Anda di halaman 1dari 4

BAB V

METODE PENELITIAN

V.1 Jenis Data Yang Diambil


Pengumpulan data dilakukan pada Juli 2018. Jenis data yang diambil adalah :
1. Data primer di dapatkan dengan cara melakukan identifikasi dengan survei
menggunakan kuesioner yang meliputi tentang pengetahuan, sikap dan
perilaku pada responden yang dilakukan di Dusun Tinggalwetan, Desa
Wanurejo, Kecamatan Borobudur Kabupaten Magelang.
2. Data sekunder didapat dari data Standar Pelayanan Minimal (SPM)
Puskesmas Borobudur dan laporan bulanan pemegang program bagian
skrining Kesehatan Puskesmas Borobudur

Tahap selanjutnya adalah analisa penyebab masalah dengan metoda Fish


Bone selanjutnya ditentukan alternatif pemecahan masalah dengan
menggunakan pendekatan manajemen dan ditentukan pemecahan masalah
menggunakan criteria matriks dengan rumus M.I.V.C. selanjutnya
menyusun rencana kegiatan (Planning Of Action) berdasarkan masalah yang
terpilih.

V.2 Cara Pengolahan Data


Data dianalisis secara deskriptif berdasarkan analisis sistem : input, proses, dan
lingkungan untuk menentukan penyebab masalah rendahnya cakupan skrining
kesehatan usia produktif (15-59tahun) di Dusun Tinggalwetan, Desa Wanurejo,
Kecamatan Borobudur Kabupaten Magelang.

V.3 Batasan Judul


Berikut ini adalah batasan judul dari laporan yang berjudul “ Rencana
Peningkatan Cakupan WNI Usia Produktif (15-59 tahun) Yang mendapatkan
Skrining Kesehatan Sesuai Standar di Dusun Tinggalwetan, Kecamatan Borobudur,

25
Kabupaten Magelang Evaluasi Manajemen program Pencegahan dan pengendalian
penyakit Tidak Menular Periode Januari-Juni 2018”.

 Rencana Peningkatan
Penyusunan rencana dalam meningkatkan atau mengoptimalkan
sesuatu
 Cakupan
Jangkauan suatu pelayanan berupa angka presentase. Didapatkan
dari perhitungan hasil kegiatan dibagi sasaran (jumlah seluruh
usia 15-59 tahun yang ada di daerah tersebut dalam kurun waktu
tertentu) dikalikan 100
 Usia Produktif
Seseorang yang telah dikelompokkan sesuai Peraturan
Kementrian Kesehatan Republik Indonesia Nomor 43 tahun 2016
yaitu usia 15-59 tahun.
 Skrining Kesehatan
Deteksi dini penyakit atau gangguan yang dapat menurunkan
derajat sehat
 Sesuai standar
Sesuai dengan aturan tertentu. Dalam hal ini standar pelayanan
usia produktif yaitu minimal 1 kali dalam kurun 1 bulan
 Perilaku
Perilaku adalah tindakan yang mempengaruhi.
 Cakupan
Cakupan adalah merupakan total hasil kegiatan Skrining
kesehatan yang dilakukan di Posbindu perbulan yang kemudian
dibandingkan dengan sasaran yang telah ditetapkan.
 DusunTinggalwetan
merupakan bagian dari wilayah kerja Puskesmas Borobudur,
Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang.

26
V.4 Batasan dan Definisi Operasional
1. Sasaran adalah warga (subjek) berusia 15-59 tahun dan Posbindu (objek) di
daerah Dusun Tingal Wetan, DesaWanurejo,Kecamatan Borobudur,
Kabupaten Magelang.
2. Cakupan adalah persentase hasil perbandingan antara jumlah kunjungan usia
15-59 tahun ke Posbindu selama periode 1 tahun dengan jumlah seluruh
sasaran Posbindu yang ada di Dusun Tingal Wetan,
DesaWanurejo,Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang.
3. Pengetahuan (knowledge) adalah proses kehidupan yang diketahui manusia
secara langsung dari kesadarannya sendiri. Dalam peristiwa ini yang
mengetahui (subjek) memilliki yang diketahui (objek) di dalam dirinya
sendiri sedemikian aktif sehingga yang mengetahui itu menyusun yang
diketahui padadirinya sendiri dalam kesatuan aktif. Kedalaman pengetahuan
yang ingin kita ketahui atau kita ukur dapat kita sesuaikan dengan tingkatan-
tingkatan diatas
a. Tingkat pengetahuan baik bila skor > 75%-100%
b. Tingkat pengetahuan cukup bila skor <60-75%
c. Tingkat pengetahuan kurang bila skor <60%

4. Sikap (attitude) adalah reaksi atau respon yang masih tertutup dari seseorang
terhadap stimulus atau objek. Kedalaman sikap yang ingin kita ketahui dapat
diukur dengan tingkatan9
a. Sikap sangat baik bila skor> 75%
b. Sikap baik bila skor =< 75%
c. Sikap cukup bila skor < 50%

V.5 Ruang Lingkup


Ruang lingkup pengkajian yang dilakukan meliputi:

27
a. Lingkup lokasi : Dusun Tinggalwetan, Desa Wanurejo, Kecamatan
Borobudur, Kabupaten Magelang.
b. Lingkup waktu : Januari-Mei 2018
c. Lingkup sasaran : empat puluh orang sasaran Posbindu (usia 15-59tahun)
yang diambil secara acak di Dusun Tingawetan, Desa Wanurejo
d. Lingkup metode : kuesioner, wawancara, dan pencatatan.
e. Lingkup materi : evaluasi skrining kesehatan usia produktif/ kunjungan
Posbindu di Dusun Tingawetan, Desa Wanurejo dan membagikan kuesioner
kepada 40 orang

V.6 Kriteria Inklusi Dan Eksklusi


a. Kriteria Inklusi
Warga dusun Tingawetan yang berusia 15-59 tahun yang belum melakukan
skrining kesehatan dan bersedia menjadi responden penelitian
b. Kriteria Eksklusi
 Warga dusun Tingawetan yang berusia 15-59 tahun yang belum melakukan
skrining kesehatan namun tidak bersedia menjadi responden penelitian
 Warga dusun Tingawetan yang berusia 15-59 tahun yang belum melalukan
skrining kesehatan dan tidak ada di tempat saat dilakukan penelitian.

28