Anda di halaman 1dari 3

ASUHAN KEPERAWATAN

RESIKO INFEKSI
No. Dokumen :SOP/C/7.2.3/03/067.2
S
No. Revisi : 00
O
Tanggal Terbit :10 Februari 2018
P
Halaman :1/3

PUSKESMAS
dr.H.Himawan Indaryanto
BANUA
Nip.19790307 201001 1 019
LAWAS
1. Pengertian Peningkatan resiko masuknya phatogen .

2. Tujuan Sebagai acuan pelaksanaan perawat dalam melaksakan


pemberian asuhan keperawatan resiko infeksi di
Puskesmas Banua Lawas.

3. Kebijakan Surat Keputusan Kepala Puskesmas Banua Lawas


Nomor 445/119/PKM-BL/I/2018 tentang Pelayanan
Medis di Puskesmas Banua Lawas.

4. Referensi 1. Permenkes nomor 75 tahun 2014 tentang Pusat


Kesehatan Masyarakat.
2. Permenkes nomor 279 tahun 2006 tentang
Penyelenggaraan Upaya Keperawatan Kesehatan
Masyarakat
5. Prosedur /
Langkah - 1. Perawat melakukan pengkajian keperawatan tentang
langkah Kerusakan jaringan dan peningkatan paparan
lingkungan, tidak adekuat pertahanan sekunder
(penurunan HB, penekanan repon infalamasi)
2. Perawat menentukan diagnosa keperawatan :Resiko
Infeksi
3. Perawat menyusun intervensi keperawatan dengan :
Monitor adanya luka, Anjurkan ganti perban setiap 2x
perhari, Inspeksi kulit dan membran mukosa terhadap
kemerahan, panas, darainase,
4. Perawat melaksanakan implementasi keperawatan
5. Perawat melakukan pendokumentasian asuhan
keperawatan yang telah dilakukan pada form yang
tersedia

6. Bagan Alir
Perawat melakukan pengkajian
Kerusakan jaringan dan peningkatan
paparan lingkungan, tidak adekuat
pertahanan sekunder

Diagosa keperawatan (Resiko Infeksi)

Intervensi (Monitor adanya luka, Anjurkan ganti


perban setiap 2x perhari, Inspeksi kulit dan
membran mukosa terhadap kemerahan, panas,
darainase

Implementasi dari intervesi yang sudah di


rencanaka

Pendokomentasian Asuhan
Keperawatan

7. Hal- hal
yang perlu
diperhati
kan
8. Unit Terkait 1. Pendaftaran
2. Ruang Pemeriksaan Umum
9. Dokumen
terkait
10. Rekaman No. Yang Isi Perubahan Tanggal Mulai
Historis Diubah diberlakukan
perubahan