Anda di halaman 1dari 6

FORMULIR PENDAFTARAN LOMBA ESSAY NASIONAL 

THE 7th SOEDIRMAN SCIENCE COMPETITION 2018 

Judul  :  “HI  (HAI  INDONESIAKU)  SEBAGAI  UPAYA  PELESTARIAN 


BAHASA DAERAH DI INDONESIA BERBASIS ANDROID” 
Subtema ; IPTEK 
Asal Sekolah : SMA Muhammadiyah 1 Purwokerto 
Indentitas Penulis 
Nama Lengkap : Puspitasari 
Jenis Kelamin : Perempuan 
Tempat Tanggal Lahir : Banyumas, 31 Mei 2001 
NIS : 0017295679 
Alamat Tempat Tinggal : Ledug, no 14 Rt 03 Rw 06 Kembaran 
No HP/Telepon : 081226760312 
Email : pspita31@gmail.com 
Saya yang bertanda tangan dibawah ini menyatakan bahwa data yang saya 
sampaikan adalah benar. Dengan ini saya menyatakan ikut serta dalam Lomba 
Esai The 7th Soedirman Science Competition 2018 dan menyetujui semua syarat 
dan ketentuan lomba yang ditetapkan oleh panitia. 
Penulis 
(Puspitasari) 0017295679 
 
HI (HAI INDONESIAKU) SEBAGAI UPAYA PELESTARIAN BAHASA 
DAERAH DI INDONESIA BERBASIS ANDROID 
Disusun oleh Puspitasari 
NISN 0017295679 
SMA MUHAMMADIYAH 1 PURWOKERTO 
 
PENDAHULUAN 
Sebagian besar Negara Indonesia memegang andil banyak dalam 
keragaman bahasa di dunia. Sampai saat ini telah teridentifikasi 700 bahasa di 
Indonesia. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mencatat, 
dari total yang telah teridentifikasi ada 15 bahasa diantaranya sudah dinyatakan 
punah (Patji,2016). Hal ini menunjukan begitu kompleks ragam bahasa dari 
seluruh penjuru nusantara. 
Seiring perkembangan zaman, generasi muda saat ini yang disebut dengan 
generasi milenial. Generasi yang mendapat banyak kemudahan dalam mengakses 
informasi dari segala hal (speed accesibility). Individu yang tidak hanya 
berinteraksi dengan satu suku, satu daerah melaikan beda negara sekalipun. Dari 
berbagai potensi khas yang diwarisi oleh setiap individu yang dipengaruhi letak 
geografis, masihkah kebudayaan serta bahasa daerah dibutuhkan untuk kekuatan 
karakter generasi pasca milenial. 
Fenomenanya, sebagian besar generasi milenial hanya memahami bahasa 
daerahnya sendiri atau bahkan mereka lebih menguasai bahasa asing, padahal 
mereka tinggal dalam satu negara kepulauan yang memiliki keanekaragaman 
bahasa yang sangat kaya. Selain itu, banyaknya masyarakat yang melakukan 
perjalan, sekedar berlibur, pindah tempat tinggal ataupun menempuh pendidikan 
tak jarang menjadikan pentingnya bahasa daerah dan informasi yang bersifat 
kedaerahan dalam keperluan berkomunikasi. 
Berdasarkan permasalahan diatas, diperlukan solusi alternatif yang lebih 
baik. Melalui pemanfaatan teknologi informasi yang tepat guna, menambah poin 
positif bagi penggunanya. Aplikasi HI (Hai Indonesiaku) merupakan aplikasi 
belajar bahasa daerah yang dapat membantu seseorang agar lebih cepat 
mengetahui dan memahami berbagai bahasa daerah di Indonesia yang berbasis 
android. Penggunaan aplikasi belajar bahasa daerah biasanya hanya tersedia 
dalam satu bahasa terjemahan. Jarang ditemui aplikasi belajar bahasa daerah yang 
multi bahasa. Bagaimana pengguna dapat menterjemahkan bahasa daerah satu 
kebahasa daerah yang lain atau ke bahasa nasional. 
 
ISI 
Pada aplikasi HI (Hai Indonesiaku), pengguna dapat bertanya dan 
berbicara secara langsung dengan para penutur asli dari bahasa daerah yang ingin 
dipelajari, baik melalui format tulisan, audio, maupun gambar. Terdapat beberapa 
format pertanyaan mengenai kosakata dan pengucapan menggunakan bahasa 
nasional sehingga pengguna hanya perlu menambah atau merekam kosakata yang 
ingin ditanyakan tanpa perlu menambah kalimat tanya. Selain itu, pengguna juga 
dapat menanggapi pertanyaan dan mengoreksi pengucapan pengguna lain yang 
bertanya mengenai bahasa daerahnya. Sehingga, selain belajar, sebagai pengguna 
secara tidak langsung juga membantu pengguna lain dalam proses belajar bahasa 
daerah. 
Berikut ini adalah beberapa manfaat dari aplikasi HI (Hai Indonesiaku) : 
1. Memudahkan proses belajar berbagai bahasa daerah Indonesia 
2. Menumbuhkan rasa cinta terhadap bahasa daerah Indonesia 
3. Memunculkan ketertarikan terhadap suatu bahasa daerah sehingga dengan 
ketertarikan tersebut terjadi tindak lanjut berupa pelestarian 
4. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi tepat guna 
5. Berbagi informasi bersifat kedaerahan 
6. Munculnya rasa memiliki terhadap berbagai bahasa di Indonesia 
7. Memberdayakan masyarakat dengan mengikut sertakan masyarakat secara 
langsung dalam proses pelestarian bahasa daerah Indonesia 
 
PENUTUP 
Sistem promosi aplikasi HI (Hai Indonesiaku) nantinya akan disebar 
luaskan melalui email dan telefon disetiap kepala daerah yang ada di Indonesia. 
Hal ini bisa digunakan sebagai solusi mengembangkan potensi pelestarian bahasa 
daerah di Indonesia. Selain itu, promosi lewat facebook, twitter, instagram, 
website serta aplikasi lainnya. 
HI (Hai Indonesiaku) perlu berbagai pihak untuk bisa merealisasikan 
program bimbingan masyarakat dan pelajar yang ada di daerah Indonesia untuk 
meningkatkan kualitas pelestarian bahasa daerah. 
Daftar Pustaka https://www.terakota.id/penting-atau-tidak-bahasa-daerah-untuk-pasca-generasi- 
millenial/