Anda di halaman 1dari 24

KEPALA BANGSAL

Sebagai EKSEKUTIF dan


PENYELESAIAN MASALAH

Manajemen Bangsal
Keperawatan - PPKC - PPKC 1
Pebruari - 2008
 Pemecahan Masalah & Pengambilan Keputusan 
kegiatan utama individu.

 Ada orang yg :
# Mudah.
# Merasa tidak menentu.
# Merasa tertekan sekali.

 Maka perlu melatih diri secara terus menerus &


mengembangkan.

Manajemen Bangsal
Keperawatan - PPKC - PPKC 2
Pebruari - 2008
 KEPERAWATAN : adalah pelayanan jasa yg memerlukan
keputusan dalam berespon terhadap masalah.

 Perawat klinis atau manajer perlu memecahkan masalah dan


mengambil keputusan sesuai dengan tanggung jawab serta
lingkup tugasnya.

 Tanggung jawab utama manajer : mencegah atau


memecahkan masalah.
 Kreatifitas & berpikir kritis, membuat asumsi sebelum
membuat keputusan tanpa dipengaruhi oleh :
 Opini yang ada
 Ketidaksukaan
 Prasangka

Manajemen Bangsal
Keperawatan - PPKC - PPKC 3
Pebruari - 2008
Adalah suatu perubahan yg menimbulkan penyimpangan /
deviasi dari standar atau yg dianggap normal

Masalah berkembang, ada :


# Yg sederhana.
# Yg kompleks.
# Hanya gejala.
# Hasil dari situasi konflik.
 Manajer pelajari dengan cermat  cari sebabnya.

Manajemen Bangsal
Keperawatan - PPKC - PPKC 4
Pebruari - 2008
Masalah dapat ditemukan dengan
mengumpulkan data & fakta
Contoh :
 Salah melaksanakan pesanan medik.
 Gagal melaksanakan tugas dengan tepat, menyelesaikan
tepat waktu, memberi asuhan sesuai kebutuhan.
 Keluhan suplai, peralatan, kebijakan, jadwal waktu,
penugasan yg tidak memadai.
 Ketidak sepakatan antar staf/unit.
 Keluhan pasien & keluarga akan asuhan.

Dengan kata pertanyaan


• Apa ada penyimpangan ?
• Dimana penyimpangannya ?
• Bilamana/kapan terjadi ?
•Manajemen
Bagaimana
Bangsal
terjadinya ?
Keperawatan - PPKC - PPKC 5
Pebruari - 2008
Merupakan hubungan antara sebab (faktor yg mengakibat-
kan sesuatu pada kualitas) dengan akibat (karakteristik
kualitas).
5 faktor yg berpengaruh/berakibat pd kualitas :
1. Manusia.
2. Metode/cara.
3. Lingkungan.
4. Alat.
5. Material/bahan.

Manajemen Bangsal
Keperawatan - PPKC - PPKC 6
Pebruari - 2008
Mengidentifikasi perubahan yg menimbulkan penyebab
penyimpangan/masalah tsb

Utk identifikasi diperlukan :


• Fakta dan bukan fakta.
• Penentuan perbedaan antara fakta dan bukan fakta.
• Pencarian perubahan yg terjadi dalam daerah perbedaan.

1. UJI TERAP/PILOT PROJECT.


Menggunakan simulasi/model dlm periode tertentu 
dievaluasi.
Utk belajar perubahan organisasi.
Manajemen Bangsal
Keperawatan - PPKC - PPKC 7
Pebruari - 2008
2. POHON KEPUTUSAN/DECISION TREE.
Metode grafik yg menggambarkan alternatif-
alternatif yg tersedia, hasil, resiko dan informasi yg
dibutuhkan.

3. KEPUTUSAN GRID/DECISION GRID.


Metode dg menentukan beberapa alternatif
kemudian membandingkan dg kriteria yg sama.

4. ANALISA KEPUTUSAN
Bila dihadapkan pada pilihan sulit/besar dan ingin
alternatif yg dipilih terbaik dengan sumber daya dan
sumber dana terbatas.
Manajemen Bangsal
Keperawatan - PPKC - PPKC 8
Pebruari - 2008
• Keputusan yg telah diambil harus dilaksanakan.
• Untuk mengamankan pelaksanakan, dengan
meramalkan penyimpangan yg mungkin terjadi.
• Merencanakan tindakan pencegahan/ penjagaan.

 Kesadaran diri yg tinggi.


 Berani mengambil resiko.
 Sensitif terhadap situasi.
 Mempunyai energi dan hasrat membuat sesuatu terjadi.
 Kreatifitas.
 Mengembangkan pendekatan profesional.
Manajemen Bangsal
Keperawatan - PPKC - PPKC 9
Pebruari - 2008
 Konflik adalah perbedaan pandangan/ide antara seseorang/
orang lain.
 Pimpinan kesehatan sering kali terkait dengan konflik akibat
peran kepemimpinannya.
 Konflik manajemen dapat diselesaikan bila dapat
mengidentifikasi penyebab, akibat, tipe konflik & menentukan
cara mengatasi konflik.

1. Kebutuhan dasar manusia tidak terpenuhi, akan menimbulkan


rasa frustasi, tidak puas/ rasa bersalah.
2. Mengandalkan bantuan orang lain.
3. Hubungan yg sangat dekat.
4. Peran yg tidak sesuai dg harapan.
5. Perbedaan pandangan.
Manajemen Bangsal
Keperawatan - PPKC - PPKC 10
Pebruari - 2008
1. Konflik berlanjut dapat berakibat
merusak kesatuan pada unit kerja.
2. Bisa positif/negatif tergantung pd level &
lamanya konflik terjadi.
 Konflik dapat menimbulkan situasi yang
tidak menyenangkan/kecemburuan.

Manajemen Bangsal
Keperawatan - PPKC - PPKC 11
Pebruari - 2008
1. Tahap awal :
– Konflik akan menetap
– Mengembangkan rasa curiga
– Rasa bersalah terhadap orang
– Belum jelas faktor penyebab
2. Tahap kedua :
– Rasa bermusuhan disampaikan secara verbal/perilaku
3. Tahap ketiga :
– Menarik diri/menghindar dari upaya penyelesaian
konflik.
4. Tahap akhir (keempat) :
– Terjadi konflik total & rasa bermusuhan yang dalam.
Manajemen Bangsal
Keperawatan - PPKC - PPKC 12
Pebruari - 2008
1. Konflik langsung, yaitu terjadi secara langsung
disebabkan perbedaan pandangan/gangguan
hubungan interpersonal  lebih mudah dikontrol
melalui intervensi interpersonal.
2. Konflik tidak langsung, sering ditampilkan degan
tidak masuk tanpa kabar/tidak tepat waktu.

 Menyelesaikan konflik lebih efektif dilakukan pada


awal. Bila pada tahap akhir konflik, biasanya tidak
efektif lagi & memerlukan bantuan ahli.
 Meningkatkan kemampuan pimpinan
keperawatan dalam mengatasi perilaku konflik :
 Peningkatan kesadaran diri
 Training sensitifitas

Manajemen Training asertif PPKC
Bangsal
Keperawatan - PPKC - 13
Pebruari - 2008
 Stres adalah ketidakmampuan mengatasi
ancaman yg dihadapi ; mental, fisik,
emosional, & spiritual yg pada suatu saat
dapat mempengaruhi kesehatan fisik.
 Stres adalah persepsi kita terhadap situasi
atau kondisi didalam lingkungan kita sendiri.

Berasal dari :  Perasaan Takut atau


 Perasan Marah.
Manajemen Bangsal
Keperawatan - PPKC - PPKC 14
Pebruari - 2008
Dipandang dlm 2 cara :

1. Stres yg baik, disebut Stres Positif :


situasi/kondisi yg dpt memotivasi/memberikan
inspirasi.
Mis ; promosi jabatan, cuti yg dibayar, situasi yg
menyenangkan.

2. Stres buruk (distres) :


adalah stres yg membuat marah, tegang, bingung,
cemas, merasa bersalah, kewalahan.

Manajemen Bangsal
Keperawatan - PPKC - PPKC 15
Pebruari - 2008
Distres dibagi dlm 2 bentuk :
a. Stres Akut :
Muncul cukup kuat, tetapi menghilang dg cepat.
Mis; mencari tempat parkir ditempat kerja,
terbutu-buru mencari nomor telepon, terlambat
datang rapat.
b. Stres Kronik :
Muncul tidak terlalu kuat, tetapi bisa bertahan
sampai berhari-hari, minggu, atau berbulan-bulan
Mis; masalah keuangan, hubungan yg buruk dg
pimpinan, kejenuhan kerja.
Bila berulang dpt mempengaruhi kesehatan &
produktivitas kerja.
Manajemen Bangsal
Keperawatan - PPKC - PPKC 16
Pebruari - 2008
Pekerjaan :
• Tidak ada yg bebas dr stres.
• Memiliki tingkat tantangan & kesulitan.

 Pengendalian diri dlm


lingkungan kerja
 Diterima sbg
tantangan, bukan
ancaman.

Manajemen Stres Kerja


Yg Efektif
Manajemen Bangsal
Keperawatan - PPKC - PPKC 17
Pebruari - 2008
 Masalah Manajemen yg penting
didunia bisnis.
 Mengeluarkan anggaran besar.
Karena :
• Absen.
• Keterlambatan.
• Kejenuhan.
• Produktivitas yg rendah.
• Angka keluar masuk yg tinggi.
• Kompensasi kerja.
• Peningkatan biaya asuransi kesehatan.
Manajemen Bangsal
Keperawatan - PPKC - PPKC 18
Pebruari - 2008
3 Kategori

A. Penyebab Organisasional / RS :
1. Kurang otonomi & kreativitas.
2. Harapan, kuota yg tidak logis.
3. Relokasi pekerjaan.
4. Kurang pelatihan.
5. Karier yg melelahkan.
6. Hubungan dg pimpinan/penyelia buruk.
7. Selalu mengikuti perkembangan IPTEK.
8. Tambah tanggung jawab tanpa penambahan
gaji.
9. Pekerja dikorbankan krn laba menurun.
Manajemen Bangsal
Keperawatan - PPKC - PPKC 19
Pebruari - 2008
B. Penyebab Individual :
1. Pertentangan antara karier & tanggung jawab keluarga.
2. Ketidakpastian ekonomi.
3. Kurang penghargaan & pengakuan kerja.
4. Kejenuhan, ketidakpuasan kerja, kebosanan.
5. Perawatan anak yg tidak adekuat.
6. Konflik dg rekan sekerja.

C. Penyebab Lingkungan :
1. Kondisi lingkungan kerja buruk ; pencahayaan,
kebisingan, ventilasi, suhu.
2. Diskriminasi ras.
3. Kekerasan ditempat kerja.
4. Kemacetan saat berangkat dan pulang kerja.

Manajemen Bangsal
Keperawatan - PPKC - PPKC 20
Pebruari - 2008
Akibat Stres kerja paling umum
KEJENUHAN KERJA

Gejala umum :
 Kebosanan.
 Depresi.
 Pesimisme.
 Kurang konsentrasi.
 Kualitas kerja buruk.
 Ketidakpuasan.
 Keabsenan.
 Kesakitan/penyakit.
Manajemen Bangsal
Keperawatan - PPKC - PPKC 21
Pebruari - 2008
Stres Kerja  diperlukan STRATEGI KOPING
(penanggulangan)  harus memiliki 4
komponen pokok :
1. Peningkatan kesadaran terhadap masalah.
2. Pengolahan informasi  pengumpulan informasi
dan pengkajian sumber daya.
3. Pengubahan perilaku :
# Tindakan yg dipilih.
# Dilakukan dg sikap positif.
# Dapat meringankan.
# Meminimalkan/menghilangkan stresor.
4. Resolusi damai  suatu perasaan bahwa situasi
telah berhasil diatasi.
Manajemen Bangsal
Keperawatan - PPKC - PPKC 22
Pebruari - 2008
1. Keterampilan Koping Diri :
# Pikirkan ulang yg membuat stres.
# Pemecahan masalah yg kreatif.
# Manajemen waktu.

2. Keterampilan Koping Interpersonal :


# Keterampilan berkomunikasi.
# Keterampilan bersikap asertif.
# Penyelesaian konflik.
# Pembentukan jaringan kerja pendukung.
Manajemen Bangsal
Keperawatan - PPKC - PPKC 23
Pebruari - 2008
1. Relaksasi.
2. Membaca.
3. Pijat.
4. Bicarakan perasaan dg sahabat.
5. Ke pantai, melukis, berkunjung ke teman.
6. Istirahat yg teratur.
7. Tertawa, nonton film komedi, tukar menukar
“Jokes”
8. Berendam dlm air hangat.
9. Dengar musik.
10. Jalan-jalan.
Manajemen Bangsal
Keperawatan - PPKC - PPKC 24
Pebruari - 2008