Anda di halaman 1dari 3

TINFKAT REAKSI KIMIA

Rinda Hendrika Utami Mahmuda


Jurusan Pendidikan Kimia, FMIPA, UNDIKSHA
Jalana Udayana, No.11, Singaraja, Bali
E-mail : rinda_hendrika@yahoo.com

Abstrak

Kata kunci :
Abstract
Electrolysis is the decomposition event of an electrolyte solution that has been energized by electric current. While
the cell in which the occurrence of such reactions is called electrolysis cells. The purpose of this experiment was
to determine the changes in the CuSO4 solution when in electrolysis using carbon rod anodes and cathodes and
to know the difference electrolysis of water and electrolysis CuSO4.
Keyword : electrolysis,CuSO4

PENDAHULUAN penjepit elektroda. Bahan yang digunakan


Dalam kehidupan sehari-hari kita sering dalam percobaan ini adalah aquades, larutan
melihat reaksi-reaksi kimia dengan kecepatan CuSO4, Tissue, indicator PP.
yang berbeda-beda. Ada reaksi yang Prosedur Kerja
berlangsung sangat cepat seperti petasanyang Prosedur pertama yang harus kita lakukan
meledak, ada juga reaksi yang berlangsung adalah kabel disambungkan dengan batang
sangat lambat seperti pengkaratan besi. larbon sebagai elektroda karbon(anoda dan
Reaksi kimia adalah proses perubahan zat katoda). Lalu, Dimasukkan aquades ke dalam
reaksi menjadi produk. Seiring dengan tabung U (± 2 cm dari mulut tabung)
bertambahnya waktu reaksi, maka jumlah selanjutnya tabung U dijepit dengan
menggunakan statif dan klem
pereaksinya akan semakin sedikit, sedangkan
produk semakin banyak. Laju reaksi dapat Kemudian, menghubungkan elektroda dengan
dinyatakan sebagai laju perubahan konsentrasi sumber arus selama ± 5 menit dan diamati
perubahan yang terjadi pada katoda dan anoda
per satuan waktu. Waktu yang digunakan dapat
berupa detik, menit, jam, hari, bulan, maupun Selanjutnya, diambil larutan pada katoda dan
tahun, tergantung pada lamanya reaksi anoda dengan menggunakan pipet tetes
sebanyak 2 ml dan dimasukkan ke dalam 2
berlangsung.
tabung reaksi (tabung I dan tabung II) dan
Laju reaksi dapat dipengaruhi oleh beberapa ditambahkan 6 tetes indikator PP ke dalam 2
faktor. Diantaranya yaitu konsentrasi, suhu, tabung reaksi tersebut, diamati perubahan yang
luas permukaan, tekanan dan katalis. terjadi.
Oleh karena itu percobaan ini dilakukan untuk Diulangi prosedur yang menggunakan aquades
mengetahui laju reaksi kimia yang ada dalam tadi dengan mengganti aquades dengan larutan
kehidupan dan bagaimana perlakuan untuk CuSO4 hingga prosedur 5. Lalu diambil larutan
meningkatkan laju reaksi. pada katoda sebanyak 2 ml ke dalam 2 tabung
METODE reaksi (tabung 1 dan 2) kemudian ditambahkan
Penelitian ini dilakkan di Laboratotium Kimia 6 tetes indikator PP pada tabung reaksi 1 dan 2
Dasar & Anorganik Jurusan Pendidikan Kimia diamati apa yang terjadi. Yang terakhir adalah
UNDIKSHA Pada tanggal 07 Oktober 2016, mengambil larutan pada anoda.
pukul 07.00 – 12.00 WITA. PEMBAHASAN
Alat dan Bahan Pada percobaan elektrolisis air ini bertujuan
Alat yang digunakan dalam percobaan ini untuk mengetahui perubahan yang terjadi pada
adalah tabung U, statif, pipet tetes, gelas kimia anoda dan katoda dalam proses alektrolisis air
50 ml, rak tabung reaksi, gelas ukur 50 ml, dan mengatahui perbedaan elektrolisis air
baterai kotak 9 volt, kabel, elektroda karbon, dengan elektrolisis larutan CuSO4. Percobaan

1
elektrolisis ini 2Cu2+ + 4e → 2Cu
digunakan sampel KESIMPULAN
aquades dan Berdasarkan hasil percobaan dengan
larutan CuSO4. memvariasikan sumber arus, pada katoda lebih
Percobaan dahulu menimbulkan gelembung dibandingkan
elektrolisis air anoda. Berdasarkan teori pada katoda akan
diawali dengan terjadi proses reduksi yaitu proses penerimaan
menyambungkan elektron yang ditandai dengan penurunan
kabel dengan bilangan oksidasi, sedangkan pada anoda akan
batang karbon terjadi proses oksidasi yaitu transfer elektron
sebagai elektroda yang mengakibatkan kenaikan bilangan
karbon (anoda dan oksidasi.
katoda). Batang
karbon yang UCAPAN TERIMA KASIH
Gambar 01. Tabung digunakan adalah Terima kasih penulis sampaikan kepada Tuhan
U yang berisi CuSO4 batang karbon yang Maha Esa karena berkat rahmat beliau
yang terdapat pada penulis dapat melaksanakan praktikum
baterai bekas yang “Elektrolisis” dan dapat menulis laporan
di dalamnya terdapat batang karbon yang praktikum tersebut berupa artikel ilmiah ini.
berwarna hitam. Batang karbon berfungsi Terima kasih penulis sampaikan kepada Bapak
sebagai penghantar arus listrik dari voltmeter ke Dr. I Nyoman Tika, M.Si selaku pengampu
aquades sehingga proses elektrolisis dapat mata kuliah Praktikum Kimia Dasar atas
terjadi. Pada proses elektrolisis digunakan arus bimbingan bapak, selama penulis
DC berarti arus searah, maksudnya arus listrik melaksanakan praktikum. Terima kasih penulis
yang mengalir pada suatu hantaran yang sampaikan kepada bapak I Made Wirahadi
tegangannya berpotensial tetap dan tidak Kusuma selaku asisten dosen atas bimbingan
berubah-ubah. Tahap selanjutnya aquades yang selama penulis melaksanakan praktikum.
berwarna being tidak berwarna dimasukkan ke Terima kasih penulis sampaikan kepada Bapak
dalam tabung U sampai kurang lebih 2 cm dari I Dewa Putu Subamia selaku laboran
mulut tabung. Tujuan aquades dimasukkan Laboratorium Kimia Dasar atas bantuan selama
kurang lebih 2 cm agar aquades tidak tumpah penulis melaksanakan praktikum. Terima kasih
dari tabung dan lebih mudah mengamati penulis sampaikan kepada rekan-rekan yang
percobaan. Tabung U yang telah berisi aquades mengambil mata kuliah Praktikum Kimia Dasar
dijepit menggunakan statif dan klem dan atas kerjasama selama melaksanakan
elektroda karbon dimasukkan dalam aquades praktikum.
yang telah terhubung dengan sumber arus
kurang lebih selama 5 menit. Sumber arus dari
voltmeter divariasikan agar bisa dibandingkan
pengaruh beda apotensial terhadap proses
terjadinya elektrolisis pada air.
Ketika reaksi berlangsung, pada Anoda tidak
mengalami perubahan warna.Pada Anoda
elektrolisis bersifat asam karena dapat
ditemukan ion H+. Ion H+ dan gas O2
merupakan hasil reduksi yang dapat ditemukan
di Anoda sehingga pada Anoda dapat
ditemukan banyak gelembung. Maka reaksi
yang terjadi yaitu :
2H2O → O2 + 4H+ + 4e
Ketika reaksi berlangsung, pada Katoda
mengalami perubahan warna menjadi merah
keunguan. Hal tersebut menandakan bahwa
pada Katoda unsur Cu mengalami
pengendapan, maka reaksi yang terjadi yaitu

2
DAFTAR PUSTAKA
Anis, dkk. 2015. Detik-Detik Ujian Nasional Kimia SMA/MA. Klaten : Intan Pariwara
Chang, Raymond. 2004. Kimia Dasar. Jakarta : Erlangga
Harry, dkk. 1993. Kimia 1 untuk Sekolah Menengah Umum 1. Jakarta : Balai Pustaka
Subagia, dkk. 2005. Materi Praktikum Kimia Dasar. Singaraja : Universitas Pendidikan Ganesha
Sukarna, I Made. 2003. Kimia Dasar 1. Yogyakarta : Universitas Negeri Yogyakarta