Anda di halaman 1dari 7

TUGAS

PENGANTAR EKONOMIKA

“TUGAS INDIVIDU”

Lembar jawaban ini disusun untuk memenuhi tugas individu


Mata Kuliah Pengantar Ekonomika

Dosen Pengampu :
Siti Muhimatul Khoiroh, S.T., M.T.

Disusun oleh :

Ana Faiqotul Himmah (1411800053) 2018

PROGRAM STUDI TEKNIK INDUSTRI


FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS 17 AGUSTUS 1945 SURABAYA
SURABAYA
2018
LEMBAR MAHASISWA UNTUK TUGAS INDIVIDU
MATA KULIAH PENGANTAR EKONOMIKA

A. Pertanyaan 1 :
Apa saja yang menjadi penyebab / motif dan pelaku ekonomi ?

Jawaban :
1. Penyebab / motif ekonomi
Motif ekonomi yang mendorong manusia melakukan kegiatan ekonomi
adalah sebagai berikut :
a. Dorongan untuk mencukupi kebutuhan
b. Dorongan untuk mendapat keuntungan
c. Dorongan untuk mendapat penghargaan
d. Dorongan untuk mendapat kekuasaan
e. Dorongan berbuat social
f. Dorongan untuk menjamin masa depan

2. Pelaku ekonomi
Semua kegiatan dalam perekonomian mempunyai pelaku ekonomi. Tanpa
pelaku ekonomi, kegiatan ekonomi berupa produksi, konsumsi, dan distribusi
tidak akan berjalan. Secara keseluruhan, pelaku kegiatan ekonomi dalam
masyarakat dapat dibedakan menjadi empat kelompok besar, yaitu sebagai
berikut :
a. Rumah tangga konsumsi atau konsumen
Rumah tangga atau konsumen adalah bagian dari masyarakat
sebagai konsumen barang dan jasa hasil produksi. Rumah tangga
konsumsi atau konsumen ini memiliki faktor produksi yaitu : alat – alat
modal, kekayaan alam, dan harta – harta tetap. Penghasilan yang
diterima oleh pemilik faktor produksi selanjutnya digunakan
kepentingan lainnya.
Pengeluaran atau pembelanjaan rumah tangga konsumsi sekitar
60% sampai dengan 80% dari seluruh pembelanjaan nasional, maka ini
akan dijadikan pedoman bagi dunia uasaha dalam menentukan barang
atau jasa apa saja yang akan diproduksi.

b. Rumah tangga produksi atau perusahaan


Kegiatan produksi yang dilakukan oleh rumah tangga produksi
atau perusahaan dapat menjalankan kegiatan dilapangan usaha primer,
lapangan usaha sekunder, dan lapangan usaha tersier.
Mereka menganalisa kegiatan ekonomi masyarakat mereka yang
terlibat dalam produksi dikumpulkan dan dihimpun dalam kelompok
rumah tangga produksi. Semaki besar keuntungan yang mereka dapat
maka akan ditanamkan kembali (investasi).
Hubungan antara perluasan produksi oleh dunia usaha maka akan
semakin luas kesempatan kerja, peningkatan kesempatan kerja berarti
meningkatkan pendapatan. Akhirnya akan meningkatkan pertumbuhan
ekonomi dan kemakmuran masyarakat.

c. Rumah tangga negara atau pemerintah


Pemerintah memegang peranan penting dalam suatu kegiatan
ekonomi melalui kebijakan – kebijakan yang dibuatnya untuk
menstabilkan perekonomian.
Hasil kegiatan yang diselenggaran oleh pemerintah sebagian besar
adalah jasa – jasa yang disebut jasa kolektif untuk kepentingan umum
dan pemerintah juga membangun perekonomian nasional.

d. Masyarakat luar negeri


Masyarakat luar negeri sebagai pelaku ekonomi yang membeli
barang – barang dan jasa dari hasil produksi dari negara kita yang
diekspor dan mereka juga yang menjual barang – barang atau jasa
kedalam negeri atau impor. Perdagangan internasional memiliki
pengaruh yang sangat besar terhadap efisiensi dalam kegiatan
ekonomi negara.

B. Pertanyaan 2 :
Sebutkan jenis - jenis barang dan jasa yang kalian ketahui dari lingkungan
sekitar ? berikan contohnya.

Jawaban :
1. Barang Menurut Sifatnya
Berdasarkan sifat atau langka tidaknya, barang dapat dibedakan menjadi :
a. Barang ekonomis, adalah barang yang jumlahnya terbatas bila
dibandingkan dengan kebutuhan manusia, sehingga untuk
memperolehnya memerlukan pengorbanan, baik tenaga maupun uang.
Misalnya makanan, minuman, pakaian, rumah, dan air mineral yang
semuanya harus kamu dapatkan dengan melakukan pengorbanan.
Pengorbanan itu misalnya kamu harus membayar dengan sejumlah
harga tertentu.
b. Barang bebas, adalah barang yang tersedia dan tidak terbatas
jumlahnya, sehingga untuk memperolehnya tanpa mengeluarkan
pengorbanan. Misalnya air, udara, sinar matahari, angin, dan hujan
yang dapat kamu peroleh tanpa melakukan pengobanan.
2. Barang Menurut Fungsinya (Tujuan Penggunaannya)
Barang menurut tujuan penggunaannya dapat dibedakan menjadi :
a. Barang konsumsi, adalah barang yang langsung dapat memenuhi
kebutuhan manusia (barang jadi). Barang konsumsi disebut juga
barang siap pakai, misalnya sepatu, baju, kaos, dan televisi.
b. Barang produksi/barang modal, adalah barang yang tidak langsung
memenuhi kebutuhan manusia/konsumen, tetapi merupakan alat
pembantu dalam proses produksi. Misalnya mesin produksi,
gedung/bangunan pabrik, tanah, dan bahan baku.

3. Barang Menurut Wujudnya


Alat pemuas kebutuhan menurut wujudnya dapat dibedakan menjadi
barang konkret (berwujud) dan barang abstrak (tidak berwujud).
a. Barang konkret/nyata/material, adalah alat pemuas kebutuhan manusia
yang berupa zat, dapat diraba dan dilihat. Misalnya rumah, makanan,
sepeda motor, mobil, dan perhiasan.
b. Barang abstrak/immaterial, adalah alat pemuas kebutuhan manusia
yang tidak dapat diraba dan dilihat tetapi dapat dirasakan, atau lebih
dikenal dengan jasa. Misalnya nama baik (goodwill), hak cipta, dan
merk dagang.

4. Barang Menurut Cara Penggunaannya


Menurut cara penggunaannya, barang dapat dibedakan menjadi :
a. Barang substitusi adalah barang yang dapat saling mengantikan,
artinya bila tidak ada barang yang satu, maka dapat digantikan dengan
barang yang lainnya. Misalnya baju dengan kaos, teh dengan kopi,
mobil dengan sepeda motor, dan kompor dengan tungku.
b. Barang komplementer, adalah barang yang dapat saling melengkapi,
artinya cara penggunaannya digabungkan dengan barang yang lain.
Misalnya baju dengan celana, kopi dengan gula, mobil dengan bensin,
dan kompor dengan minyak tanah.

5. Barang Menurut Cara Pengerjaannya


Berdasarkan proses pengerjaannya, barang dapat dikelompokkan menjadi :
a. Barang mentah/bahan mentah, adalah barang yang baru dihasilkan oleh
alam, misalnya hasil pertanian, dan hasil perkebunan.
b. Barang setengah jadi adalah barang yang masih dalam proses
produksi, misalnya tepung, kain, dan kulit.
c. Barang jadi, adalah barang yang telah selesai mengalami proses
produksi dan langsung dapat dikonsumsi, misalnya sepatu, kaos kaki,
tas, dan pakaian.
C. Pertanyaan 3 :
Sebutkan jenis - jenis kebutuhan dalam kegiatan ekonomi ?

Jawaban :
1. Kebutuhan menurut Intensitas Kegunaan
a. Kebutuhan primer
Kebutuhan primer adalah kebutuhan yang jika tidak terpenuhi akan
mengganggu kelangsungan manusia. Yang termasuk kebutuhan primer
adalah makan, minum, pakaian, rumah, dan kesehatan.
b. Kebutuhan sekunder
Kebutuhan sekunder, artinya kebutuhan yang sifatnya sebagai
pelengkap setelah kebutuhan primer terpenuhi. Misalnya meja, kursi,
lemari, peralatan atau perlengkapan rumah tangga.
c. Kebutuhan tersier
Kebutuhan tersier, artinya kebutuhan terhadap barang-barang mewah.
Kebutuhan tersier dipenuhi setelah terpenuhinya kebutuhan primer dan
sekunder. Misalnya rumah mewah dan pakaian hasil karya perancang luar
negeri.

2. Kebutuhan Menurut Sifatnya


Menurut sifatnya, kebutuhan dibedakan menjadi dua macam yaitu
kebutuhan jasmani dan kebutuhan rohani.
a. Kebutuhan jasmani, artinya kebutuhan yang berupa barang dan jasa
untuk memenuhi kebutuhan jasmani atau fisik manusia. Misalnya
makan, pakaian, dan olahraga.
b. Kebutuhan rohani, artinya kebutuhan manusia yang bersifat kejiwaan
atau rohani. Misalnya hiburan, agama, pendidikan, rekreasi, keindahan,
kenyamanan, dan keamanan.

3. Kebutuhan Menurut Waktu Pemenuhannya


Berdasarkan waktu pemenuhannya, kebutuhan dibedakan menjadi
kebutuhan sekarang dan kebutuhan mendatang.
a. Kebutuhan sekarang, artinya kebutuhan yang harus dipenuhi pada saat
dibutuhkan. Misalnya buku dan alat tulis bagi siswa, obat bagi orang
sakit, makan, minum, berpakaian, dan sebagainya.
b. Kebutuhan mendatang, artinya kebutuhan yang pemenuhannya dapat
ditangguhkan tetapi sekalipun demikian perlu dipersiapkan dari
sekarang misalnya tabungan dan payung sebelum musim penghujan.
4. Kebutuhan Menurut Subjek atau Konsumennya
Dilihat dari subjek atau konsumen yang memerlukannya, kebutuhan dapat
dibedakan menjadi kebutuhan perseorangan (individu) dan kebutuhan
masyarakat (sosial).
a. Kebutuhan perseorangan (individu) artinya kebutuhan yang langsung
berhubungan dengan pribadi-pribadi manusia. Misalnya kacamata bagi
orang yang membutuhkan kacamata, alat pertanian bagi petani, dan
buku pelajaran bagi pelajar.
b. Kebutuhan masyarakat (sosial), artinya kebutuhan untuk umum atau
masyarakat yang mempunyai kepentingan sama. Misalnya jalan,
jembatan, sekolahan, pasar, waduk, dan bendungan.
DAFTAR PUSTAKA

1. Ismawanto. 2009. Ekonomi 1 untuk SMA Kelas X. Jakarta : Pusat


Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional.
2. Mulyani, Sri dkk. 2009. Ekonomi 1 untuk SMA Kelas X. Jakarta : Pusat
Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional.
3. Ritonga, T dkk. 2007. Ekonomi untuk kelas x. Jakarta : PT Gelora Aksara
Pratama.