Anda di halaman 1dari 2

NAMA : ANUGRAH WIJA GAU

NIM : L041181323

KUIS 3

1. Sebutkan dan jelaskan Unsur-unsur Pancasila sebagai Filsafat?

Jawab :

Unsur-unsur Pancasila sabagai Sistem Filsafat

1. Unsur Ketuhanan

Pada sila pertama pancasila yang berbunyi Ketuhanan Yang Maha Esa, hakiatnya Tuhan telah
ditempatkan pada urutan pertama dan sekaligus dijadikan sebagai sebab pertama bagi keberadaan sila-
sila berikutnya. Dengan hukum sebab akibat, maka Tuhan menjadi penyebab utama dari keberadaan
alam dengan segala isinya termasuk manusia. Alam semesta dan isinya ini adalah ciptaan Tuhan. Jadi,
keberadaan manusia tentu setelah Tuhan.

2. Unsur Kemanusiaan

Sila ke-dua berbunyi Kemanusiaan yang Adil dan Beradab. Sebagai bangsa yang ber-Ketuhanan Yang
Maha Esa maka bangsa kita mempunyai rasa kemanusiaan yang luhur, yaitu:

a. Pada hakikatnya kemanusiaan adalah bawaan kodrat manusia ( yaitu makhluk individu dan makhluk
sosial).

b. Perikemanusiaan adalah nilai khusus yang bersumber pada nilai kemanusiaan.

c. Perikemanusiaan adalah yang bersumber pada kemanusiaan, jiwa yang membedakan manusia dengan
makhluk lain.

3. Unsur Persatuan

Sesuai kodratnya, manusia adalah makhluk sosial yaitu manusia tidak bisa hidup sendiri, mereka
membutuhkan kehadiran dan hidup bersama dengan orang lain. Dengan itu munculah kebutuhan akan
persatuan.

Bangsa Indonesia adalah sebuah negara yang mempunyai ciri-ciri diantaranya rukun, bersatu dan
kekeluargaan, bertindak bukan semata-mata atas pamrih serta kepentingan pribadi. Oleh karena itu
unsur persatuan sudah terdapat di dalam kehidupan masyarakat Indonesia bahkan sudah dilaksanakan
sejak dahulu.
4. Unsur Kerakyatan

Setelah ada persatuan diantara berbagai individu, maka munculah keluarga atau masyarakat. Di dalam
suatu keluarga aatu masyarakat selain kebutuhan pribadi tentu ada kebutuhan bersama. Untuk
memenuhi kebutuhan bersama tersebut perlu dilakukan musyawarah dalam menjaga dan memenuhi
keadilan.

Istilah kerakyatan berarti bahwa yang berdaulat atau yang berkuasa adalah rakyat. Dalam bahasa lain
kerakyatan disebut Demokrasi berasal dari kata Yunani Demos yang berarti rakyat dan Kratos yang
berarti berdaulat. Jadi menurut bahasa Demokrasi adalah rakyat yang berdaulat. Menurut Abraham
Lincoln, “Demokrasi adalah Kekuasaan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat.”

5. Unsur Keadilan Sosial

Istilah adil yaitu menunjukkan bahwa orang harus memberi kepada orang lain apa yang menjadi haknya
dan tahu mana haknya sendiri serta tahu apa kewajibannya kepada orang lain dan dirinya. Sosial berarti
tidak mementingkan diri sendiri saja, tetapi mengutamakan kepentingan umum, tidak individualistik dan
egoistik, tetapi berbuat untuk kepentingan bersama. Sebenarnya istilah gotong royong yang berarti
bekerja sama dan membagi hasil karya bersama tepat sekali untuk menerangkan apa arti Keadilan Sosial.

Nilai yang terkandung dalam sila keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia didasari dan dijiwai oleh
sila Ketuhanan yang Maha Esa, Kemanusian yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia, serta
Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan. Dalam sila
kelima tersebut terkandung nilai-nilai yang merupakan tujuan Negara sebagai tujuan dalam hidup
bersama. Maka di dalam sila kelima tersebut terkandung nilai keadilan yang harus terwujud dalam
kehidupan bersama ( kehidupan sosial). Keadilan tersebut didasari dan dijiwai oleh hakikat keadilan
kemanusiaan yaitu keadilan dalam hubungan manusia dengan dirinya sendiri, manusia dengan manusia
lain, manusia dengan masyarakat, bangsa dan negaranya serta hubungan manusia dengan Tuhannya.

2. Mengapa kesemua unsur tersebut penting dalam bernegara dan berBangsa ?

Jawab :

Karena unsur unsur tersebut ( Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Kerakyatan, dan Keadilan ) memiliki
peranan penting di dalam Masyarakat. Unsur unsur tersebut dijadikan sebagai landasan dalam
melakukan aktivistas di masyarakat. Selain itu, unsur unsur tersebut dapat dimasukan dalam macam-
macam filsafah, dalam arti produk sebagai pandangan hidup dan filsafat dalam arti praktis. Hal ini berarti
unsur unsur tersebut mempunyai fungsi dan peranan sebagai pedoman dan pegangan dalam sikap,
tingkah laku dan perbuatan dalam kehidupan sehari-hari, dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa,
dan bernegara bagi bangsa Indonesia dimanapun mereka berada.