Anda di halaman 1dari 6

e-Journal Keperawatan (eKp) Volume 6 Nomor 1, Mei 2018

HUBUNGAN PERAN ORANG TUA DENGAN PERILAKU HIDUP


BERSIH DAN SEHAT ANAK USIA SEKOLAH DI SD INPRES
TALIKURAN KECAMATAN KAWANGKOAN UTARA
Riani Rompas
Amatus Y. Ismanto
Wenda Oroh

Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedoteran


Universitas Sam Ratulangi
Email : rianijesrirompas@yahoo.com

Abstract : School-aged children is a critical age group because of that age a child is susceptible
to health problems. Health problems that usually arise related to behavior of clean and health
living. Parents have a role in educating be role models for children to give advice and always
maintain personal hygiene. The purpose of this study aims to determine the relationship
between the role of parents with clean and healthy life behavior of school age children in SD
Inpres Talikuran. Reasearch design with cross sectional approach. Sampling method in this
research is total sampling is 59 people when the research is only 48 respondents. This
reaseacrh uses questionnaire instruments and chi square statistic test at significance level 95%
(α=0.05). the result there are 44 repondents with good parent role and 41 respondents with
good clean and healthy life behavior. Chi-square test result show there is a relationship
between parent role and clean and healthy life behaviour school aged children in SD Inpres
Talikuran. With the Pvalue = 0.000 less than α=0.05. Conclusion the good role of parent can
have an impact on clean and healthy life behavior it is hoped that students of SD Inpres
Talikuran get information about clean and health behavior.
Key word : role of parents, clean and healthy life behavior

Abstrak : Anak usia sekolah merupakan kelompok usia yang kritis karena pada usia tersebut
seorang anak rentan terhadap masalah kesehatan. Masalah kesehatan yang biasanya muncul
misalnya berkaitan perilaku hidup bersih dan sehat. Orang tua memiliki peranan dalam
mendidik, menjadi panutan bagi anak, serta mengingatkan anak untuk selalu menjaga
kebersihan diri. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan peran orang tua dengan
perilaku hidup bersih dan sehat anak usia sekolah di SD Inpres Talikuran. Rancangan
penelitian ini dengan pendekatan cross sectional. Cara pengambilan sampel dalam penelitian
ini total sampling 59 orang saat penelitian hanya terdapat 48 responden. Penelitian ini
menggunakkan instrument kuesioner dan uji statistik chi-square pada tingkat kemaknaan 95%
(α=0,05). Hasil menunjukkan terdapat 44 responden dengan peran orang tua baik dan 41
responden dengan PHBS baik. Hasil uji chi-square menunjukkan ada hubungan peran orang
tua dengan perilaku hidup bersih dan sehat anak usia sekolah di SD Inpres Talikuran dimana
nilai pvalue =0.000 lebih kecil dari α=0,05. Kesimpulan peran orang tua yang baik mampu
memberikan dampak pada perilaku hidup bersih dan sehat, diharapkan agar siswa-siswa SD
Inpres Talikuran mendapat informasi tentang perilaku hidup bersih dan sehat.
Kata kunci : peran orang tua, perilaku hidup bersih dan sehat

1
e-Journal Keperawatan (eKp) Volume 6 Nomor 1, Mei 2018

PENDAHULUAN setempat serta perlakuan orang tua dalam


Masalah kesehatan yang dihadapi oleh anak mendidik anak (Abraham, 2007).
usia sekolah pada dasarnya cukup kompleks Orang tua memiliki peranan dalam
dan bervariasi, masalah kesehatan yang mendidik,menjadi panutan bagi anak,
biasanya muncul misalnya berkaitan memberi nasihat, serta mengingatkan anak
dengan kebersihan perorangan dan untuk selalu menjaga kebersihan diri.
lingkungan, sehingga isu yang lebih Orang tua perlu menekankan pentingkan
menonjol adalah perilaku hidup bersih dan menjaga perilaku hidup bersih dan sehat
sehat (Mikail 2011). World Health kepada anak. Anak dibiasakan untuk selalu
Organization (WHO) menyatakan, membersihkan badan. Perlakuan orang tua
sebanyak 100.000 anak Indonesia yang demikian dapat menjadikan anak
meninggal dunia karena penyakit diare selalu menjaga kebersihan diri (Graha
setiap tahunnya, sedangkan data 2008). Penelitian yang dilakukan Hasri
Departemen Kesehatan menunjukkan (2014) menunjukkan adanya hubungan
bahwa dari 1.000 penduduk, terdapat dukungan orang tua dengan perilaku hidup
sebanyak 300 orang yang menderita bersih dan sehat anak usia sekolah kelas IV
penyakit diare sepanjang tahun. dan V di SDN Gamping Sleman. Penelitian
Provinsi Sulawesi Utara termasuk oleh Novi (2016) menunjukkan adanya
dalam 5 provinsi yang memiliki tingkat hubungan antara peran orang tua dengan
PHBS yang baik yaitu sebesar 46,9% dari perilaku hidup bersih dan sehat di SDN
skala nasional (Anonim, 2012). Perilaku 177/IV Kota Jambi. Penelitian yang
hidup bersih dan sehat yang baik di dilakukan oleh Renita (2016) hasil
Kabupaten Minahasa pada tahun 2013 penelitian adanya hubungan peran orang
sebesar 45,6%. Penelitian mengenai PHBS tua dengan kebiasaan perilaku hidup bersih
di Minahasa untuk tatanan rumah tangga, dan sehat pada siswa kelas III-V SD
dilakukan oleh Tumiwa (2015) dengan hasil Karanganyar 01 Semarang. Penelitian oleh
55,9% responden kategori PHBS baik dan Helty (2015) menunjukkan hasil adanya
44,1% kategori kurang baik. Sementara hubungan antara peran orang tua dengan
data mengenai PHBS di tatanan institusi PHBS pada siswa SMP negeri 2 Tompaso.
pendidikan di Kabupaten Minahasa belum Pengambilan data awal di SD Inpres
ada karena selama ini belum pernah ada Talikuran, didapatkan jumlah siswa kelas V
peneliti yang melakukan penelitian tentang dan VI berjumlah 59 orang dimana kelas V
PHBS tatanan institusi pendidikan 31 orang dan kelas VI 28 orang. Hasil
(Anonim, 2014). wawancara dengan 10 siswa dari kelas V 6
Perilaku bersih dan sehat (PHBS) di orang siswa mengerti tentang perilaku
sekolah merupakan sekumpulan perilaku hidup bersih dan sehat dan kelas VI 4 orang
yang dipraktikan oleh peserta didik, guru, di dapatkan siswa-siswi masih belum
dan masyarakat lingkungan sekolah atas terlalu mengerti tentang perilaku hidup
dasar kesadaran sebagai hasil bersih sehat dari observasi dapat dilihat
pembelajaran, sehingga secara mandiri dengan kuku yang panjang dan kotor,
mampu mencegah penyakit, meningkatkan mengatakan kadang-kadang masih
kesehatannya, serta berperan aktif dalam membuang sampah sembarangan, 10 siswa
mewujudkan lingkungan sehat mangatakan masih sering lupa mencuci
(Proverawati dan Rahmawati, 2012). tangan sehabis bermain. Saat ditanyakan
Perilaku kesehatan yang buruk pada anak bagaimana orang tua dirumah mengajarkan
dapat mendatangkan berbagai jenis anak-anak 3 siswa berkata biasanya
penyakit. Faktor - faktor yang mereka diingatkan orang tua untuk
mempengaruhi perilaku kesehatan mencuci tangan sebelum makan dan
khususnya pada anak diantaranya sesudah makan, ada yang biasa dibantu
kesehatan, budaya, agama, dan kebiasaan orang tua untuk memotong kuku jika sudah

2
e-Journal Keperawatan (eKp) Volume 6 Nomor 1, Mei 2018

panjang. Sedangkan 7 siswa mengatakan 5 orang (10.4). Berdasarkan karakteristik


orang tua mereka biasanya tidak kelas yang paling banyak responden yaitu
mengingatkan mereka. kelas 6 sebanyak 25 orang (52.1%),
karakteristik menurut jenis kelamin
METODE PENELITIAN didapatkan paling banyak responden
Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan jenis kelamin perempuan sebanyak
karena tujuan dari penelitian ini adalah 27 orang (56.3%).
untuk mengetahui hubungan antara dua
variabel bebas (peran orang tua) dan Tabel 2. Distribusi Peran Orang Tua
variabel terikat (perilaku hidup bersih dan Peran orang tua
sehat). Penelitian ini menggunakan n %
pendekatan cros-sectional karena Baik 44 91.7
pengukuran variabel bebas dan variabel Kurang 4 8.3
terikat dilakukan sekali dalam waktu yang Total 48 100.0
sama (Notoatmodjo, 2005). Tempat dan
waktu penelitian pada bulan November-
Sumber : data primer 2018
Januari 2018 di SD Inpres Talikuran
Kecamatan Kawangkoan Utara. Populasi
Berdasarkan distribusi menurut peran
siswa-siswi kelas IV dan V berjumlah 59
orang tua didapatkan responden dengan
orang, sampel total sampling, namun saat
peran orang tua baik sebanyak 44 orang
penelitian hanya terdapat 48 responden
(91.7%).
dikarenakan dari 59 responden terdapat 12
responden yang masuk dalam kriteria Tabel 3. Distribusi Perilaku Hidup
eksklusi.
Bersih Dan Sehat (PHBS)
HASIL dan PEMBAHASAN PHBS n %
Hasil Penelitian
Baik 41 85.4
Tabel 1. Distribusi Menurut Umur, Cukup dan 7 14.6
Kelas, Jenis Kelamin (n=48) Kurang
Karakteristik n % Total 48 100.0
Responden
Sumber : data primer 2018
Umur
9 tahun 5 10.4 Berdasarkan distribusi menurut didapatkan
10 tahun 19 39.6 paling banyak responden dengan perilaku
11 tahun 24 50.0 hidup bersih dan sehat (PHBS) baik
Kelas sebanyak 41 orang (85.4%).
Kelas 6 25 52.1
Kelas 5 23 47.9 Tabel 4. Distribusi Hubungan Antara
Jenis kelamin Peran Orang Tua Dengan PHBS
Laki-laki 21 43.8
Perempuan 27 56.3 PHBS
Peran Cukup P Value
Sumber : data primer 2018 Orang Baik dan Total
tua kurang
Berdasarkan distribusi menurut n n n
karakteristik responden yaitu umur, kelas Baik 41 3 44 0,000
dan jenis kelamin didapatkan paling banyak Kurang 0 4 4
responden pada umur 11 tahun yaitu
Total 41 7 48
sebanyak 24 orang (50.0%) dan responden
paling sedikit yaitu umur 9 tahun sebanyak Sumber : data primer 2018

3
e-Journal Keperawatan (eKp) Volume 6 Nomor 1, Mei 2018

Hasil uji statistik menggunakan uji chi- anak terhadap perilaku hidup bersih dan
square (X2) pada tingkat kemaknaan 95 % sehat, perilaku orang tua sehari-hari dapat
(α = 0.05%) didapatkan Pvalue = 0.000 < mempengaruhi anak, salah satunya yaitu
0.05, sehingga HO ditolak, dengan demikian PHBS, anak usia sekolah mrmpunyai
dapat disimpulkan ada hubungan antara kebiasaan yang diterapkan oleh keluarga,
peran orang tua dengan perilaku hidup kebisaan tersebut meliputi menggosok gigi
bersih dan sehat anak usia sekolah di SD setelah makan dan sebelum tidur, mencuci
Inpres Talikuran. tangan sebelum dan setelah makan,
menjaga kebersihan diri mandi 2x sehari,
Pembahasan membuang sampah pada tempatnya.
Berdasarkan tabel distribusi Berdasarkan hasil distribusi perilaku
karakteristik responden, distribusi menurut hidup bersih dan sehat didapatkan
umur didapatkan hasil dimana banyak responden dengan PHBS baik 41 orang
responden yang paling banyak berumur 11 (85.4%). Penelitian dari Kurniawan (2015)
tahun 24 orang (50.0%) sedangkan yang judul perilaku hidup bersih dan sehat siswa
paling sedikit umur 9 tahun 5 orang kelas IV-VI Negeri Ngentak Baturetno
(10.4%). Berdasarkan distribusi menurut Banguntapan menunjukkan sikap dan
kelas didapatkan banyak responden kelas 6 tindakan PHBS baik dimana sikap dan
sebanyak 25 orang (52.1%), dan dari tindakan terhadap PHBS yaitu kebersihan
distribusi menurut jenis kelamin paling tubuh, mengkonsumsi jajanan sehat,
banyak responden dengan jenis kelamin olahraga yang teratur, kebersihan
perempuan yaitu sebanyak 27 orang lingkungan. Perilaku hidup bersih dan
(56.3%). Kemampuan kognitif dan sehat perlu ditanamkan sejak kecil, hal
kemampuan perilaku sangat dipengaruhi tersebut tentu sangatlah penting melihat
oleh tahap perkembangan usia seseorang perilaku anak yang selama ini masih ada
tingkat perkembangan anak usia 6-12 anak yang tidak mempau menjaga perilaku
tahun, dan pada usia tersebut anak banyak hidup bersih dan sehatnya dengan baik.
bermain di luar rumah. Semakin Hasil uji berdasarkan tabulasi silang
bertambah usia seseorang maka ia akan antara peran orang tua dengan perilaku
lebih memperhatikan masalah hidup bersih dan sehat didapatkan hasil
kesehatannya (Krianto 2009). Anak-anak dimana 44 orang dan peran orang tua baik
usia kelas V dan VI lebih bisa mengerti dan dan PHBS baik sebanyak 41 orang. Analisa
kematangan berfikir dan bertindak hasil uji hipotesis dengan menggunakan uji
sehubungan dengan perilaku hidup sehat statistic chi-square (X2) dari hasil penelitian
sehingga sangat mudah untuk dipengaruhi yang telah dilakukan didapatkan
dan diberi penjelasan tentang perilaku menunjukkan adanya hubungan antara
hidup bersih dan sehat, dimana sangat peran orang tua dengan perilaku hidup
efisien dan menjadi bekal kesehatan bersih dan sehat anak usia sekolah di SD
kedepannya. Inpres Talikuran, dimana nilai P-value =
Berdasarkan distribusi dari peran 0,000 lebih kecil dari α = 0,05. Menerapkan
orang tua didapatkan hasil didapatkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS)
responden dengan peran orang tua baik peran orang tua kepada anak untuk terus
yaitu sebanyak 44 orang (91.7%). Peran mengingatkan akan perilaku hidup bersih
orang tua merupakan faktor lain yang dan sehat dimana orang tua harus mampu
memiliki dampak besar terhadap menjadi teladan atau menjadi role model
perkembangan perilaku kesehatan anak selain menjadi teladan orang tua juga harus
yang sering berinteraksi dengan anak dapat memastikan anak-anak menerapkan
membantu perilaku kesehatan anak perilaku hidup bersih dan sehat tersebut,
(sumaryanti,2006). Orang tua memiliki dimana semakin baik peran yang diberikan
kekuatan untuk memandu perkembangan orang tua maka semakin baik juga

4
e-Journal Keperawatan (eKp) Volume 6 Nomor 1, Mei 2018

kebiasaan anak dalam melakukan hidup responden dengan peran orang tua baik dan
bersih dan sehat (Widnaningsih 2005). PHBS baik, sehingga terdapat hubungan
Peran orang tua sangat diperlukan yang signifikan antara peran orang tua
dalam membimbing, memberikan dengan perilaku hidup bersih dan sehat.
pengertian, mengingatkan dan
menyediakan fasilitas kepada anak agar DAFTAR PUSTAKA
anak dapat membiasakan dalam menjaga Anonim. (2012). Pembinaan Perilaku
kebersihan dan kesehatan. Selain itu orang Hidup Bersih dan Sehat di Berbagai
tua juga mempunyai peran yang cukup Tatanan. Jakarta: Pusat Promosi
besar di dalam pengawasan anak dalam Kesehatan
perilaku hidup bersih dan sehat
(Maulani,dkk. 2005). Dari penelitian- Anonim. (2014b). Buku Saku Profil
penelitian yang terkait dapat dilihat bahwa Kesehatan Sulawesi Utara. Bidang
peran orang tua sangat berperan dalam Promkes Dinas Kesehatan Provinsi.
perilaku hidup bersih dan sehat anak seperti Manado.
juga penelitian yang dilakukan penulis di
Graha, C. (2008). Keberhasilan Anak Di
SD Inpres Talikuran menunjukkan bahwa
Tangan Orang Tua : Panduan Bagi
peran orang tua terdapat hubungan dengan
Orang Tua Untuk Memahami
perilaku hidup bersih dan sehat, perilaku
Perannya Dalam Membantu
hidup bersih dan sehat anak-anak tidak
Keberhasilan Anak. Jakarta : PT Elex
lepas dari bagaimana peran serta dari orang
Media
tua karena jika peran orang tua baik maka
perilaku hidup bersih dan sehat anak pun Helty R. (2015), Faktor – Faktor Yang
akan menjadi baik sebaliknya jika peran Berhubungan Dengan Perilaku
orang tua kurang akan berdampak pada Hidup Bersih Dan Sehat Pada Siswa
perilaku hidup bersih dan sehat anak, SMP Negeri 2 Tompaso.diakses 08
karena tugas dari orang tua yaitu November 2017
membimbing, mengingatkan, mengajarkan
bahkan menyediakan fasilitas dalam hal ini Kurniawan (2015). Perilaku hidup bersih
dalam penerapan hidup bersih dan sehat. dan sehat siswa kelas IV-VI Negeri
Dalam penelitian terdapat data dimana Ngentak Baturetno Banguntapan.
peran orang tua baik tetapi terdapat 7 Diakses 30 januari 2018.
responden dengan perilaku hidup bersih dan
sehatnya (PHBS) cukup dan kurang.
Terdapat penelitian yang dilakukan oleh Maulani, dkk. (2005). Panduan Orang Tua
Novi (2016) dengan judul hubungan peran dalam Merawat dan Menjaga
orang tua, pengaruh teman sebaya dengan Kesehatan Gigi Bagi Anak – anaknya.
perilaku hidup bersih dan sehat SDN Jakarta : Gramedia
177/IV Kota Jambi didapatkan hasil dimana
terdapat ada hubungan antara pengaruh Mikail, B. & Chandra, A. (2011). Anak
teman sebaya dengan perilaku hidup bersih sekolah, agen perubahan pola
dan sehat dimana pengaruh teman sebaya hidup
negatif.
Notoatmodjo, S. (2005). Metodologi
SIMPULAN Penelitian Kesehatan. Jakarta:
Berdasarkan penelitian yang telah Rineka Cipta
dilakukan tentang peran orang tua dengan
perilaku hidup bersih dan sehat anak usia Novi, B. (2016). Hubungan Peran Orang
sekolah yang dilakukan di SD Inpres Tua, Pengaruh Teman Sebaya
Talikuran didapatkan sebagian besar Dengan Perilaku Hidup Bersih Dan
Sehat. Diakses 08 November 2017

5
e-Journal Keperawatan (eKp) Volume 6 Nomor 1, Mei 2018

Proverawati & Rahmawati. (2012).


Perilaku Hidup Bersih dan Sehat.
Nuha Medika
Renita (2016). Peran Orang Tua Dan
Peran Guru Terhadap Praktik
Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat
Pada Anak Sekolah Dasar Di
Karanganyar 01 Semarang. diakses
08 November 2017
Sumaryanti (2006). Pendidikan Anak Usia
Sekolah.Jakarta : Rineka Cipta.

Tumiwa, F. (2015). Hubungan Antara


Faktor Predisposing, Enabling, dan
Reinforcing Dengan Perilaku Hidup
Bersih dan Sehat Tatanan Rumah
Tangga di Kecamatan Remboken
Kabupaten Minahasa. Tesis.
Pascasarjana Universitas Samratulangi.
Manado