Anda di halaman 1dari 13

BAB I

PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Kuliah Kerja Nyata adalah bentuk kegiatan intrakulikuler yang
memadukan pelaksanaan Tri Dharma perguruan tinggi (pendidikan,
penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat) dengan cara memberikan
pengalaman belajar kepada mahasiswa untuk hidup ditengah-tengah
masyarakat di luar kampus, dengan cara langsung mengidentifikasi serta
menangani masalah-masalah pembangunan yang dihadapi.
Pendekatan yang digunakan dalam Kuliah Kerja Nyata adalah
pendekatan interdisipliner dan lintas sektoral dimana kegiatan dan
pengelolaan KKN dapat menjamin diperolehnya pengalaman belajar
melakukan kegiatan pembangunan masyarakat secara konkret yang
bermanfaat bagi mahasiswa dan masyarakat dimana mereka ditempatkan.
Sebagian besar masyarakat pada umumnya mempunyai kebutuhan dan
permasalahan yang semakin kompleks. Sedangkan jaringan atau sarana dalam
pemenuhan kebutuhan dan penyelesaian permasalahan yang sedang dihadapi
sudah mulai mengalami kemunduran bahkan kerusakan. Sehingga hal
tersebut patut menjadi tugas semua elemen untuk segera memperbaiki dan
mengembangkannya lagi sebagai proses revitalisasi. Keluarga Indonesia
umumnya belum mampu mengembangkan dirinya atau menyelesaikan
masalah secara mandiri, sehingga dibutuhkan jaringan berupa lembaga-
lembaga dalam masyarakat yang bisa membantu penyegaran usaha gotong
tertinggal
royong untuk membantu keluarga yang masih tersebut. Salah satunya
yaitu melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN).
Kegiatan pengabdian masyarakat melalui KKN dilakukan utamanya
sebagai penugasan mahasiswa untuk melakukan penyuluhan dan anjuran
pentingnya pembentukan jaringan Posdaya di dusunnya, membantu
membentuk, memilih dan melatih calon pengurus Posdaya, membantu
pembinaan dan pengembangan program dan kegiatan, serta mendampingi
pengurus dan anggota Posdaya bekerja keras mengembangkan keluarga dan
2

anggotanya menjadi wirausahawan, penduduk yang cerdas, sehat dan


sejahtera.
Maka kami ingin mengusung program yang terdiri dari program fisik dan
non fisik, yang terbagi dalam empat pilar yaitu:
1. Pilar Pendidikan
Di desa Lenggerong terdapat 1 PAUD dan 1 SD yaitu SD Negri
Lenggerong sehingga kami juga mengusung membantu keberjalanan
PAUD dan mengajar pramuka di SD serta mengadakan bimbingan belajar
untuk anak SD. Sedangkan dilingkup pendidikan kerohanian kami juga
mengikuti program pengajian yang sudah dibentuk masyarakat untuk
mempererat tali silaturahim dan meningkatkan rohani.
2. Pilar Kesehatan
Sarana kesehatan di desa Lenggerong sudah cukup baik seperti Posyandu,
dan puskesmas pembantu. Sehingga kami ikut berpartisipasi dalam
Posyandu dan pmt (pemberian makanan tambahan) seperti biskuit, susu
dan buah serta penyuluhan cuci tangan dan gosok gigi pada siswa PAUD.
Selain itu, kami juga mengadakan senam pagi untuk perangkat desa dan
warga sekitar di area balai desa.
3. Pilar Ekonomi
Wilayah Desa Lenggerong sebagian besar penduduknya bermata
pencaharian sebagai petani dan buruh tani, hanya sedikit yang bermata
pencarian sebagai pengusaha maupun pedagang sedangkan untuk remaja
yang tidak melanjutkan pendidikannya mereka lebih memilih untuk
merantau ke luar kota. Sedikit kami ingin mengajak warga sekitar untuk
memanfaatkan potensi yang ada, khusunya pada sektor pertanian yaitu
berupa produk dari tanaman singkong.
4. Pilar Lingkungan Hidup
Desa Lenggerong merupakan desa kecil di Kecamatan Bantarbolang, tidak
terlalu luas lahan yang ada di desa ini. Namun melihat keadaan sekitar
masih banyak orang yang membuang sampah sembarangan dan
mengandalkan banjirnya sungai. Sehingga kami berpartisipasi dan ingin
3

membuat kegiatan rutin tiap minggu untuk mengadakan kegiatan gotong-


royong dan melakukan restoking (penyebaran benih) di daerah sungai.

B. Usaha Masyarakat
Dalam upaya pemberdayaan masyarakat, diawali dengan pengembangan
dan pemberdayaan keluarga sebagaimana dilakukan melalui pembangunan
dan pemenuhan kebutuhan sosial masyarakat/keluarga yaitu melalui
pengembangan pendidikan dan pelayanan kependudukan serta kesehatan.
Sebagai upaya untuk meningkatkan fungsi partisipatif masyarakat dalam
rangka lebih mengoptimalkan peningkatan taraf hidup masyarakat maka
diperlukan penyiapan sumber daya manusia yang handal dan menciptakan
suasana lingkungan yang kondusif serta menyiapkan sarana dan prasarana
yang memadai untuk menunjang kegiatan program tersebut.
Dari survey yang telah kami lakukan, sudah cukup menunjukan bahwa
masyarakat siap untuk menerima apa yang kita programkan. Mengenai
sarana dan prasarana yang akan kita adakan seperti penerapan program
tersebut diatas hanya ada sekitar 50% bahan baku yang ada, selebihnya
mahasiswa akan mengusahakan dan menjadi penghubung dengan dinas
terkait agar dapat terealisasikan dan tercipta keadaan yang lebih baik di desa
Lenggerong.
4

BAB II
POTENSI DESA LENGGERONG
A. Sejarah Desa Lenggerong
Lenggerong merupakan desa terkecil di wilayah kecamatan
Bantarbolang, Pemalang, Jawa Tengah. Lenggerong dikatagerokikan sebagai
desa mini sama halnya dengan desa Sarwodadi. Pada gambaran peta, desa ini
terlihat seperti mangkok. Garisnya naik ke arah utara maupun ke arah selatan,
garis itulah menyebabkan desa ini terlihat seperti mangkok dalam gambaran
peta.
Sebelum adanya kepemimpinan lurah pada tahun 1856 pada awalnya
desa ini bernama Lenggahsari, Lenggah yang artinya duduk dan sari yang
artinya “ngecap sari”. Itu yang menyebabkan ada pendapat bahwa jika ada
seseorang yang berkunjung di desa ini akan merasa betah berada di desa
Lenggerong. Hal tersebut juga dikarenakan warganya mudah bersosialisasi
dan ramah.
Dikarenakan desa yang berkategori mini ini, desa Lenggerong hanya
mempunyai 1 pedukuhan dengan 5 RT dan jumlah penduduknya ada 1.042
jiwa yang terdiri dari 311 KK. Meskipun begitu, desa lenggerong mempunyai
beberapa prestasi dibidang olahraga, seperti sepak bola. Juara 1 tingkat
kecamatan , masuk semifinal tingkat kabupaten dan mendapat juara harapan 2
pada lomba website desa kabupaten pemalang 2016.

B. Letak Geografi Desa Lenggerong


Desa Lenggerong merupakan salah satu dari 17 desa di wilayah
Kecamatan Bantarbolang, yang terletak 5 km ke arah Tenggara dari Ibu kota
Kecamatan Bantarbolang. Desa Lenggerong mempunyai wilayah seluas
311.207 Ha dengan batas wilayah yaitu, sebelah barat desa Kuta, sebelah
utara desa surajaya, sebelah timur desa Paguyangan, sebelah selatan desa
Kebun Gede.
Iklim desa Lenggerong sebagaimana desa-desa lain di wilayah Indonesia
mempunyai iklim kemarau dan penghujan, hal tersebut mempunyai pengaruh
5

langsung terhadap pola tanam yang ada di Desa Lenggerong Kecamatan


Bantarbolang. Penggunaan tanah di Desa Lenggerong sebagian besar
diperuntukan untuk tanah pertanian sawah sedangkan sisanya untuk tanah
kering yang merupakan bangunan dan fasilitas-fasilitas lainnya.

C. Demografi Penduduk
1. Jumlah Penduduk
Desa Lenggerong mempunyai jumlah penduduk 1.042 jiwa , terdiri dari
311 KK yang tersebar dalam 5 wilayah RT.
2. Mata Pencaharian
Berikut mata pencaharian penduduk desa Lenggerong:
a. Petani : 43
b. Buruh Tani : 165
c. Pegawai Negeri Sipil : 11
d. Pertukangan :6
e. Dagang : 17
f. Nelayan :1
g. POLRI / TNI : 13
h. Pensiun PNS/TNI/POLRI : 14
i. Lain-lain : 683
Dari data diatas dapat disimpulkan bahwa sebagian besar masyarakat
Desa Lenggerong merupakan Buruh Tani.
3. Pendidikan
Berikut data penduduk berdasarkan pendidikannya :
a. Lulusan pendidikan umum : 613
b. Lulusan pendidikan khusus : 25
4. Agama
Data penduduk berdasarkan agamanya sebagai berikut :
a. Islam : 1018
b. Hindu :-
c. Katolik :1
d. Kristen :6
e. Budha :-
Dari data yang di atas dapat disimpulkan bahwa 9.999% penduduk
desa Lenggerong beragama Islam.
5. Mobilitas / Mutasi Penduduk
Data penduduk berdasarkan mobilitas atau mutasi penduduk sebagai
berikut:
a. Lahir
6

1. Laki-laki :-
2. Perempuan : 1 orang
b. Mati
1. Laki-laki :-
2. Perempuan :-
c. Datang
1. Laki-laki :
2. Perempuan : 1 orang
d. Pindah
1. Laki-laki :-
2. Perempuan :-

D. Sumber Daya Alam ( SDA )


1. Batas Wilayah
Sebelah barat berbetasan dengan Desa Kuta.
Sebelah utara berbatasan dengan Desa Surajaya.
Sebelah timur berbatasan dengan Desa Paguyangan.
Sebelah selatan berbatasan dengan Desa Kebun Gede.

2. Luas Wilayah
i. Tanah Sawah : Ha
ii. Bukan Sawah : Ha
iii. Tanah Hutan : 478 Ha
iv. Luas Desa Lenggerong : Ha

E. Organisasi yang ada di Masyarakat


Organisasi yang ada di masyarakat desa Lenggerong sudah berjalan cukup
baik hanya saja peningkatan kapasitas pengurus agar organisasi yang ada bisa
dan mampu mandiri dalam mengelola organisasi tersebut. Adapun
organisasinya sebagai berikut:
1. PKK yang aktif sampai sekarang dengan rutin melakukan
pertemuan 1 bulan sekali pada tanggal 10.
7

2. Posyandu dilaksanakan 1 bulan sekali setiap hari rabu diminggu


ke-2.
3. PAUD di desa Lenggerong dilaksanakan setiap hari senin sampai
sabtu mulai pukul 08.00 – 10.00
4. Selain itu ada pengajian rutin muslimahan yang rutin dilaksanakan
setiap hari kamis.
8

BAB III
PROGRAM YANG AKAN DILAKUKAN

A. Rencana Program Kerja


Melalui teknik observasi dan pendataan langsung di lapangan, dan
setelah mengidentifikasi permasalahan di desa, maka kami menyiapkan
beberapa rencana kegiatan sesuai dengan program posdaya yang dicanangkan
oleh universitas.
Memahami tugas mahasiswa KKN sebagai motivator fasilitator, maka
setelah melalui identifikasi yang tepat sesuai dengan kemampuan intelektual
dan pendanaan maka program yang dapat dilaksanakan dibagi menjadi dua
bagian non fisik dan fisik. Sedangkan untuk program unggulan dari KKN
kami yaitu . Untuk program lainnya sebagai berikut :
Program Fisik
Program-program yang akan dilakukan antara lain:
1. Pendidikan
 Kegiatan lomba mewarnai di PAUD
 Kegiatan lomba cerdas cermat siswa bimbel
 Kegiatan pramuka
2. Ekonomi
 Pendataan keluarga pra sejahtera
3. Kesehatan
 Kegiatan gosok gigi di PAUD
 Kegiatan cuci tangan di PAUD
 Kegiatan Posyandu
 Kegiatan senam pagi
4. Lingkungan
 Permintaan bibit tanaman pada perhutani
 Penyebaran bibit ikan
5. ProgramTambahan
 Perayaan HUT RI

Program Non Fisik


1. Pendidikan
 Kunjungan ke sekolah
2. Ekonomi
 Kunjungan ibu-ibu PKK
 Kunjungan rumahan yang ada di desa Lenggerong
 Penyuluhan
3. Kesehatan
9

 Sosialisasi kesehatan gigi dan pentingnya cuci tangan sejak dini di


PAUD
4. Lingkungan
 Kerja bakti bersama warga
 Permintaan bibit tanaman pada perhutani

B. Tujuan Kegiatan
Tujuan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Pos Pemberdayaan Keluarga
adalah meliputi kepentingan seluruh unsur yang terlibat yaitu mahasiswa,
masyarakat dan pemerintah daerah dimana tujuan tersebut adalah:
1. Mempersiapkan mahasiswa agar mampu menghayati permasalahan
kompleks yang ada pada masyarakat serta belajar mengatasi permasalahan
tersebut secara pragmatif dan terpadu.
2. Mengembangkan pengetahuan, sikap dan keterampilan mahasiswa secara
langsung pada masyarakat serta melatih mahasiswa untuk mampu bekerja
sama antar bidang keahlian secara terpadu.
3. Menjalin kerjasama antara mahasiswa dengan masyarakat, bersama
dengan pemerintah daerah serta instansi terkait lainnya, agar pelaksanaan
Tri Dharma Perguruan Tinggi dapat mencapai sasaran yang diinginkan
sesuai dengan tuntutan pembangunan.
4. Mampu membangkitkan gairah masyarakat untuk mendukung kemajuan
pembangunan di desanya agar lebih kondusif dan aman bagi
kelangsungan hidup warganya.

C. Manfaat
1. Agar mahasiswa berguna bagi masyarakat dan lingkungannya sesuai
dengan disiplin ilmu yang diterima dalam perkuliahan.
2. Mempererat rasa persaudaraan, persatuan dan kesatuan serta rasa memiliki
antara mahasiswa dan masyarakat.
3. Mewujudkan mahasiswa yang peduli dan tanggap akan masalah yang
dihadapi masyarakat.
4. Mendidik mahasiswa agar mempunyai kepekaan sosial yang tinggi
terhadap masyarakat.
10

D. Sasaran Kegiatan
Adapun sasaran kegiatan KKN adalah warga masyarakat usia balita, usia
sekolah, remaja, orang tua dan khususnya ibu–ibu PKK yang ada di Desa
Lenggerong, Kecamatan Bantarbolang serta pola pikir dari seluruh warga
masyarakat tersebut.

E. Metode Pelaksanaan
1. Persiapan yaitu perizinan dan perencanaan kegiatan KKN.
2. Pelaksanaan yaitu dengan mengadakan observasi, rapat koordinasi, dan
pembuatan kelengkapan administrasi.
3. Evaluasi program pembenahan akhir dan pemantauan pelaksanaan tugas
yang telah dilaksanakan.
4. Penyusunan laporan sebagai wujud tanggungjawab serta rekomendasi dari
kegiatan yang telah dilaksanakan.

F. Kesinambungan Kegiatan
Hasil akhir dari kegiatan ini adalah terbentuknya masyarakat yang
mampu mengelola dan memberdayakan keluarga, sehingga diharapkan dapat
menjadikan keluarga mandiri yang mempunyai mata pencaharian yang
produktif dengan memanfaatkan kemampuan dan potensi lingkungannya.
Sehingga bentuk tanggungjawab dalam kesinambungan program adalah
memperoleh pengakuan dari masyarakat dan terwujudnya kepedulian subdin
PLS dalam melakukan pembinaan secara berkesinambungan.

G. Waktu Pelaksanaan Kegiatan


Pelaksanaan kegiatan Kuliah Kerja Nyata Tematik Posdaya Universitas
Pancasakti Tegal tahun 2017 ini di mulai sejak tanggal 17 Juli 2017 sampai
tanggal 9 September 2017.

H. Tempat Pelaksanaan Kegiatan


Desa : Lenggerong
Kecamatan : Bantarbolang
Kabupaten : Pemalang
11

I. Susunan Kepengurusan
Terlampir
12

BAB IV
RENCANA ANGGARAN PROGRAM

Kesekretariatan
- Pembuatan dan penggandaan proposal : Rp 150.000,00
- Tinta Printer 2x@ Rp 25.000,00 : Rp 50.000,00
- Spanduk POSKO 2x1m : Rp 50.000,00
- Buku daftar hadir panitia : Rp 15.000,00
- Buku daftar hadir tamu : Rp 15.000,00
- Fotokopi surat menyurat : Rp 75.000,00
- Stempel+bak+tinta : Rp 100.000,00
- Kertas A4 1 Rim : Rp 30.000,00
- Amplop 2 pak : Rp 30.000,00 +
Total Rp 515 .000,00
Dekorasi dan dokumentasi
- Cetak Foto : Rp 250.000,00
- Sewa LCD : Rp 100.000,00
- Pembuatan Mading KKN Posdaya : Rp 100.000,00
- Lain-lain : Rp 50.000,00 +
Total Rp 500.000,00
Acara
- Rapat koordinasi : Rp 250.000,00
- Penutupan dan perpisahan KKN : Rp 500.000,00
- Kenang-kenangan (cinderamata) : Rp 350.000,00
- Konsumsi : Rp1.000.000,00
- Spanduk : Rp 100.000,00 +
- Total Rp2.200.000,00
Humas
- Transportasi dan akomodasi : Rp 300.000,00
- Komunikasi (pulsa) : Rp 150.000,00 +
Total Rp 450.000,00

A. Rencana Anggaran Fisik


1. Snack 50 orang x @ Rp. 5000 : Rp 250.000,00
13

2. Air mineral 8 dus x @ Rp. 20.000 : Rp 160.000,00


3. Transportasi : Rp 100.000,00
4. Traffic cone (kerucut lalin) 2 x @Rp.140.000 : Rp 280.000,00
5. Lain-lain : Rp 40.000,00+
Total Rp 830.000,00

B. Rencana Anggaran Non Fisik


1. Dalam Bidang Kesehatan (Posyandu)
a. Biskuit 80 bungkus x @ Rp. 1500 : Rp 120.000,00
b. Bubur Kacang Hijau 80bungkusx@Rp3000 : Rp
240.000,00
c. Lain-lain : Rp 50.000,00+
Total Rp 410.000,00
2. Dalam Bidang Lingkungan (Kerja Bakti)
a. Penyuluhan Pertanian : Rp 250.000,00
b. Snack 100 x @ 5000 : Rp 500.000,00
c. Air mineral 2 dus x @ 20.000 : Rp 40.000,00
d. Lain-lain : Rp 50.000,00+
Total Rp 845.000,00
3. Dalam Bidang Pendidikan (bimbingan Belajar)
a. Bimbingan Belajar : Rp 100.000,00
b. Pendampingan Ekstra Kurikuler : Rp 100.000,00
c. Lomba Menggambar
- Hadiah
Juara I (Buku Gambar A3 + Crayon) : Rp 50.000,00
Juara II (Buku Gambar A4 + Pensil Warna) : Rp 45.000,00
Juara III (Buku Gambar Kecil+Pensil Warna): Rp 40.000,00
d. Lain-lain : Rp 50.000,00+
Total Rp 385.000,00
4. Dalam Bidang Ekonomi
a. Penyuluhan UKM : Rp 150.000,00
b. Konsumsi : Rp 100.000,00
c. Expo : Rp 500.000,00+
Total Rp 750.000,00

TOTAL PENGELUARAN Rp6.885.000,00