Anda di halaman 1dari 6

SENAM PADA IBU NIFAS

A. Pengertian
Senam nifas adalah senam yang dilakukan ibu setelah melahirkan yang bertujuan untuk
mempertahankan dan meningkatkan sirkulasi ibu pada masa nifas, serta membantu proses
involusio uteri yang dilakukan 24 jam seteah melahirkan dengan frekuensi 1x sehari selama 6
minggu.

B. Tujuan Senam Nifas


1) Memperlancar terjadinya proses involusi uteri (kembalinya rahim ke bentuk semula).
2) Mempercepat pemulihan kondisi tubuh ibu setelah melahirkan pada kondisi semula.
3) Mencegah komplikasi yang mungkin timbul selama menjalani masa nifas.
4) Memelihara dan memperkuat kekuatan otot perut, otot dasar panggul, serta otot
pergerakan.
5) Memperbaiki sirkulasi darah, sikap tubuh setelah hamil dan melahirkan, tonus otot
pelvis, regangan otot tungkai bawah.
6) Menghindaripembengkakan pada pergelangan kaki dan mencegah timbulnya varises.

C. Manfaat Senam Nifas


Beberapa manfaat senam nifas secara umum adalah membantu penyembuhan rahim,
perut, dan mempercepat kembalinya bagian-bagian tersebut ke bentuk normal, menambah
kemampuan menghadapi stress dan bersantai sehingga mengurangi depresi masa nifas.

D. Syarat Senam Nifas


Pasien yang melakukan senam nifas adalah
1. Pasien sectio caesaria biasanya mulai “ ambulasi “ 24 – 36 jam sesudah melahirkan
2. Pasien dengan persalinan spontan (normal)
E. Tata Cara Senam Nifas
a. Persiapan alat dan bahan :
- Matras atau kasur
- Bantal
- Sampiran
- Radio tape, jika menginginkan sambil mendengar musik

b. Persiapan pasien
1) Mengatur posisi pasien yaitu pasien tidur terlentang
2) Senam dilakukan sebaiknya dilakukan pada pagi atau sore hari.
3) Pasien sebaiknya memakai pakaian dari bahan kaos dan longgar, dan sebaiknya tidak
menggunakan gurita.

F. Penatalaksanaan
Sebelum melakukan senam nifas, sebaiknya perawat mengajarkan kepada ibu untuk
melakukan pemanasan terlebih dahulu. Pemanasan dapat dilakukan dengan latihan
pernapasan dan menggerak-gerakkan kaki dan tangan secara santai. Hal ini bertujuan
untuk menghindari kekejangan otot selama melakukan gerakan senam nifas.

G. Prosedur Senam Nifas


1. Hari pertama, sikap tubih terlentang dan rileks, kemudian lakukan pernafasan perut
diawali dengan mengambil nafas melalui hidung dan tahan 3 detik kemudian buang
melalui mulut, Lakukan 5-10 kali.
Tujuan:
Setelah melahirkan peredaran darah dan pernafasan belum kembali normal. Latihan
pernafasan ini ditujukan untuk memperlancar peredaran darah dan pernafasan.
Seluruh organ-organ tubuh akan teroksigenasi dengan baik sehingga hal ini juga akan
membantu proses pemulihan tubuh.
2. Hari kedua, sikap tubuh terlentang, Kedua tangan dibuka lebar hingga sejajar dengan
bahu kemudian pertemukan kedua tangan tersebut tepat di atas muka. Lakukan 5-10
kali.
Tujuan: Latihan ini di tujukan untuk memulihakan dan menguatkan kembali otot-otot
lengan.

3. Hari ketiga, sikap tubuh terlentang, kedua kaki agak dibengkokkan sehingga kedua
telapak kaki berada dibawah. Lalu angkat pantat ibu dan tahan hingga hitungan ketiga
lalu turunkan pantat keposisi semula. Ulangi 5-10 kali.
Tujuan:
Latihan ini di tujukan untuk menguatkan kembali otot-otot daar panggul yang
sebelumnya otot-otot ini bekerja dengan keras selama kehamilan dan persalinan.

4) Hari keempat, tidur terlentang dan kaki ditekuk ± 45°, kemudian salah satu tangan
memegang perut setelah itu angkat tubuh ibu ± 45° dan tahan hingga hitungan ketiga.
Tujuan:
Latihan ini di tujukan untuk memulihakan dan menguatkan kembali otot-otot
punggung.
5) Hari kelima, tidur terlentang, salah satu kaki ditekuk ± 45°, kemudian angkat tubuh
dan tangan yang berseberangan dengan kaki yang ditekuk usahakan tangan
menyentuh lutut. Gerakan ini dilakukan secara bergantian hingga 5 kali.
Tujuan: Latihan ini bertujuan untuk elatih sekaligus otot-otot tubuh diantaranya otot-
otot punggung, otot-otot bagian perut, dan otot-otot paha.

6) Hari keenam, Sikap tubuh terlentang kemudian tarik kaki sehingga paha membentuk
90° lakukan secara bergantian hingga 5 kali
Tujuan:
Latihan ini ditujukan untuk menguatkan otot-otot di kaki yang selama kehamilan
menyangga beban yang berat. Selain itu untuk memperlancar sirkulasi di daerah
kaki sehingga mengurangi resiko edema kaki. Posisi kaki kiri dipanjangkan, kaki
kanan ditekuk lalu dipanjangkan lagi, lakukan secara bergantian dengan kaki kiri
dan kanan
7) Hari ke tujuh : Posisi kaki dipanjangkan keduanya, kemudian kaki kiri berjauhan
dengan kaki kanan dan dirapatkan lagi, dilakukan secara bergantian dengan kaki kanan.

8) Hari ke delapan: Posisi kaki diangkat keduanya secara tegap lurus lalu ditahan
sebentar lalu diturunkan lagi.

9) Hari ke sembilan: Merangkak dengan tengan tepat dibawah bahu dan lutut tepat
dibawah panggul
10)Hari ke sepuluh : Posisi badan terlentang kemudian badan dan tangan dibawah kepala
lalu diangkat kaki lurus kedepan dilakukan sampai beberapa kali.

G. Evaluasi

Dengan dilakukannya senam nifas, ibu post partum akan cepat memperoleh
pengembalian bentuk tubuh, penyembuhan persalinan akan lebih cepat, dan juga dapat
memperlancar pengeluaran ASI. Dengan demikian bagi ibu-ibu setelah melahirkan
diharapkan melakukan senam nifas sesuai dengan hari sesudah post partum, di mulai dari hari
ke 1 post partum hingga ke 10 dan hari selanjutnya, agar memperoleh kesehatan dan tampil
lebih bugar.
Senam pada hari 11 dan seterusnya, dapat dilakukan gerakan senam nifas kombinasi,
yaitu misalnya melakukan gerakan senam nifas hari ke 1-3. Walaupun senam ini seolah
sangat sederhana tetapi memiliki manfaat yang banyak, maka dari itu lakukan gerakan senam
sesuai dengan yang dianjurkan.