Anda di halaman 1dari 13

Uji- t 2 Sampel Dependen dan

Independen
Melda Jaya Saragih
UJI t INDEPENDEN
• Dua sampel independen artinya tidak ada hubungan
antara dua sampel yang akan di uji.
• Contoh :
1. Hasil belajar statistika mahasiswa lelaki dan perempuan.
2. Minat baca orang kota dan desa.
3. Gaji karyawan per bulan di perusahaan asing dan nasional
4. Lamanya menyala bola lampu merek A dan B

Syarat/asumsi yang harus dipenuhi :


• Data berdistribusi normal/simetris
• Kedua kelompok data independen
• Skor kedua kelompok disampel secara acak dari masing-
masing populasi
Contoh
• Suatu percobaan dilakukan untuk membandingkan
keausan, karena gesekan 2 bahan yang dilapisi. 12
potong bahan diuji dengan memasukkan tiap potong
bahan kedalam mesin pengukur aus. 10 potong bahan
2 diuji dengan cara yang sama. Dalam tiap hal diamati
keausannya. Sampel bahan 1 memberika rata-rata
keausan 85 satuan dengan simpangan baku 4.
Sedangkan sampel bahan 2 memberikan rata-rata
keausan sebanyak 81 dengan simpangan baku sampel
5. Dapatkah disimpulkan bahwa taraf kepercayaan 0,05
keausan bahan 1 melampaui keausan bahan 2
sebanyak lebih dari 2 satuan? Anggaplah kedua
populasi hampir normal dengan variansi yang sama
UJI t DEPENDEN
• Dua sampel dependen artinya apabila dua sampel tersebut saling
berpasangan artinya sampel dengan subjek yang sama namun
mengalami dua perlakuan atau pengukuran yang berbeda.

• Contoh :

1. perbedaan berat badan sebelum mengikuti proram diet dan berat badan
setelah mengikuti program diet.
2. perbedaan berat badan (kg) antara sebelum puasa dan sesudah puasa
selama satu bulan
3. perbedaan kadar kolesterol dalam darah (mg%) yg diperiksa oleh dua alat
yang berbeda

Syarat/asumsi yang harus dipenuhi :


• Data berdistribusi normal/simetris
• Kedua kelompok data dependen
Contoh
Dalam majalah ‘Influence of Physical Restraint
and Restraint-Facilitating Drugs on Blood Rusa Waktu Androgen (30 di
Measurements of White-Tailed Deer and suntikan menit setelah
Other Selected Mammals’, Virginia suntikan)
Polytechnic Institute and State University
1 2.76 7.02 4.26
(1976), J.A. Wesson memeriksa pengaruh
obat succinylcholine terhadap kadar 2 5.18 3.1 -2.08
peredaran androgen dalam darah. Sampel 3 2.68 5.44 2.76
darah dari rusa liar yang hidup bebas diambil 4 3.05 3.99 0.94
melalui urat nadi leher segera setelah 5 4.1 5.21 1.11
suntikan succinylcholine pada otot 6 7.05 10.26 3.21
menggunakan panah dan senapan 7 6.6 13.91 7.31
penangkap. Rusa kemudian diambil lagi
8 4.79 18.53 13.74
darahnya kira-kira 30 menit setelah suntikan
dan kemudian dilepaskan. Anggap bahwa 9 7.39 7.91 0.52
populasi androgen pada waktu suntikan dan 10 7.3 4.85 -2.45
30 menit kemudian berdistribusi normal, uji 11 11.78 11.1 -0.68
pada taraf keberartian 0,05 apakah 12 3.9 3.74 -0.16
konsentrasi androgen berubah setelah 13 26 94.03 68.03
ditunggu 30 menit? Kadar androgen pada
14 67.48 94.03 26.55
waktu ditangkap dan 30 menit kemudian
diukur dalam nanogram per ml untuk 15 rusa 15 17.04 41.7 24.66
adalah sebagai berikut.
Uji Homogenitas Varians
• Rumuskan Hipotesis
• Ho : Kedua Varians homogen
• H1 : Kedua Varians tidak homogen
• Tentukan
• Tentukan

• Tentukan )
• Kriteria uji : jika
• Perhitungannya dengan menggunakan uji F :
Uji Dua Pihak
𝐻0 ∶ 𝜎12 = 𝜎22
Uji Pihak kiri
𝐻0 : 𝜎12 ≥ 𝜎22
Uji Pihak kanan