Anda di halaman 1dari 8

BAB 13

Strategi Produk dan Penentuan Harga

Strategi produk mengetengahkan cara sebuah perusahaan


memperoleh pendapatan, sedangkan strategi penentuan harga
mempengaruhi permintaan akan produk yang dihasilkan. Strategi
produk dan penentuan harga sebuah perusahaa, akan mempengaruhi
nilai-nilainya.

Strategi Pendapatan Keuntungan dan


penentuan harga perusahaan nilai perusahaan

Strategi produk Biaya produksi Pengeluaran


perusahaan perusahaan

LATAR BELAKANG PRODUK


Bentuk suatu produk dapat didefinisikan secara luas dengan
mencakup barang fisik dan jasa yang dapat memuaskan kebutuhan
konsumen. Perusahaan harus terus-menerus meningkatkan produk
yang ada dan mengembangan produk baru untuk memuaskan
pelanggan setiap waktu. Dengan cara ini, perusahaan dapat
menghasilkan tingkat pertumbuhan penjualan yang tinggi, yang
biasanya meningkatkan nilai mereka.
Kebanyakan produk diproduksi untuk melayani konsumen yang
dapat diklasifikasikan, yaitu:
 Produk Konsumen tersedia secara luas bagi konsumen, sering
dibeli oleh konsumen dan sangat mudah didapat.
 Produk belanja berbeda dengan produk konsumen, karena produk
belanja tidak sering dibeli. Ketika konsumen bersiap untuk membeli
produk belanja, pertama mereka akan berkeliling melihat
perbandingan kualitas dan harga dari produk pesaing.

 Produk spesial adalah produk yang dimaksudkan untuk konsumen


tertentuyang spesial dan oleh karenanya memerlukan upaya khusus
untuk membelinya. Ketika mengevalusi produk spesial, konsumen
mendasari keputusan mereka untuk membeli terutama pada pilihan
pribadi, bukan pada persaingan harga.

Lini Produk
Lini produk adalah serangkaian produk dan jasa yang
berhubungan yang ditawarkan oleh sebuah perusahaan.
Lini produk cenderung berkembang sepanjang waktu, saat
perusahaan menyadari kebutuhan konsumen yang lain.
Bauran Produk
Berbagai campuran produk ditawarkan oleh sebuah perusahaan
sebagai bauran produk. Kebanyakan perusahaan cenderung
mengembangkan bauran produk mereka sepanjang waktu saat mereka
mengidentifikasikan akan kebutuhan atau pilihan konsumen yang lain.
Sebelum perusahaan menambahkan lebih banyak produk pada baruan
produknya, mereka harus menentukan akan adanya permintaan
terhadap produk baru tersebut dan apakah permintaan akan produk-
produk tersebut sanggup diproduksi secara efisien. Sebuah
perusahaan bahkan dapat menghentikan salah satu produk dari
bauran produksinya.

MENGIDENTIFIKASIKAN TARGET PASAR


Secara umum, konsumen yang membeli produk tertentu akan
mendapatkan karakter khusus, yang menyebabkan kebutuhan mereka
sama. Perusahaan mencoba mengidentifikasikan berbagai karakteristik
ini, sehingga mereka dapatb menentukan target pasar tehadap orang-
orang dari karakteristik tersebut. Usaha-usaha pemasaran selalu
ditargetkan pada target pasar tertentu, yang merupakan kelompok
individual atau organisasi yang memiliki karakteristik yang sama yang
mungkin akan membeli produk tertentu.
Target pasar secara luas dapat diklasifikasikan sebagia pasar
konsumen atau pasar industri. Pasar konsumen ada untuk berbagai
pruduk dan jasa konsumen, sedangkan pasar industri ada untuk
berbagai produk industri yang dibeli oleh perusahaan.
Karakteristik umum yang digunakan untuk menguraikan target
pasar adalah jenis kelamin, usia, dan tingkat pendapatan.

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Ukuran Target Pasar


Saat waktu berlalu, maka permintaan akan sebuah produk juga akan
berubah. Perusahaan berusaha untuk berada pada posisi yang
memberikan dari kemungkinan peningkatan permintaan akan produk
tertentu.
Saat pilihan konsumen berubah, ukuran target pasar tertentu
juga akan berubah, perusahaan memonitor pilihan konsumen
sepanjang waktu untuk mengantisipasi bagaimana ukuran target pasar
mereka akan terpengaruhi. Berikut ini adalah beberapa faktor kinci
yang mempengaruhi pilihan konsumen dan akibatnya akan
mempengaruhi ukuran target pasar, yakni:
 Demografis
 Geografi
 Faktor-faktor ekonomi
 Nilai-nilai sosial

Demografis
Total permintaan untuk beberapa produk atau jasa tertentu tergantung
pada demografis, atau karakteristik populasi manusia atau segmen
tertentu dari populasi tersebut. Ketika kondisi demografis berubah,
maka permintaan juga akan berubah.
Geografi
Jumlah permintaan akan sebuah produk juga dipengarui oleh geografi.
Misalnya, yang berkaitan dengan selera, makanan-makanan pedas
lebih tinggi di negara-negara bagian selatan dibanding dengan negara-
negara lain.
Faktor-faktor Ekonomi
Ketika terjadi perubahan kondisi perekonomian maka akan terjadi
perubahan pilihan konsumen. Permintaan akan berbagai jebis barang
menurun. Produk-produk spesial dan produk belanja akan sangat
sensitif pada kondisi ini. Selama resesi perusahaan-perusahaan dapat
mempromosikan produk kebutuhan sehari-hari dari pada produk-
produk spesial terlebih karena harganya akan lebih kompetitif ketika
perekonomian membaik.
Nilai-nilai Sosial
Saat nilai sosial konsumen mengalami perubahan, maka pilihan
mereka juga kan berubah. Contohnya, permintaan akan rokok dan
minuman keras akan menurun ketika konsumen menyadari akan
bahaya kesehatan yang ditimbulkan produk tersebut. Perusahaan
dapat memodifikasi produknya untuk menanggapi perubahan tersebut.
Misalnya, mengurangi kandungan alkohol pada minuman keras atau
tar dan nikotin pada rokok.
Untuk mengilustrsikan bagaimana setiap produk ditargetkan
dalam suatu negara pertimbangan rangkuman singkat berikut yang
hanya berisi contoh salah satu produk “best foods” menjual saus putih
di Argentina, Brazil, dab Chili serta sedang memperkenalkan di Panama
dan Venezuela. Penjualan saus putih ini sangat tinggi di Republk Czech
dan Slovakia dan saat ini sedang dipasarkan di Spanyol.
MENCIPTAKAN PRODUK BARU
Sebuah produk baru tidak harus mewakili sebuah penemuan
yang terkenal. Kebanyakan adalah pengembangan dari produk-produk
yang sudah terkenal. Produk yang sudah ada menjadi usang, atau
kurang bermanfaat untuk masa sekarang, dengan alasan produk
tersebut sudah ketinggalan mode yang disebut mode kadaluarsa
(fashion obsolescence). Untuk sebuah produk menjadi rendah terhadap
produk baru yang teknologinya lebih baru, yang disebut teknologi
usang (teknological obsolescence).

Penggunaan Riset Pemasaran untuk Menciptakan Produk


Baru
Riset pemasaran yaitu akumulasi dan analisis data untuk
membuat keputusan pemasaran tersebut. Hal ini sangat berguna
untuk membuat keputusan tentang produk. Pandangan perusahaan
tentang pilihan konsumen akan lebih akurat jika didukung denga riset
pemasaran. Untuk dapat bisa membuat suatu perusahaan memiliki
keyakinan pada makna yang terkandung dalam riset pemasaran maka
aka dipelajari sampel sebuah kelomopok konsumen yang menjadi
target pasar.

Penggunaan Riset dan Pengembangan untuk


Menciptakan Produk
Perusahaan menginvestasikan sejumlah besar dalam riset dan
pengembangan (research and development-R&D) untuk merancang
produk baru atau mengembangkan produk yang telah diproduksi.
Perusahaan-perusahaan produsen cenderung menginvestasikan dana
lebih banyak pada R&D dibandingkan perusahaan-perusahaan jasa,
karena teknologi dapat mengembangkan produk-produk yang
dihasilkan dengan mudah dibanding jasa.
Langkah-langkah Penting untuk Menciptakan Produk Baru
Langkah-langkah penting untuk menciptakan produk baru:
 Mengembangkan ide produk
 Menilai kelayakan ide produk
 Merancang dan menguji produk
 Mendistribusikan dan mempromosikan produk
 Pengawasan paska produksi

DIFERENSIASI PRODUK
Diferensiasi produk yakni uapaya dari sebuah perusahaan
untuk membedakan produknya dari produk pesaing dalam suatu sifat
yang membuatnya lebih diiginkan.
Sebuah perusahaan mencari beberapa jenis keunggulan
kompetitif yang dapat membedakan produk mereka dari produk yang
lain. Berikut ini adalah beberapa metode yang lebih umum digunakan
untuk membedakan suatu produk:
 Rancangan unik
Beberapa produk dibedakan oleh rancangan mereka
pertimbangkan pengembangan perumahan yang membangun rumah
dan menjualnya setelah diselesaikan. Pengembangan tersebut berusha
membangun perumahan yang dapat memuaskan pembeli.
 Kemasan unik
Strategi pengemasan dapat menentukan kesuksesan atau
kegagalan suatu produk, khususnya untuk produk yang tingkat
kualitasnya sama.

 Merek unik
Merek adalah metode untuk mengidentifikasi dan membedakan
berbagai produk dari produk pesaing. Merek biasanya diwakili oleh
nama atau simbol. Sedangkan merek dagang adalah bentuk merek
yang mengidentifikasikan bahwa produk tersebut dilindungi secara
hukum untuk digunakan oleh perusahaan lain. Misalnya, Coke sering
digunakan untuk menunjukkan minuman cola lainnya. merek
keluarga adalah merek dari semua produk yang didistribusi oleh
sebuah perusahaan The Coca-Cola Company menjual Coca-Cola, Diet
Coke, Cherry Coke, dan minuman ringan lainnya.
Perusahaan yang menggunakan merek individu perusahaan
akan memberikan merek yang unik untuk membedakan produk atau
kelompok produk. Selain itu merek produsen mencerminkan
produsen yang menciptakan produk. Selain itu merek merek toko
mencrminkan toko pengecer yang menjual produk tersebut.
Beberapa produk tidak diberikan merek baik oleh produsen
maupun oleh. Produk ini diberi nama produk generik.

SIKLUS KEHIDUPAN PRODUK


Hampir semua produk hampir mengalami siklus kehidupan
produk, atau rangkaian fase tertentu sepanjang umur kehidupannya.
Siklus kehidupan produk biasanya memiliki empat fase khusus, yaitu:
 pengenalan
 pertumbuhan
 kedewasaan
 penurunan

Pengenalan
Fase pengenalan adalah periode awal dimana konsumen
diinformasikan mengenai produk yang baru.
Pertumbuhan
Fase pertumbuhan adalah periode dimana penjualan produk naik
dengan sangat cepat.
Kedewasaan
Fase kedewasaan adalah periode di mana produk pesaing tambahan
telah memasuki pasar, dan tingkat penjualan produk terhenti karena
banyak pesaing.
Penurunan
Fase penurunana dalah periode di mana penjualan produk tersebut
turun baik karena berkurangnya permintaan konsumen terhadap jenis
produk maupun karena bertambahnya pesaing di pasaran.

STRATEGI PENENTUAN HARGA


Perusahaan menentukan harga produk mereka dengan pertimbangan
berikut:
 biaya produksi
 suplai persediaan
 harga persaingan