABI, Edisi Kedua, 2006, ISBN 979-97974-0-3
2. The Society for Surgery of the Alimentary Tract (SSAT)
Patient Care Guidelines: Surgical Management of
Hemorrhoids