Anda di halaman 1dari 7

NAMA : I PUTU WIDHYADNYANA PUTRA

NIM : 116210458
FEB / AKUNTANSI PAGI ( B )

a. Line-Item budgeting adalah penyusunan anggaran yang hanya mendasarkan pada


besarnya realisasi anggaran tahun sebelumnya, konsekuensinya tidak ada perubahan
mendasar atas anggaran baru. Ciri utamanya adalah struktur anggaran bersifat line-item
yang didasarkan atas dasar sifat (nature) dari penerimaan dan pengeluaran. Akibatnya,
anggaran akan dibuat berdasarkan kebutuhan tahun lalu kemudian dilakukan penyesuaian
penyesuaian kecil. Tujuan utama Iine Item budgeting adalah untuk melakukan kontrol
keuangan dan sangat berorientasi pada input organisasi. Contoh penerapan sistem
penganggaran Iine Item budgeting tersebut diterapkan oleh semua pemerintah di
Indonesia berdasarkan peraturan pemerintah no. 5 tahun 1975 tentang pengurusan
pertanggungjawaban dan pengawasan keuangan daerah.

b. input- output budgeting adalah anggaran input berkontribusi pada hasil akhir barang dan
jasa. Itu bisa termasuk biaya tenaga kerja dan material baik digunakan ketika Anda dapat
menentukan dengan akurat komponen yang diperlukan untuk produk jadi, anggaran
output mengukur hasil. Unit atau manajer dapat diberikan kebijaksanaan atas input apa
yang digunakan. Hasil adalah output yang paling penting tetapi dapat disfungsional jika
pengukuran tidak menangkap semua atribut yang diperlukan atau mendorong keputusan
jangka pendek yang merugikan hasil yang berjalan lebih lama, Contoh : pemotongan
biaya mengatakan untuk mengurangi pelatihan yang diperlukan atau memotong R & D.

c. Program budgeting merupakan teknik penganggaran yang didasarkan pada teori sistem
yang berorientasi pada output dan tujuan dengan penekanan utamanya adalah alokasi
sumber daya berdasarkan analisis ekonomi. Sistem anggaran Program budgeting tidak
mendasarkan pada struktur organisasi tradisional yang terdiri dari divisi-divisi, namun
berdasarkan program, yaitu pengelompokan aktivitas untuk mencapai tujuan tertentu.
Contohnya : dalam kasus kenaikan BBM , ketika sebagian anggaransudah tidak bias
diutak-utik karena merupakan amanat Undang-Undang informasi tentang alokasi yang
efektif dan efisien mutlak diperlukan data pendukung dan system. Karena itu program
budgeting dikembangkan untuk mengatasi ketidakpuasan terhadap sistem penganggaran
tradisional dan penganggaran berbasis kinerja.

d. Zero Based Budgeting adalah sistem anggaran yang didasarkan pada perkiraan kegiatan,
bukan pada yang telah dilakukan dimasa lalu. Setiap kegiatan akan dievaluasi secara
terpisah. Ini berarti berbagai program dikembangkan dalam visi pada tahun yang
bersangkutan. Konsep anggaran tak bersisa dimaksudkan untuk mengatasi kelemahan
yang ada pada sistem anggaran tradisional. ZBB berfokus pada value for money sehingga
memudahkan untuk mengidentifikasi terjadinya inefisiensi dan ketidakefektivan biaya.
Contoh : zero based budgeting
SOAL BAB 5
1. Jelaskan latar belakang munculnya konsep New Public Management. Bahaslah
pengaruh konsep tersebut terhadap reformasi anggaran sektor public
Perubahan sistem manajemen tradisional yang kaku, hirarkis, dan birokratis menjadi
model manajemen sektor public yang fleksibel dan lebih mengakomodasi pasar muncul menjadi
latar belakang timbulnya pendekatan New Public Management (NPM). Model NPM dikenalkan
pada tahun 1980-an. NPMberfokus pada manajemen sektor public yang berorientasi pada
kinerja, bukan berorientasi pada kebijakan.
Dengan adanya NPM sebagai konsep baru dalam reformasi anggaran sektor publik
berpengaruh pada cara pembuatan anggaran untuk masa sekarang yang lebih transaparan dan
menggunakan konsep value for money (efektif, efisien, ekonomis), serta melibatkan masyarakat
dalam proses pembuatan anggaran. Selain itu, konsep NPM juga berpengaruh besar dalam
peranan pemerintah terhadap masyarakat, terutama dalam hubungan antara pemerintah dengan
masyarakat.
2. Bahaslah secara kritis konsep reinventing government. Apa kelebihan dan
kelemahan konsep tersebut?
Ide reinventing government lahir di Amerika Serikat pada saat pemerintahan berada
dalam kesulitan besar. Ide RG muncul untuk menata ulang pemerintahan yang diprakarsai oleh
Presiden D. Roosevelt. Konsep reinventing government secara garis besar merupakan suatu cara
yang sederhana dan baru dalam menjalankan urursan pemerintahan.
Menurut David Osborne dan Peter Plastrik (1997) dalam bukunya “Memangkas
Birokrasi”, Reinventing Government adalah “transformasi system dan organisasi pemerintah
secara fundamental guna menciptakan peningkatan dramatis dalam efektifitas, efesiensi, dan
kemampuan mereka untuk melakukan inovasi. Transformasi ini dicapai dengan mengubah
tujuan, system insentif, pertanggungjawaban, struktur kekuasaan dan budaya system dan
organisasi pemerintahan”.
Reinventing Government adalah suatu usaha sadar dan terencana untuk mengubah
struktur dan prosedur birokrasi (aspek reorganisasi atau institusional); dan sikap perilaku birokrat
(aspek perilaku) guna meningkatkan efektivitas organisasi. Merancang reformasi birokrasi tidak
sekedar menyederhanakan struktur birokrasi, tetapi mengubah pola pikir (mind set) dan pola
budaya (cultural set) birokrasi untuk berbagi peran dengan peran aktor non negara dalam tata
kelola pemerintahan yang baik.

Kelebihan

 Masyarakat menjadi lebih baik dan kreatif karena harus memecahkan masalah sendiri
tanpa tergantung dengan pemerintah
 Control atas pelayanan dilepaskan dari birokrasi dan diserahkan kepada masyarakat
 Memperbaiki keefektifan pemerintah sekarang

Kekurangan

 Sulit diterapkan karena harus beradaptasi pada sistem baru

3. Berikan evaluasi Saudara tentang konsep anggaran ZBB, PPBS, dan Performance
Budget. Bandingkan system anggaran yang digunakan oleh negara-negara di kawasan
ASEAN dan negara-negara di kawasan Eropa dan Amerika.

ZBB PPBS Performance Budget

Anggaran ditentukan atas Penganggaran berorientasi Praktek penyusunan


kebutuhan saat ini pada output dan tujuan anggaran berdasarkan
hubungan antara tingkat
pendanaan program dan
hasil yang diharapkan dari
program tersebut. Proses
penganggaran berbasis
kinerja adalah alat yang
administrator program dapat
digunakan untuk mengelola
lebih hemat biaya dan
pengeluaran anggaran yang
efektif.

Negara ASEAN Negara Eropa dan Amerika


Sistem Perekonomian Sosialisme yaitu Sistem ekonomi pasar sering juga disebut
sistem perekonomian yang memberikan sistem ekonomi liberal. Sistem ekonomi
kebebasan yang cukup besar kepada pasar merupakan sistem ekonomi yang
setiap orang untuk melaksanakan menghendaki pengolahan dan pemanfaatan
kegiatan ekonomi, tetapi dngan campur sumber daya di dalam perekonomian yang
tangan pemerintah. dilakukan oleh individu dan terbebas dari
campur tangan pemerintah

4. Untuk kasus di Indonesia, diskusikan apakah sistem anggaran sebaiknya dilakukan


dengan cara memperbesar jumlah anggaran (budget maximizing) ataukah dengan cara
memperbesar aparat pelaksana anggaran (labor/staff maximizing).
Untuk kasus di Indonesia, menurut saya lebih baik menggunakan sistem anggaran memperbesar
aparat pelaksana anggaran (labor/staff maximizing) karena dengan memperbesar atau
memperbanyak aparat pelaksana anaggaran, maka dana anggaran yang tersedia akan lebih tepat
guna karena dana anggaran dilaksanakan oleh masing-masing aparat yang bertanggung jawab
dibidangnya, tidak akan ada campur tangan atau bantuan dari aparat dibidang lain. Jadi, dana
anggaran akan dilaksanakan sesuai dengan fungsinya dan lebih mudah diminta
pertanggungjawabannya dari setiap aparat pelaksana
SOAL BAB 6
1. Jelaskan prinsip-prinsip investasi publik
Investasi publik memiliki kaitan yang erat dengan penganggaran modal/investasi. Investasi
publik digunakan untuk pengambilan keputusan dalam mendukung pelaksanaan program,
kegiatan, dan fungsi yang menjadi prioritas kebijakan. Prinsip-prinsip dari investasi publik
adalah :
 Otorisasi oleh legislatif
Investasi publik harus mendapat otorisasi dari legislative terlebih dahulu sebelum eksekutif
dapat menggunakan anggaran tersebut
 Komprehensif
Anggaran harus menunjukkan semua penerimaan dan pengeluaran pemerintah
 Keutuhan anggaran
Semua penerimaan dan belanja pemerintah harus terhimpun dalam dana umum
 Nondiscreationary Appropriation
Jumlah yang disetujui oleh dewan legislatih harus termanfaatkan secara efektif, efisien, dan
ekonomis
 Periodik
Anggaran merupakan suatu proses yang bisa bersifat tahunan maupun multi tahunan
 Akurat
Estimasi anggaran hendaknya tidak memasukkan cadangan yang tersembunyi
 Jelas
Anggaran hendaknya sederhana dan dapat dipahami masyarakat, serta tidak
membingungkan
 Diketahui oleh publik
Anggaran harus diinformasikan kepada masyarakat luas

2. Jelaskan faktor-faktor yang harus dipertimbangkan dalam melakukan analisis


investasi publik
Faktor-faktor yang harus dipertimbangkan dalam analisis investasi publik adalah :
 Tingkat diskonto yang digunakan
Tingkat diskonto merefleksikan tingkat keuntungan yang akan diperoleh dari suatu proyek
dengan tingkat risiko tertentu
 Tingkat inflasi
Penilaian investasi harus memperhitungkan perkiraan tingkat inflasi. Semakin tinggi tingkat
inflasi, semakin rendah nilai riil keuntungan di masa depan yang diharapkan sehingga
semakin tinggi tingkat keuntuungan yang disyaratkan
 Risiko dan ketidakpastian
Ketidakpastian ekonomi dan hokum, kekacauan social politik, tidak adanya jaminan
keamanan, dan kebijakan yang tidak konsisten dapat meningkatkan risiko investasi
 Capital rationing
Suatu keadaan ketika organisasi menghadapi masalah ketersediaan dana untuk
melakukan pengeluaran investasi

3. Apa yang dimaksud dengan social opportunity cost rate (SOCR) ?


Social Opportunity Cost Rate merupakan suatu metode pendekatan yang
digunakan untuk menganalisa bahwa sumber daya yang digunakan untuk melakukan
investasi di sector publik terbatas, dan sumber daya itu tidak tersedia untuk digunakan di
tempat lain.

4. Jelaskan konsep cost-benefit analysis dan cost-effectiveness analysis !

Metode cost benefit analysisi (CBA) atau benefit cost ratio merupakan cara
mengevaluasi suatu proyek dengan membandungkan nilai sekarang dari seluruh
manfaat/keuntungan yang diperoleh dengan nilai sekarang dari seluruh biaya proyek
tersebut. Criteria keputusan penerimaan proyek didasarkan pada proyek-proyek yang
memberikan ilai keuntungan yang leih besar dari biayanya. Analisis cost effectiveness
meliputi penilaian terhadap biaya dan manfaat yangdapat dikuantifikasi, baik di masa
sekarang maupun di masa yang akan dating atas suatu proyek dengan pengaruh atau
dampak yang tidak dapat dikuantifikasikan namun tidak dinilai; memusatkan pada
pengukuran suatu yang dapat di ukur

5. Jelaskan langkah-langkah dalam melakukan cost-benefit analysis dan cost-


effectiveness analysis !
Menurut Dixon terdapat tiga langkah dalam melakukan cost benefit analysis yaitu :
 Memutuskan biaya dan manfaat apa saja yang akan dimasukkan
 Dimaksudkan untuk menghindari kemungkinan terjadinya double counting yaitu satu
manfaat atau biaya yang menyebabkan manfaat atau biaya yang lain dimasukkan secara
bersama-sama
 Mengukur dan mengevaluasi biaya dan manfaat
 Manfaat dan biaya yang berwujud (tangible) lebih mudah untuk dihitung, tetapi yang
bersifat tidak berwujud (intangible) relatif lebih sulit untuk dihitung
 Timing dan aliran biaya dan manfaat
 Waktu pengakuan biaya atau manfaat yang terjadi. Nilai yang tertinggi dimasukkan
dalam biaya atau manfaat yang terjadi lebih awal
 Langkah-langkah dalam melakukan cost effectiveness analysis adalah sebagai berikut :
 Menentukan jumlah dan waktu atas semua biaya modal
 Membuat estimasi biaya yang akan terjadi selama umur yang diharapkan dari suatu
proyek
 Membuat estimasi output terukur selama umur yang diharapkan dari suatu proyek
 Membuat estimasi pengaruh biaya dan pendapatan atas aktivitas yang dilakukan
 Mendiskontokan biaya dan manfaat yang dapat di ukur untuk memungkinkan melakukan
perbandingan
 Menjelaskan secara realistis mengenai kemungkinan adanya biaya-biaya dan manfaat
yang tidak dapat dikuantifikasikan yang akan muncul dari proyek yang akan dijalankan
e. mengevaluasi kegiatan atau aktivitas digudang , dimana dalam sistem tradisional dana
yang dibutuhkan untuk pergudangan sangat tinggi , namun dengan zero based budgeting
fokus pada penggunaan waktu pesanan. dimana perusahaan menggunakan ruang gudang
dengan sangat efisien dan manajemen yang baik , maka biaya yang dikeluarkan akan
sedikit.

Anda mungkin juga menyukai