Anda di halaman 1dari 13

Kerajaan Malaka

A. LETAK KERAJAAN
 Letak kerajaannya sangat strategis
 Masa Kerajaan Malaka antara tahun 1380-1403
Masehi
 Berada di Semenanjung Malaya dengan ibukota
di Malaka
 Pusat perdagangan dan penyebaran Islam di Asia
Tenggara.
B. Kehidupan Politik
1. Iskandar Syah (1396-1414 M)
 Raja pertama Kerajaan Malaka
 Iskandar Syah awalnya adalah seorang penguasa dari Kerajaan
Majapahit yang aslinya bernama Paramisora melarikan diri
setelah Majapahit kalah dalam Perang Paregreg. Setelah ia masuk
islam, ia berganti nama menjadi Iskandar Syah
 Ia melarikan diri bersama pengikutnya ke Semanjung Malaya dan
membangun kerajaan baru yang kemudian diberi nama Malaka
 Berkembangnya kegiatan perdagangan dan pelayaran di kerajaan
Malaka banyak didukung para pedagang Islam dari Arab dan
India. Kerajaan Malaka pun banyak mendapatkan pengaruh
budaya Islam dari kedua daerah ini
2. Muhammad Iskandar Syah (1414- 1424 M )

 Adalah putra Iskandar Syah. Selama memerintah Malaka,


Muhammad Iskandar Syah berhasil memajukan bidang
perdagangan dan pelayaran
 Ia juga berhasil menguasai jalur perdagangan di Kawasan Selat
Malaka dengan taktik perkawinan putri raja Kerajaan Samudra
Pasai dengan tujuan menundukkan Kerajaan Samudra Pasai
secara Politis
 Setelah mendapatkan kekuasaan politik Kerajaan Samudra
Pasai, ia menguasai wilayah perdagangan di sekitarnya.
3. Sultan Mudzaffar Syah atau Raja Kassim
(1446-1459)
 Ia menggantikan Muhammad Iskandar Syah setelah
menyingkirkan tahta Kerajaan Malaka melalui sebuah kemelut
politik
 Setelah menguasai tahta kerajaan, Muzafar Syah
mempergunakan gelar Sultan yang merupakan gelar raja-raja
dalam kerajaan Islam
 Pada masa kekuasaannya, Kerajaan Malaka mendapatkan
serangan dari Kerajaan Siam. Namun, serangan ini berhasil
digagalkan oleh Kerajaan Malaka dengan bantuan Tun Perak
 Setelah Tun Perak berhasil memukul mundur pasukan Siam, Tun
Perak diangkat menjadi pejabat politik pemerintahan
 Pada kurun pemerintahannya, Sultan Mudzaffar Syah juga
berhasil memperluas daerah Kekuasaannya hinggga ke Pahang,
Indragiri dan Kampar.
Dalam masa kejayaannya, kekuasaan Kerajaan
Malaka yaitu:
1. Semenanjung Tanah Melayu (Patani, Ligor,
Kelantan, Trenggano)
2. Kepulauan Riau
3. Pesisir Timur Sumatera Tengah
4. Brunai dan Serawak.
5. Tanjungpura (Kalimantan Barat).
4. Sultan Mansyur Syah (1458-1477)

 Setelah Sultan Mudzaffar Syah wafat, ia digantikan oleh


putrannya Sultan Mansyur Syah
 Pada masa pemerintahannya, Kerajaan Malaka berhasil
menguasai kerjaaan Siam sebagai bagian taktik memperluas
wilayah kekuasaan
 Sultan Mansyur Syah tidak menyerang Kerajaan Samudra Pasai
yang merupakan kerajaan Islam. Ini merupakan suatu kebijakan
politik Sultan Mansyur Syah untuk menjalin hubungan dengan
kerjaan-kerajaan Islam
 Terdapat seorang Laksamana yang bernama Hang Tuah. Ia
merupakan orang yang membantu mengembangakan Kerajaan
Malaka, sifat kebesarannya sama seperti Patih Gajah Mada.
5. Sultan Alaudin Syah (1477-1488 M)

 Setelah Sultan Mansyur Syah wafat, ia


digantikan oleh putranya bernama
Sultan Alaudin Syah
 Pada masa pemerintahannya
perekonomian Kerajaan Malaka dalam
kondisi cukup stabil
 Tapi secara politis, Kerajaan Malaka
mulai mengalami kemunduran, satu
persatu wilayah kekuasaan Kerajaan
Malaka melepaskan diri. Hal ini
disebabkan karena Sultan Alaudin Syah
bukan merupakan raja yang cakap.
6. Sultan Mahmud Syah(1488-1511 M)
 Kerajaan Malaka semakin
mengalami kemunduran baik
secara Politik maupun Ekonomi
 Secara Politik
kekuasaan Kerajaan Malaka
hanya tinggal mencakup wilayah
utama Semenanjung Malaka
 Pada tahun 1511 M, armada
perang Bangsa Portugis yang
dipimpin oleh Afonso
d'Albuquerque akhirnya berhasil
menguasai dan menaklukkan
Kerajaan Malaka
C. Kehidupan Ekonomi
Pusat dan penguasa perdagangan di Asia Tenggara, ramai
oleh lalu lintas kapal
Malaka memungut pajak penjualan, bea cukai barang-
barang yang masuk dan keluar, yang banyak
memasukkan uang ke kas negara
Adanya undang-undang laut yang berisi pengaturan
pelayaran dan perdagangan di wilayah kerajaan
Untuk mempermudah terjalinnya komunikasi antar
pedagang maka bahasa Melayu (Kwu-lun) dijadikan
sebagai bahasa perantara.
D. KEHIDUPAN SOSIAL DAN BUDAYA
 Perkembangan seni sastra Melayu mengalami
perkembangan yang pesat seperti munculnya
karya-karya sastra yang menggambarkan
tokoh-tokoh kepahlawanan dari Kerajaan
Malaka
 Contohnya Hikayat Hang Tuah, Hikayat Hang
Lekir dan Hikayat Hang Jebat.
 Kehidupan sosial Kerajaan Malaka
dipengaruhi oleh faktor letak, keadaan alam
dan lingkungan wilayahnya
 Sebagai masyarakat yang hidup dari dunia
maritim, hubungan sosial masyarakatnya
sangatlah kurang dan bahkan mereka
cenderung mengarah ke sifat-sifat
individualisme
 Munculnya kelompok masyarakat seperti
adanya golongan buruh dan majikan.