Anda di halaman 1dari 20

Telaah Kritis

DK 1: Checklist STROBE

No. Item No. Penjelasan STROBE Aplikasi pada Jurnal


Item
1 Judul dan 1.a. Pembaca harus dapat Dalam judul jurnal sudah baik, namun belum secara pasti
Abstrak mengidentifikasi desain studi dari memasukkan metode penelitian yang digunakan, walaupun terdapat
judul atau abstrak. Diperlukan kata cohort dijudul namun hal tersebut dimaknai dengan angkatan.
penggunaan kalimat yang umum Jadi judul yang sesuai adalah “Birth weight and obesity risk at first
digunakan dan secara eksplisit. grade in Chilean children : a cohort study”
2 Judul dan 1.b. Dalam abstrak harus terdapat: Dalam jurnal ini telah dicantumkan mengenai tujuan dari penelitian
Abstrak a. Pertanyaan penelitian itu sendiri. Metode dan hasil juga dicantumkan dalam jurnal ini,
b. Deskripsi singkat metode dan menggunakan metode cohort dengan sample 119.070 anak yng juga
hasil menunjukan jumlah sampelnya. Cara pengukuran sampel telah pula
c. Hal-hal penting seperti jumlah disebutkan.
sampel, estimasi hubungan, Kesimpulan dapat dilihat diakhir paragraph abstrak. Pada bagian
dan pengukuran yang tepat akhir dicantumkan pula kata kunci dari juranl tersebut.
untuk variabel dan perancu
d. Kesimpulan
e. Kata kunci penelitian

3 Pendahuluan: 2 Latar belakang menjabarkan topic Pada artikel tersebut telah mencantumkan data epidemiologi dengan
Latar Belakang dan gaps knowledge yang terjadi. sumber terpercaya, serta dicantumkan pula penelitian lain yang
Terdapat referensi mengenai menjadi sumber referensi. Artikel ilmiah tersebut juga memaparkan
penelitian terdahulu yang hal kontroversi yang mempengaruhi kejadian obesitas pada anak.
berkaitan dengan topic yang Pada artikel tersebut tidak dicantumkan penggunaan meta analisis
diangkat, lebih baik bila sebagai referensi.
menyertakan jurnal meta analisis.

4 Pendahuluan: 3 Tujuan merupakan penjabaran Pada pendahuluan artikel terdapat adanya tujuan dari peneliti yaitu
Tujuan detail tujuan penelitian. Pada untuk mengetahui hubungan antara berat badan lahir dengan resiko
tujuan harus mencakup: obesitas pada anak – anak usia sekolah ( kelas 1 SD) di chilli.
a. Populasi Disebutkan bahwa populasi untuk sampel penelitian adalah anak
b. Paparan Sekolah Dasar kelas 1, dan paparan tidak dijelaskan secara rinci,
c. Luaran parameternya adalah resiko obesitas yang diukur menggunakan
d. Parameter BMI.
Dapat berbentuk kalimat atau
kalimat tanya.

5 Metode: Desain 4 Peneliti harus menyatakan studi Desain studi penelitian ini adalah cohort yaitu dapat di lihat bahwa
Studi desain yang digunakan (antara peneliti mengambil data dari lahir sampai sekolah dasar kelas 1.
cohort, cross-sectional, atau case- Akan tetapi, desain penelitian tersebut tidak disebutkan dan juga
control) dengan penjelasan teknis tidak dijelaskan bagaimana teknis desain studinya.
desain studi.
Tidak direkomendasikan
menggunakan “prospektif” dan
“retrospektif” karena susah
terdefinisikan

6 Metode: Setting 5 Informasi setting meliputi:


Populasi
Lokasi
Waktu yang terperinci (bukan
hanya rentang waktu saja)
Follow up dan waktunya

7 Metode: Peserta 6.a.  Cohort  kriteria inklusi dan Pada jurnal tersebut, peneliti tidak secara spesifik menuliskan
/ Subjek metode follow up criteria inklusi dan ekslusi. Namun, jika dilihat, peneliti mengambil
Penelitian  Case-Study  kriteria inklusi, 77% dari populasi anak di chili yang sekolah di kelas 1 sekolah
cara menentukan kelompok dasar negeri. Dan dari 77% tersebut, diambil 93% yang memang
kasus dan control serta rutin diukur BMI nya di layanan kesehatan. Hal ini membuktikan
perbandingannya. bahwa memang terdapat criteria inklusi dan eksklusi pada penelitian
 Cross-Sectional  kriteria tersebut, namun sayangnya peneliti tidak menyebutkan secara rinci
inklusi dan cara penentuan dan jelas pada jurnalnya.
subjek penelitian

8 Metode: Peserta 6.b.  Cohort  bila dilakukan Dari awal, peneliti tidak menyebutkan adanya proses matcing pada
/ Subjek matching, sertakan kriteria dan penelitian ini. Sehingga tidak ada proses matching, criteria matching
Penelitian jumlah masing-masing dan sebagainya yang ditulis oleh peneliti. Peneliti juga tidak
kelompok terpapar dan tidak. menyebutkan jumlah siswa yang terpapar oleh sesuatu yang
 Case-Study  bila dilakukan memang nantinya akan memiliki keluaran yang diharapkan (dalam
matching, sertakan kriteria dan hal ini adalah obesitas).
jumlah kontrol untuk setiap
kasus

9 Metode: 7 Menjabarkan semua variabel Variabel luaran : obesitas pada sekolah dasar tingkat pertama
Variabel termasuk luaran, paparan, Variabel predictor : berat badan lahir
predictor, perancu potensial, dan Variabel perancu : tempat tinggal (pedesaan atau perkotaan), usia
hal yang dapat memodifikasi efek ibu, status pernikahan serta pendidikan terakhirAkan tetapi, tidak
secara potensial. ada penjelasan lebih lanjut mengenai ketiga variabel tersebut. Selain
Apabila diperlukan, sertakan itu, variabel paparan dan efek modifikasi tidak disebutkan secara
kriteria diagnosis eksplisit.

10 Metode: 8 Cara untuk mengukur paparan, Pada jurnal ini, peneliti memang menggunakan metode yang jelas,
Sumber Data / perancu, dan luaran berpengaruh kemudian klasifikasi penggolongan grup memiliki sumber yang
Pengukuran terhadap reliabilitas dan validitas jelas, valid dan reliable. Tetapi, jika dilihat, peneliti tidak member
penelitian. Oleh karena itu penting tahu bagaimana cara me-follow up dan mengukur parameter
bagi peneliti menyertakan penelitian. Namun sudah jelas bahwa referensi yang digunakan oleh
validitas dan reliabilitas alat peneliti merupakan referensi yang jelas dan valid.
pengukur termasuk referensi
standar yang digunakan.

11 Metode: Bias 9 Peneliti dapat mengidentifikasi Pada jurnal ini, peneliti tidak mengidentifikasi adanya potensi bias.
bias potensial dalam penelitian. Dan bagaimana cara menanggulangi bias tersebut. Namun, memang
Secara spesifik arah dan besar ada variable tambahan yang ikut diteliti seperti umur ibu, status
bias harus didiskusikan bahakan perkawinan juga diukur. Dan peneliti tidak mengatakan dalam
jika dapat dinilai. jurnalnya bahwa hal tersebut adalah bias. Sehingga, kelompok kami
berpendapat bahwa bias tidak diidentifikasi oleh peneliti dan juga
tidak dicegah. Hal ini semakin diperkuat dengan tidak adanya hasil
berupa distribusi frekuensi tentang variable tambahan tersebut. Hal
ini menunjukkan bahwa variable tambahan tersebut dikesampingkan
dan bukan merupakan bias yang memang perlu di cegah, dikontrol
dan diukur demi kualitas penelitian.

12 Metode: Study 10 Pentingnya penentuan besar Pada jurnal penelitian tersebut, hanya disebutkan jumlah sampelnya
Size / Besar sampel pada studi observasional saja yaitu sebesar 119.070 anak yang diperoleh dari 77% siswa
Sampel tergantung pada konteks.Peneliti sekolah dasar di Chili yang telah memenuhi kriteria inklusi. Jumlah
harus mampu menjabarkan tersebut dikatakan oleh peneliti mampu mewakili anak-anak Chili
kalkulasi penentuan besar sampel pada kelompok usia tersebut. Akan tetapi, jurnal tersebut tidak
dan pertimbangan lain yang menyebutkan bagaimana cara penentuan besar sampel, serta tidak
menentukan besar sampel. dijelaskan lebih rinci mengenai alasan menentukan besar sampel.

13 Metode: 11 Peneliti memilih untuk Data kuantitatif yang diidentifikasi dalam penelitian tersebut adalah
Variabel mengumpulkan dan menganalisa data-data mengenai berat badan lahir, Ponderal Index, berat badan
Kuantitatif data kuantitatif mengenai paparan, lahir berdasarkan usia gestasi, usia gestasi, serta indeks massa tubuh
efek modifikator, dan perancu. pada saat tingkat pertama sekolah dasar. Keseluruhan data
Peneliti dapat mengumpulkan kuantitatif tersebut memiliki skala rasio yang dikonversikan ke
(grouping) data kuantitatif dalam skala kategorikal. Namun, peneliti tidak menyebutkan alasan
tersebut dan menjelaskan pengelompokan data tersebut, apakah memang mengandung alasan
mengapa dan bagaimana tertentu atau hanya untuk mempermudah pengolahan data.
mengelompokkan data kuantitatif.
Apabila data dilaporkan dalam
bentuk tabel harus menyertakan
jumlah kasus, kontrol, orang
berisiko, dan orang yang sedang
dalam risiko bukan hanya
mengenai nilai pengukuran efek
atau hasil dari model fitting.
Peneliti dapat membuat model
paparan menjadi kontinu untuk
mengendalikan semua informasi
tetapi harus mempertimbangkan
sifat hubungan paparan dengan
luaran. Peneliti dapat melakukan
model alternative lainnya selama
analisis seperti transformasi log
dll. Beberapa metode sesuai untuk
hubungan nonlinier antara
paparan dan luaran.
14 Metode: 12.a. Menjelaskan metode statistik yang penelitian tersebut menggunakan table distribusi frekuensi untuk
Metode digunakan, termasuk yang analisis univariat, untuk analisis bivariat digunakan chi square,
Statistik digunakan untuk mengontrol sedangkan untuk mengontrol variable perancu digunakan uji
perancu. multiple logistic regression sebagai analisis multivariate.
15 Metode: 12.b. Menjelaskan metode yang Tidak dicantumkan dalam jurnal
Metode digunakan untuk menilai
Statistik subgroup dan interaksinya.
Pembaca harus mengetahui
subgroup apa yang akan dianalisa
pada penelitian. Dapat dibagi
menjadi dua: additive scale untuk
perbedaan risiko dan
multiplicative scale untuk risiko
relatif.
Untuk interaksi, terdapat konsesus
bahwa untuk pengambilan
keputusan pada kesehatan
masyarakat dan klinis penggunaan
additive scale dengan risiko
absolut lebih tepat.
16 Metode: 12.c. Peneliti harus melaporkan jumlah Tidak dicantumkan dalam jurnal
Metode missing data untuk setiap variabel
Statistik dan setiap langkah analisis.
Peneliti dapat memberikan alasan
bila memungkinkan dan
menyatakan berapa individu
tereksklusi karena adanya missing
data. Analisis yang menghitung
missing data juga harus
dijelaskan.

17 Metode: 12.d.  Cohort  melaporkan berapa Tidak dicantumkan dalam jurnal


Metode banyak pasien yang tidak
Statistik terfollow up dan strategi
sensor yang dilakukan
 Case-Study  menjelaskan
metode statistic yang
digunakan pada analisis data
yang sudah dilakukan
matching
 Cross-Sectional  pada studi
ini biasanya dilakukan
sampling yang rumit sehingga
terjadi proportionate
stratification dan
disproportionate stratification.
Peneliti harus menjelaskan
metode penyesuaian strategi
sampling yang kompleks.

18 Metode: 12.e. Menjelaskan analisisis sensitifitas Tidak dicantumkan dalam jurnal


Metode Analisis sensitifitas berguna untuk
Statistik mengetahu apakah hasil utama
konsisten dengan analisis
alternatif. Isu yang dapat dinilai
termasuk criteria inklusi,definisi
paparan atau luaran variabel
perancu mana yang pantas
disesuaikan, penanganan missing
data, bias seleksi, dan variabel
lain.

19 Hasil: Peserta 13.a. Peneliti melaporkan jumlah Pada laporan penelitian tidak dijelaskan berapa jumlah individu
individu pada tiap tahap penelitian pada tiap tahap penelitian sampai dengan analisis, hanya disebutkan
(jumlah orang yang potensial jumlah sampel kesulurah yang diambil dari data yaitu sebanyak
sebagai subjek, pemeriksaan 119.070, tidak dijelaskan juga secara rinci tentang pemeriksaan
eligibilitas, memenuhi syarat, ikut eligibilitas, responden yang memeuhi syarat, serta follow up nya
serta dalam penelitian,
melengkapai follow up, dan
dianalisis)

20 Hasil: Peserta 13.b. Menjelaskan alasan Pada laporan penelitian tidak disebutkan alasan dari responden
ketidakikutsertaan individu untuk tidak ikut serta dalam penelitian
sebagai subjek penelitian
21 Hasil: Peserta 13.c. Pertimbangan penggunaan flow Pada laporan penilitian tidak dicantumkan atau digambarkan flow
diagram pada penjelasan peserta / diagram, hanya berupa tabel – tabel dan tidak dijelaskan secara
subjek penelitian spesifik. Sebaiknya bisa digunakan flow diagram untuk
memudahkan pembaca mengetahui prosedur penelitian secara jelas.

22 Hasil: Deskripsi 14.a. Memberikan karakteristik peserta Karakteristik peserta penilitian dijelaskan dalam paragraf 1 bagian
Data penelitian (demografi, klinis, hasil yaitu usia rata-rata 6.3 ± 0.3 tahun untuk laki-laki dan
sosial) dan informasi mengenai perempuan, sosiodemografi ibu, majoritas (89%) usia 18 tahun,
paparan dan perancu potensial dengan rata-rata usia 26 ± 6 tahun; (64%) menikah, kurang dari 1%
yang tidak sekolah, 40% selesai sekolah dasar, 60% sekolah tinggi
atau lebih. Akan tetapi, tentang bagaimana peneliti menjadikan hal-
hal tersebut sebagai karakteristik tidak penjelasan lebih rinci.
Sedangkan informasi mengenai paparan tidak dijelaskan oleh
peneliti.
23 Hasil: Deskripsi 14.b. Memberi tahu berapa banyak Peneliti mengambil sampel 77% dari anak-anak Chilean di sekolah
Data missing data, terutama pada umum, kemudian diambil 93% yang sesuai dengan karakteristik
penelitian kohort beserta dengan tersebut dan 7% telah dieksklusi dan merupakan bukan missing
alasannya data.
24 Hasil: Deskripsi 14.c. Cohort  melaporkan seberapa Peneliti telah mencantumkan Follow up pertahun namun tidak
Data lama waktu follow up dengan dijelaskan kapan dan bagaimana follow up tersebut. Disamping itu
mempresentasikan rerata follow juga tidak didapatkan persentasi follow up dalam mean ataupun
up dengan waktu dalam mean atau median.
median atau keduanya

25 Hasil: Outcome 15  Cohort  melaporkan jumlah Dalam jurnal penelitian ini telah dicantumkan secara ringkas
Data luaran atau ringkasan mengenai jumlah luaran atau outcome yang disusun dalam table.
penilaian sepanjang waktu Table I menjelaskan mengenai karakteristik antropometri dari anak-
 Case-Study  melaporkan anak chili dari lahir dan kelas satu SD.
jumlah tiap kategori paparan Tabel II menjelaskan mengenai Distribusi status gizi dari BMI dan
atau ringkasan penilaian gender di kelas satu SD
sepanjang waktu Tabel III menjelaskan mengenai distribusi BMI saat kelas satu SD
 Cross-Sectional  dihubungkan dengan karakteristik ketika lahir
melaporkan jumlah luaran atau
ringkasan penilaian

26 Hasil: Hasil 16.a. Peneliti memberikan estimasi


Utama yang belum disesuaikan, estimasi
setelah menyesuaikan perancu,
dan presisi. Terdapat penjelasan
mengenai perancu yang
disesuaikan dan mengapa
dimasukkan.

27 Hasil: Hasil 16.b. Peneliti memberikan batasan


Utama apabila variabel kontinu
dikategorisasikan

28 Hasil: Hasil 16.c Apabila berhubungan,


Utama terjemahkan estimasi risiko
relative menjadi risiko absolur
pada periode waktu yang berarti

29 Hasil: Analisis 17 Menjelaskan analisis lain apa bila Konsisten dengan point sebelumnya, pada bagian hasil tidak
Lain dilakukan seperti analisis menjelaskan mengenai analisis lain yang dilakukan oleh peneliti,
subgroup dan analisis sensitivitas. baik analisis subgroup dan analisis sensitivitas. Sebab, peneliti tidak
melakukan jenis analisis tersebut.

30 Diskusi: Key 18 Diskusi dibuka dengan ringkasan Peneliti, dalam jurnal ini telah membuka bagian discussion dengan
Result singkat tentang apa yang menjadi ringkasan singkat yang menjadi penjelasan utama.
penemuan utama pada penelitian. “The Result of this study showed a positive relationship between
Ringkasan singkat akan different children’s birth weight indicators and obesity at first
membantu pembaca menilai grade” (paragraf 1 bagian discussion).
apakah intrepetasi dan hasil yang Peneliti juga menjabarkan dengan lengkap hal hal yang ditemukan
diberikan peneliti didukung dalam penelitian dan menjelaskannya di dalam jurnal (paragraf 1-5
dengan penemuan-penemuan bagian discussion).
yang ada Peneliti membantu pembaca untuk menginterpretasi bahwa hasil
penelitian didukung dengan penemuan penemuan yang ada.
“These result are consistent with the findings reported recently by
Mardones, et al. .... and also consistent with others international
studies” (paragraf 1 bagian discussion)
Namun, peneliti tidak mengaitkan penemuan dalam penelitian ini
dengan hipotesis yang sebelumnya diambil. Peneliti tidak
menjelaskan apakah hasil penelitian mendukung hipotesis atau
tidak.

31 Dsikusi: 19 Peneliti mengungkapkan Peneliti menyebutkan beberapa kekurangan pada peneelitian ini,
Limitasi kekurang penelitian. Dapat tetapi tidak membandingkan dengan penelitian dan literature
dengan cara membandingan lainnya.
dengan penelitian pada literature
lain mengenai validitas,
generalizability, dan presisi.

32 Diskusi: 20 Ketika mengintrepetasi hasil, Hasil penelitin telah dijelaskan dan diinterpretasikan sesuai dengan
Intrepetasi peneliti harus mempertimbangkan hasil analisis data serta pengukuran statistic yang dilakukan.
mengenai sifat studi dan sumber Didapatkan estimasi resiko (OR) yang didapatkan tidaklah terlalu
bias potensial, termasuk yang besar (<2), karena itu peneliti belum bisa terlalu optimis pada hasil
tidak mengikuti follow up dan penelitiannya.
tidak berpartisipasi. Tidak diungkapkan secara jelas tentang criteria Bradford Hill yang
Hasil penelitian tidak boleh mungkin bisa mempengaruhi hasil penilitian.
“overestimate”, tetapi harus Untuk penelitian ini secara sistematik review sudh baik.
mempertimbangkan berbagai hal
seperti design penelitian, potensi
bias, perancu, ketidak akuratan
pengukuran. Berkaitan dengan
paparan factor resiko dengan
outcome maka dapat
dipergunakan criteria Bradford
Hills : seberapa besar kekuatan?
Apakah paparan mendahului
outcome? Adakah dose response
relationship? Adakah penjelasan
secara biologis? Apakah hasil
study relevan dan konsisten
dengan temuan sebelumnya?
Beberapa studi mengatakan
bahwa estimasi resiko kurang dari
3, walaupun bermakna tidak
sertamerta menjadikan temuan
tersebut sebagai factor resiko
yang tetap. Bandingan dengan
meta-analisis atau systematic
review
33 Diskusi: 21 Menunjukkan adanya validitas Hasil dari penelitian dapat diaplikasikan di populasi Chilie saja atau
Generalizability eksternal. Apakah hasil dapat skala nasional Negara Chilie. Tidak terdapat penjelasan bahwa hasil
diterapkan pada populasi yang penelitian ini bisa diterapkan pada skala internasional karena
berbeda, apakah data yang peneliti tidak menjelaskan bagaimana criteria subjek penelitian,
dikumpulkan masih relevan, demografi Negara chilie, Sehingga tidak bisa diterapkan pada
apakah penelitian pada satu populasi yang berbeda. Data yang dikumpulkan hanya anak dengan
negara dapat diterapkan pada usia 6-7tahun. Untuk kedepannya mungkin direkomendasikan untuk
negara lain. semua umur.

34 Lain-Lain: 22 Untuk menunjukkan tidak adanya Peneliti tidak mencantumkan keterangan pihak yang memberi
Funding konflik kepentingan, peneliti perlu pembiayaan. Hanya disebutkan ucapan terimakasih kepada pihak
untuk memberikan keterangan pihak yang telah membantu.
mengenai funding. Informasi
meliputi sumber dana dan peran
funder pada penelitian
.