Anda di halaman 1dari 4

KAITAN SOSIOLOGI DENGAN BIDANG ILMU SEJARAH

Oleh: Heni nuraeni

Abstrak

Sosiologi mempelajari hubungan timbal balik antara individu dengan individu, idividu
dengan kelompok dan kelompok dengan masyarakat. Kita dalam mempertahankan dan
memenuhi kebutuhan hidupnya perlu melakukan interaksi dengan yang lain. Juga sosiologi
berkaitan erat dengan ilmu sejarah yang mana pembahasan sosiologi itu sangat erat kaitannya
dengan sejarah.
Sejarah dan ilmu-ilmu sosial mempunyai hubungan timbal balik. Sejarah diuntungkan oleh
ilmu-ilmu sosial, dan sebaliknya. Dalam sejarah baru, yang memang lahir berkat ilmu-ilmu
sosial, penjelasan sejarah didasarkan atas ilmu-ilmu sosial. Belajar sejarah tidak dapat
dilepaskan dari belajar ilmu sosial. Meskipun demikian perlu diingat bahwa sejarah dan ilmu
sosial berbeda tujuannya. (Kuntowijoyo 2005, 108).

Kata kunci : sosiologi, sejarah

Pendahuluan

Seiring dengan perkembangan dan kemajuan ilmu pengetahuan, sejarah sebagai sebuah
disiplin ilmu menunjukkan fungsinya yang sejajar dengan disiplin-disiplin lain bagi kehidupan
umat manusia kini dan masa mendatang. Kecenderungan demikian akan semakin nyata bila
penulisan sejarah bukan hanya sebatas kisah biasa, melainkan di dalamnya terkandung
eksplanasi kritis dan kedalaman pengetahuan tentang bagaimana dan mengapa peristiwa-
peristiwa masa lampau terjadi. (Abdurrahman 1999, 10)
Hubungan antara sejarah dengan sosiologi, tercermin dalam ungkapan yang berbunyi "sejarah
adalah sosiologi dengan pekerjaan berat. Sosiologi adalah sejarah tanpa pekerjaan berat".
Dalam perkembangan kedua disiplin saling berhubungan erat, sehingga timbul jenis-jenis
pendekatan interdisipliner antara keduanya. Sebagai contoh dapat ditunjukkan tentang karya-
karya yang sifatnya sosiologis dalam konsep-konsepnya dan historis dalam penggarapannya.
Misalnya: Penulis yang menggunakan pendekatan sosiologis bahan-bahan sejarah
(sociological history) antara lain: Caulanges, Giots, Pirenne, Maunier, Maitland, Stephenson,
Marc Bloch. Ada pula yang memusatkan pada masalah case-study tentang daerah kebudayaan.
Contohnya: Howard Beeker, Jacob Burchard, Max Weber, Toynbee, dan lain-lain.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah 1. Apa pengertian sosiologi 2. Apa pengertian
sejarah 3. Apa kaitan atau hunbungan hubungan sosiologi dengan bidang ilmu sejarah?
Tujuan dari peneliatian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengertian sosiologi, untuk
mengetahui apa definisi sejarah dan untuk mengetahui apa kaitan /hubungan sosiologi dengan
bidang ilmu sejarah.

Kajian teoritis
1.Pengertian Sosiologi
Istilah sosiologi pertama kali dicetuskan oleh seorang filsuf asal Perancis bernama Auguste
Comte dalam bukunya Cours de la Philosovie Positive. Orang yang dikenal dengan bapak
sosilogi tersebut menyebut sosiolog adalah ilmu pengetahuan tentang masyarakat. Kata
sosiologi sebenarnya berasal dari bahasa Latin yaitu 'socius' yang berarti teman atau kawan dan
'logos' yang berarti ilmu pengetahuan.
Sosiologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari jaringan hubungan antara manusia dalam
bermasyarakat. Sedangkan secara luas sosiologi merupakan ilmu pengetahuan tentang
masyarakat dimana sosiologi mempelajari masyarakat sebagai kompleks kekuatan, hubugan,
jaraingan iteraksi, serta sebagai kompleks lembaga/penata.

Pokok bahasan sosiologi diantaranya:


a. fakta sosial
b. tindakan sosial
c. khayalan sosiologis
d. realitas sosial
yang menjadi objek sosiologi tidak lain dan tidak bukan adalah masyarakat, karena mayarakat
sering melakukan proses sosial dengan masyarakat lainnya. Hubungan sosial akan dapat
berjalan lancar apabila memenuhi dua syarat, yaitu adanya kontak sosial dan komunikasi.
Karena manusia tidak akan bisa berdiri sendiri tanpa bantuan orang lain.

2.Pengertian Sejarah
Sejarah adalah kejadian masa lampau yang terjadi saat itu juga, detik itu juga, waktu itu juga
dan tidak akan terulang kembali, juga bersifat objektif dan murni. Dalam pengertian sejarah
bisa diartikan sejarah secara negatif dan sejarah secara positif.
Sejarah secara negatif beranggapan bahwa sejarah itu bukanlah mitos, sejarah itu bukan
filsafat, sejarah itu bukan ilmu alam dan sejarah itu bukan sastra. Berbeda dengan pengertian
sejarah secara positif, sejarah yaitu ilmu tentang manusia, sejarah itu ilmu tentang waktu,
sejarah itu ilmu tentang sesuatu yang mempunyai makna sosial dan sejarah itu ilmu tentang
sesuatu tertentu, satu-satunya, dan terperinci.
3. Hubungan Sejarah dengan Sosiologi

Gejala sosial sangatlah wajar dan relevan untuk dipelajari dengan pendekatan sosiologis.
Misalnya saja perubahan sosial. Perubahan sosial merupakan tema yang cukup luas
cakupannya. Perubahan sosial secara intern juga mencakup transformasi struktur pada sistem
produksi, sistem sosial , dan politik.

Analitis histories yang memakai perspektif struktural hanya bisa dijelaskan dengan pertolongan
ilmu sosial pada umumnya dan sosiologi pada khususnya. Selain itu sejarah analitis dan sejarah
struktural hanya dapat dikaji dengan menggunakan pendekatan sosiologis pada khususnya dan
ilmu sosial pada umumnya. Dengan perkembangan jenis-jenis sejarah tersebut terbuka
kesempatan luas munculnya sejarah – sejarah baru. Antara lain, sejarah politik gaya baru,
sejarah sosial, sejarah sosiologi, sosiologi sejarah, sejarah agraris.

Sejarah sosiologi menunjuk pada sejarah yang disusun dengan pendekatan sosiologi, yang
dilakukan oleh seorang sejarawan, sedangkan sosiologi sejarah adalah studi sosiologi
mengenai suatu kejadian atau gejala di masa lampau, yang dilakukan oleh sosiolog. Hasil dari
keduanya mungkin tidak banyak berbeda. Dalam perkembangannya sampai sekarang rupanya
lebih banyak karya sosiologi sejarah. Penggarapan sejarah oleh seorang sosiolog didasarkan
atas bahan-bahan sejarah yang diperoleh oleh sejarawan. Sosiolog tidak dapat melakukan kritik
sumber. Pendekatan sosiologi dapat saja dilakukan oleh sejarawan yang telah menguasai
konsep dan teori tantang sosiologi. Pada sejarawan masih ada kewajiban melakukan kritik
sumber yang pengkajiannya menuntut hal itu.

Kesimpulan

Dari hasil pengkajian diatas dapat diambil kesimpulan bahwa sosiologi sangat erat kaitannya
dengan ilmu sejarah yang mana tidak bisa dipisahkan satu sama lainnya. Sosiologi adalah
ilmu pengetahuan yang mempelajari jaringan hubungan antara manusia dalam bermasyarakat.
Sedangkan Sejarah adalah kejadian masa lampau yang terjadi saat itu juga, detik itu juga,
waktu itu juga dan tidak akan terulang kembali, juga bersifat objektif dan murni. Yang mana
objek yang diteliti adalah manusia dan lingkungan.
Daftar pustaka

Kuntowijoyo. (2013). Pengantar ilmu sejarah.Yogyakarta: PT. Tiara Wacana.


Zona siswa.2014.pengertian sosiologi lengkap (online).
(http://www zona siswa com /2014/05/pengertian sosiologi lengkap –pendapat).
(Diakses 7 maret 2017).
Sridianti .2015.hubungan antara sejarah dan ilmu-ilmu lainnya (online)
(http://www sridianti.com/hub-antara sejarah dan ilmu-ilmu lainnya).
(Diakses 9 Maret 2017).