Anda di halaman 1dari 10

PROPOSAL BISNIS

“ROTI MANTAP”

Disusun Oleh:

Nama : 1. Masnun Lintang Alnasyah


2. M. Delika Maulidi
3. Rifanka Mandayun
4. Syabania Saputri
Kelas : 3 KA
Kelompok : 2
Dosen: Ir. Muhammad Zaman M.Si., M.T

DIII Teknik Kimia


Politeknik Negeri Sriwijaya
1. PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Usaha

Bisnis kuliner memang menjanjikan untuk membuka usaha, dari sekadar hobi
makan pun kini bisa dijadikan sebagai peluang bisnis yang menjanjikan. Berbagai
macam jenis makanan bermunculan dengan ragam kreatifitas yang menarik dan
unik. Makanan biasa dikreasikan menjadi makanan yang memiliki cita rasa dan nilai
jual tinggi. Salah satunya adalah roti yaitu salah satu jenis makanan yang merupakan
hasil olahan dari tepung terigu.
Rasanya yang enak dan produk yang belum ada di pasaran mampu menarik
minat para konsumen. Selain itu usaha roti ini ketika nantinya sudah berkembang
maka akan diadakan inovasi yaitu dengan adanya rasa yang bervariasi. Keunggulan
tersebut akan dimulai setelah melihat pangsa pasar nanti yang akan dijalankan. Jika
aneka rasa tersebut dapat dijalankan dan dapat menarik minat dari konsumen
sehingga mulailah tumbuh kreativitas dan inovasi dalam usaha ini sehingga
konsumen tidak akan merasa bosan. Adapun tempat penjualan yang dicari yaitu
kelas-kelas kampus dan nantinya akan merambah ke kantin di kampus. Oleh karena
itu saya tertarik untuk membuka usaha yaitu “Roti Mantap” untuk dijual karena
dijadikan sebagai makanan ringan yang rasanya cukup lezat.

2. BUSINESS PLAN

2.1 Visi & Misi

Visi: Menjadikan “Roti Mantap” sebagai produk camilan terkenal yang sehat,
bergizi dan enak sehingga dapat dirasakan dan digemari seluruh masyarakat
Indonesia, serta mampu memberikan kontribusi pada perekonomian Indonesia”.

Misi :
1) Mengembangkan inovasi – inovasi baik dalam produk maupun
pelayanan 2. Berorientasi kepada kepuasan konsumen
2) Mengutamakan kualitas dalam pelayanan
3) Mengembangkan usaha untuk memperluas usaha
4) Menambah wawasan tentang cara berwirausaha tentang roti

2.2 Identifikasi Usaha

Usaha yang dijalankan ini diusulkan oleh:

Nama : Kelompok 2
Nama Usaha : Roti Mantap
Alamat Usaha : Kelas 3KA, Teknik Kimia, POLSRI
No. telp. Usaha : 082281689569
Email Usaha : masnunlintang@gmail.com

2.3 Ruang Lingkup Usaha

Usaha ini termasuk usaha kecil yang akan di jual di daerah kampus
Politeknik Negeri Sriwijaya, Palembang. Namun seiring berjalannya waktu bisa
menjadi usaha besar karena kalangan manapun bisa menikmati produk “Roti
Mantap” ini.

2.4 Tujuan

1) Mendapatkan keuntungan dari produk ini


2) Membuat produk makanan yang mempunyai inovasi baru dan disukai seluruh
kalangan masyarakat.
3) Memperkenalkan hasil olahan sendiri agar masyarakat mengetahui bahwa
Chand’s Bakery ini mempunyai nilai cita rasa yang enak.

3. ANALISIS USAHA

3.1 Rencana Produk

Bakery ialah kue kecil yang dapat dijadikan sebagai camilan ringan yang
rasanya cukup lezat.

3.2 Produk/jasa yang dihasilkan


Keistimewaan Bakery ini diantaranya :
1) Hidangan lezat dan bergizi
2) Harga relatif terjangkau oleh semua lapisan masyarakat dalam berbagai
umur baik anak-anak, remaja maupun orang tua.
3) Disajikan dengan berbagai macam rasa

4. DESKRIPSI TENTANG USAHA

4.1 Jenis Usaha

Jenis usaha berupa usaha rumahan yang menjual makanan ringan yang lezat
dan bergizi dan disajikan dengan berbagai rasa.

4.2 Prospek Usaha

Usaha Bakery ini merupakan usaha menengah. Dalam usaha ini tidak
memerlukan banyak orang karena usaha ini masih kecil-kecilan dan juga tidak
membutuhkan orang yang memiliki keahlian khusus atau juru masak, akan tetapi
dibutuhkan sikap tekun, ulet, sabar.

5. RENCANA PRODUKSI

5.1 Bahan Baku dan penggunaannya

Bahan-bahan untuk membuat Chand’s Bakery :

Bahan Baku :
 300 gram tepung terigu protein tinggi/cakra
 200 gram tepung terigu serbaguna/segitiga
 75 gram gula pasir
 10 gram ragi instant
 2 sdm susu bubuk
 1 sdt bread improver
 ½ sdt gram
 3 butir telur
 150 ml air
 100 gram margarine
 Olesan (Keju Cheddar, Coklat parut, Selai Blueberry, Selai Strawberry,
Oreo secukupnya)

5.2 Proses Produksi

Adapun cara pembuatan Bakery adalah :

1) Mencampurkan tepung terigu dengan gula pasir, ragi instan, susu bubuk,
bread improver dan garam. Semua bahan dikondisikan tercampur dengan
rata.
2) Telur dan air dimasukkan kedalam campuran hingga tercampur
sempurna, dan ditambahkan margarine hingga adonan kalis dan lembut.
Bulatkan, dan membiarkannya selama 1 jam.
3) Memotong adonan kebentuk yang diinginkan, dan membiarkannya
selama 15 menit.
4) Setelah semua adonan dibentuk, maka selanjutnya mempersiapkan
loyang roti dan menyiapkan keju dan coklat untuk filling dan hiasan atas
roti.
5) Mengisi adonan yang telah dibentuk kecil-kecil dengan coklat batangan
yang dipotong dadu, dan ditabur keju dibagian atas.
6) Memasukkan ke dalam oven selama kurang lebih 30 menit hingga roti
mengembang dan mengeluarkan aroma yang harum
7) Angkat roti dan oles sedikit dengan margarine.

6. RENCANA PEMASARAN

6.1 Analisis Persaingan Usaha

Setiap kegiatan untuk memulai usaha harus mengukur kemampuan terhadap


lingkungan atau pesaing yaitu melalui analisis SWOT.

1. Strength (kekuatan)
Kekuatan yang dimiliki oleh Roti Coleeeeer ini yaitu penjualan roti
mempunyai rasa yang enak dan harga yang cukup terjangkau

2. Weakness (kelemahan)
Tidak dapat tahan lama, produknya mudah ditiru.

3. Opportunity (peluang)
Roti yang renyah namun empuk diluar dan coklat dan keju lumer
didalam dibuat sesuai selera para konsumen terutama kalangan muda
menjadikan usaha ini sangat menjanjikan, budaya masyarakat yang
konsumtif di Palembang mempunyai peluang besar untuk mendapatkan
keuntungan yang sebesar-besarnya.

4. Threath (ancaman)
Banyak saingan camilan yang telah dikenal konsumen di Palembang dan
harga bahan baku yang sewaktu-waktu bisa naik dapat menyebabkan
keuntungan berkurang juga.

6.2 Analisis 4P

1) Product
Brand : Bakery
Quality : Tanpa bahan pengawet
Packing : Menggunakan plastik
2) Price
Untuk harga awal, Roti dijual langsung kepada konsumen dengan
harga Rp3.000 perbungkus.

3) Promotion
Personal Selling : Pemasaran awal produk kami melalui mulut ke
mulut dan social media.

4) Place
Tempat yang dipilih yaitu kami berkeliling ke kelas-kelas di kampus
Politeknik Negeri Sriwijaya dan sebagian dititipkan ke kantin kampus.

6.3 Target Dan Segmentasi Pasar

1) Geografi
Wilayah yang kita jadikan target yaitu wilayah kampus Teknik Kimia
Politeknik Negeri Sriwijaya. Alasan memilih wilayah ini karena sasaran
yang dituju adalah mahasiswa.

2) Demografi
Berdasarkan demografi, secara pasar kami bertuju kepada masyarakat
untuk mempermudah kami memperoleh informasi pasar.

6.4 Strategi Pemasaran

1) Perkenalan Bisnis
Produk yang kami tawarkan merupakan makanan yang lezat, bergizi,
dan dengan harga yang terjangkau. Produk ini bernama “Roti Mantap”

2) Membangun jaringan dengan usaha lain yang dapat mendukung bisnis

7. RENCANA PERMODALAN

7.1 Biaya Awal


a. Biaya Bahan Baku (Variabel Cost)
Harga Satuan
No Bahan Jumlah Total Harga (Rp)
(Rp)
1 Tepung terigu 600 gram 9.000 9.000
cakra kembar
2 Tepung terigu 400 gram 5.000 5.000
segitiga biru
3 Gula Pasir 150 gram 3.000 3.000
4 Ragi Instan 20 gram 3.000 3.000
5 Susu Bubuk 5 sdm 5.000 5.000
6 Garam 1 sdt 1.000 1.000
7 Telur 7 butir 14.000 14.000
8 Margarin 200 gram 4.000 4.000
9 Keju Cheedar 2 kotak 6.500 13.000
10 Coklat Meises 3 bungkus 3.500 10.500
11 Selai Blueberry ¼ kg 9.000 9.000
12 Selai Strawberry ¼ kg 9.000 9.000
13 Oreo 3 bungkus 8.500 25.500
Total Rp111.000

b. Biaya Peralatan (Fixed Cost)


No Nama Alat Jumlah Alat Harga Stuan (Rp) Total Harga (Rp)
1 Timbangan 1 bh 35.000 35.000
2 Baki 2 bh 25.000 50.000
Alumunium
3 Mixer 1 bh 115.000 115.000
4 Roller 1 bh 100.000 100.000
5 Kompor 1 bh 150.000 150.000
6 Oven 1 bh 250.000 250.000
7 Pengoles 2 bh 5.000 10.000
8 Lap Tangan 2 bh 10.000 20.000
9 Tabung Gas 1 bh 120.000 120.000
10 Baskom Kecil 3 bh 9.000 27.000
11 Parutan Keju 1 bh 3.000 3.000
12 Penjepit 1 bh 5.000 5.000
Total Rp885.000

Biaya Total = Variabel Cost + Fixed Cost


= Rp111.000 + Rp885.000
= Rp996.000

7.2 Harga Per Unit


 Harga jual 1 roti = Rp4.000
 Target penjualan roti/hari = 40 buah
 Perhitungan = (Pendapatan/bulan) – (Pengeluaran/bulan)

Pendapatan/bulan:
40 buah roti (1 hari 1 kali produksi) Rp3.520.000
@Rp4.000 × 22 kali produksi
Pengeluaran/bulan:
Biaya bahan baku Rp111.000 × 22 kali Rp2.442.000
produksi
Biaya lain-lain Rp10.000 × 22 kali produksi Rp220.000
Jumlah pengeluaran/bulan
Rp2.662.000
Total Rp858.000

Modal Awal
Biaya Awal = Rp. 2.000.000

Tingkat Break Even Point


= (Modal Awal) : (Laba Perbulan)
= (Rp996.000) : (Rp858.000)
= 1,2 bulan

Jadi, tingkat Break Even Pointnya adalah 1,2 Bulan

8. RENCANA ORGANISASI

Rencana Organisasi usaha ini terdiri dari empat orang yang bertugas untuk
memproduksi roti yang akan dipasarkan.

9. PENUTUP

9.1 Kesimpulan
Usaha Roti Mantap ini termasuk usaha yang cukup menjanjikan karena
memiliki peluang memperoleh keuntungan yang tinggi dengan minimnya pesaing
yang menggeluti usaha serupa. Namun wirausaha harus memiliki cara
mengembangkan kreativitas dan inovasi dalam diri agar bisnis yang dijalankan
berhasil.

9.2 Saran
Agar tidak menimbulkan kegagalan usaha, seorang wirausaha harus memiliki
rencana dan memperhatikan secara maksimal rencana tersebut agar usaha
berkembang dengan cepat serta tetap menjaga kualitas dan berinovasi untuk
menarik para konsumen membeli produk tersebut.