Anda di halaman 1dari 3

PROPOSAL PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA

JUDUL PROGRAM

(?) ES KRIM BIJI KLUWIH (Arthocarpus altilis) SEBAGAI INOVASI PANGAN LOKAL RENDAH
LEMAK (?)

PEMANFAATAN BIJI KLUWIH SEBAGAI BAHAN ALTERNATIF PEMBUAT ES KRIM

BIDANG KEGIATAN:
PKM KEWIRAUSAHAAN

DIUSULKAN OLEH :
Dewi Raditya Mutyarini Putri NIM: 1506305007 / ANGKATAN: 2015
Ni Kadek Suparmini NIM: 1506305055 / ANGKATAN: 2015
Ni Kadek Ayu Semitayani NIM: 1607531120 / ANGKATAN: 2016

UNIVERSITAS UDAYANA
DENPASAR
2017

i
BAB 1
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Indonesia kaya akan sumber daya alam hayati yang belum dimanfaatkan
secara optimal, salah satunya adalah tanaman kluwih. Dalam bahasa daerah
kluwih juga bisa disebut sebagai timbul. Bagian tanaman kluwih yang banyak
dimanfaatkan adalah buahnya. Buah kluwih yang masih muda dimasak sayur dan
kluwih yang sudah tua diambil bijinya untuk direbus menjadi cemilan.
Biji kluwih belum banyak dimanfaatkan oleh masyarakat untuk dijadikan
produk pangan ataupun nonpangan. Hal tersebut dikarenakan masih belum
diketahuinya karakteristik kimia biji kluwih yaitu kadar air 10.835%, abu 1.499%,
protein 8,843%, lemak 5,599%, serat 8.197%, karbohidrat 64,965%, serta pati dan
fenol 0,061% (Sukatiningsih, 2005).
Tiap buah kluwih berisi biji yang beratnya rata-rata sepertiga dari berat buah,
sisanya adalah kulit dan daging buah. Hingga saat ini biji kluwih masih
merupakan bahan non-ekonomis. Jumlah biji kluwih yang melimpah, mudah
dididapat, dan kandungannya yang tidak kalah dengan yang lain membuat biji
kluwih layak untuk dijadikan alternatif pengganti yang ekonomis.
Kemajuan di bidang bioteknologi menggerakkan masyarakat untuk
memanfaatkan bahan-bahan yang kurang bermanfaat menjadi produk baru yang
bermutu, khususnya dalam olahan pangan. Salah satu olahan pangan yang
digemari berbagai kalangan adalah es krim.
Es krim merupakan makanan padat dalam bentuk beku. Masyarakat
menyukai es krim karena rasanya yang lezat, manis dan teksturnya lembut.
Bahan-bahan yang digunakan dalam pembuatan es krim adalah lemak susu,
padatan susu tanpa lemak (skim), gula pasir, bahan penstabil, pengemulsi, dan
pencita rasa (Kalsum, 2012). Ditinjau dari kandungan gizi, es krim
mengandung kalsium, fosfor, protein, vitamin, dan mineral.
Sebagian besar es krim yang telah diolah masyarakat berbahan baku
dari susu hewani yang banyak mengandung lemak jenuh, sehingga setiap
orang kadang tidak mau terlalu sering mengkonsumsinya karena
takut gemuk. Oleh karena itu, perlu ada alternatif lain pada pembuatan es
krim dengan bahan nabati dari tumbuhan sebagai campuran susu skim.
Alternatif lain yang bisa digunakan yaitu dengan membuat es krim dari biji
kluwih.

1.2 Rumusan Masalah


Berdasarkan latar belakang diatas, maka dapat dirumuskan beberapa
permasalah diantaranya:
1. Bagaimana cara memproduksi es krim biji kluwih ?
2. Bagaimana cara pengembangan usaha es krim biji kluwih?
1.3 Tujuan Kegiatan
Berdasarkan rumusan masalah diatas, maka program ini bertujuan untuk :
1. Memproduksi es krim biji kluwih
2. Mengembangkan usaha es krim biji kluwih

1.4 Manfaat Kegiatan


Adapun manfaat dari kegiatan ini dapat dikategorikan menjadi:
1. Bagi mahasiswa kegiatan ini mampu menumbuhkan jiwa wirausaha dalam
kehidupan bisnis yang kreatif dan mandiri serta mendorong munculnya
wirausaha baru dengan memanfaatkan hasil pangan lokal berupa biji
kluwih sebagai produk es krim.
2. Bagi masyarakat mampu memberikan alternatif produk camilan sehat dan
aman yang mengandung protein nabati tinggi.
3. Bagi pemerintah kegiatan ini mampu mengurangi masalah gizi buruk di
Indonesia serta sebagai salah satu upaya pemberdayaan sektor ekonomi
kreatif.

1.5 Luaran
1. Menghasilkan produk es krim biji kluwih yang bergerak disektor home
industry untuk meningkatkan nilai gizi bagi masyarakat.
2. Mengembangkan usaha es krim biji kluwih yang bisa dipasarkan dalam
suatu bentuk jasa komersial.
3. Terbentuknya artikel ilmiah mengenai es krim biji kluwih sebagai
alternatif makanan sehat untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat.