Anda di halaman 1dari 2

BAB V

PENUTUP
A. Kesimpulan
Dari hasil pengkajian dan proses asuhan keperawatan perioperatif yang
dilakukan maka dibuat kesimpulan sebagai berikut:
1. Dari pengkajian didapatkan usia pasien 51 tahun berjenis kelamin
perempuan, sesuai dengan faktor risiko penderita Kanker Payudara.
2. Sesuai teori diagnosa keperawatan yang mungkin muncul pada pasien
dengan kanker Payudara adalah, nyeri akut, kerusakan integritas jaringan,
mual, nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh, gangguan citra tubuh, disfungsi
seksual, risiko perdarahan, risiko infeksi. Pada pra operasi diagnosa
keperawatan yang mungkin muncul adalah ansietas, defisit pengetahuan,
nyeri akut, pada intra operasi diagnosa keperawatan yang mungkin muncul
adalah risiko perdarahan, risiko infeksi, pada post operasi diagnosa
keperawatan yang mungkin muncul adalah risiko injury, hipotermia, nyeri
akut. Berdasarkan pengkajian didapatkan diagnosa keperawatan pra operasi
adalah ansietas, diagnosa keperawatan intra operasi risiko perdarahan, dam
diagnosa keperawatan post operasi adalah hipotermia, risiko injury.
3. Intervensi keperawatan yang diberikan adalah sesuai dengan intervensi
keperawatan NIC dan NOC
4. Implementasi keperawatan yang dilakukan sesuai dengan intevensi NIC dan
NOC dan yang dapat diaplikasikan di lapangan
5. Evaluasi yang didapatkan: Diagnosa ansietas muncul tanggal 23 Oktober
2017 dan teratasi tanggal 23 Oktober 2017, diagnosa risiko infeksi muncul
tanggal 23 Oktober 2017, diagnosa hipotermia muncul tanggal 23 Oktober
2017 dan teratasi tanggal 23 Oktober 2017
6. Pembahasan dilakukan dengan membandingkan teori dan hasil yang didapat
di lapangan, untuk beberapa pembahasan terjadi kesamaan antara teori dan
hasil yang didapat di lapangan.

78
79

B. Saran
1. Bagi BLUD RSUD Ulin Banjarmasin
Hasil dari laporan kasus ini diharapkan dapat memberikan wawasan dan
pengetahuan terkait asuhan keperawatan perioperatif Kanker Payudara
untuk dapat mengoptimalkan dalam memberikan pelayanan, serta dapat
membantu memberikan penyuluhan kesehatan pada pegawai dan staff
rumah sakit, serta pengunjung rumah sakit.
2. Bagi Institusi Pendidikan
Institusi pendidikan dapat menggunakan hasil laporan kasus ini sebagai
informasi yang melengkapi pengetahuan terkait Kanker Payudara dalam
pelaksanaan asuhan keperawatan perioperatif. Serta perlunya tambahan
waktu dalam menyelesakan laporan seminar kasus stase agar laporan yang
disampaikan lebih maksimal
3. Bagi Perawat dan Mahasiswa Profesi Ners
Hasil dari laporan kasus ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan
tambahan dalam melaksanakan asuhan keperawatan perioperatif pada
pasien kanker Payudara
4. Pasien dan Keluarga
Diharapkan pelaksanaan asuhan keperawatan ini dapat meningkatkan
kualitas hidup pasien dari segi biologis, psikologis, sosial dan spiritual
pasien.