Anda di halaman 1dari 24

KEPALA BANGSAL

sebagai
PENGELOLA LINI PERTAMA

Manajemen Bangsal
Keperawatan - PPKC - PPKC 1
Pebruari - 2008
 Proses bekerja dengan dan melalui orang lain untuk
mencapai tujuan organisasi dalam lingkungan yg
berubah.

 Proses pelaksanaan pelayanan keperawatan melalui


staf untuk memberikan asuhan keperawatan,
pengobatan dan rasa nyaman kepada pasien/ keluarga/
masyarakat (Gillies).

 Adalah tugas khusus yg harus dilaksanakan oleh


pengelola keperawatan untuk merencanakan,
mengorganisasikan, mengarahkan, serta mengawasi
sumber-sumber yg ada baik sumber daya maupun dana
sehingga dapat memberikan Pelayanan Keperawatan
yg efektif kepada pasien, keluarga & masyarakat.
Manajemen Bangsal
Keperawatan - PPKC - PPKC 2
Pebruari - 2008
Adalah petugas/perawat/bidan yg diberi tanggung
jawab dan wewenang memimpin pelaksanaan
pelayanan keperawatan serta tata laksana
personalia pada suatu bangsal/ruang unit RS.

 Manajemen  bekerja melalui orang


lain.
 Penting  stafing.

Manajemen Bangsal
Keperawatan - PPKC - PPKC 3
Pebruari - 2008
SISTEM MANAJEMEN KEPERAWATAN

INPUT PROSES OUTPUT

• Informasi • Perencanaan • Asuhan Kep


• Tenaga • Pengorganisasian • Pengemb staf
• Peralatan • Pengelolaan tenaga • Riset
• Fasilitas • Pengarahan
• Pengendalian
• Akreditasi. • Lap Keu
• Anggaran. • Audit Kep
• Standar. • Survei Mutu
• Ev. Penampilan
Manajemen Bangsal
UMPAN BALIK • Penampilan
Keperawatan - PPKC - PPKC kinerja.4
Pebruari - 2008
(Katz)
1. Tehnis : metode, proses, & prosedur.
2. Konseptual atau ketrampilan berpikir.
3. Hubungan Antar Manusia : kemampuan memimpin,
motivasi dll.

1. Hubungan antar pimpinan.


2. Jarak pimpinan dg anggota kelompok.
3. Sifat dasar atau karakter organisasi.
4. Tuntutan tugas.
5.Manajemen
Waktu untuk membuat keputusan.
Bangsal
Keperawatan - PPKC - PPKC 5
Pebruari - 2008
 Mengelola Asuhan Keperawatan.
 Mengelola Operasional Ruangan.
 Mengelola Sumber Daya Manusia yg ada.
 Mengelola Mutu Keperawatan.

 Interpersonal : pemimpin, seremonial.


 Informator : meneliti lingkungan untuk informasi &
meningkatkan metode kerja.
 Pengambil Keputusan : mengalokasi sumber,
negosiasi, & mengatasi masalah
 Kewirausahaan : punya ide & kesempatan baru untuk
memperluas dan meningkatkan efektifitas, profitabilitas.
Manajemen Bangsal
Keperawatan - PPKC - PPKC 6
Pebruari - 2008
 Pengarahan merupakan :
# Proses penerapan, rencana manajemen,
untuk mencapai tujuan perawatan.
# Merupakan proses dimana personil mendapat
inspirasi/motivasi utk menyelesaikan pekerjaan

 3 Elemen utama dalam pengarahan adalah


mewujudkan pengawasan personil :
1. Kepemimpinan.
2. Komunikasi.
3. Motivasi.
Manajemen Bangsal
Keperawatan - PPKC - PPKC 7
Pebruari - 2008
PENGERTIAN
Sullivan dan Decker (1989) :
Kepemimpinan merupakan penggunaan ketrampilan seseorang dalam
mempengaruhi orang lain, untuk melaksanakan sesuatu dengan sebaik-
baiknya sesuai dengan kemampuannya. Kepemimpinan merupakan interaksi
antar kelompok, proses mempengaruhi kegiatan suatu organisasi dalam
pencapaian tujuan.

Farland (1984), :
Kepemimpinan adalah proses interpersonal yg mempengaruhi kegiatan
orang lain dalam memilih dan mencapai tujuan.

Kemampuan dan kesiapan yang dimiliki seseorang untuk dapat


mempengaruhi, mendorong, mengajak, menuntun, menggerakkan dan kalau
perlu memaksa orang lain agar dapat menerima pengaruh tersebut dan
selanjutnya berbuat sesuatu untuk mencapai tujuan institusi/organisasi.

Manajemen Bangsal
Keperawatan - PPKC - PPKC 8
Pebruari - 2008
1. Karakteristik Pribadi.
2. Kelompok yg dipimpin.
3. Situasi yg dihadapi baik manusia, fisik, maupun
waktu.

 Suatu perilaku yg di tampilkan ketika


mempengaruhi perilaku orang lain.
 Perilaku dipengaruhi oleh pengalaman selama
hidupnya  kepribadian.
 Perilaku bawahan sbg respon terhadap gaya
kepemimpinan yg anda lakukan.
Manajemen Bangsal
Keperawatan - PPKC - PPKC 9
Pebruari - 2008
 Berorientasi pd Tugas :
 Merencanakan & mengorganisir.
 Menyediakan informasi.
 Membuat penugasan, memberi pengarahan,
& bimbingan.
 Bertanggung jawab atas pekerjaan dirinya &
orang lain.
 Mendukung, kooperatif & partisipasi dr staf.
 Mengevaluasi hasil & menganalisa kekuatan
dan kelemahan staf.
Manajemen Bangsal
Keperawatan - PPKC - PPKC 10
Pebruari - 2008
 Berorientasi pd Manusia :

 Memberi dorongan dg sikap bersahabat.


 Mengungkapkan perasaan yg dialami.
 Mendamaikan/mempertemukan pendapat
yg berbeda, menyelesaikan konflik.
 Memperlancar.
 Menentukan aturan main.

Manajemen Bangsal
Keperawatan - PPKC - PPKC 11
Pebruari - 2008
 Aspek Perilaku : KEPEMIMPINAN
DILIHAT DARI :
1. Kepemimpinan Positif.
2. Kepemimpinan Negatif.
 Aspek Kekuasaan & Wewenang :
1. Otoriter.
2. Demokratik.
3. Partisipatif.
4. Laissez faire (bebas tindak).
 Aspek Situasi yg dihadapi
 Aspek Tahap Perkembangan :
 Kemampuan & kemauan bawahan utk
melaksanakan tugas.
 Tergantung pd tugas, peran, & sasaran.
Manajemen Bangsal
Keperawatan - PPKC - PPKC 12
Pebruari - 2008
1. Mengerti ruang lingkup tugasnya
2. Mengenal struktur organisasi.
3. Memahami visi, misi.
4. Memahami konsep.
5. Mempunyai fasilitas.
6. Mengerti klasifikasi tenaga dan tenaga penunjang.
7. Mengerti peran fungsi setiap kategori tenaga.
8. Ketrampilan mengelola perubahan
9. Ketrampilan negosiasi.
10. Ketrampilan meningkatkan mutu.
11. Ketrampilan menganalisa finansial.
12. Ketrampilan kemitraan.
13. Ketrampilan komunikasi.
14. Ketrampilan merancang ulang.
15. Team work.
16. Tehnologi informasi.
17. Penguasaan operasional.
18. Pengembangan kebijakan.
Manajemen Bangsal
Keperawatan - PPKC - PPKC 13
Pebruari - 2008
 Dibidang kesehatan/keperawatan tugas pengelola
adalah memotivasi staf yg dipimpinnya untuk
mencapai tujuan institusi dengan menciptakan iklim
motivasi.
 Dalam memotivasi perlu memahami keunikan &
kebutuhan setiap individu.
 Karena motivasi berkaitan dengan produktivitas,
kepuasan kerja, kemangkiran, atau pergantian staf.

Manajemen Bangsal
Keperawatan - PPKC - PPKC 14
Pebruari - 2008
Adalah konsep yg menggambarkan baik kondisi
ekstrinsik yg merangsang perilaku tertentu & respon
instrinsik yg menampakkan perilaku manusia.

 Semua manusia hidup mempunyai motivasi.


 Ada kebutuhan  merangsang manusia mencari &
mencapai tujuan.
 Teori-teori motivasi sangat perlu untuk memperbaiki
penampilan kerja dari pegawai / karyawan.

Manajer belajar & memakai


teori motivasi secara selektif.
Manajemen Bangsal
Keperawatan - PPKC - PPKC 15
Pebruari - 2008
1. Teori Abraham Maslow
bahwa bila belum terpuaskan, maka kebutuhan faali
terasa paling kuat tuntutan pemenuhannya sehingga
kebutuhan yg lain belum terasa tuntutannya.
2. Teori Herzberg
 Kebutuhan yg mendorong orang bertingkah laku
ada 2 kelompok, yaitu :
 Faktor Higienik (Faktor Ekstrinsik)

 Faktor yg mempengaruhi ketidakpuasan


kerja.
 Jabatan, status, gaji, kondisi kerja, jam kerja,
peraturan institusi, hubungan interpersonal,
Manajemen Bangsal
Keperawatan - PPKC - PPKC 16
Pebruari - 2008 jaminan dalam pekerjaan.
 Faktor Motivasional (Faktor Intrinsik)
• Yg membangun motivasi sehingga menghasilkan
kepuasan kerja.
• Prestasi, peningkatan status pekerjaan, tanggung jawab,
pengakuan atas hasil kerja, pertumbuhan &
perkembangan pribadi.

 Masalah motivasi sangat berkaitam dengan pekerjan.


 Cara meningkatkan motivasi dengan mengubah desain
tugas agar timbul gairah kerja. Hal ini disebut pengayaan
tugas (Job Enrichment) dengan memasukkan faktor
motivasional.
Manajemen Bangsal
Keperawatan - PPKC - PPKC 17
Pebruari - 2008
3. Teori X – Y Mc. Gregor.
2 sikap dasar manusia mempengaruhi motivasi, sehingga
berpengaruh pd produktivitas.
 Dilandasi Teori X
• Berasumsi bahwa manusia lebih suka diawasi dari pada
diberi kebebasan, tidak senang menerima tanggung
jawab, malas, selalu ingin aman.
• Motivasi kerja adalah uang & keuntungan finansial.
• Mau kerja karena ada imbalan/hadiah.
 Pimpinan :
# Melakukan pengawasan secara ketat.
# Melakukan hukuman.
 Dilandasi Teori Y
 Berasumsi bahwa manusia suka bekerja.
 Kontrol diri sendiri merupakan hal esensial.
 Pimpinan lebih terbuka, mendorong bawahan untuk
Manajemen Bangsal
Keperawatan - PPKCberinisiatif
- & berkembang.
PPKC 18
Pebruari - 2008
4. Teori Mc.Clelland - Teori Prestasi
Motivasi seseorang dipengaruhi oleh 3 kebutuhan
1. Keberhasilan : ingin tampil lebih baik dari sebelumnya.
2. Afiliasi : membentuk persahabatan, cinta & rasa memiliki
3. Kekuasaan : mengontrol cara mempengaruhi orang lain
& mempertahankan kontrol tsb.

5. Teori Proses Motivasi


* Fokus pada cara mengontrol/mempengaruhi perilaku
* 4 teori proses terjadinya motivasi :
1. Penguatan (Reinforcement) :
Konsekuensi dari perilaku mempengaruhi diulang/
tidak suatu pihak  memuaskan harus dikuatkan &
dipuji.
2. Pengharapan (Expectancy) :
Bahwa individu termotivasi oleh harapan hasil yg
Manajemen Bangsal
Keperawatan - PPKC - PPKC 19
Pebruari - 2008 akan datang.
3. Keadilan (Equity) :
 Adalah usaha yg diberikan/dihargai = penghargaan
pada orang lain.
 Usaha/kontribusi : kemampuan, pendidikan,
pengalaman, fasilitas.
 Perlakuan yg tidak adil akan merubah perilaku.

4. Penetapan Tujuan (Goal Setting) :


 Penetapan tujuan yg spesifik menghasilkan tingkat
penampilan yg lebih tinggi.

Manajemen Bangsal
Keperawatan - PPKC - PPKC 20
Pebruari - 2008
 Memakai cara paksa.
 Mengawasi.
 Mengancam.
 Berulang-ulang menerapkan kekuasaan institusi.
Akibatnya :
 Produktivitas menurun / stagnansi.
 Mempertanyakan kewenangan & pemberian penghargaan.

 Sikap saling menghargai.


* Hubungan serasi.
* Komunikasi asertif.
 Hindari janji-janji yg tidak ditepati.
 Model peran  penampilan yg diharapkan & di inginkan.
Harapan
Manajemen Bangsal
jelas.
Keperawatan - PPKC - PPKC 21
Pebruari - 2008
1. Perencanaan Karier.
2. Komunikasi.
3. Kerja kelompok.
4. Aktualisasi diri.
5. Harga diri, melalui :
* Kekuatan.
* Pencapaian tujuan.
* Keadekuatan.
* Pengembangan.
* Percaya diri.
* Kemandirian.
Strategi Meningkatkan Motivasi :
 Menata kembali penugasan dg memodifikasi utk
meningkatkan tuntutan tanggung jawab, otonomi &
pengembangan profesional.
 Cara tsb adalah :
# Job Rotation.
# Job Enlargement.
Manajemen Bangsal
Keperawatan - PPKC - PPKC 22
# Job Enrichment
Pebruari - 2008
1. Mengidentifikasi Sumber Stress :
 Jumlah pasien berlebihan
 Kondisi pasien berat & serius
 Staf perawat kurang
 Konflik antara perawat – dokter.
2. Melakukan tindakan pencegahan/mengurangi stress
 Rotasi dinas yg luwes.
 Tidak sering melakukan perubahan.
 Mengadakan program pelatihan.

3. Menciptakan suasana kerja yg akrab, terbuka.


4. Komunikasi yg efektif baik secara verbal, non-
verbal maupun horizontal.
Manajemen Bangsal
Keperawatan - PPKC - PPKC 23
Pebruari - 2008
5. Mengurangi kontrol pada tugas yg telah diberikan
untuk mengembangkan kemandirian & tanggung
jawab.
6. Memberikan reinforcement pada hasil kerja/
penampilan yg positif.
7. Bila memungkinkan peningkatan kesejahteraan.
8. Mengembangkan konsep kerja tim.

Manajemen Bangsal
Keperawatan - PPKC - PPKC 24
Pebruari - 2008