Anda di halaman 1dari 1

MORFOLOGI GUNUNG MERAPI

RIZAL BAYU DARMA AJI / 111 160 093 / KELAS C

PETA GEOMORFOLOFI GUNUNG CITRA SRTM 3D GUNUNG MERAPI


MERAPI PENDAHULUAN
9170000 m G. Merapi (2986 m dpl) terletak di perbatasan empat kabupaten yaitu Kabupaten
Sleman, Propinsi DIY dan Kabupaten Magelang, Kabupaten Boyolali dan Kabupaten
Klaten di Propinsi Jawa Tengah. Propinsi Jawa Tengah. Posisi geografinya terletak pada
0
m 160
0m
7°32’30” LS dan 110°26’30” BT. Berdasarkan tatanan tektoniknya, gunung ini terletak di
zona subduksi, dimana Lempeng Indo-Australia menunjam di bawah Lempeng Eurasia
0
24
m

1300 m
1200

21

0m
m 150
00

yang mengontrol vulkanisme di Sumatera, Jawa, Bali dan Nusa Tenggara. Gunung Merapi
0
250
m

m
9165000 m 2000

1700
m
muncul di bagian selatan dari kelurusan dari jajaran gunungapi di Jawa Tengah mulai dari
utara ke selatan yaitu Ungaran-Telomoyo-Merbabu-Merapi dengan arah N165°E.
Kelurusan ini merupakan sebuah patahan yang berhubungan dengan retakan akibat
1100 m

m
0

aktivitas tektonik yang mendahului vulkanisme di Jawa Tengah. Aktivitas vulkanisme ini
0
0
m 10
80

900
m

m
bergeser dari arah utara ke selatan, dimana G. Merapi muncul paling muda.
800
80

0
70
9160000 m
0m

m
440000 m

445000 m
435000 m

CITRA SRTM 2D GUNUNG MERAPI PENAMPANG SAYATAN Kaki Gunungapi


A PENAMPANG GEOMORFOLOGI Kaki gunungapi dicirikan oleh lereng yang agak curam sampai agak landai. Kaki gunungapi didominasi oleh
SAYATAN A - A’ pengendapan material gunungapi, misalnya yang melalui lembah-lembah sungai. Materi yang diendapkan antara
lain lumpur, endapan lava dan materi piroklastik. Proses pengangkutan mulai berkurang yang disebabkan oleh
SKALA 1 : 100.000
A kemiringan lereng yang mulai berkurang. Proses gravitatif yang terjadi juga mulai lemah.
A’
3000m 3000m

2500m 2500m

2000m 2000m
Dataran Kaki Gunungapi
1500m 1500m Dataran kaki gunungapi merupakan satuan bentuklahan yang lebih datar dan terbentuk dari pengendapan
material oleh proses fluvial. Proses sedimentasi pada lembah sungai mulai aktif karena adanya penurunan
1000m 1000m kemiringan lereng yang memungkinkan terjadinya pengendapan yang cukup besar. Kemiringan lerengnya
A A’
2500m 5000m 7500m 10000m 15150m bervariasi dari agak landai-landai. Material permukaan didominasi oleh kerikil dan pasir kasar.
A’

Kerucut Gunungapi Lereng Gunungapi


Kerucut gunungapi merupakan bagian tubuh gunungapi paling atas yang langsung mendapat material kawah saat Lereng gunungapi merupakan satuan bentuklahan yang terdapat di bawah kerucut gunungapi, dengan proses
terjadi erupsi. Gerakan material pada kerucut gunungapi adalah gerakan gravitatif, yaitu gerakan yang dominan berupa pengangkutan material secara gravitatif dan oleh tenaga air. Lereng terbentuk dari hasil endapan
dipengaruhi oleh tenaga gravitasi bumi. Kerucut gunungapi memiliki lereng yang sangat curam dan terdapat material erupsi yang berlangsung secara bertahap. Kemiringan lereng bervariasi dari curam sampai agak curam
lembah-lembah dalam. Material endapannya merupakan campuran bahan erupsi yang masih sangat kasar dengan aktivitas longsor lahan dan pengangkutan oleh air. Biasanya, lereng gunungapi ini memiliki bentuk belum
hingga kasar. teratur dengan lembah-lembah yang dalam.

REFERENSI Kawah Gunungapi


Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi. 2013. Data Dasar
Baronko
Gunung Gede. Kementerian ESDM: Badan Geologi.
Van Zuidam, R.A. 1985. Aerial Photo-Interpretation Terrain Analysis and Kawah merupakan cekungan pada puncak atau bagian lereng gunungapi yang merupakan tempat keluarnya Baranko merupakan morfologi pada gunungapi berupa lembah tempat mengalirnya aliran piroklastik
Geomorphology Mapping. ITC: Smith Publisher The Hague.
Verstappen, H.Th. 1985. Applied Geomorphological Survey and Natural
magma ke permukaan. Leher vulkanik akan menghubungkan kawah dengan dapur magma yang terdapat di
Hazard Zoning. Netherlands: ITC, Enschede. dalam bumi. Bentuk cekung pada kawah menyebabkan air hujan dapat tertampung dalam kawah sehingga akan
terbentuk danau kawah.