Anda di halaman 1dari 3

Jenis Komunikasi dan Pentingnya Komunikasi

Sofiyah / 1606906894

A. Data Publikasi
Judul : Komunikasi
Nama pengarang : Dr.Arni Muhammad
Kota dan tahun terbit : - / 2009
Jumlah halaman : 21 halaman

B. Pendahuluan
Laporan bacaan ini dibuat berdasarkan jurnal yang berjudul Komunikasi yang disajikan
oleh Dr.Arni Muhammad pada tahun 2009 dan berjumlah 21 halaman. Pada jurnal ini,
pengarang memaparkan tentang pengertian komunikasi, proses komunikasi, hambatan
dalam komunikasi, fungsi komunikasi, jenis komunikasi, indicator pengukuran tingkat
kemampuan komunikasi, dan lain-lainnya. Pada laporan bacaan ini, saya akan memaparkan
hasil yang saya baca mengenai jenis komunikasi dan pentingnya komunikasi menurut
jurnal Komunikasi karangan Dr.Arni Muhammad.

C. Isi
Jurnal ini membahas tentang jenis komunikasi pada halaman 14 hingga halaman 16.
Pengarang membagi komunikasi ke dalam 2 jenis, yaitu komunikasi verbal dan komunikasi
nonverbal. Dijelaskan bahwa komunikasi verbal adalah komunikasi yang menggunakan
kata-kata atau simbol-simbol yang dinyatakan dalam bentuk lisan maupun tertulis.
Komunikasi verbal merupakan komunikasi yang paling umum digunakan. Kemampuan
menggunakan komunikasi verbal secara efektif sangat penting, karena dengan adanya
komunikasi verbal memungkinkan pengidentifikasian tujuan, pengembangan strategi dan
tingkah laku untuk mencapai tujuan.
Pengarang juga menjelaskan komunikasi verbal dibagi menjadi 2, yaitu komunikasi
verbal lisan dan komunikasi verbal tertulis. Komunikasi verbal tertulis didefinisikan
sebagai Komunikasi lisan dapat didefinisikan sebagai suatu proses dimana seseorang
pembicara berinteraksi secara lisan dengan pendengar untuk mempengaruhi tingkah laku
penerima. Sedangkan komunikasi tertulis apabila keputusan yang akan disampaikan oleh
seseorang itu disandikan dalam simbol- simbol yang dituliskan pada kertas atau pada
tempat lain yang bias dibaca.
Pengarang juga menjelaskan tentang komunikasi nonverbal yang didefinisikan
penciptaan dan pertukaran pesan dengan tidak menggunakan kata-kata seperti komunikasi
yang menggunakan gerakan tubuh, sikap tubuh, vocal yang bukan kata-kata, kontak mata,
ekspresi muka, kedekatan jarak dan sentuhan. Atau dapat juga dikatakan bahwa semua
kejadian di sekeliling situasi komunikasi yang tidak berhubungan dengan kata-kata yang
diucapkan atau dituliskan.
Tanda-tanda komunikasi nonverbal belumlah dapat diidentifikasikan seluruhnya tetapi
hasil penelitian menunjukkan bahwa cara seseorang duduk, berdiri, berjalan, berpakaian,
semuanya menyampaikan informasi pada orang lain. Tiap gerakan yang seseorang buat
dapat menyatakan asal kita, sikap kita, kesehatan atau bahkan keadaan psikologis
seseorang. Arti dari sebuah komunikasi verbal dapat diperoleh melalui hubungan
komunikasi verbal dan nonverbal. Atau dengan kata lain komunikasi verbal akan lebih
mudah diinterpretasikan maksudnya dengan melihat tanda-tanda nonverbal yang
mengiringi komunikasi verbal tersebut. Komunikasi nonverbal dapat memperkuat dan
menyangkal pesan verbal.
Pengarang juga memaparkan tentang pentingnya komunikasi melalui penjelasan tujuan
komunikasi. Menurut pengarang, yang dikutip dari Effendy (2007 : 32), tujuan sentral dari
kegiatan komunikasi terdiri atas tiga tujuan utama, yaitu:
1. To secure understanding
2. To establish acceptance
3. To motivate action
Maksud dari to secure understanding ialah memastikan komunikan mengerti pesan
yang diterimanya. Jika kata komunikasi sudah dapat dimengerti dan diterima, maka
penerimanya itu harus dibina (to establish acceptance).. Dan pada akhirnya kegiatan
dimotivasikan (to motivate action).
Secara umum setiap manusia yang hidup dalam masyarakat akan terlibat dengan yang
namanya komunikasi. Hal tersebut terjadi karena manusia pasti berhubungan secara sosial.
Berkomunikasi sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Seperti dalam hubungan
apapun, pasti memerlukan komunikasi. Karena itu komunikasi merupakan hal yang mutlak
dalam hidup kita dengan orang lain. Tanpa komunikasi, kita dan orang lain tidak dapat
berhubungan dan bertukar pikiran baik dengan gagasan, perasaan, maksud dan kehendak
kita jika kita tidak secara sadar menyampaikan kepada mereka. Tidak ada informasi tanpa
adanya komunikasi. Dapat dikatakan komunikasi apabila ada dua orang atau lebih saling
berbicara atau menyampaikan informasi. Setiap kehidupan tidak akan terlepas dari proses
komunikasi, bagaimana komunikasi tersebut dapat mempengaruhi setiap orang yang
menjadi sasaran dari tujuan komunikan itu sendiri, baik secara interpersonal, intrapersonal,
organisasi, ataupun massa. Itu artinya setiap detik di kehidupan kita tidak terlepas dari
komunikasi.

D. Kesimpulan
Jurnal ini menjelaskan tentang komunikasi dengan bahasa yang ringan dan mudah
dimengerti. Dengan bahasanya yang santai namun tetap formal, jurnal ini dapat dinikmati
semua kalangan, baik pelajar, mahasiswa, dan masyarakat sekitar. Walaupun beberapa hal
tidak dijelaskan secara terperinci, namun informasi yang diberikan cukup bermanfaat.