Anda di halaman 1dari 12

Sifat Koligatif Larutan (TIPE B)

1. Bagan berikut ini adalah gambaran molekuler 1) penggunaan cairan infus bagi manusia,
larutan dengan berbagai konsentrasi. 2) pembuatan cairan pendingin pada es
putar,
3) penggunaan obat tetes mata,
4) pencairan salju menggunakan garam
dapur,
5) pemberian garam pada lintah.
Pasangan sifat yang merupakan pemanfaatan
Gambar yang menunjukkan titik didih larutan penurunan titik beku larutan adalah ….
paling besar adalah nomor …. a. (1) dan (3)
a. I b. (1) dan (4)
b. II c. (2) dan (3)
c. III
d. (2) dan (4)
d. IV
e. V e. (3) dan (5)

2. Berikut ini peristiwa kimia dalam kehidupan


sehari-hari:
4. Berikut ini beberapa penerapan sifat koligatif
1) etilen glikol dapat ditambahkan ke dalam
larutan dalam kehidupan sehari-hari:
radiator mobil, dan
1) penyerapan air oleh akar tanaman,
2) desalinasi air laut.
2) penambahan garam dalam es putar,
Kedua contoh di atas berhubungan dengan
3) penambahan garam untuk mencairkan
sifat koligatif larutan secara berturut-turut ….
salju,
a. penurunan tekanan uap dan tekanan
osmotik 4) penggunaan garam untuk membunuh
b. tekanan osmotik dan kenaikan titik didih lintah, dan
c. kenaikan titik didih dan penurunan titik 5) menambahkan etilen glikol pada radiator
beku mobil.
d. penurunan titik beku dan osmosis balik Penerapan tekanan osmotik terdapat pada
e. penurunan titik beku dan kenaikan titik
peristiwa nomor ….
didih
a. (1) dan (3)
b. (1) dan (4)
c. (2) dan (3)
d. (2) dan (5)
e. (4) dan (5)

3. Berikut adalah beberapa pemanfaatan sifat


koligatif larutan yang banyak ditemui dalam
kehidupan sehari-hari:
5. Perhatikan gambar berikut! 7. Perhatikan tabel data larutan berikut!

Larutan yang mempunyai tekanan uap paling Derajat ionisasi larutan elektrolit terner
kecil ditunjukkan oleh gambar nomor …. tersebut adalah ….
a. 1 a. 0,40
b. 2 b. 0,50
c. 3 c. 0,80
d. 4 d. 0,90
e. 5 e. 1,00

6. Perhatikan gambar ilustrasi komposisi larutan


berikut ini!
8. Gambar berikut merupakan gambar partikel
zat terlarut dan pelarut yang bukan
sebenarnya.

Pernyataan yang tepat untuk kedua larutan


tersebut adalah ….
a. tekanan osmotik larutan A lebih tinggi
daripada larutan B
b. titik didih larutan A lebih tinggi daripada
Tekanan uap larutan paling kecil terdapat pada
larutan B
wadah ….
c. titik beku larutan A lebih tinggi daripada
a. 1
larutan B
b. 2
d. tekanan uap larutan A lebih rendah
c. 3
daripada larutan B
d. 4
e. larutan A isotonik dengan larutan B
e. 5
11. Gambar berikut menyatakan diagram P – T air,
9. Berikut ini dua buah contoh peristiwa kimia: larutan urea 0,2 M.
1) Pemakaian urea untuk mencairkan salju.
2) Produksi air tawar dari air laut.
Contoh tersebut berkaitan dengan sifat
koligatif larutan secara berurutan yaitu ….
a. penurunan titik beku dan tekanan osmotik
b. tekanan osmotik dan penurunan titik beku
c. kenaikan titik didih dan penurunan titik
beku
d. penurunan titik beku dan kenaikan titik
Titik didih larutan urea 0,2 M dinyatakan oleh
didih
titik....
e. tekanan osmotik dan kenaikan titik didih
a. E
b. F
c. H
d. K
e. L

10. Tabel berikut berisi data sejumlah zat terlarut


12. Berikut ini jumlah partikel zat terlarut yang
yang dilarutkan dalam air :
terdapat dalam 2 mol pelarut dalam ruang
tertutup.

Jika R = 0,082 L.atm.mol–1.K–1 dan


pengukuran dilakukan pada suhu tetap, maka
larutan yang mempunyai tekanan osmotik
paling besar adalah ... Berdasarkan gambar tersebut, tekanan uap
a. 1 yang paling besar terdapat pada larutan
b. 2 nomor...
c. 3 a. 1
d. 4 b. 2
e. 5 c. 3
d. 4
e. 5

13. Berikut ini dua buah contoh peristiwa kimia.


(1) Larutan infus yang dimasukkan ke dalam
darah
(2) Pemakaian glikol pada radiator kendaraan
bermotor
Contoh (1) dan (2) berkaitan dengan sifat
koligatif larutan secara berurutan, yaitu: Garis beku pelarut ditunjukkan oleh....
a. kenaikan titik didih dan penurunan titik a. MS
beku b. MN
b. kenaikan titik didih dan penurunan tekanan c. KL
uap d. LR
c. penurunan titik beku dan tekanan osmotik e. KQ
d. tekanan osmotik dan penurunan titik beku
e. kenaikan titik didih dan tekanan osmotik

16. Gambar berikut adalah diagram P-T air dan


larutan glukosa.

14. Perhatikan diagram PT berikut:

Titik beku larutan glukosa ditunjukkan oleh


titik….
a. P
b. Q
Bagian yang merupakan perubahan wujud dari
c. R
cair ke gas suatu pelarut adalah...
d. S
a. K - L
e. T
b. M - N
c. M - P
d. T - M
e. R - N

17. Perhatikan bagan tentang banyaknya partikel


zat pelarut dan zat terlarut dalam larutan.

15. Perhatikan diagram P - T berikut!


Bagan yang menunjukkan tekanan uap larutan c. turunnya titik beku
paling kecil adalah…. d. naiknya tekanan osmotik
a. I e. naiknya titik beku
b. II
c. III
d. IV
e. V
18. Tekanan uap air jenuh pada suhu 30° C adalah 21. Ke dalam 250 gram air ditambahkan 12 gram
31,8 mmHg dan fraksi mol suatu zat dalam air urea, CO(NH2)2. Jika harga Kb air = 0, 52 °C dan
adalah 0,056 mol. Pada suhu 30° C, tekanan Kf air = 1,86 °C. (Ar C = 12 ; N = 14 ; 0 = 16, H
uap larutan adalah ........ = 1)
a. 1,78 mmHg Maka titik didih dan titik bekunya adalah ......
b. 33,58 mmHg a. 100,316 °C dan -0,488 °C
c. 17,8 mmHg b. 100,416 °C dan -1,488 °C
d. 30,02 mmHg c. 100,216 °C dan -1,388 °C
e. 28,30 mmHg d. 100,216 °C dan -1,488 °C
e. 100,148 °C dan -1,488 °C

22. Sebanyak 1,8 gram zat non elektrolit dilarutkan


19. Dilarutkan 18 gram glukosa C6H12O6 ke
ke dalam 200 gram air. Bila penurunan titik
dalam 500 gram air. Jika kalor beku molal air
beku larutan 0,93°C (Kr air = 1,86°) , maka
(Kf) = 1,8°C mol-1Ar C = 12, H = 1, O = 16 Titik
massa molekul relatif zat tersebut adalah ........
beku larutan tersebut adalah ........
a. 18
a. -0,18°C
b. 19
b. -0,36°C
c. 20
c. -1,8°C
d. 21
d. -3,6°C
e. 22
e. -7,2°C

23. Sebanyak 46 gram gliserol (Mr = 92) dicampur


dengan 27 gram air (M, =18). Jika tekanan uap
air pada suhu tersebut sama dengan 30
20. Adanya zat terlarut dapat mengakibatkan ....... mmHg, tekanan uap larutan adalah ........
a. naiknya tekanan uap jenuh a. 7,5 mmHg
b. turunnya titik didih b. 22,5 mmHg
c. 30 mmHg b. 60
d. 32,5 mmHg c. 75
e. 37,5 mmHg d. 90
e. 150

24. Sebanyak X gram CO(NH2)2 (Mr = 60)


dilarutkan kedalam 468 gram air (Mr = 18) 27. Titik beku larutan NaCl 0,1 M adalah -0,36
sehingga tekanan uap jenuh larutan pada derajat celcius. Pada keadaan yang sama, titik
temperatur 30°C = 28,62 mmHg. Jika pada beku larutan K2SO4 0,1 M adalah...
temperatur itu tekanan uap jenuh air murni a. -0,18 derajat celcius
sama dengan 31,8 mmHg, harga X adalah ........ b. -0,36 derajat celcius
a. 270 gram c. -0,48 derajat celcius
b. 173 gram d. -0,54 derajat celcius
c. 90 gram e. -0,72 derajat celcius
d. 27 gram
e. 18 gram

25. Untuk menurunkan titik beku 2,5 liter air 28. Perhatikan tabel di bawah ini!
(massa jenis 1 g/cm³) menjadi -0,74°C pada
tekanan 1 atm (Kf = 1,86), diperlukan jumlah
gula (Mr = 342) yang harus dilarutkan
sebanyak .......
a. 170 gram
b. 204 gram
c. 340 gram
d. 408 gram Larutan yang mempunyai titik didih paling
e. 510 gram rendah adalah...
a. p
b. Q
c. R
d. S
e. T
26. Zat X sebanyak 15 gram dilarutkan dalam 90
gram air. Larutan ini mempunyai tekanan uap
jenuh 28,85 mmHg. Pada suhu yang sama, air
mempunyai tekanan uap jenuh 30 mmHg. 29. Menurut Raoult, sifat koligatif larutan
Massa molekul relatif (Mr) zat X adalah... merupakan sifat larutan yang...
a. 30
a. memperhitungkan macam dan jumlah zat
yang terlarut
b. memperhitungkan jumlah molekul zat yang
terlarut 32. Tekanan uap air jenuh pada suhu 29°C adalah
c. memperhitungkan macam zat yang terlarut 25,5 mmHg. Pada suhu yang sama, tekanan
saja uap jenuh larutan NaBr 15 gram urea (Mr = 60)
d. tidak memperhitungkan macam dan dalam 72 gram air (Mr = 18) adalah...
jumlah zat yang terlarut a. 8
e. kadang-kadang memperhitungkan jumlah b. 16
mol zat yang terlarut, kadang-kadang tidak c. 24
melihat macam zat d. 32
30. Tekanan uap jenuh air pada 100°C adalah 76 e. 48
cmHg. Jika 18 gram glukosa (Mr = 180)
dilarutkan dalam 90 gram air (Mr = 18) maka
pada suhu tersebut tekanan larutannya dalah...
a. 745,1 mmHg
b. 754,1 mmHg
c. 759,2 mmHg
d. 772,5 mmHg
e. 775,2 mmHg

33. Larutan Na2So4 0,2 molal membeku pada


suhu -1,116°C. Jika harga Kf = 1,86°C. Maka
derajat ionisasi larutan elektrolit zat tersebut
adalah...
a. 0,02
b. 0,05
c. 0,50
d. 0,88
31. Sebanyak 20 gram zat X (nonelektrolit) e. 1,00
dilarutkan dalam 360 ml air, ternyata tekanan
uapnya sebesar 40 cmHg. Bila tekanan uap air
pada suhu tersebut 40,2 cmHg maka massa
molekul relatif zat X tersebut adalah...
a. 60
b. 120
c. 200
d. 240
e. 342
34. Di antara kelima macam larutan di bawah ini
yang titik bekunya paling rendah ialah
larutan....
a. Asam asetat 0,3 m
b. Kalium iodida 0,1 m
c. Glukosa 0,4 m
d. Asam perklorat 0,3 m 37. Jika diketahui tekanan osmosis larutan 10 g
e. Barium hidroksida 0,3 m asam benzoat, C6H5COOH dalam benzena
adalah 2 atm pada suhu tertentu maka larutan
20 g senyawa dimernya, (C6H5COOH)2, dalam
pelarut yang sama, mempunyai tekanan
osmosis sebesar... (Ar C = 12, H = 1, O = 16)
a. 0,5 atm
b. 1,0 atm
c. 2,0 atm
d. 4,0 atm
e. 8,0 atm

35. Sebanyak 6,8 g Al2(SO4)3 (Mr = 342) dilarutkan


dalam air sehingga volumenya 200 ml. Larutan
ini isotonis dengan... 38. Perhatikan grafik berikut!
a. NaCl 0,5 M
b. MgSO4 0,25 M
c. Glukosa 1,0 M
d. Na2SO4 0,3 M
e. H3PO4 0,25 M

Jika jumlah mol partikel pelarutnya sama maka


larutan yang memiliki tekanan uap paling kecil
adalah...
36. Suatu larutan diperoleh dengan melarutkan 20
a. K
gram urea (Mr = 60) dalam 1 liter air. Larutan
b. L
yang lain diperoleh dengan melarutkan 36
c. M
gram glukosa (Mr = 180) dalam 1 liter air. Pada
d. N
suhu yang sama berapa tekanan osmosis
e. O
larutan kedua dibandingkan terhadap larutan
pertama?
a. sepertiga larutan pertama 39. Lemak 10 gram dilarutkan dalam 100 gram
b. tiga kali larutan pertama benzena, ternyata larutan itu membeku pada
c. tiga perlima kali larutan pertama suhu 0,3°C di bawah titik beku benzena murni.
d. lima pertiga larutan pertama Jika Kf benzena 5,1 maka massa molekul relatif
e. tiga perdua kali larutan pertama lemak tersebut adalah...
a. 40
b. 510
c. 1000
d. 1500
e. 1700
40. Dilarutkan 0,063 gram suatu zat nonelemen Berdasarkan data tersebut, dapat disimplukan
elektro sampai volume 100 ml pada suhu 27°C bahwa...
menyebabkan tekanan osmotik larutan a. larutan elektrolit yang berkonsentrasi sama
menjadi 190 mmHg. Massa molekul relatif zat memiliki titik beku yang sama
tersebut adalah... (1 atm = 760 mmHg) b. titik beku larutan dipengaruhi oleh jenis zat
a. 46 terlarut dan jenis pelaruut
b. 60 c. titik beku larutan elektrolit lebih tinggi
c. 62 daripada non-elektrolit
d. 90 d. makin besar konsentrasi zat, makin tinggi
e. 92 titik beku larutan
e. pada konsentrasi sama, titik beku larutan
elektrolit lebih rendah daripada larutan
nonelektrolit

41. Perhatikan diagram berikut! 43. Suatu larutan terdiri atas 0,02 mol A dan 0,08
mol B. Fraksi mol untuk zat B adalah...
a. 0,2
b. 0,4
c. 0,6
d. 0,8
e. 1,0

Dari diagram PT H2O tersebut yang merupakan


daerah perubahan titik beku adalah...
a. A dan H
b. B dan C 44. Suatu zat non-elektrolit sebanyak 24 gram
c. G dan H dilarutkan dalam air hingga volumenya 250 mL
d. I dan J dan mempunyai tekanan osmotik sebesar 32,8
e. D dan E atmosfer pada suhu 27°C. Jika tetapan R =
0,082 L atm/mol K, massa relatif zat tersebut
adalah...
a. 36
b. 48
42. Berikut adalah data titik beku (T) berbagai c. 72
larutan elektrolit dan non-elektrolit. d. 96
e. 144
d. 408 gram
45. Untuk menurutkan titik beku 2,5 liter air (massa e. 510 gram
jenis 1 g/cm3) menjadi -0,74°C pada tekanan 1
atm (Kf = 1,86), diperlukan jumlah gula (Mr =
342) yang harus dilarutkan sebanyak...
a. 170 gram
b. 204 gram
c. 340 gram

Sifat Koligatif Larutan (TIPE A)

1. Sejumlah 100 g senyawa nonelektrolit yang c. 9,26 m


tidak menguap, jika dilarutkan ke dalam 1 mol d. 11,1 m
CCI4 mempunyai tekanan uap 75 mmHG pada e. 22,2 m
295 K. Tekanan uap CCI4 murni pada
temperatur yang sama adalah 100 mmHg.
Pernyataan yang benar adalah... 4. Pada temperatur 20 derajat celcius,
1) Penurunan tekanan uap larutan = 25 sikloheksana dan toluena mempunyai tekanan
mmHg uap murni masing-masing sebesar 70 torr dan
2) Fraksi mol zat terlarut = 0,25 20 torr. Tekanan uap total larutan yang terdiri
3) Jika suhu dinaikkan maka tekanan uap dari 50% mol sikloheksana dan 50% mol
larutan > 75 mHg
toluena adalah...
4) Titik didih larutan lebih tinggi daripada titik
didih CCI4 murni a. 20 torr
b. 45 torr
c. 50 torr
2. Larutan 133,5 g zat X nonelektrolit yang tidak d. 70 torr
mudah menguap dalam 1 mol heksana e. 10 torr
memiliki tekanan uap yang sama dengan
larutan 1 mol senyawa nonelektrolit lain dalam
4 mol heksana. Massa molekul relatif X 5. Diketahui Kf air = 1,86. Ar H = 1, C = 12, dan O
adalah... = 16. Titik beku air dalam radiator mobil yang
a. 133,5 berisi cairan dengan perbandingan 62 gram
b. 267,0 etilen glikol, HOCH2CH2OH, dalam 500 gram
c. 400,5 air adalah...
d. 534,0
a. -0,93 derajat celcius
e. 667,5
b. -1,86 derajat celcius
c. -3,72 derajat celcius
d. -5,58 derajat celcius
3. Larutan sukrosa dalam air memiliki penurunan
e. -7,64 derajat celcius
tekanan sebesar 1/6P° mmHg, di mana P°
adalah tekanan jenuh uap air. Molalitas larutan
sukrosa adalah... (Mr sukrosa = 342, air = 18)
a. 0,83 m 6. Larutan 6,84 gram zat X nonelektrolit dalam
b. 5,55 m 200 ml air membeku pada suhu yang sama
dengan larutan 1,8 gram glukosa (C6H12O6, Mr
= 180) dalam 100 ml air. Bila massa jenis air c. 180
adalah 1 g/ml, maka massa molekul relatif X d. 200
adalah... e. 320
a. 171
b. 180
11. Jika senyawa-senyawa berikut dilarutkan dalam
c. 342
d. 360 500 ml air maka senyawa yang menghasilkan
e. 684 titik didih tertinggi adalah...
a. 7,1 gram Na2SO4 (Mr = 142)
b. 11,7 gram NaCl (Mr = 58,5)
c. 18 gram fruktosa (Mr = 180)
7. Sebanyak 5,85 gram NaCI (Mr = 58,5) d. 36 gram fruktosa (Mr = 180)
dilarutkan dalam 500 gram air (Kb = 0,5), bila e. 68,4 gram fruktosa (Mr = 342)
diukur pada tekanan 1 atm maka kenaikan titik
didih larutan adalah...
a. 0,1°C 12. Sebanyak 14,2 g Na2SO4 (Mr = 142) dilarutkan
b. 0,2°C dalam 500 ml air (rho = 1 g/ml) mempunyai
c. 0,4°C titik didih 100,3°C. Bila 20 g zat organik
d. 1,0°C nonelektrolit digunakan untuk menggantikan
e. 2,0°C Na2SO4, titik didih larutan sama. Massa molekul
relatif zat organik tersebut adalah...
8. Pada tekanan 1 atmosfer, larutan sukrosa a. 44
(C12H22O11) dalam air memiliki titik didih 101 b. 60
c. 80
derajat C. Jika Kb air = 0,5°C/m, maka
d. 100
konsentrasi larutan tersebut adalah...
e. 200
a. 5,0 molal
b. 4,0 molal
c. 2,5 molal 13. Suatu larutan glukosa (Mr = 180) dalam 100
d. 2,0 molal gram air (Kb = 0,52) mendidih pada 100,65°C.
e. 1,0 molal Massa glukosa yang dilarutkan adalah...
a. 5,6 gram
9. Pada tekanan 1 atm, larutan 13,35 gram b. 11,2 gram
c. 22,5 gram
aluminium klorida (Mr = 133,5) dalam 260 g air
d. 45,0 gram
(Kb = 0,52°C/m) akan mendidih pada...
e. 67,5 gram
a. 99,2°C
b. 100,2°C
c. 100,8°C 14. Jika 87,75 gram NaCl dilarutkan dalam 7,5 kg
d. 102,0°C air murni maka larutan dalam keadaan normal
e. 108,0°C (P = 1 atm) yang terjadi akan memiliki titik
beku dan titik didih sebesar... (Ar Na = 23; Cl =
10. Sejumlah 18 g zat nonelektrolit X yang tidak 35,5; Kf air = 1,85; Kb air = 0,5)
mudah menguap dilarutkan dalam 100 g air a. - 0,744°C dan 103,72°C
yang memiliki titik didih yang sama dengan b. - 0,744°C dan 100,2°C
c. - 0,372°C dan 100,2°C
larutan K2CO3 0,3 m. Massa molekul relatif zat
d. - 0,2°C dan 100,372°C
X adalah...
e. - 0,2°C dan 100,744°C
a. 60
b. 120
15. Dalam suatu percobaan, akan disiapkan larutan b. 1,28 g
AgNO3 0,20 M. Berapakah massa padatan c. 1,70 g
AgNO3 yang dibutuhkan untuk membuat d. 2,55 g
e. 5,10 g
larutan sebanyak 50 ml? (Ar N = 14, O = 16,
Ag = 106)
a. 0,85 g