Anda di halaman 1dari 4

BEIJING

 ANGKUTAN UMUM
Di kawasan Asia sendiri, Cina telah menjadi negara maju yang siap bersaing dengan negara
maju lainnya seperti Jepang dan Korea. Aneka macam produk Cina mulai merambah ke pasar
Internasional. Begitu pula dengan sistem dan alat transportasi di Cina yang tak kalah dari negara-
negara maju lainnya di Asia. Saat ini, Cina telah memiliki lebih dari 1.300 rute bus umum dan 5
jalur kereta bawah tanah. Bus dan kereta bawah tanah di Cina didesain demi kenyamanan dan
efisiensi waktu bagi para penggunanya, mengingat jumlah penduduk yang padat, maka harus
diimbangi dengan sistem transportasi yang memadai. Selain bus dan kereta bawah tanah, Cina
juga memiliki bandara. Bandara Nasional Cina terletak di kota Beijing, yang merupakan bandara
terbesar di Cina. Bandara tersebut memiliki 12 jalur penerbangan Internasional dan 9 jalur
penerbangan lokal.

Ada pula alat transportasi becak, yang merupakan alat transportasi favorit untuk menelusuri
Hutong. Alat transportasi yang satu ini memang memiliki jalan khusus, sehingga tidak
menimbulkan kemacetan di jalan raya. Namun karena pengoperasiannya dengan tenaga manusia,
sehingga kurang efisien waktu. Pada jam-jam kerja, biasanya transportasi bus lebih banyak
menimbulkan kemacetan dibandingkan dengan alat transportasi lain. Ada pula taksi dan sepeda
motor (ojek) untuk berkeliling ke tempat-tempat wisata yang ada di Beijing. Diantara sekian
banyak pilihan transportasi di Beijing, yang paling efisien waktu adalah kereta bawah tanah.
Kereta bawah tanah memiliki jalur khusus, sehingga tidak terkendala dengan kendaraan lain
yang dapat menimbulkan kemacetan. Kereta ini juga sangat nyaman dan aman digunakan. Selain
itu, terdapat banyak stasiun yang ada di dekat tempat-tempat wisata yang ada di Beijing.
Kereta bawah tanah merupakan pilihan terbaik bagi anda yang ingin berkeliling di kota-kota di
Cina, khususnya di Beijing dengan waktu liburan yang cukup singkat. Namun jika anda ingin
berkeliling di
Beijing sambil menikmati suasana dan pemandangan yang ada, anda dapat menggunakan bus
umum atau taksi.

 FASILITAS PEJALAN KAKI


Trotoar adalah salah satu fasilitas publik yang sangat dasar karena trotoar memiliki peranan
penting dalam mobilitas manusia. Pedestrian atau tempat pejalan kaki atau trotoar adalah elemen
perkotaan yang sangat penting yang bisa menghubungkan pejalan kaki ke tempat tujuan mereka
atau aktifitas yang ada di atasnya.
Sudah seharusnya trotoar difungsikan seperti yang dikatakan oleh David Engwicht "Imagine
your street with 50% less traffic. Imagine cars acting as a guest in your street. Imagine your
street now transformed into an outdoor living room, with children playing and people dancing".
Penggunaan trotoar tidak hanya sebagai fungsi tempat berjalan kaki tapi jika malam hari tiba,
ketika toko-toko dan restauran waktunya tutup, di trotoar Wangfujing ini digunakan untuk
berolahraga ataupun menari. Deborah Kent dalam bukunya tentang Beijing menulis bahwa
masyarakat Beijing adalah masyarakat dengan tipe pekerja keras. Rata-rata semua orang di sini
bekerja setiap hari. Tidak ada akhir minggu untuk santai-santai. Hari Sabtu dan Minggu bukan
hari yang spesial bagi mereka. Di Beijing, setiap hari adalah hari untuk bekerja. Karena setiap
hari harus bekerja keras inilah, mereka mencari waktu untuk meluangkan diri sejenak dari
kepenatan bekerja dengan mencintai olahraga, teater dan hiburan-hiburan lainnya termasuk
menari setelah lelah bekerja.
Fasilitias pejalan kaki di Beijing merupakan salah satu fasilitas yang sangat diperhatikan oleh
pemerintahannya serta di gunakan dengan baik oleh masyarakat kota itu sendiri. Berikut
merupakan kondisi fasilitas pejalan kaki di Kota Beijing
1. Pepohonan dan tanaman hijau selalu berderet di sepanjang trotoar Kota Beijing.
2. Pedestrian terfasilitasi oleh trotoar yang lebar.
3. Larangan menggunakan motor menyebabkan masyarakat kota Beijing memaksimalkan
penggunaan trotoar yang ada.
4. Tersedia fasilitas penitipan sepeda untuk umum, sehingga memudahkan masyarkaat yang
akan melanjutkan perjalannya menggunakan kereta.
5. Jembatan Penyebrangan juga tersedia dan anak anak tangganya di desain tidak terlalu
tinggi sehingga nyaman untuk pejalan kaki.
6. Penyediaan jalur khusu untuk pengguna ponsel di trotoar, sehingga masyarakat yang
ingin berjalan cepat tidak harus menunggu para pengguna ponsel yang sedang berjalan.
 JARINGAN ANTAR KOTA