Anda di halaman 1dari 6

BAB III

METODE PENELITIAN

A. Jenis dan Desain Penelitian

Penelitian ini mengunakan metode analitik dengan pendekatan cross

sectional study yaitu untuk mendiskripsikan atau member gambaran terhadap

objek yang diteliti melalui data sampel atau populasi yang ada, tanpa

melakukan analisis dan membuat kesimpulan yang berlaku untuk umum

(Sugiyono, 2009).

B. Tempat & Waktu Penelitian

Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Pondok Tinggi Kota Sungai

Penuh, Waktu penelitian dimulai dari pembuatan proposal sampai dengan

penelitian dari bulan April- Juli 2018.

C. Populasi dan Sampel

1. Populasi

Populasi adalah keseluruhan objek penelitian yang di teliti,

(Notoatmodjo,2010). Populasi dalam penelitian ini adalah semua lanjut usia

yang menderita Arthritis Gout yang mengalami asam urat di desa Pondok

Tinggi Puskesmas Pondok Tinggi Kota Sungai Penuh Tahun 2018. Jumlah

lanjut usiayang menderita Arthritis Gout di desa pondok tinggi berjumlah 35

orang data di ambil 3 bulan terakhir (Januari – Maret 2018).

29
2. Sampel

Sampel adalah sebagian dari keseluruhan objek yang ditelitidan dianggap

mewakili seluruh populasi,(Notoatmodjo,2010). Sampel dalam penelitian ini

mengunakan total populasi.

Kriteria inklusi

1) Penderita Arthritis gout

2) Bersedia menjadi responden penelitian

Kriteria Eksklusi

1) Penderita Arthritis gout dengan Komplikasi.

D. Teknik pengumpulan data

1. Jenis Data

a. Data primer

Data primer adalah data yang diperoleh dari responden melalui

pemeriksaan kadar asam urat

b. Data sekunder

Data yang diperoleh dari Puskesmas Pondok Tinggi Tahun 2018 (dengan

jumlah penderita 35 orang)

c. Langkah-langkah pengumpulan data

Prosedur pengumpulan data dilakukan dengan cara sebagai berikut :

1) Mendapatkan izin penelitian dari STIKes Syedza Saintika Padang

2) Mendapatkan izin dari Kesbangpol Kabupaten Kerinci

3) Mendapatkan izin dari kepala Puskesmas Pondok Tinggi Sungai

Penuh Kerinci

30
4) Meminta Informen Consent menjadi responden

5) Peneliti menjelaskan apa tujuan penelitian tersebut

6) Penelitian melakukan pemeriksaan kadar asam urat responden.

E. Etika penelitian

Penelitian ini menggunakan manusia sebagai subjek sehingga dalam

pelaksanaan tidak boleh bertantangan etika penelian. Tujuan penelitian harus

etis dalam arti hak responden harus dilindungi. Pengumpulan dataakankan

dilakukan setelah peneliti mendapat rekomendasi dari STIKes SYEDZA

SAINTIKA dan izin meneliti dari Dinas Kesehatan Kota Sungai Penuh

dilanjutkan ke Puskesmas Pondok Tinggi.

Penelian dilakukan dengan menekankan pada etika penelitian yang

meliputi:

1. Informed consent

Penelitian mengadakan dan memberi surat persetujuan kepada respon

kemudian menjelaskan lebih dahulu tujuan penelitian, tindakan yang akan

dilakukan, serta menjelaskan akibat atau manfaat yang akan diperoleh dan

hal-hal lain yang terkait dengan proses penelian, jika responden bersedia,

makan responden akan menandatangani lembar persetuan persetujuan

tersebut, dan jika menolak maka peneliti akan tetap menghormati hak

mereka.

31
2. Anonymity (Tanpa Nama)

Peneliti tidak memberi atau mencantumkan nama responden pada instumen

peneliti dan hanya menuliskan kode padaa lembar pengumpulan data dan

atau hasil penelian yang akan disajikan.

3. Confidentiality (Kerahasian Responden)

Peneliti akan menjamin hak-hak subjektif penelitian dengan cara menjaga

kerahasian identitas dari subjek penelitian.

4. Menghormati keadilan dan inklusivitas (Resfect for justice inclusiveness)

Penelitian ini dilakukan secara jujur,tepat dan hati-hati. Penelitian ini juga

memberikan keuntungan dan beban mereka sesuai dengan kemampuan dan

kebutuhan subjek.

5. Balancing harms and benefits

Peneliti memperhitungkan manfaat dan kerugian yang ditimbulkan dalam

melakukan penelitian.

F. Tekik Pengolahan Data.

Pengolahan data dengan dengan mengguakan computer dengan tahap

sebagai berikut:

1. Pemeriksaan data (Editing)

Peneliti melakukan pemeriksaan lembaran observasi berkaitan dengan

kelengkapan, kejelasan dan kesersuian nilai tekanan darah dalam hasil

pengukuran penelitian.

32
2. Mengkode data(Coding)

Lembar hasil pengukuran diberikan kode sehingga informasi dari data yang

terkumpul mudah dilacak dengan memberikan nomor urut dan inisial pada

lembar observasi.

3. Membersihkan Data (cleaning)

Data yang dimasukkan ke dalam maser tabel atau dientri dalam komputer

dilakukan pengecekan kembali untuk melihat apakah ada kesalahan atau

tidak dan memastikan semua data telah lengkap dan benar.

G. Teknik Analisa Data

Analisa data pada variabel independen adalah melakukan tabulasi data,

melihat adanya pengaruh pemberian air rebusan seledri (Apium Graveolens)

terhadap penurunan kadar asam urat pada penderita Arthritis Gout.

1. Analisa Univariat

Analisa univariat adalah analisa yang dilakukan terhadap variabel dari

penelitian yaitu gambaran kadar asam urat penderita Arthritis Gout

(Notoatmodjho, 2005).

33
I. Defenisi operasional
Tabel 3.1
Gambaran Kadar Asam Urat Pada Pasien Artheritis Gout
Di Puskesmas Pondok Tinggi Kota Sungai Penuh
Tahun 2018

Defenisi Cara Hasil Skala


Variabel Alatukur
Operasional ukur ukur ukur

Kadar asam Asam urat - Easy Touch (GCU) Mengukur Normal Ordinal
urat merupakan hasil =5–
akhir dari 7.5
metabolisme mg/dl
purin (berbentuk
turunan Tidak
nucleoprotein), normal
yaitu salah satu = > 7.5
komponen asam mg/dl
nukleat yang
terdapat pada inti
sel-sel tubuh.

34