Anda di halaman 1dari 4

OPERASIONAL ALAT COBAS C501

No. Dokumen : No. Revisi: Halaman:

Tanggal terbit: Ditetapkan oleh Plt Direktur Utama

SPO
Dr. Khrisna Nugraha Widjaja

Cobas C501 adalah suatu alat yang digunakan untuk pemeriksaan kimia rutin yang meliputi:
Glukosa darah, Cholesterol, Trigliserid, Uric acid, Ureum, Creatinin, SGOT, SGPT, HDL,
PENGERTIAN LDL, Albumin, Total protein, Bilirubin Total, Bilirubin Direct, Calsium, Magnesium,
Phospor, LDH, CPK/CK, CKMB, Gamma GT, Lipase, Amylase (darah dan urin), ALP,
UIBC, Iron

TUJUAN Sebagai acuan penerapan langkah untuk operasional alat Cobas C501

KEBIJAKAN
PROSEDUR A. Menyalakan Alat
1. Petugas memasukkan steker ke aliran listrik (stop kontak)
2. Petugas menghidupkan alat dengan menekan tombol power on/off
3. Petugas menghidupkan control unit computer dan monitor
4. Petugas melakukan log on pada layar monitor dengan memasukkan operator id dan
password
5. Alat akan otomatis melakukan maintenance
6. Petugas mengecek ketersediaan reagent detergent 1 (NaOH D) dan detergent 2 (Acid
Wash) dibagian bawah instrument, ganti reagent dengan reagent baru jika volume
<50ml
7. Petugas mengecek ketersediaan Multiclean dan Acid Wash/SMS didekat sample
probe, mengganti reagent dengan yang baru jika volume < 5ml
8. Petugas mengecek volume Hitergent cassette, masukkan lagi reagent yang baru jika
volume < 4ml
9. Petugas mengecek volume NaOH D dan NaCl cassette, masukkan lagi reagent yang
baru jika volume < 26ml
10. Petugas mengecek volume Multiclean di W1 dan Acid Wash di W2, isi lagi jika
reagent tinggal sedikit
11. Petugas melakukan kontrol alat sesuai dengan prosedur kerja kontrol.
12. Alat Cobas siap digunakan untuk pemeriksaan pasien

B. QC/Kalibrasi Harian
1. Petugas menyiapkan kontrol alat, keluarkan dari kulkas dan dibiarkan hingga
mencapai suhu ruang

1
2. Petugas menaruh serum kontrol yang sudah tidak beku sesuai pada posisi yang
tertera
3. Dalam keadaan standby, petugas mengeklik menu “QC” lalu ilih “Status”
4. Petugas memilih “select” untuk test yang akan dikontrol
5. Petugas menyimpan data yang akan dikontrol dengan memilih “Save” pada layar
6. Petugas memilih menu “Start” (kecil) yang ada dibagian kanan bawah layar monitor
jika kontrol sudah siap dijalankan
7. Petugas memilih menu “Start”(besar) yang ada dibagian tengah layar monitor, alat
akan memeriksa sample control
8. Petugas mrngecek hasil kontrol, jika hasil keluar dari range maka lakukan kalibrasi
9. Alat akan otomatis melakukan kontrol ulang jika kalibrasi telah selesai dikerjakan
10. Pemeriksaan sample dapat dilakukan jika hasil kontrol telah masuk dalam range
11. Mendokumentasikan hasil-hasil nilai QC pada formulir pemantauan QC alat
laboratorium

C. Operasional
1. Petugas menyiapkan serum yang akan diperiksa pada sample cup
2. Dalam keadaan sample stop, mengeklik menu “Workplace” lalu “Test Selection”
3. Petugas menaruh sample cup pada tray yang kosong secara berurutan dengan posisi
barcode menghadap ke depan.
Jika pemeriksaan dilakukan secara manual
a. Petugas mengisi kolom sampel id dengan nomor laborat
b. Petugas memilih test yang akan diperiksa
c. Petugas menyimpan data yang akan diperiksa dengan memilih “Save” pada layar
d. Petugas melakukan pemeriksaan selanjutnya dengan mengulang langkah no.3-6
e. Petugas mengklik “read barcode eror”
f. Petugas mengisi nomor rak dan posisinya
g. Petugas mengisi nomor lab pasien kemudian ”Add”
4. Petugas memilih menu “Start” (kecil) yang ada dibagian kanan bawah layar monitor
jika pemeriksaan sudah siap dijalankan
5. Petugas memilih menu “Start”(besar) yang ada dibagian tengah layar monitor
kemudian memilih “Ok” saat layar menampilkan pesan notification
6. Alat akan memeriksa sample dan akan mentransfer hasil secara online

D. Mematikan Alat dan Pembersihan


1. Dalam keadaan stand by, petugas memiilih shut down untuk mematikan alat, tunggu
hingga layar monitor benar-benar mati
2. Petugas memastikan tombol power pada alat dalam posisi off
3. Petugas mencabut/melepaskan steker dari aliran listrik (stopkontak)
4. Petugas membersihkan alat dari tetesan serum dengan menggunakan lap basah yang
sudah diberi sabu PH netral dan kotoran lainnya.

E. Troubleshooting
Trouble shooting Analisis penyebab Solusi

Reagent <warning level Reagent hampir habis dan Cek reagent


volume reagent tidak
mampu memenuhi sesuai

2
kebutuhan pemeriksaan

Abnormal probe Kerusakan pada lubang Cek sample


sucking probe karena adanya
bekuan pada sample

Host communication Kerusakan pada sistem Cek kabel LIS


error komunikasi LIS/HIS Transfer data secara manual

Abnormal TS from Jaringan LIS tidak mampu Cek server LIS


Host merespon pemeriksaan Transfer data secara manual

Calibration result Tidak ada data kalibrasi Kalibrasi ulang


abnormal Data kalibrasi sudah Periksa data kalibrasi
dipakai sebelumnya

Serum index check alat tidak dapat memeriksa Cek hasil pemeriksaan
serum lipemik, hemolisis
dan ikterik yang terlalu
tinggi

Reagent short Volume reagent tidak Tambahkan reagent baru


cukup untuk melakukan Jika alarm terulang, hubungi
pemeriksaan teknisi

Sample short Volume sample tidak Tambahkan sample


cukup untuk melakukan
pemeriksaan
Kawat probe sample Hubungi teknisi
terputus

Sample clot Adanya bekuan/gumpalan Lakukan maintenance


pada sample Bersihkan probe dari gumpalan

Cell blank abnormal Kerusakan pada reaction Hubungi teknisi


cells

Edited test Hasil data telah Cek hasil pemeriksaan


diubah/diedit

Linearity abnormal Kerusakan pada lampu Cek lampu photometer


photometer Hubungi teknisi
Sample sangat lipemik Encerkan sample & periksa
ulang sample

Ultrasonic mixing error Volume air pada incubator Tambahkan air pada incubator
terlalu sedikit

3
Mixing power low Kerusakan pada mixer Bersihkan mixer ultrasonic
level ultrasonic Hubungi teknisi

Reagent expired Alat mendetect adanya Ganti/tukar reagent


reagent yang kadaluarsa

ABS maximum over Konsentrasi sample terlalu Lakukan pengenceran sample,


tinggi periksa ulang sample

Preparation abnormal Kerusakan pada elektroda Ganti elektroda yang baru


Hubungi teknisi

1-3SD (QC error 1) Persiapan kontrol kurang Periksa kontrol dan reagent
baik sebelum digunakan
Posisi kontrol tidak benar Jika alarm terulang, hubungi
Konsentrasi kontrol teknisi
memburuk
Persiapan reagent kurang
baik

1-2.5SD (QC error 2) Persiapan kontrol kurang Periksa kontrol dan reagent
baik sebelum digunakan
Posisi kontrol tidak benar Jika alarm terulang, hubungi
Konsentrasi kontrol teknisi
memburuk
Persiapan reagent kurang
baik

Petugas menghubungi teknisi jika masih terjadi masalah atau masalah belum dapat
diatasi

BAGIAN
TERKAIT