Anda di halaman 1dari 103

PERANCANGAN APLIKASI JADWAL KAJIAN ISLAM DI

KOTA JAMBI DENGAN FITUR CHAT BERBASIS ANDROID

SKRIPSI

Disusun oleh :

Ahmad Zuhdi

8020140203

Diajukan untuk memenuhi persyaratan


Guna memperoleh gelar Sarjana Komputer

PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA

STIKOM DINAMIKA BANGSA

2018
LEMBAR PENGESAHAN

Judul Skripsi : PERANCANGAN APLIKASI JADWAL KAJIAN ISLAM


DI KOTA JAMBI DENGAN FITUR CHAT BERBASIS
ANDROID
Nama : Ahmad Zuhdi
NIM : 8020140203
Tanggal Sidang : 24 Agustus 2018

Mengesahkan

Pembimbing I Pembimbing II

(Amroni, S.KOM, M.KOM) (Hendri, S.KOM, M.S.I)


NIK : YDB.02.69.005 NIK : YDB.09.87.073

Ketua STIKOM Dinamika Bangsa

(Setiawan Assegaff, S.T., MMSI., Ph.D.)


NIK : YDB.04.78.030

ii
PERNYATAAN PERTANGGUNG JAWABAN

Dengan ini saya menyatakan bahwa dalam skripsi ini tidak terdapat karya yang
pernah diajukan untuk memperoleh gelar kesarjanaan di suatu Perguruan Tinggi,
dan sepanjang pengetahuan saya juga tidak terdapat karya atau pendapat yang
pernah ditulis atau diterbitkan oleh orang lain, kecuali yang secara tertulis diacu
dalam naskah ini dan disebutkan dalam daftar pustaka.

Jambi, September 2018

Ahmad Zuhdi

iii
ABSTRAK

Ahmad Zuhdi
TI 8020140203
PERANCANGAN APLIKASI JADWAL KAJIAN ISLAM DI KOTA JAMBI
DENGAN FITUR CHAT BERBASIS ANDROID
Skripsi. Program Studi Teknik Informatika, STIKOM DB, 2018

Kata Kunci : Chat, Firebase, Realtime, Google, Android.

(xii + 85 + Lampiran)

Aplikasi jadwal kajian Islam adalah sistem yang memberikan informasi mengenai
jadwal kajian Islam di kota Jambi melalui smartphone dengan sistem operasi
android. Adapun informasi jadwal kajian Islam saat ini di kota Jambi masih belum
optimal karena banyak masyarakat yang tidak mengetahui lokasi tempat kajian,
dikarenakan informasi kajian yang diberikan masih berupa poster online atau
cetakan kertas yang berisi nama masjid atau nama jalan yang terkadang orang
tidak mengetahuinya. Sistem informasi jadwal kajian ini mempermudah
masyarakat untuk mendapatkan informasi jadwal kajian yang lebih informatif
serta dapat diakses dimana saja, dalam merancang sistem informasi jadwal kajian
Islam berbasis mobile ini dimodelkan dengan UML (Unified Modeling
Languange) meliputi Use Case Diagram, Activity Diagram dan Class Diagram
dengan bahasa pemrograman Java Android, basis data yang digunakan
menggunakan teknologi Firebase Cloud Firestore. Metode pengembangan sistem
yang digunakan yaitu SDLC (System Development Life Cycle) dengan model
Waterfall.Hasil dari penelitian ini berupa aplikasi yang dapat dijalankan pada
smartphone android dengan memanfaatkan Firebase untuk memudahkan
masyarakat untuk melihat jadwal kajian secara realtime. aplikasi ini diharapkan
dapat memberikan informasi secara cepat dalam mendapatkan informasi jadwal
kajian Islam.

Daftar Pustaka (2008-2018)

iv
ABSTRACT

Ahmad Zuhdi
TI 8020140203
APPLICATION OF APPLICATION OF ISLAMIC STUDY SCHEDULE IN
JAMBI CITY WITH ANDROID-BASED CHAT FEATURES Thesis.
Informatics Engineering Program, STIKOM DB, 2018

Keywords : Chat, Firebase, Realtime, Google, Android.

(xii + 85 + Attachment)

The application of Islamic study schedule is a system that provides information


about the schedule of Islamic studies in the city of Jambi through a smartphone
with android operating system. The information on the current schedule of Islamic
studies in Jambi city is still not optimal because many people do not know the
location of the study site, because the information given is still in the form of
online poster or printed paper containing the name of the mosque or street name
that sometimes people do not know it. The information system of this study
schedule makes it easier for the public to obtain more informative study schedule
information and can be accessed anywhere, in designing the information system
of mobile-based Islamic study schedule is modeled by UML (Unified Modeling
Languange) include Use Case Diagram, Activity Diagram and Class Diagram
with the Java Java programming language, the data base used Firebase Firebase
Firestore technology. System development method used is SDLC (System
Development Life Cycle) with Waterfall model. The result of this research is an
application that can run on android smartphone by utilizing Firebase to facilitate
the public to see schedule of study in realtime. this application is expected to
provide information quickly in obtaining information schedule of Islamic studies.

Bibliography (2008-2018)

v
KATA PENGANTAR

Puji syukur ke hadiran Allah SWT, Tuhan semesta alam yang selalu melimpahkan
petunjuk rahmat serta hidayah-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi
ini dengan judul “PERANCANGAN APLIKASI JADWAL KAJIAN ISLAM
DENGAN FITUR CHAT BERBASIS ANDROID” dengan baik, tepat pada
waktunya
Adapun tujuan penulisan skripsi ini dalam rangka memenuhi persyaratan
pendidikan Sarjana Strata- 1 pada Sekolah Tinggi Ilmu Komputer (STIKOM)
Dinamika Bangsa Jambi.
Sehubungan dengan tersusunnya skripsi ini banyak sekali kesulitan-
kesulitan yang penulis temui baik dalam mencari sumber ataupun dalam mencari
kata demi kata. Namun berkat usaha yang gigih serta adanya bantuan dari
berbagai pihak akhirnya penulis dapat menyelesaikan skripsi ini. Oleh karena itu,
dalam kesempatan ini penulis menyampaikan banyak terima kasih dan
penghargaan yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang membantu dan
membimbing penulis dalam menyelesaikan skripsi ini.

Secara khusus penulis menyampaikan terima kasih kepada :


1. Kedua orang tua yang telah memberikan penulis motivasi, semangat, nasehat
serta doa yang tidak henti-hentinya sehingga skripsi penulis ini dapat
terselesaikan.
2. Bapak Ir. Eddy Anthony, S.H, M.M, selaku ketua Yayasan Dinamika Bangsa
Jambi.
3. Bapak Dr. Ir. Herry Mulyono, M.M, selaku Pembina Yayasan Dinamika
Bangsa Jambi.
4. Bapak Setiawan Assegaff, S.T, MMSI, Ph.D, selaku Ketua STIKOM
Dinamika Bangsa Jambi.
5. Bapak Beny, S.Kom, M.Sc, selaku Ketua Program Studi Teknik Informatika.
6. Bapak Amroni, S.KOM, M.KOM, sebagai pembimbing I yang telah
memberikan arahan, saran dan motivasi kepada penulis.
7. Bapak Hendri, S.KOM, M.S.I, sebagai pembimbing II yang telah banyak
meluangkan waktu serta tenaga dalam memberikan petunjuk serta nasehat
yang berharga kepada penulis guna menyelesaikan skripsi ini.
8. Seluruh dosen dan staff pengajar STIKOM Dinamika Bangsa Jambi yang
telah memberikan banyak ilmu dan kenangan yang berharga bagi penulis.
9. Segenap civitas akademik STIKOM Dinamika Bangsa Jambi yang turut
memberikan semangat kepada penulis.
10. Teman-teman mahasiswa dan semua pihak yang telah banyak membantu dan
memberikan masukkan serta ikut berpartisipasi dalam penyelesaian skripsi ini.
11. Serta semua pihak yang tidak dapat penulis sebutkan satu persatu yang telah
banyak membantu penulis dalam penyelesaian skripsi ini.

vi
Mudah-mudahan amal dan jasa baik mereka diterima oleh Allah SWT dan
dibalas dengan pahala yang berlipat ganda, Amin. Dan semoga skripsi ini
bermanfaat, khususnya bagi penulis dan pembaca pada umumnya
Penulis menyadari bahwa skripsi ini masih jauh dari kesempurnaan yang
masih terdapat kekurangan dan kelemahannya, baik dari segi penulisan,
penyusunan kata demi kata maupun dalam penyusunan bahasa. Oleh karena itu,
penulis mengharapkan kepada semua pihak untuk memberikan sumbangan
pemikiran berupa kritik dan saran dari pembaca yang sifatnya membangun yang
akan penulis terima dengan senang hati demi penyempurnaan skripsi ini di masa
yang akan datang.

Jambi, Juli 2018

Penulis

vii
DAFTAR ISI

LEMBAR PENGESAHAN .................................................................................. ii

PERNYATAAN PERTANGGUNG JAWABAN .............................................. iii

ABSTRAK ............................................................................................................ iv

ABSTRACT ........................................................................................................... v

KATA PENGANTAR .......................................................................................... vi

DAFTAR ISI ....................................................................................................... viii

DAFTAR LAMPIRAN ...................................................................................... xiv

BAB I PENDAHULUAN ...................................................................................... 1

1.1 LATAR BELAKANG MASALAH................................................... 1


1.2 RUMUSAN MASALAH .................................................................... 3
1.3 BATASAN MASALAH ..................................................................... 3
1.4 TUJUAN DAN MANFAAT PENELITIAN ..................................... 4
1.4.1 Tujuan Penelitian...................................................................... 4
1.4.2 Manfaat Penelitian.................................................................... 4
1.5 SISTEMATIKA PENULISAN ......................................................... 5
BAB II LANDASAN TEORI ............................................................................... 7

2.1 PERANCANGAN APLIKASI .......................................................... 7


2.1.1 Perancangan .............................................................................. 7
2.1.2 Aplikasi ...................................................................................... 8
2.2 APLIKASI CHAT .............................................................................. 8
2.2.1 Defenisi Chat ............................................................................. 8
2.2.2 Instant Messaging (Pesan Instant) ......................................... 9
2.3 JADWAL........................................................................................... 10
2.4 KAJIAN............................................................................................. 11

viii
2.5 FIREBASE ........................................................................................ 12
2.5.1 Firebase Database ................................................................... 12
2.5.2 Firebase Authentication ......................................................... 13
2.5.3 Firebase Cloud Storage .......................................................... 13
2.6 ANDROID ......................................................................................... 14
2.6.1 Sejarah Android...................................................................... 14
2.4.2 Versi Android .......................................................................... 16
2.5 ALAT BANTU PENGEMBANGAN SISTEM .............................. 17
2.5.1 Use Case Diagram ................................................................... 18
2.6 CLASS DIAGRAM .......................................................................... 21
2.7 FLOWCHART ................................................................................. 22
2.8 ALAT BANTU PENGEMBANG PROGRAM.............................. 24
2.8.1 Android Studio ........................................................................ 24
2.8.2 JDK (Java Development Kit) .................................................. 25
2.8.3 Android SDK (Software Development Kit) ............................ 26
2.8.4 Android Kitkat ........................................................................ 27
2.8 TINJAUAN PENELITIAN SEJENIS ............................................ 28
BAB III METODOLOGI PENELITIAN ......................................................... 34

3.1 KERANGKA KERJA PENELITIAN ............................................ 34


3.2 ALAT BANTU PENELITIAN ........................................................ 39
BAB IVANALISA DAN PERANCANGAN ..................................................... 41

4.1 ANALISA SISTEM .......................................................................... 41


4.1.1 Analisa Sistem Yang Berjalan ............................................... 41
4.1.2 Masalah .................................................................................... 41
4.1.3 Solusi Pemecahan Masalah .................................................... 41
4.2 ANALISIS KEBUTUHAN SISTEM .............................................. 42
4.2.1 Kebutuhan Fungsional ........................................................... 42
4.2.2 Kebutuhan Non Fungsional ................................................... 43
4.3 GAMBARAN UMUM APLIKASI ................................................. 44

ix
4.4 PERANCANGAN SISTEM ............................................................ 44
4.4.1 Defenisi Aktor dan Use Case ................................................. 45
4.4.2 Perancangan Use Case Diagram............................................ 46
4.4.3 Skenario Use Case ................................................................... 47
4.4.4 Perancangan Activity Diagram ............................................. 53
4.4.5 Class Diagram ......................................................................... 66
4.5 RANCANGAN INTERFACE ......................................................... 67
4.5.1 Rancangan Halaman Menu Registrasi ................................. 67
4.5.2 Rancangan Halaman Menu Login ........................................ 67
4.5.3 Rancangan Halaman Posting Jadwal Kajian....................... 68
4.5.4 Rancangan Halaman Jadwal Kajian .................................... 69
4.5.5 Rancangan Halaman Hapus Posting Jadwal Kajian .......... 70
4.5.6 Rancangan Halaman Chat/Obrolan ..................................... 71
4.5.7 Rancangan Halaman Suka dan Komentar........................... 72
4.5.8 Rancangan Halaman Pengaturan Akun ............................... 73
4.6 PERANCANGAN STRUKTUR PROGRAM ............................... 74
BAB V IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN SISTEM ................................ 79

5.1 Hasil Implementasi ........................................................................... 79


5.2 PENGUJIAN SISTEM .................................................................... 86
5.3 ANALISIS HASIL YANG DICAPAI ............................................. 90
5.3.1 Kelebihan Aplikasi.................................................................. 90
5.3.2 Kekurangan Aplikasi.............................................................. 91
BAB VI PENUTUP ............................................................................................. 92

x
DAFTAR GAMBAR

Halaman
Gambar 3. 1 Kerangka Kerja Penelitian ............................................................... 34
Gambar 3. 2 Ilustrasi Model Waterfall ................................................................. 37
Gambar 4. 1 Use Case Diagram ........................................................................... 47
Gambar 4. 2 Activity Diagram Registrasi ............................................................. 54
Gambar 4. 3 Activity Diagram Melakukan Login ................................................. 56
Gambar 4. 4 Activity Diagram Posting Jadwal Kajian ......................................... 58
Gambar 4. 5 Activity Diagram Lihat Jadwal Kajian ............................................ 59
Gambar 4. 6 Activity Diagram Hapus Post Jadwal Kajian ................................... 60
Gambar 4. 7 Activity Diagram Chat/Obrolan ....................................................... 61
Gambar 4. 8 Activity Diagram Like dan Comment Post Jadwal Kajian ............... 63
Gambar 4. 9 Activity Diagram Pengaturan Akun ................................................. 66
Gambar 4. 10 Class Diagram ................................................................................ 66
Gambar 4. 11 Rancangan Menu Registrasi ........................................................... 67
Gambar 4. 12 Rancangan Menu Login ................................................................. 68
Gambar 4. 13 Rancangan Halaman Posting Jadwal Kajian .................................. 69
Gambar 4. 14 Rancangan Halaman Jadwal Kajian ............................................... 70
Gambar 4. 15 Rancangan Halaman Hapus Posting Jadwal Kajian ....................... 71
Gambar 4. 16 Rancangan Halaman Chat/Obrolan ................................................ 72
Gambar 4. 17 Halaman Suka dan Komentar Jadwal Kajian ................................. 73
Gambar 4. 18 Halaman Pengaturan Akun ............................................................ 74
Gambar 4. 19 Rancangan Struktur Program ......................................................... 75
Gambar 5. 1 Halaman Register ............................................................................. 79
Gambar 5. 2 Halaman Login ................................................................................. 80
Gambar 5. 3 Halaman Posting Jadwal Kajian ....................................................... 81
Gambar 5. 4 Halaman Event/Jadwal Kajian ......................................................... 82
Gambar 5. 5 Halaman Hapus Jadwal Kajian ........................................................ 83

xi
Gambar 5. 6 Halaman Chat ................................................................................... 84
Gambar 5. 7 Halaman Like dan Comment ............................................................ 85
Gambar 5. 8 Halaman Pengaturan Akun............................................................... 86

xii
DAFTAR TABEL

Halaman

Tabel 2. 1 Versi Android ....................................................................................... 16


Tabel 2. 2 Simbol-Simbol dalam Use Case Diagram ........................................... 18
Tabel 2. 3 Simbol dan Keterangan Activity Diagram ........................................... 20
Tabel 2. 4 Simbol Class Diagram ......................................................................... 21
Tabel 2. 5 Simbol dan Keterangan Diagram Flowchart ....................................... 23
Tabel 2. 6 Penelitian Sejenis ................................................................................. 32
Tabel 4. 1 Defenisi Aktor ...................................................................................... 45
Tabel 4. 2 Defenisi Use Case ................................................................................ 45
Tabel 4. 3 Use Case Daftar ................................................................................... 47
Tabel 4. 4 Use Case Login .................................................................................... 49
Tabel 4. 5 Use Case Memposting Jadwal Kajian .................................................. 50
Tabel 4. 6 Use Case Melihat Jadwal Kajian ......................................................... 51
Tabel 4. 7 Use Case Hapus Jadwal Kajian ........................................................... 51
Tabel 4. 8 Use Case Chat/Obrolan Daring............................................................ 52
Tabel 4. 9 Use Case Pengaturan Akun.................................................................. 53
Tabel 5. 1 Pengujian Menu Login dan Register .................................................... 87
Tabel 5. 2 Pengujian Posting Jadwal Kajian ......................................................... 87
Tabel 5. 3 Pengujian Mengakses Menu Chat ........................................................ 87
Tabel 5. 4 Pengujian Mengakses Hapus Jadwal Kajian ........................................ 88
Tabel 5. 5 Pengujian Mengakses Menu Chat ........................................................ 88
Tabel 5. 6 Pengujian Mengakses Edit Jadwal Kajian ........................................... 88
Tabel 5. 7 Pengujian Mengakses Like dan Comment............................................ 89
Tabel 5. 8 Pengujian Mengakses Pengaturan Akun .............................................. 89

xiii
DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran A Daftar Riwayat Hidup ................................................................ L1


Lampiran B Kartu Bimbingan Skripsi ........................................................... L2
Lampiran C Surat Keterangan Penelitian ....................................................... L3
Lampiran D Listing Program ......................................................................... L4

xiv
BAB I

PENDAHULUAN

1.1 LATAR BELAKANG MASALAH

Perkembangan telepon seluler pada zaman sekarang sudah mengalami

kemajuan yang sangat pesat dan sudah tidak bisa di pisahkan lagi dengan aktivitas

kita sehari-hari. Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi ini

menyebabkan banyak perubahan terjadi. Termasuk para pelaku yang

berkecimpung di dunia dakwah, yang dituntut untuk bisa menyesuaikan diri

dengan perkembangan teknologi yang sudah ada.

Dunia dakwah merupakan salah satu bagian yang tidak dapat terpisahkan

dari umat islam. Melalui perkembangan zaman ini, dimana setiap kegiatannya

dibutuhkan informasi yang akurat dan tepat sasaran sehingga menghasilkan

informasi yang berharga. Salah satunya yaitu pendataan jadwal kajian dan event

islami yang berada di kota Jambi.

Faktanya, dalam menyebarkan informasi terkait adanya kajian atau event

sering kali tidak merata, hal ini di sebabkan media penyebaran yang digunakan

masih menggunakan media cetak berupa poster yang ditempel di beberapa tempat

saja. Jejaring sosial dapat menjadi pilihan alternatif untuk menjembatani

komunikasi yang dibutuhkan oleh banyak orang dan tidak hanya terbatas pada

komunikasi satu arah.

1
2

Dari hasil kuesioner yang saya bagikan melalui google form yang telah di

jawab oleh 53 responden, dan menjawab bahwa penyampaian informasi melalui

Facebook ataupun WhatsApp kurang efektif dengan alasan seperti. Informasi yang

didapatkan kadang tidak valid (sebanyak 54,7%), mengetahui jadwal kajian yang

ada di yayasan Abdurahman Bin Auf Muaro Jambi melalui teman (sebanyak

56.6%) dan menjawab bahwa penyampaian informasi seputar kajian di Yayasan

Abdurahman Bin Auf melalui Facebook ataupun WhatsApp kurang efektif

(sebanyak 52.8%).

Keberadaan situs jejaring sosial memungkinkan pengguna untuk

berinteraksi secara mudah dengan orang-orang dari seluruh belahan dunia dengan

biaya yang lebih murah dari pada menggunakan telepon (Aleman dan Wartman,

2010). Dengan adanya situs jejaring sosial, penyebaran informasi dapat

berlangsung secara cepat.

Pada jejaring sosial saat ini yang marak digunakan seperti Whatsapp, Line,

Facebook, blog, dan lainnya tentu dapat membantu penyebaran informasi untuk

kajian dan event yang ada pada suatu lembaga dan masjid. Akan tetapi, informasi

yang diterima masyarakat masih kurang tersebar dengan baik sehingga sering kali

terjadi tumpang tindih informasi. Hal tersebut karena penyelenggara selalu

memposting jadwal kajian ataupun event yang akan diselenggarakan. Sebagai

contoh, dalam suatu grup whatsapp ada lembaga A, lembaga B, dan masjid C

yang mempunyai agenda kajian dan event dalam seminggu ini. Lembaga dan

masjid ini selalu memposting jadwal kajian dan event mereka dalam satu waktu

secara bersamaan. Akibatnya, akan terjadi penumpukan informasi yang membuat


3

grup tidak terstruktur dalam informasi yang disampaikan. Dari permasalahan di

atas maka perlu dibangun suatu sistem yang mampu menangani permasalahan

yang selama ini terjadi dalam penyebaran informasi terkait jadwal kajian dan

event yang diadakan lembaga-lembaga kerohanian islam dan masjid-masjid

terutama di daerah Kota Jambi, Berdasarkan uraian diatas, penulis tertarik untuk

melakukan penelitian dengan judul “PERANCANGAN APLIKASI JADWAL

KAJIAN ISLAM DI KOTA JAMBI DENGAN FITUR CHAT BERBASIS

ANDROID”.

1.2 RUMUSAN MASALAH

Dari latar belakang masalah yang telah diuraikan ini, maka permasalahan

yang akan dibahas dalam penelitian ini bagaimana membangun suatu sistem

informasi untuk mengatur jadwal kajian dan event kerohanian islam dengan fitur

layanan chatting berbasis Android di Lembaga dan Masjid di Kota Jambi.

1.3 BATASAN MASALAH

Untuk menghindari pembahasan diluar judul penelitian, maka penulis

melakukan pembahasan yang lebih sepesifik, berdasarkan judul tersebut. Adapun

batasan masalahnya mencakup :

1. Belum adanya aplikasi yang menampilkan informasi atau event mengenai

jadwal kajian, layanan fitur chatting dalam satu paket aplikasi ringkas

berbasis android.

2. Aplikasi ini hanya berjalan pada sistem operasi Android.

3. Aplikasi ini dikembangkan menggunakan Google Firebase.


4

4. Aplikasi ini dapat berjalan pada sistem operasi android minimal versi 4.4

kitkat sampai terbaru.

5. Aplikasi ini dibangun dengan menggunakan metode berorientasi objek

dengan tools UML ( Unified Modelling Language ) yang meliput : Use Case

Diagram, Activity Diagram, Class Diagram.

6.

1.4 TUJUAN DAN MANFAAT PENELITIAN

1.4.1 Tujuan Penelitian

Adapun tujuan yang ingin dicapai pada penelitian ini sebagai berikut :

1. Memberikan informasi yang tepat kepada pengguna sistem mengenai

kepastian jadwal kajian dan event serta letak lokasinya.

2. Memberikan kemudahan kepada penyelenggara kajian ataupun event

untuk mempublikasikan kajian ataupun event mereka.

1.4.2 Manfaat Penelitian

Adapun manfaat dari penelitian ini :

1. Untuk memudahkan para jamaah dari kajian untuk mendapatkan

informasi terbaru mengenai kajian yang diselenggarakan.

2. Membuat salah satu sarana jemaah untuk mendapatkan informasi

mengenai kajian yang diselenggarakan oleh Lembaga atau Yayasan di

Kota Jambi.
5

1.5 SISTEMATIKA PENULISAN

Adapun sistematika penulisan laporan ini, penulis menguraikan dalam

beberapa bab yaitu:

BAB I : PENDAHULUAN
Pada bab ini akan di uraikan tentang latar belakang masalah, rumusan

masalah, batasan masalah, tujuan dan manfaat penulisan, dan sistematika

penulisan.

BAB II : LANDASAN TEORI


Pada bab landasan teori ini membahas tentang teori-teori yang

berhubungan dengan perancangan Aplikasi Jadwal Kajian Dengan Fitur

Chat Berbasis Android.

BAB III : METODOLOGI PENELITIAN


Pada bab ini berisikan uraian mengenai bagaimana penelitian ini

dilakukan metode pengumpulan data, bagaimana pengumpulan data

dilakukan, metode pengembangan sistem serta uraian Alat Bantu (Tools)

yang digunakan untuk merancang Aplikasi, baik perangkat keras

(Hardware) maupun Perangkat Lunak (Software).

BAB IV : ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM


Pembahasan pada bab ini adalah tentang tahap-tahap analisis dan

perancangan Aplikasi Jadwal Kajian di Kota Jambi Dengan Fitur Chat

Berbasis Android. Disamping itu, bab ini juga disertai dengan Use-case

Diagram, Flowchart, Perancangan Interface, dan Activity Diagram yang

mendeskripsi kondisi dari sistem apabila di berikan aksi oleh pengguna.


6

BAB V : IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN SISTEM

Pada bab ini akan di uraikan mengenai hasil dan implementasi dari

aplikasi yang di rancang, serta evaluasi terhadap aplikasi berupa

pengujian terhadap aplikasi yang telah di implementasikan serta analisa

kelebihan dan kekurangan dari aplikasi.

BAB VI : PENUTUP

Bab ini yang berisikan tentang kesimpulan - kesimpulan yang di ambil

dari hasil perancangan serta saran-saran yang mencangkup keseluruhan

dari hasil penelitian.


BAB II

LANDASAN TEORI

2.1 PERANCANGAN APLIKASI

2.1.1 Perancangan

Perancangan merupakan salah satu hal yang penting dalam membuat

program. Adapun manfaat dari perancangan adalah memberikan gambaran yang

jelas dan rancang bangun yang lengkap sebagai pedoman bagi pemograman dalam

mengembangkan aplikasi.

Defenisi perancangan menurut Soetam Rizky (2011:140) adalah sebagai

berikut :

“Perancangan adalah sebuah proses untuk mendefenisikan suatu yang akan


dikerjakan dengan menggunakan teknik yang bervariasi serta didalamnya
melibatkan deskripsi mengenai arsitektur serta detail komponen dan juga
keterbatasan yang akan dialami dalam proses pengerjaanya”.

Andri Kristanto (2008:203) mendefenisikan bahwa :

“Perancangan merupakan strategi untuk memecahkan maslah dan


mengembangkan solusi terhadap suatu permasalahan , termasuk
bagaimana mengorganisasi sistem kedalam subsistem-subsistem, serta
alokasi subsistem-subsistem ke komponen-komponen perangkat keras,
perangkat lunak, serta prosedur-prosedur”.

Berdasarkan pengertian-pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa

perancangan merupakan sebuah langkah-langkah untuk merepresentasikan

sesuatu yang hendak dikerjakan dengan menggunakan teknik dan prosedur

tertentu dalam memecah suatu masalah.

7
8

2.1.2 Aplikasi

Aplikasi merupakan bagian dari perangkat lunak (software) yang

dirancang khusus untuk membantu mengatasi permasalahan tertentu sesuai

dengan kebutuhan pemakai.

Sandro Sembiring (2013:46) “aplikasi adalah penggunaan atau penerapan

suatu konsep yang menjadi pokok pembahasan.”

Menurut Hasan Abdurahman & Asep Ririh Riswaya (2014:62)

mendefenisikan Aplikasi sebagai berikut :

“Aplikasi adalah program siap pakai yang dapat digunakan untuk


menjalankan perintah-perintah dari pengguna aplikasi tersebut dengan
tujuan mendapatkan hasil yang lebih akurat sesuai dengan tujuan
pembuatan aplikasi tersebut, aplikasi mempunyai arti yaitu pemecahan
masalah yang menggunakan salah satu teknik pemrosesan data aplikasi
yang biasanya berpacu pada sebuah komputansi yang diinginkan atau
diharapkan maupun pemrosesan data yang diharapkan.”

Berdasarkan pengertian diatas bahwa dapat disimpulkan aplikasi adalah

suatu program yang bisa menjadikan sesuatu untuk membantu mengatasi

permasalahan tertentu dengan kebutuhan pemakai.

2.2 APLIKASI CHAT

2.2.1 Defenisi Chat

Obrolan Daring (Inggris: online chat) adalah segala bentuk komunikasi

yang menggunakan Internet, tetapi secara spesifik mengacu pada obrolan atau

percakapan berbasis teks antara dua pengguna di Internet. Obrolan daring dapat

menggunakan perangkat lunak seperti pengirim pesan instan, Internet Relay Chat,

dan lain-lain.
9

Menurut Bagus Anantavijaya et al (2016:319) mendefenisikan Chatting

sebagai berikut :

“Dalam internet, chatting adalah obrolan kepada orang lain yang


menggunakan internet dalam waktu yang bersamaan. Biasanya, obrolan ini
merupakan pertukaran pesan teks yang membutukan sebuah server sebagai
penyedia layanan dan sejumlah pengguna untuk terlibat dalam chatting
tersebut. Chatting dapat dilakukan dengan menggunakan suara (voice chat)
atau suara dan video”.

Daud Sayyed et al.(2014 : 1) mendefinisikan bahwa :

“Online Chat bisa merujuk ke komunikasi apa pun melalui internet yang
menawarkan pesan teks secara real-time dari pengirim ke penerima. Chat
Messenger umumunya bersifat Realt-time agar pengguna atau user dapat
merespon sebuah pesan yang terkirim dengan cepat. Dengan demikian
percakapan secara tidak langsug tercipta, yang membedakan chatting dari
bentuk komunikasi berbasis teks lainnya seperti forum internet dan email.
Chat Online dapat menangani komunikasi point-point serta komunikasi
multicast dari satu pengirim ke banyak penerima dan obrolan suara dan
video atau mungkin merupakan fitur layanan konferensi web.”

Berdasarkan pengertian diatas bahwa dapat disimpulkan chatting adalah

percakapan dua orang atau lebih secara real-time melalui jaringan internet.

Chatting adalah salah satu fasilitas yang ditawarkan oleh internet pada

penggunanya untuk berkomunikasi langsung lewat percakapan.

2.2.2 Instant Messaging (Pesan Instant)

Pengirim pesan instan atau pengolah pesan cepat (biasanya disebut dengan

IM atau Instant Messenger) merupakan perangkat lunak yang memfasilitasi

pengiriman pesan singkat (instant messaging), suatu bentuk komunikasi secara

langsung antara dua orang atau lebih menggunakan teks yang diketik. Teks

dikirim melalui komputer yang terhubung melalui sebuah jaringan, misalnya


10

Internet. Setelah penggunaan surel (email) yang mengubah cara orang

berkomunikasi dari cara konvensional untuk mengirimkan surat, teknologi

pengiriman pesan singkat (instant messaging) diciptakan untuk menutupi

kelemahan surel yang kadang-kadang kurang cepat dan tidak waktu nyata.

Eri Zuliarso dan Herny Februaritanti (2013 : 113) mendefinisikan

pengertian Instant Messaging :

“Instant messaging merupakan fasilitas komunikasi chatting untuk para


pengguna internet. Dengan menggunakan fasilitas ini, user dapat
berkomunikasi dengan cara mengirimkan pesan berupa text dengan user
lain. Selain itu, Instan Messaging juga berfungsi untuk tukar menukar file
secara peer to peer”.

Firdaus Musyafi dan Irawan Afrianto (2015 : 80) mendefinisikan IM atau

Instant Messaging :

“Instant Messenger (IM) atau yang biasa disebut aplikasi chatting


merupakan perangkat lunak yang memfasilitasi pengiriman pesan singkat
(instant messaging), suatu bentuk komunikasi secara langsung antara dua
orang atau lebih menggunakan teks yang diketik. Teks dikirim melalui
komputer yang terhubung melalui sebuah jaringan, misalnya internet.
Setelah penggunaan email yang mengubah cara orang berkomunikasi dari
cara konvensional untuk mengirimkan surat, teknologi pengiriman pesan
singkat (instant messaging) diciptakan untuk menutupi kelemahan email
yang kadang-kadang kurang cepat dan tidak waktu nyata (real-time).

Berdasarkan pengertian diatas bahwa dapat disimpulkan bahwa Instant

Messaging adalah merupakan perangakt lunak komunikasi chatting untuk

berkomunikasi secara realtime sesama pengguna atau user.

2.3 JADWAL

Pengertian Jadwal adalah pembagian waktu berdasarkan rencana pengaturan

urutan kerja, daftar table atau tabel kegiatan atau rencana kegiatan dengan
11

pembagian waktu pelaksanaan yang terperinci. Sedangkan pengertian

penjadwalan adalah proses, cara, perbuatan menjadwalkan atau memasukkan ke

dalam jadwal.

Menurut Julian Chandra W dan Muhammad Rajab F (2017 : 154)

mengatakan bahwa:

“Pengertian penjadwalan mempunyai fungsi-fungsi mengalokasikan


sumber-sumber yang ada guna mencapai tujuan yang telah ditetapkan serta
melakukan pengendalian dan koreksi terhadap penyimpanganpenyimpangan
yang muncul, sehingga penjadwalan dapat diselesaikan tepat waktu sesuai
rencana yang telah ditetapkan.”

Menurut Muhammad Kholil Aziz Ashari dan Rico Agung Firmansyah

(2017 : 85) mengatakan bahwa : “Penjadwalan merupakan alokasi dari sumber

daya terhadap waktu untuk menghasilkan sebuah kumpulan pekerjaan.”

Jadi dapat diambil kesimpulan bahwa penjadwalan merupakan suatu

fungsi - fungsi mengalokasikan sumber-sumber yang ada untuk mencapai tujuan

yang ditetapkan serta agar penjadwalan tersebut terselesaikan tepat waktu sesuai

rencana yang telah ditetapkan.

2.4 KAJIAN

Pengajian dalam bahasa Arab disebut At-ta’llimu asal kata ta’allama

yata’allamu ta’liiman yang artinya belajar, pengertian dari makna pengajian atau

ta’liim mempunyai nilai ibadah tersendiri, hadir dalam belajar ilmu agama

bersama seorang Aalim atau orang yang berilmu merupakan bentuk ibadah yang

wajib setiap muslim.


12

2.5 FIREBASE

Firebase adalah platform seluler yang membantu mengembangkan aplikasi

seluler dengan lebih baik dan menumbuhkan bisnis anda. Kelebihan Firebase

Cepat dan responsive, tanpa SQL Firebase menggunakan JSON, User friendly,

powerful API untuk menyimpan dan Sinkronisasi, Firebase memiliki banyak fitur

diantaranya :

2.5.1 Firebase Realtime Database

Firebase Realtime Database adalah database NoSQL yang di-host di cloud,

yang dapat di gunakan untuk menyimpan dan menyinkronkan data antara

pengguna secara real-time.

Sinkronisasi real-time memudahkan pengguna untuk mengakses data dari

perangkat apa pun : web atau telepon seluler, dan membantu pengguna untuk

saling berkolaborasi.

Navdeep Singh (2016:16378) Mendefinisikan Bahwa :

“Firebase adalah basis data berbasis awan, dan tidak memerlukan kueri
berbasis SQL untuk menyimpan dan mengmbil data, Firebase adalah
database yang bisa diakses secara rela-time oleh pengguna aplikasi”.

Shashank Gupta dan Bhaskar Kapoor (2016:180) Mengungkapkan :

“Firebase menyediakan basis data real-time dan backend sebagai layanan.

Pengembang disediakan API untuk menyinkronkan data aplikasi di seluruh klien

dan di simpan di Firebase Database”.

Firebase Realtime Database terintegrasi dengan Firebase Authentication

untuk menyediakan proses autentikasi yang mudah dan intuitif bagi developer.
13

Anda dapat menggunakan model keamanan deklaratif kami untuk mengizinkan

akses berdasarkan identitas pengguna atau pencocokan pola pada data Anda.

2.5.2 Firebase Authentication

Firebase Authentication bertujuan untuk memudahkan pembangunan

system autentikasi yang aman, sekaligus meningkatkan pengalaman login dan

pengalaman aktivasi bagi pengguna akhir. Fungsi ini menyediakan solusi identitas

end-to-end, mendukung login akun Email/sandi, autentikasi telepon, Google,

Twitter, Facebook, Github, dan lainnnya.

Shashank Gupta dan Bhaskar Kapoor (2016:180) Mengungkapkan :

“Firebase Auth adalah layanan ynag diberikan oleh Firebase untuk fungsi user

membership, Firebase menyediakan login melalui Gmail, Github, Twitter, dan

Facebook”.

Neha Srivastava et al (2017:15) Mendefinisikan Bahwa :

“Untuk mengetahui identitas pengguna adalah persyaratan utama sebagian


besar aplikasi. Pengguna yang dikonfirmasi disediakan dengan
pengalaman yang disesuaikan dan identitas pengguna harus diketahui
untuk memberi mereka izin untuk mengakses data. Proses otentikasi
memverifikasi identitas pengguna. Firebase menyediakan opsi autentikasi
lengkap di luar kotak. Informasi Pengguna dikembalikan dalam callback
pada perangkat klien. Pengalaman pengguna dapat disesuaikan untuk
pengguna khusus itu setiap kali pengguna mengautentikasi ke aplikasi
firebase. Informasi pengguna yang dikembalikan berisi uid (ID unik), yang
pasti berbeda dan unik di semua penyedia, dan tidak pernah mengubah
nilainya untuk setiap pengguna tertentu yang diotentikasi
”.

2.5.3 Firebase Cloud Storage

Firebase Cloud Storage dirancang untuk membantu agar cepat dan mudah

menyimpan serta menayangkan konten buatan pengguna, seperti foto dan video.
14

Jika pengguna sedang tidak online, Firebase SDK untuk Cloud Storage

dengan menggunakan konektivitas seluler. Akan secara otomatis menjeda dan

melanjutkan kembali transfer saat konektivitas seluler terputus dan tersambung

kembali, sehingga menghemat waktu dan bandwidth pengguna.

K.MarySudha Rani et al (2017 : 38) mendefinisikan Firebase Cloud Storage

“Cloud Storage untuk Firebase adalah layanan penyimpanan objek yang


andal, sederhana, dan hemat biaya yang dibuat untuk skala Google. Firebase
SDK untuk Cloud Storage menambahkan keamanan Google pada upload
dan download file untuk aplikasi Firebase Anda, bagaimana pun kualitas
jaringannya. Anda dapat menggunakan SDK kami untuk menyimpan
gambar, audio, video, atau konten buatan pengguna lainnya. Di server, Anda
dapat menggunakan Google Cloud Storage untuk mengakses file yang
sama.”.

Neha Srivastava et al (2017:16) mendefinisikan Firebase Cloud Storage :


“Konten buatan pengguna termasuk foto atau video dapat disimpan dan
disajikan dengan cara yang efektif oleh pengembang aplikasi menggunakan
fitur penyimpanan Firebase Firebase. File dapat diunggah dan diunduh
dengan cara aman menggunakan fitur penyimpanan Firebase Firebase dan
tidak terpengaruh oleh kualitas jaringan. Ini juga dapat digunakan untuk
menyimpan foto, file, audio, video, atau jenis konten lain yang dihasilkan
oleh pengguna dari komunikasi. Fitur penyimpanan sangat didukung oleh
penyimpanan cloud Google, layanan yang kuat, mudah digunakan, dan
hemat biaya, layanan konsisten yang digunakan untuk menyimpan objek
dengan cara yang sederhana”.

2.6 ANDROID

2.6.1 Sejarah Android

Nazruddin Safaat H (2015:1) menyebutkan Android merupakan perangkat

lunak yang memiliki sistem operasi berbasis Linux yang mencakup sistem

operasi, middleware dan aplikasi. Android menyediakan platform yang terbuka

bagi para pengembang untuk menciptakan aplikasi mereka. Awalnya Google.Inc


15

membeli Android.Inc yang merupakan pendatang baru untuk membuat piranti

lunak ponsel. Kemudian untuk mengembangkan android, dibentuklah Open

Hendset Alliance konsorium dari 34 perusahaan piranti keras, piranti lunak, dan

telekomunikasi, termasuk Google, HTC, Motorola, Qualcomm, T-Mobile dan

Nvidia. Pada saat perilisan perdana android, 5 November 2007, android bersama

Open Hendset Alliance menyatakan mendukung pengembangan open source pada

perangkat mobile.

Andrea Adelheid dan putri Aqilha (2013:1) mendefenisikan :

“Android adalah sistem operasi untuk gadget seperti ponsel dan komputer
tablet yang awal mulanya didirikan oleh inc.dan kemudian diakuisisi oleh
Google inc.pada versi pertamanya tampilan sistem operasi ini masih tidak
jauh berbeda dengan sistem operasi JAVA ataupun syambian”.

Menurut Nazrudin Safaat (2015 : 1) mendefinisikan :

“Android adalah sebuah sistem operasi untuk perangakat mobile bebasis


linux yang mencakup sistem operasi, middleware dan aplikasi”. Android
menyediakan platform yang tebuka bagi para pengembang untuk
menciptakan aplikasi mereka”.

Berdasarkan pengertian diatas, dapat ditarik kesimpulan bahwa android

merupakan sebuah sistem operasi untuk smartphone berbasis linux yang

merupakan platform terbuka sehingga pengembang dapat dengan bebas

mengembangkan aplikasi.

Menurut Nazruddin Safaat H (2015 : 3), android dapat dikatakan sebagai

platform masa depan karena memiliki 3 kriteria, yakni :


16

1. Lengkap (complete platform)

Para desainer dapat melakukan pedekatan yang komprehensif ketika

mereka sedang mengembangkan platform android. Android

merupakan sistem operasi yang aman dan banyak menyediakan tools

dalam membangun software dan memungkinkan untuk peluang

pengembangan aplikasi.

2. Terbuka (open source platform)

Platform android disediakan melalui lisensi open source. Pengembang

dapat bebas untuk mengembangkan aplikasi. Android sendiri

menggunakan Kernel Linux 2.6.

3. Gratis (free platform)

Android adalah platform atau aplikasi yang bebas untuk developer.

Tidak terdapat lisensi atau biaya royalti untuk dikembangkan pada

platform android, tidak ada biaya keanggotaan yang diperlukan, tidak

diperlukan biaya pengujian, tidak ada kontrak yang diperlukan.

Android dapat didistribusikan dan diperdagangkan dalam bentuk

apapun.

2.4.2 Versi Android

Menurut Nikhil M. D., Tejas S.A., dan Sagar D. P., (2017: 65) Versi-versi

android yang telah dirilis hingga saat ini.

Tabel 2. 1 Versi Android (Nikhil M. D, Tejas S. A, dan Sagar D. P : 2017)

Kode Nama Nomor Tanggal Rilis API Status


Versi Level Dukungan
Alpha 1.0 23 September 2008 1 Tidak
17

Didukung
Beta 1.1 9 Februari2009 2 Tidak
Didukung
Cupcake 1.5 27 April 2009 3 Tidak
Didukung
Donut 1.6 15 September 2009 4 Tidak
Didukung
Eclair 2.0-2.1 26 Oktober 2009 5-7 Tidak
Didukung
Froyo 2.2 – 2.2.3 20 Mei 2010 8 Tidak
Didukung
Gingerbread 2.3 – 2.3.7 6 Desember 2010 9 - 10 Tidak
Didukung
Honeycomb 3.0 - 3.2.6 22 Februari 2011 11 - 13 Tidak
Didukung
Ice Cream Sandwich 4.0 – 4.0.4 18 Oktober 2011 14 - 15 Tidak
Didukung
Jelly Bean 4.1 – 4.3.1 9 July 2012 16 - 18 Tidak
Didukung
KitKat 4.4 – 4.4.4 31 Oktober 2013 19 Didukung
Lollipop 5.0 – 5.1.1 12 November 2014 21 - 22 Didukung
Marshmallow 6.0 – 6.0.1 5 Oktober 2015 23 Didukung
Nougat 7.0 – 7.1.2 22 Agustus 2016 24 - 25 Didukung

2.5 ALAT BANTU PENGEMBANGAN SISTEM

Adapun alat bantu yang digunakan dalam perancangan aplikasi yang

digunakan oleh penulis dalam penelitian ini umumnya berupa pemodelan atau

diagram adalah sebagai berikut :


18

2.5.1 Use Case Diagram

Use case mendeskripsikan sebuah interaksi antara satu atau lebih aktor

dengan sistem informasi yang akan di buat. Secara kasar, use case digunakan

untuk mengetahui fungsi apa saja yang ada di dalam sebuah sistem infromasi dan

siapa saja yang berhak menggunakan fungsi-fungsi itu.

Menurut Rosa A.S (2013 : 155) “Use Case Ddiagram merupakan

pemodelan untuk kelakuan (behavior) sistem informasi yang akan dibuat”.

Menurut Sholiq dan Imam Robandi (2010:21) “Use Case adalah

fungsionalitas atau persyaratan-persyaratan sistem yang harus dipenuhi oleh

sistem yang akan dikembangkan tersebut menurut pandangan pemakai sistem”.

Adi Nugroho dalam bukunya (2009 : 7) mengungkapkan : “Use case

Diagram merupakan deskripsi lengkap tentang interaksi yang terjadi antara para

aktor dengan sistem/perangkat lunak yang sedang kita kembangkan ”.

Dari pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa Use Case Diagram adalah

pemodelan dari suatu sistem yang akan dikembangkan, use case mendeskripsikan

interaksi yang terjadi antara pengguna dan sistem itu sendiri.

Tabel 2. 2 Simbol-Simbol dalam Use Case Diagram (Rosa A.S dan M.


Shalahuddin : 2013)

NO. SIMBOL DESKRIPSI


1. Use case Fungsionalitas yang disediakan sistem sebagai
unit-unit yang saling bertukar pesan antar unit
atau aktor, biasanya dinyatakan dengan
menggunakan kata kerja di awal frase nama use
case
19

NO. SIMBOL DESKRIPSI


2. Aktor / actor Orang, proses, atau sistem lain yang berinteraksi
dengan sistem informasi yang akan dibuat itu
sendiri, jadi walaupun simbol dari aktor adalah
gambar orang, tapi aktor belum tentu merupakan
orang, biasanya dinyatakan menggunakan kata
benda di awal frase nama aktor
3. Asosiasi Komunikasi antara aktor dan use case yang
berpartisipasi pada use case atau use case
memiliki interaksi dengan aktor.

4. Ekstensi / extend Relasi use case tambahan ke sebuah use case


dimana use case yang ditambahkan dapat berdiri
sendiri walau tanpa use case tambahan itu; mirip
<<extend>> dengan prinsip inheritance pada pemrograman
---------------------- berorientasi objek; biasanya use case tambahan
memiliki nama depan yang sama dengan use case
yang ditambahkan.
5. Generalisasi Hubungan generalisasi dan spesialisasi (umum -
khusus) antara dua buah use case dimana fungsi
yang satu adalah fungsi yang lebih umum dari
yang lainnya. Arah panah mengarah pada use
case yang menjadi generalisasinya (umum).
6. Menggunakan / Relasi use case tambahan ke sebuah use case
include / uses dimana use case yang ditambahkan memerlukan
use case ini untuk menjalankan fungsinya atau
<<include>> sebagai syarat dijalankan use case ini.
----------------------

2.5.2 Activity Diagram

Diagram aktivitas atau activity diagram menggambarkan workflow (aliran

kerja) atau aktivitas dari sebuah sistem atau proses bisnis. Diagram aktivitas

menggambarkan aktivitas sistem bukan apa yang dilakukan aktor, jadi aktivitas

yang dapat dilakukan oleh sistem.

Rosa A.S dan Shalahuddin (2015:161) mengungkapkan : “Diagram

aktivitas atau activity diagram menggambarkan workflow (aliran kerja) atau


20

aktivitas dari sebuah sistem atau proses bisnis atau menu yang ada pada perangkat

lunak”.

Ni Putu Yunita Susandi Putri, dan I Gede Mahendra Darmawiguna

(2015:8) pada jurnalnya mengungkapkan bahwa: “Activity diagram

menggambarkan berbagai alir aktivitas dalam sistem yang sedang dirancang,

bagaimana masing-masing alir berawal, decision yang mungkin terjadi, dan

bagaimana mereka berakhir”.

Berdasarkan pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa Activity Diagram

adalah sebuah aktifitas dari sebuah sistem yang menjelaskan alur kerja atau

aktifitas dari sebuah sistem yang ada pada perangkat lunak.

Tabel 2. 3 Simbol dan Keterangan Activity Diagram (Rosa A.S dan M.


Shalahuddin : 2013)

NO. SIMBOL DESKRIPSI


1. Status awal Status awal aktivitas sistem, sebuah diagram
aktivitas memiliki sebuah status awal

2. Aktivitas Aktivitas yang dilakukan sistem, aktivitas


Aktivitas biasanya diawali dengan kata kerja

3. Percabangan / Asosiasi percabangan dimana jika ada pilihan


aktivitas lebih dari satu
decision

4. Penggabungan / join Asosiasi penggabungan dimana lebih dari satu


aktivitas digabungkan menjadi satu
21

5. Status akhir Status akhir yang dilakukan sistem, sebuah


diagram aktivitas memiliki sebuah status akhir

2.6 CLASS DIAGRAM

Sri Mulyani (2016:247) menyatakan: “Class Diagram adalah diagram yang

digunakan untuk mempresentasikan kelas, komponen-komponen kelas dan

hubungan antara masing-masing kelas.”

Menurut Ferro Bayu Saputro, dkk (2017:3) didalam jurnalnya: “Diagram

kelas digunakan untuk menampilkan kelas-kelas dan paket-paket di dalam sistem

dan memberikan gambaran sistem secara statis dan relasi antar masing – masing

kelas.”

Menurut Yosua P.W Simaremare, dkk (2013:471) “Class adalah kumpulan

objek-objek yang mempunyai struktur umum, behavior umum, relasi umum, dan

semantic/ kata yang umum.”

Definisi diatas dapat disimpulkan bahwa class diagram merupakan suatu

struktur sistem kelas dari proses pemodelan yang saling terhubung dan saling

terkait satu sama lainya.

Berikut adalah simbol-simbol berserta keterangan yang terdapat didalam

class diagram dapat dilihat pada tabel berikut:

Tabel 2. 4 Simbol Class Diagram (Rosa A.S dan M. Shalahuddin : 2011)

NO. SIMBOL DESKRIPSI


1.
Nama_kelas
+Attribut1 Class. kelas pada struktur sistem

+Operation1()
22

NO. SIMBOL DESKRIPSI


2.

Interface. Ini sama dengan konsep interface


dalam pemrograman berorientasi objek.

Nama_interface
3. Asosiasi. Relasi antar class dengan makna umum,
asosiasi biasanya juga disertai dengan
multiplicity.

4.
Directed Association. Relasi antar class dengan
makna class yang satu digunakan oleh class yang
lain, asosiasi biasanya juga disertai dengan
multiplicity.

5. Generalisasi. Relasi antar class dengan makna


generalisasi.

6.
Defendency. Relasi antar class dengan makna
ketergantungan antar class.

7.
Agresasi. Relasi antar class dengan makna semua
bagian

2.7 FLOWCHART

Flowchart merupakan diagram alir yang menggambarkan urutan logika

dari suatu prosedur pemecahan masalah.

Menurut Lamhot Sitorus (2015:14) Mendefinisikan bahwa: “Flowchart

menggambarkan urutan logika dari suatu prosedur pemecahan masalah, sehingga

flowchart merupakan langkah-langkah penyelesaian maalah yang dituliskan dalam

simbol-simbol tertentu.
23

Moh. Rochman Wahid Maulana (2015:35) mendefenisikan bahwa:

“Flowchart atau diagram alir merupakan sebuah diagram dengan simbol-


simbol grafis yang menyatakan aliran algoritma atau prosesyang
menampilkan langkah-langkah yang disimbolkan dalam bentuk kotak,
beserta urutannya dengan menghubungkan masing masing langkah
tersebut menggunakan tanda panah”.

Menurut Bonnie Soeherman dan Marion Pinontoan (2008:133) :“

mengungkapkan bahwa : “Flowchart atau bagan alur merupakan metode untuk

menggambarkan tahap-tahap penyelesaian masalah (prosedur) beserta aliran data

dengan simbol yang mudah dipahami.

Berdasarkan pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa Flowchart adalah

bagan alur yang memuat diagram dengan simbol-simbol garis yang menunjukkan

alir (flow) didalam program atau prosedur sistem secara logika.

Tabel 2. 5 Simbol dan Keterangan Diagram Flowchart


(Lamhot Sitorus (2015:15)

No Simbol Nama Fungsi

1 Menyatakan permulaan atau


Terminal
akhir suatu program

Menyatakan suatu proses input


2
Input/Output atau output tanpa tergantung
jenis peralatannya

Menyatakan suatu tindakan


3
Process (proses) yang dilakukan oleh
komputer

Menunjukkan suatu kondisi


tertentu yang akan
4
Decision menghasilkan dua
kemungkinan jawabannya : ya
/ tidak
24

No Simbol Nama Fungsi

Menyatakan sambungan dari


5
Connector proses ke proses lainnya dalam
halaman yang sama

Menyatakan sambungan dari


6
Offline Connector proses ke proses lainnya dalam
halaman yang berbeda

Menyatakan penyediaan
7 Pre defined tempat penyimpanan suatu
process pengolahan untuk memberi
harga awal

Menyatakan input berasal dari


8
Punched Card kartu atau output ditulis ke
kartu

Menyatakan input atau Output


9
Punched Tape yang menggunakan pita kertas
berlubang.

10 Menyatakan keluaran bentuk


Document
dokumen (melalui printer)

11 Menyatakan Jalannya arus


Flow
suatu proses

2.8 ALAT BANTU PENGEMBANG PROGRAM

Adapun alat bantu yang digunakan dalam perancangan program yang

digunakan oleh penulis dalam penelitian ini adalah sebagai berikut :

2.8.1 Android Studio

Android Studio adalah official IDE (Integrated Development

Environment) untuk pembuatan applikasi Android. Android studio dibuat

berdasarkan dengan IntelliJ IDEA. Dengan menggunakan IntelliJ powerful code


25

editor dan developer tools, Android Studio memberikan berbagai fitur dalam

pembuatan applikasi android

Menurut I Gde Aditya Wicaksana, I Ketut Resika Arthana, dkk (2017:3)

pada jurnalnya mendefenisikan bahwa :

“Android Studio berasal dari Google yang dikhususkan untuk membuat


aplikasi pada Android, namun Android Studio juga dapat menterjemahkan
beberapa Java code. Sebenarnya Android Studio dikembangkan di IntelliJ
IDEA Community Edition oleh Jetbrains.Android Studio adalah official
IDE untuk pembuatan applikasi. Android studio dibuat berdasarkan
dengan IntelliJ IDEA.”

Berdasarkan pengertian di atas dapat di simpulkan bahwa android studio

adalah official IDE untuk pembuatan aplikasi android, dan dapat menerjemahkan

beberapa java code dan android studio juga dapat memberikan beberapa fitur

pembutan aplikasi android.

2.8.2 JDK (Java Development Kit)

Java Development Kit merupakan software yang paling penting dalam

membangun aplikasi Android karena Android menggunakan bahasa pemrograman

Java.

Menurut Andri Anto Tri Susilo dalam jurnalnya (2014:8) mengungkapkan

: “Java Development Kit (JDK) adalah sebuah produk yang dikembangkan oleh

oracle yang ditujukan para Developer java”.

Menurut Rachmad Hakim S dan Sutarto (2009:7) mengungkapkan : “Java

Development Kit (Java SDK) atau pernah disebut dengan Java Software

Development Kit (Java SDK), merupakan seperangkat aplikasi yang digunakan

untuk mengembangkan program dengan bahasa java”.


26

Berdasarkan pendapat diatas dapat disimpulkan bahwa Java development

kit adalah perangkat yang dibutuhkan untuk membuat aplikasi android yang

menggunakan bahasa java.

2.8.3 Android SDK (Software Development Kit)

Android SDK merupakan alat bantu dalam mengembangkan aplikasi pada

platform Android.

Menurut Alfa Satyaputra dan Eva Maulina Aritonang (2014:41) :

“Android SDK merupakan sebuah tool dan alat bantu API (Application

Programming Interface) yang diperlukan untuk mengembangkan aplikasi berbasis

android yang menggunakan bahasa java.

Menurut Abdul Kadir (2013:5) “Android SDK adalah kumpulan software

yang berisi mengenai pustaka, debugger (alat pencari kesalahan program),

emulator (peniru perangkat bergerak), dikumentasi, kode contoh dan panduan.

Menurut Nazruddin Safaat H (2015:5) mengungkapkan : “Android SDK

adalah tools API (Aplication Programming Interface) yang diperlukan untuk

mengembangkan aplikasi pada platform Android menggunakan bahasa

pemrograman Java.

Berdasarkan pendapat diatas dapat disimpulkan bahwa android SDK

adalah sebuah alat bantu API atau tool yang yang digunakan untuk

mengembangkan aplikasi android menggunakan bahasa java yan berfungsi untuk

mencari kesalahan dalam menjalankan program.


27

2.8.4 Android Kitkat

Android 4.4 "KitKat" adalah versi dari sistem operasi telepon

genggam Android yang dikembangkan oleh Google. Google mengumumkan

Android 4.4 KitKat pada tanggal 3 September 2013. Meskipun pada awalnya di

bawah nama sandi "Key Lime Pie" ("KLP"), nama itu berubah karena "sangat

sedikit orang benar-benar tahu rasa key lime pie." Beberapa blogger teknologi

juga mengharapkan rilis "Key Lime Pie" menjadi Android 5. KitKat memulai

debutnya pada Google Nexus 5 pada tanggal 31 Oktober 2013, dan dioptimalkan

untuk berjalan pada rentang yang lebih besar dari perangkat dari versi Android

sebelumnya, memiliki 512 MB RAM sebagai minimum yang. Jumlah minimum

RAM yang diperlukan yang tersedia untuk Android adalah 340 MB, dan semua

perangkat dengan kurang dari 512 MB RAM harus melaporkan diri mereka

sebagai perangkat dengan "RAM rendah".

Menurut Rajendra M.Dabhi dan Sunil Kumar V. Namkum dalam

jurnalnya (2014:219) mengungkapkan :

“Android 4.4 announced by Google, called Android Kitkat which is latest


upgraded and world’s most popular Smartphone operating system for Smart
phones and tablets. Their names Android Kitkat come when it deals between
Google and Nestle which make Kit Kat. Android 4.4 kitkat have lots of Updated
feature like full screen album art, Calls, Messaging and Productivity, improved
multitasking, performance, wireless printing, email, immersive mode, and priority
contact, improved Caller ID, integrated sms and mms and emoji on Google
keyboard”.

Menurut Himanshu et al dalam jurnalnya (2014:866) mengungkapkan :

“At present, the latest Android 4.4 KitKat is launched with significant
enhancements to the existing security enforcements. KitKat runs SELinux
in enforcing mode restricting activities of all modules and applications in
accordance withSELinux policies. The AndroidKeyStore is upgraded to
include the advanced ECDSA and DSA algorithms. KitKat has also
28

introduced an experimental security feature, dm-verity, to protect against


advanced malware/rootkits which stay persistent in a system. It is basically
a kernel level protection which can detect modifications on the file system
by maintaining a cryptographic tree. ”.

Berdasarkan pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa Android adalah sistem

operasi untuk telepon seluler yang berbasis Linux yang dikembangkan oleh dua

jenis distributor sistem operasi yaitu Google atau Google Mail Services (GMS)

dan Open Handset Distribution (OHD). Sampai saat ini, android memiliki tujuh

macam versi yang semua versinya diberi nama berdasarkan nama makanan antara

lain Cupcake, Donut, Eclair, Frozen Yogurt, Gingerbread, Honeycomb, Ice Cream

Sandwich, Jelly Bean dan versi terbarunya yaitu KitKat.

2.8 TINJAUAN PENELITIAN SEJENIS

Penelitian tentang Chat Messenger dan Firebase tentu pernah dilakukan

juga oleh peneliti lain. Berikut beberapa penelitian yang dilakukan oleh beberapa

peneliti lainnya yang diambil dari beberapa jurnal adalah sebagai berikut :

1. Penelitian yang dilakukan oleh Daud Sayyed, Vishal Ugale, Moin

Mulla dan Akshay Wade Mahasiswa Universitas of Mumbai pada

tahun 2013 – 2014. Dengan judul Penelitian “Online Chatting

System” untuk membuat suatu Online Chatting yang dapat menangani

komunikasi point to point.

Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode studi literatur,

pengumpulan data, perancangan sistem, implementasi sistem dan

pengujian sistem. Latar belakang penelitian ini yaitu Sistem ini

memungkinkan kelompok orang untuk menyampaikan pesan (atau


29

mengobrol) satu sama lain yang merupakan ide bagus untuk

bersenang-senang dengan teman saat mereka tidak dekat dengan kita.

Penelitian ini bertujuan untuk menyediakan platform sosial untuk

pengguna, membolehkan setiap orang untuk berbagi pemikiran dan

pandangan mereka, sistem ini bisa menjadi forum diskusi dan

menghubungkan 1 orang dengan orang lain.

Kesimpulan dari penelitian ini yaitu Meskipun, proyek ini dibuat

untuk komunikasi Skala Kecil namun jika kita menerapkan teknologi

dan fitur baru di sistem ini, proyek ini akan dapat bersaing dengan

situs atau aplikasi obrolan online lainnya.

2. Penelitian yang dilakukan oleh Shashank Gupta dan Bhaskar Kapoor

Prof., Department of Information Technology, GGSIP University,

Delhi, India pada tahun 2016. Dengan judul Penelitian “Firebase In

App Development”.

Metode yang digunakan dalam penelitian ini studi literatur yang

didapat dari berbagai sumber jurnal, buku, dokumentasi, intenet dan

pustaka. Yang menjadi latar belakang penelitian ini membangun suatu

aplikasi menggunakan Fitu – fitur yang ada di firebase seperti Firebase

Cloud Messaging, Firebase Analytic dan Firebase real-time database.

Kesimpulan dari penelitian ini yaitu Sejumlah besar fitur

disediakan oleh Firebase. Database Firebase adalah platform bagi

pengembang aplikasi. Semua perubahan yang dilakukan pada satu

contoh aplikasi akan secara otomatis tercermin pada contoh lain yang
30

berarti database realtime. Fitur baru yang diperkenalkan menambahkan

fitur set Firebase yang sudah menakjubkan, membuatnya mampu

menangani sebagian besar persyaratan database aplikasi dan juga

konfigurasi jarak jauh dan notifikasi awan.

3. Penelitian ini dilakukan oleh Eri dan Herny Februariyanti mahasiswa

Universitas Stikubank Semarang pada tahun 2013. Dengan judul

penelitian “Pemanfaatan Instant Messaging Untuk Aplikasi Layanan

Akademik”.

Metode yang digunakan yaitu Penelitian ini menggunakan metode

studi literatur, pengumpulan data, perancangan sistem, implementasi

sistem, dan pengujian sistem.

Penelitian ini dilakukan untuk membuat sistem layanan

informasi akademik menggunakan Instant Messsenger yang digunakan

memanfaatkan layanan google talk, untuk dapat memanfaatkan

fasilitas ini pemakai harus mempunyai account gmail

(xxx@gmail.com). Sistem dapat meneybarkan informasi kepada

seluruh mahasiswa sistem dapat menjawab kebutuhan request

informasi akademik dari civitas akademika dan sistem mempunyai

kemampuan untuk mengauthentikasi sms dari civitas akademika.

Sehingga informasi hanya dapat di akses oleh aktivitas akademika

yang berhak.

Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah untuk membuat

suatu sistem layanan informasi akademik. Sistem yang dibuat akan


31

secara otomatis menjawab semua pertanyaan pemakai, pertanyaan

dalam bahasa alami akan diubah menjadi perintah query oleh sistem

dan dengan memanfaatkan server Jabber talk.gmail.com, maka tidak

diperlukan untuk membangun server jabber sendiri.

4. Penelitian ini dilakukan oleh Navdeep Singh Mahasiswa

Sarjana Teknologi Mahasiswa, Jurusan Teknik Ilmu Komputer, Seth

Jai Parkash Mukand Lal Institut Teknik dan Teknologi, Radaur,

Yamunanagar, India. Dengan judul “Study of Google firebase API for

Android”.

Metode yang digunakan dalam penelitian ini studi literatur yang

didapat dari berbagai sumber jurnal, buku, dokumentasi, intenet dan

pustaka. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengenalkan semua orang

dengan Google Firebase API dan fiturnya. Firebase adalah API yang

disediakan google untuk penyimpanan basis data dan sinkronisasi ke

aplikasi android, iOS atau web Anda. Database real-time adalah

database yang menyimpan data ke database dan mengambil data situ

dengan sangat cepat namun Firebase bukan sekedar database real-time,

namun jauh lebih dari itu. Artikel ini akan membahas bagaimana

menggunakan firebase sebagai database backend untuk pengembangan

aplikasi android anda. Google firebase memiliki banyak fitur seperti

Authentication, database, storage, hosting, notifikasi dll. Penelitian ini

mencakup penggunaan banyak fitur firebase ini kedalam aplikasi

android anda.
32

Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah mempelajari tentag

google app firebase API dan fitur- fitur lainya. Dan mempelajari

bagaimana cara menambahkan firebase ke proyek android dan

bagaimana menggunakan fitur berbeda dalam aplikasi android kami

sesuai kebutuhan. Google terus menambahkan fitur baru untuk terus

berkembang. Jadi dimasa depan kita bisa mempelajari fitur baru dan

bagaimana menerapkannya dalam aplikasi android dan mengapa tetap

menggunakan firebase daripada layanan database lainnya.

Tabel 2. 6 Penelitian Sejenis

No Penulis / Tahun Judul Metode Kesimpulan

1. Daud Sayyed Online Penelitian ini Membuat suatu


Chatting menggunakan Online System
Vishal Ugale
System metode Secara Point to
Moin Mulla waterfall point

Akshay Wade
(2013-2014)
2. Shashank Gupta Firebase in Penelitian ini Menggunakan
Bhaskar Kapoor App menggunakan firebase dalam
(2016) Development metode pembangunan
deskritif suatu aplikasi
3. Eri Zuliarso Pemanfaatan Penelitian ini membuat layanan
Februariyanti Instant menggunakan informasi
(2013) Messaging metode akademik untuk
Untuk Aplikasi waterfall mengelola
Layanan informasi di
Akademik akademik.
4. Navdeep Singh Study of Penelitian ini menambahkan
(2016) Google menggunakan fitur baru untuk
Firebase API metode studi terus berkembang
for Android waterfall terus,
BAB III

METODOLOGI PENELITIAN

3.1 KERANGKA KERJA PENELITIAN

Untuk membantu penyusunan ini, maka perlu adanya susunan kerangka kerja

yang jelas tahapan-tahapannya. Kerangka kerja ini merupakan langkah-langkah yang

dilakukan dalam penyelesaian masalah yang akan dibahas. Adapun kerangka kerja

penelitian yang digunakan, seperti gambar 3.1 dibawah ini :

Identifikasi Masalah

Studi Literatur

Pengumpulan Data

Analisis Sistem

Pengembangan Sistem

Pembuatan Laporan

Gambar 3. 1 Kerangka Kerja Penelitian

34
35

Berdasarkan kerangka kerja penelitian yang telah digambarkan

diatas, maka dapat diuraikan pembahasan masing-masing tahap dalam

penelitian adalah sebagai berikut :

1. Identifikasi Masalah

Pada tahap ini diharapkan ditemukan permasalahan-permasalahan

mengenai pembuatan aplikasi secara real-time, menggunakan fitur yang

ada di firebase dalam pembuatan aplikasi real-time, sehingga dari masalah

tersebut penulis akan mencoba mencari jalan keluar dari permasalahan

tersebut.

2. Studi Literatur

Hal ini bertujuan untuk mencari landasan-landasan teori yang diperoleh

dari berbagai buku jurnal ilmiah dan juga internet untuk melengkapi

pembendaharaan konsep dan teori sehingga memiliki landasan dan

keilmuan yang sesuai.

3. Pengumpulan Data

Pada tahap ini dilakukan pengumpulan data dengan metode observasi dan

kuisoner untuk melakukan pengamatan dan analisis terhadap rancangan

sistem yang akan dibuat.

a. Observasi

Pada teknik ini penulis akan melakukan pengamatan langsung ke objek

penelitian yang bertujuan untuk mencari data-data yang berhubungan

dengan pendapat atau respon masyarakat dan sebagainya.


36

b. Angket atau Kuisoner

Angket atau kuisioner adalah teknik pengumpulan data melalui

formulir formulir yang berisi pertanyaan pertanyaan yang diajukan

secara tertulis pada seseorang atau sekumpulan orang untuk

mendapatkan jawaban atau tanggapan dan informasi yang diperlukan

oleh peneliti. Metode ini digunakan untuk memperoleh data persepsi

mengenai pembuatan aplikasi Jadwal Kajian secara Real-time dari

responden. Kuisioner ini diambil pada orang sebagai sampel data

dalam pengisian kuisioner.

4. Analisis Sistem

Pada tahap ini dilakukan analisis sistem yang sedang berjalan dan analisis

kebutuhan sistem.

5. Pengembangan Sistem

Pada tahap ini akan dilakukan pengembangan sistem dengan metode air

terjun (waterfall). Metode waterfall adaah model kosekuensial linier

(sequential linear) atau alur hidup klaik (classic life cycle).model air terjun

menyediakan pendekatan alur hidup perangkat secara sekuensial atau

terurut dimulai dari analisis ,desain, pengodean pengujian dan tahap

pendukung (support). Berikut adalah gambar model air terjun.


37

Analisis Desain Pengodean Pengujian


n

Gambar 3. 2 Ilustrasi Model Waterfall


(Rosa A.S dan M.Shalahudin:2013)

Dari gambar 3.2 diata dapat dijelaskan metode pengembangan sistem secara

rinci sebagai berikut :

a. Analisis Kebutuhan

Pada tahap ini dilakukan identifikasi kebutuhan dari sistem yang akan

di rancang, tingkah laku sistem terhadap suatu input tertentu.

Kelancaran proses pembuatan software secara keseluruhan dan

kelengkapan fitur software yang di hasilkan sangat tergantung pada

hasil dari analisis kebutuhan ini.

b. Desain Sistem

Tahap ini membahas tentang perancangan dari model sistem dengan

menggunakan beberapa alat bantu untuk menggambarkan sistem

berjalan maupun sistem baru yang dikembangkan secara logika

menggunakan flowchart dan beberapa diagram UML , seperti use case

diagram ,class diagram ,dan activity diagram.


38

c. Implementasi dan Pengujian Unit

Pada tahap ini dilakukan penerjemahaan desain sistem kedalam bentuk

kode-kode program menggunakan bahasa pemograman yang telah

ditentukan sebelumnya.

d. Pengujian Sistem

Pada tahap ini dilakukan proses pengujian atau testing terhadap

rancangan aplikasi untuk memastikan apakah semua fungsi sistem

berjalan dengan baik dan mencari apakah semua fungsi sistem berjalan

dengan baik dan mencari apakah masih ada kesalahan yang terjadi pada

sistem sehingga dapat dilakukan perbaikan terhadap sistem yang

mengalami kesalahan. Pengujian ini bertujuan untuk menjamin

kualiatas perangkat lunak atau software dengan menggunakan metode

Black Box

e. Perawatan (maintenance)

Pada tahap ini dilakukan pemiliharaan software seperti melakukan

perbaikan-perbaikan terhadap sistem berjalan, meningkatkan peforma

sistem dan menambahkan fungsi tambahan sesuai keinginan user.

Pada tahapan diatas penulis hanya mengimplementasikan model

waterfall tersebut hanya sampai pada tahap testing. karna pada tahapan

maintenance sudah merupakan tanggung jawab user sebagai pengguna

sistem.
39

6. Pembuatan Laporan

Pada tahap ini dilakukan pembuatan laporan yang disusun berdasarkan

hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti.

3.2 ALAT BANTU PENELITIAN

Pada penelitian ini penulis menggunkan perangkat lunak maupun

perangkat keras komputer yang dapat membantu penulis dalam

melakukan pengujian. Adapun alat yang digunakan dalam melakukan

penelitian ini adalah sebagai berikut :

1. Perangkat Keras (Hardware)

Dalam perancangan sistem ini, dibutuhkan perangkat keras

(hardware) yang berfungsi untuk menjalankan perangkat lunak

yang digunakan dalam perancangan sistem. Perangkat keras

(Hardware) pendukung yang digunakan adalah sebagai berikut :

a. Processor : Intel (R) core (TM) i3-3217U CPU @ 1.80GHz

b. Memory : 8 GB

c. Harddisk : 500 GB

d. Mouse : Logitech M – 331

e. Printer : Canon ip2770


40

2. Perangkat Lunak (Software)

Dalam perancangan ini digunakan sebagai alat bantu dalam

merancang dan mendesain program. Dibawah ini adalah perangkat

lunak (software) pendukung dalam perancangan sistem ini, antara

lain:

a. Sistem Operasi Windows 10 Pro Build 1703 Creators

Update - 64 Bit

b. Java Development, Android Debug Bridge, Android

Studio 3

c. Printer Canon IP2770

d. Microsoft Visio 2010

e. Android versi kitkat 4.4

f. Beberapa perangkat pendukung lainnya.


BAB IV

ANALISA DAN PERANCANGAN

4.1 ANALISA SISTEM

4.1.1 Analisa Sistem Yang Berjalan

Analisa sistem adalah salah satu teknik untuk menguraikan masalah dan

mencari Gambaran dari sistem yang sedang berjalan yang bertujuan untuk

mengidentifikasi serta mengevaluasi masalah - masalah yang muncul, hambatan -

hambatan yang akan mungkin terjadi dan kebutuhan-kebutuhan yang diharapkan

sehingga mengarah kepada solusi untuk perbaikan maupun pengembangan ke arah

yang lebih baik dan sesuai dengan kebutuhan serta pengembangan teknologi.

Sistem yang sedang berjalan pada saat ini yaitu belum optimalnya

informasi jadwal kajian yang disampaikan Melalui media sosial maupun poster

karna sebagian masyarakat muslim tidak mengetahuinya.

4.1.2 Masalah

Informasi jadwal kajian islam di Kota Jambi belum optimal dikarenakan

informasi yang di dapat masih berupa poster online yang diposting di media sosial

atau cetakan kertas, yang terkadang masyarakat muslim tidak mengetahuinya.

Sehingga menyulitkan masyarakat muslim untuk mencari informasi jadwal kajian

dengan mudah dan cepat.

4.1.3 Solusi Pemecahan Masalah

Untuk sebagai sarana informasi dan komunikasi dalam menampilkan jadwal

kajian islam berupa judul kajian, lokasi kajian, pemateri, tanggal dan waktu

41
42

sehingga dapat memudahkan User untuk mengetahui jadwal kajian secara cepat

dan tepat, Sistem yang akan dibangun akan bersifat mobile sehingga dapat diakses

oleh setiap orang dimana pun dan kapan pun mereka berada dan pada saat itu ada

jaringan internet dengan menggunakan SmartPhone.

4.2 ANALISIS KEBUTUHAN SISTEM

4.2.1 Kebutuhan Fungsional

Kebutuhan sistem yang diperlukan dan yang digunakan dalam pembuatan

sistem ini terdiri dari beberapa bagian, yaitu kebutuhan fungsional dan kebutuhan

non fungsional. Pada perancangan aplikasi ini ada beberapa fungsi yang

disediakan guna menunjang dan dapat memberikan pelayanan kepada pengguna.

Adapun fungsi yang di sediakan adalah sebagai berikut :

1. Sistem dalam aplikasi ini berupa seperti Komentar, Tambah

Post/Jadwal, Hapus, Suka, dan Editm Pengaturan Akun dan yang

terakhir Notifikasi.

2. Sistem ini dikembangkan menggunakan Google Firebase.

3. Sistem dapat dijalankan di android minimal versi 4.4 Kitkat.

4. Sistem dilengkapi dengan Menu yang iInteraktif yang dapat

membantu penggunaan aplikasi.

5. Sistem memudahkan pengguna dalam proses Registrasi.

6. Sistem menyediakan User Interface (antar muka) yang mudah

digunakan dan menarik perhatian para penggunanya.


43

4.2.2 Kebutuhan Non Fungsional

Berdasarkan kebutuhan fungsional yang telah diuraikan sebelumnya,

adapun kebutuhan nonfungsional dari sistem yang akan dibangun adalah sebagai

berikut :

1. Spesifikasi Perangkat Lunak

Perangkat lunak yang digunakan dalam sebuah sistem merupakan

perintah-perintah yang diberikan kepada perangkat keras agar bisa saling

berinteraksi di antara keduanya. Perangkat lunak yang dibutuhkan untuk

membangun aplikasi ini adalah sebagai berikut :

a. Android Studio 3 (digunakan untuk pengembangan aplikasi perangkat

lunak )

b. Adobe Ilustrator CS6 (digunakan untuk pembuatan effect dan icon)

c. Android Debug Bridge (digunakan untuk plug in pelengkap untuk

membangun sebuah aplikasi)

d. Adobe XD

e. Firebase (digunakan sebagai DbaaS)

f. NOX (digunakan untuk Android Virtual Device)

2. Spesifikasi Pengguna

Spesifikasi pengguna adalah kriteria yang harus dimiliki oleh pengguna

agar tidak kesulitan dalam mengoperasikan aplikasi Jadwal Kajian ini. Spesifikasi

Pengguna adalah seperti berikut :


44

a. Mengerti operasional smartphone.

b. Dapat mengoperasikan aplikasi smartphone.

c. Memiliki smartphone Android minimal versi 4.4.

4.3 GAMBARAN UMUM APLIKASI

Dalam menggunakan aplikasi ini, pengguna di hadapkan pada tampilan

awal yang berupa layar latar background di dalam aplikasi ini, dimana dalam

tampilan awal ini terdapat Menu Login dan Register. Setelah itu akan muncul

nama aplikasi dengan tampilan background. Selesai login atau daftar aplikasi akan

masuk ke menu utama dan ada beberapa pilihan menu diantaranya Beranda, Chat

dan Account. Aplikasi ini dibuat agar User dapat lebih mudah memahami

jalannya aplikasi ini dengan tombol menu yang mudah di dimengerti oleh User.

Aplikasi ini dibuat dengan menggunakan software Android Studio, sedangkan

untuk bahasa pemrograman menggnakan Java dan Kotlin. Dalam pembuatan

aplikasi ini juga dibutuhkan software android SDK (Software Development Kit),

ADT (Android Development tools), dan JDK (Java Development Kit).

4.4 PERANCANGAN SISTEM

Proses perancangan perlu dilakukan untuk menghasilkan suatu rancangan

sistem yang baik. Karena dengan adanya perancangan yang tepat akan

menghasilkan sistem yang lebih mudah untuk dikembangkan di masa yang akan

mendatang. Untuk menangani hasil yang sesuai dengan kebutuhan diatas, maka

diperlukan beberapa tahapan perancangan sistem yang terdiri dari 6 (lima)

tahapan, antara lain :


45

1. Perancangan Use Case Diagram

2. Perancangan Activity Diagram

3. Perancangan Class Diagram

4. Perancangan Interface

5. Perancangan Struktur Program

4.4.1 Defenisi Aktor dan Use Case

Berdasarkan kebutuhan-kebutuhan dapat di defenisikan aktor dan Use

Case yang terdapat pada Aplikasi Jadwal Kajian denga Fitur Chat yang ada pada

Aplikasi yaitu pada Tabel 4.1 berikut:

1. Tabel Defenisi Aktor

Tabel 4. 1 Defenisi Aktor


No Aktor Deskripsi
1 Pengguna 1. Daftar dan Masuk
2. Posting Jadwal Kajian Dengan
Gambar ( Admin )
3. Lihat Jadwal Kajian Dalam Satu
Halaman
4. Hapus Post Jadwal Kajian (
Admin )
5. Chat Sesama Pengguna Lain
6. Like dan Comment
7. Pengaturan Akun

2. Tabel Defenisi Use Case

Tabel 4. 2 Defenisi Use Case

No Use Case Deskripsi

1 Daftar Fungsi ini digunakan oleh pengguna


untuk Registrasi atau mendaftar
46

No Use Case Deskripsi

menggunakan akun email pengguna


2 Masuk Digunakan oleh aktor untuk
login/Masuk kedalam sistem agar
bisa Melakukan fungsi–fungsi yang
ada didalam sistem
3 Posting Jadwal Kajian Fungsi ini digunakan untuk
Dengan Gambar memposting jadwal kajian baru
dengan fitur upload Gambar.
4 Lihat Jadwal Kajian Fungsi ini digunakan untuk Melihat
dalam satu Halaman jadwal kajian dalam 1 halaman
(pagination)
5 Hapus Postingan Jadwal Fungsi ini digunakan untuk
Kajian menghapus jadwal kajian.
6 Chat/Obrolan Daring Fungsi ini digunakan untuk Chat
sesama pengguna lain
7 Like dan Comment Fungsi ini digunakan untuk oleh
Aktor untuk Like dan Comment
pada Post/Jadwal Kajian
8 Pengaturan Akun Fungsi ini digunakan untuk
mengatur akun Pengguna

4.4.2 Perancangan Use Case Diagram

Use Case Diagram adalah Gambaran instruksi antara pengguna sistem atau

pengguna dengan kasus (Use Case) yang telah disesuaikan dengan sistem yang

sedang dikembangkan. Perancangan Use Case diagram mengGambarkan

persyaratan-persyaratan yang harus dipenuhi dari sudut pandang pengguna dapat

dilihat pada Gambar (4.1)


47

Gambar 4. 1 Use Case Diagram


Adapun deskripsi Use Case mengGambarkan interaksi Pengguna dan Use

Case dijelaskan pada tabel-tabel di bawah ini berdasarkan Use Case diagram

pada Gambar 4.1 diatas.

4.4.3 Skenario Use Case

1 Use Case Daftar

Diagram dari Use Case Aplikasi Jadwal Kajian dengan Fitur Chatting ini

akan menjelaskan fungsional dari Use Case Daftar yang dilakukan oleh Pengguna.

Berikut deskripsi Use Case Register dapat di lihat pada tabel 4.3 berikut :

Tabel 4. 3 Use Case Daftar

Nama Daftar
Aktor Pengguna
Deskripsi Pengguna Melakukan Daftar
Exception -
48

Pre Pengguna Membuka Aplikasi dan Pada Halaman Login


Condition Pengguna Memilih “Buat Akun baru ?”
Aktor Sistem
Skenario Normal
1. Pengguna Membuka Aplikasi
2. Pada Halaman Login Pengguna
Memilih “Buat Akun Baru ?”
3. Pengguna Memasukkan Email
dan Kata Sandi
4. Sistem akan memeriksa format
Email dan Password
5. Pengguna Menambahkan Foto
Profil dan Memasukkan
Username dan Selanjutnya Pilih
“Simpan Pengaturan Akun”
6. Sistem akan Menampilkan Pesan
“Pengaturan Akun di Simpan”
dan mengirimkan data ke
Database
7. Pengguna berinteraksi dengan
Program
Skenario Alternatif
1 Pengguna Membuka Aplikasi
2 Pada Halaman Login Pengguna
Memilih “Buat Akun Baru ?”
3 Pengguna Memasukkan Email
dan Kata Sandi
4 Sistem akan memeriksa format
Email dan Password
5 Sistem akan menampilkan pesan
“ErrorThe Email Address is
already by another Account”
6 Sistem menampilkan kembali
form Daftar
Post condition Aktor telah Melakukan registrasi dan dapat berinteraksi
dengan program

2 Use Case Melakukan Login

Diagram dari Use Case Login akan menjelaskan fungsional dari Use Case

Login yang dilakukan oleh Pengguna. Berikut deskripsi Use Case Login dapat di

lihat pada tabel 4.4 berikut :


49

Tabel 4. 4 Use Case Login

Nama Login
Aktor Pengguna
Deskripsi Aktor Melakukan login agar dapat menggunakan program
Exception -
Pre Condition Pengguna Membukan Aplikasi
Aktor Sistem
Skenario Normal
1 Pengguna memasukkan Email
dan Kata Sandi Pada Form Login
2 Pengguna Memilih “Masuk ke
Akun”
3 Sistem Membuka Koneksi ke
Database dan eksekusi validasi User
dan Kata Sandi dengan yang
tersimpan di dalam database
4 Sistem Menampilkan Menu
Pengaturan Akun
5 Pengguna Memasukkan Foto
Profil dan Username
Skenario Alternatif
1 Pengguna memasukkan Email
dan Kata Sandi Pada Form
2 Pengguna Memilih “Masuk ke
Akun”
3 Sistem Membuka Koneksi ke
Database dan eksekusi validasi User
dan Kata Sandi dengan yang
tersimpan di dalam database
4 Menampilkan pesan “Tidak dapat
masuk. Harap periksa formulirnya
dan coba kembali ”
5 Menampilkan Halaman Login
Post condition Aktor telah Melakukan login dan dapat berinteraksi dengan
program

3. Use Case Memposting Jadwal Kajian Dengan Gambar

Diagram dari Use Case Memposting Jadwal Kajian akan menjelaskan

fungsional dari Use Case Memposting Jadwal Kajian yang dilakukan oleh Admin.
50

Berikut deskripsi Use Case Memposting Jadwal Kajian dapat di lihat pada Tabel

4.5 berikut :

Tabel 4. 5 Use Case Memposting Jadwal Kajian

Nama Memposting Jadwal Kajian


Aktor Admin
Deskripsi Admin Memposting Jadwal Kajian Baru
Exception -
Pre Condition Pengguna Terlebih dahulu sudah Login/Daftar dan Berada di
Beranda
Aktor Sistem

Skenario Normal
1 Pengguna Memilih Tombol +
2 Pengguna Memasukkan Foto,
Deskripsi, Tema Kajian, Nama
Pemateri, Lokasi, Tanggal dan
Wakt dll
3 Pengguna memilih Tombol “Post
Kajian”
4 Sistem akan men-upload data yang
di inputkan pengguna ke Database
5 Sistem akan menampilkan Postingan
Jadwal Kajian
Skenario Alternatif
1 Pengguna Memilih Tombol +
2 Pengguna Memasukkan Foto,
Deskripsi, Tema Kajian, Nama
Pemateri, Lokasi, Tanggal dan
Wakt dll
3 Pengguna memilih Tombol “Post
Kajian”
4
Sistem akan men-upload data yang
di inputkan pengguna ke Database
5 Sistem akan menampilkan pesan
“Network Error”
Post condition Pengguna berhasil Memposting Jadwal Kajian Baru

4. Use Case Melihat Jadwal Kajian


51

Diagram dari Use Case Melihat Jadwal Kajian ini akan menjelaskan

fungsional dari Use Case yang dilakukan oleh Pengguna. Berikut deskripsi Use

Case Melihat Jadwal Kajian dapat di lihat pada Tabel 4.6 berikut:

Tabel 4. 6 Use Case Melihat Jadwal Kajian

Nama Melihat Jadwal Kajian


Aktor Pengguna
Deskripsi Pengguna Melihat Jadwal Kajian
Exception -
Pre Condition Pengguna terlebih sudah login/daftar dan berada pada menu
Beranda
Aktor Sistem
Skenario Normal
1 Pengguna Membuka Aplikasi
2 Sistem menampilkan form Login atu
Registrasi
3 Pengguna memilih salah satu form
dan memasukkan data pada form y
dipilih pengguna
4 Sistem akan menampilkan menu
Beranda
5 Pengguna berhasil Melihat Jadwal
Kajian
Post condition Pengguna berhasil Melihat Jadwal Kajian

5. Use Case Hapus Jadwal Kajian

Diagram dari Use Case Hapus Jadwal Kajian ini akan menjelaskan

fungsional dari Use Case yang dilakukan oleh Pengguna. Berikut deskripsi Use

Case Hapus Jadwal Kajian dapat di lihat pada Tabel 4.7

Tabel 4. 7 Use Case Hapus Jadwal Kajian

Nama Hapus Jadwal Kajian


Aktor Admin
Deskripsi Menghapus Jadwal Kajian
Exception -
Pre Condition Pengguna Sudah Login/Daftar dan Berada di Menu Beranda
Aktor Sistem
52

Skenario Normal
1 Pengguna Memilih Tombol
“Hapus Post”
2 Sistem menghapus data dari
Database
Post condition Pengguna berhasil Menghapus Jadwal Kajian

6. Use Case Chat/Obrolan Daring

Diagram dari Use Case Chat/Obrolan Daring. Gambar ini akan

menjelaskan fungsional dari Use Case yang dilakukan oleh Pengguna. Berikut

deskripsi Use Case Chat/Obrolan Daring Gambar dapat di lihat pada Tabel 4.8

Tabel 4. 8 Use Case Chat/Obrolan Daring

Nama Chat/Obrolan Daring


Aktor Pengguna
Deskripsi Pengguna Ingin mengirim Pesan Chat ke sesame pengguna lain
Exception -
Pre Condition Pengguna Sebelumnya sudah berada di Menu Chat
Aktor Sistem
Skenario Normal
1 Pengguna Memilih Menu
“Pengguna”
2 Sistem List/Daftar Pengguna
3 Pengguna memilih salah satu dari
daftar yang ingin di kirimkan
pesan
4 Sistem akan membuka Form Chat
5 Pengguna Mengetikkan Pesan dan
Memilih Tombol “Kirim”
6 Sistem akan Mengirimkan Pesan
kepada pengguna lain
Post condition Pengguna Berhasil Melakukan Chat/Obrolan Daring

7. Use Case Pengaturan Akun

Diagram dari Use Case Pengaturan Akun ini akan menjelaskan fungsional

dari Use Case yang dilakukan oleh Pengguna. Berikut deskripsi Use Case

Pengaturan Akun dapat di lihat pada Tabel 4.9


53

Tabel 4. 9 Use Case Pengaturan Akun

Nama Pengaturan Akun


Aktor Pengguna
Deskripsi Pengguna Mengganti Username dan Foto
Exception -
Pre Condition Pengguna di dalam Aplikasi
Aktor Sistem
Skenario Normal
1 Pengguna memilih Tombol “:”
1 Penguna Memilih “Pengaturan
Akun”
2 Sistem Akan Menapilkan Foto
Profil dan Username
3 Pengguna Dapat Mengganti Foto
Profil dan Username
Post condition Pengguna Berhasil Melakukan Pengaturan Akun

4.4.4 Perancangan Activity Diagram

Pada dasarnya, Activity Diagram atau diagram aktivitas adalah diagram

yang diperlukan yang menunjukkan aliran kendali dari suatu aktivitas ke aktivitas

lain. Diagram ini digunakan untuk memodelkan aspek dinamis sistem. Diagram

aktivitas mengGambarkan aliran fungsional dari sistem.

1. Melakukan Registrasi
54

Gambar 4. 2 Activity Diagram Registrasi


55

Berdasarkan Activity Diagram Melakukan Registrasi pada Gambar 4.2,

sebelumnya Pengguna harus membuka aplikasi dan mengklik tombol Register.

Sistem akan menampilkan formulir pendaftaran, pengguna memasukkan email,

kata sandi dan konfirmasi kata sandi. Sistem akan memeriksa format email

pengguna valid/tidak jika jika tidak valid sistem menampilkan pesan Email Salah,

dan jika valid mulai Melakukan proses log-in Firebase mengembalikan Validasi

dari login selanjutnya, sistem akan menyimpan informasi pengguna data aplikasi

dan pengguna dapat berinteraksi dengan program.

2. Melakukan Login
56

Gambar 4. 3 Activity Diagram Melakukan Login


Berdasarkan Activity Diagram Melakukan Login pada Gambar 4.3, Untuk
57

mengakses aplikasi, sebelumnya Pengguna harus membuka aplikasi. Sistem akan

menampilkan menu login dan registrasi dan Pengguna akan memilih Login bagi

yang sudah memiliki akun. Sistem akan menampilkan Form Pengisian pada menu

Login dan pengguna mengklik tombol login, sistem akan memvalidasi email dan

kata sandi pengguna yang tersimpan dalam database, jika tidak sesuai tampil

sebuah notifikasi dan jika sesuai maka pengguna akan berhasil Melakukan login

dan dapat berinteraksi dengan program/aplikasi.

3. Posting Jadwal Kajian


58

Gambar 4. 4 Activity Diagram Posting Jadwal Kajian


Berdasarkan Activity Diagram Posting Jadwal Kajian pada Gambar 4.4,

sebelumnya Pengguna berada di Menu Beranda. Dan Untuk menambahkan Post


59

Jadwal Kajian yang baru Admin mengklik tombol “+” dan selanjutnya Admin

diminta untuk mengisi Form post jadwal kajian seperti foto, deskripsi, tanggal,

tempat jadwal kajian dll. Dan selanjutnya pengguna mengklik tombol post kajian

sistem akan memunculkan dialog meminta konfirmasi memasukkkan foto jika ya

sistem akan membuka Galeri foto. Selanjutnya pilih foto galeri sistem akan

mengkonversi gambat ke base64 dan memperbaharui data dan mengirimkan ke

database.

4. Lihat Jadwal Kajian

Gambar 4. 5 Activity Diagram Lihat Jadwal Kajian


Berdasarkan Activity Diagram Lihat Jadwal Kajian pada Gambar 4.5,
60

sebelumnya Pengguna berada di Menu Beranda. Dan Selanjutnya Sistem Meng-

load Data dari Firebase untuk di tampilkan kepada pengguna.

5. Hapus Post Jadwal Kajian

Gambar 4. 6 Activity Diagram Hapus Post Jadwal Kajian


61

Berdasarkan Activity Diagram Hapus Post Jadwal Kajian pada Gambar

4.6, sebelumnya Pengguna berada di Menu Beranda. Dan Selanjutnya Sistem

Meng-load Data dari Firebase untuk di tampilkan kepada pengguna dan pengguna

menekan tombol “ Hapus Post ”, selanjutnya Database akan memperbaharui data

yang ada di Firebase Database.

6. Chat/Obrolan

Gambar 4. 7 Activity Diagram Chat/Obrolan


62

Berdasarkan Activity Diagram Chat/Obrolan pada Gambar 4.7,

sebelumnya Pengguna sudah membuka aplikasi dan memilih tab “Pengguna” dan

selanjutnya sistem akan menampilkan list/daftar pengguna lain dan selanjutnya

pengguna/user dapat memilih salah satu pengguna yang ingin di kirimkan pesan.

7. Fitur Suka dan Komentar


63

Gambar 4. 8 Activity Diagram Like dan Comment Post Jadwal Kajian


Berdasarkan Activity Diagram LikeJadwal Kajian pada Gambar 4.9, sebelumnya

Pengguna sudah membuka aplikasi dan sistem akan menampilkan list daftar Post
64

Jadwal Kajian dan selanjutnya pengguna dapat Melakukan Like atau Comment

pada Post Jadwal Kajian.

8. Pengaturan Akun
65
66

Gambar 4. 9 Activity Diagram Pengaturan Akun


Berdasarkan Activity Diagram Pengaturan Akun pada Gambar 4.9,

sebelumnya Pengguna sudah membuka aplikasi dan memilih menu pengaturan

akun, selanjutnya pengguna dapat mengganti foto dan username yang lama

dengan yang baru.

4.4.5 Class Diagram

Pada Gambar Class Diagram di bawah ini akan dijelaskan hubungan antar

class atau objek yang ada di dalam Aplikasi Chat. Untuk lebih jelas dapat dilihat

pada Gambar 4.10

Gambar 4. 10 Class Diagram


67

4.5 RANCANGAN INTERFACE

4.5.1 Rancangan Halaman Menu Registrasi

Rancangan Halaman Registrasi merupakan form yang digunakan User

untuk mendaftar sebuah akun agar dapat login kedalam aplikasi/sistem. Adapun

rancangan halaman Registrasi User/Pengguna dapat dilihat pada Gambar 4.11

Gambar 4. 11 Rancangan Menu Registrasi


4.5.2 Rancangan Halaman Menu Login

Rancangan halaman menu Login ini akan muncul apabila Pengguna ingin

masuk kedalam sistem. Dalam halaman ini pengguna harus login sesuai dengan
68

email dan kata sandi yang sudah dibuat sebelumnya di menu registrasi, bentuk

rancangan Halaman Menu Login dapat dilihat pada Gambar 4.12

Gambar 4. 12 Rancangan Menu Login


4.5.3 Rancangan Halaman Posting Jadwal Kajian

Rancangan Halaman Kajian ini akan Memposting Event atau Jadwal

Kajian yang Baru kepada User/pengguna suapaya pengguna dapat melihat

event/jadwal kajian terbaru dapat dilihat pada Gambar 4.13.


69

Gambar 4. 13 Rancangan Halaman Posting Jadwal Kajian


4.5.4 Rancangan Halaman Jadwal Kajian

Rancangan Halaman Jadwal Kajian ini akan menampilkan Semua event

atau jadwal kajain kepada user/ pengguna, bentuk halaman jadwal kajian dapat

dilihat pada Gambar 4.14.


70

Gambar 4. 14 Rancangan Halaman Jadwal Kajian


4.5.5 Rancangan Halaman Hapus Posting Jadwal Kajian

Rancangan Halaman ini Hapus Posting Jadwal Kajian adalah Fitur berupa

menghapus Event atau Jadwal Kajian yang sebelumnya sudah diposting oleh

Admin. Bentuk rancangan Hapus Posting Jadwal Kajian dapat dilihat pada

Gambar 4.15.
71

Gambar 4. 15 Rancangan Halaman Hapus Posting Jadwal Kajian


4.5.6 Rancangan Halaman Chat/Obrolan

Rancangan Halaman Chat/Obrolan disini Pengguna/User dapat berkirim

pesan atau sekedar mengobrol sesama Pengguna Lain. Halaman Chat/Obrolan

dapat dilihat pada Gambar 4.16.


72

Gambar 4. 16 Rancangan Halaman Chat/Obrolan


4.5.7 Rancangan Halaman Suka dan Komentar

Rancangan Halaman Suka dan Komentar disini pengguna dapat men-Like

atau memberikan Komentar pada jadwal kajian yang diposting oleh Admin.

Halaman Suka dan Komentar dapat dilihat pada Gambar 4.17


73

Gambar 4. 17 Halaman Suka dan Komentar Jadwal Kajian


4.5.8 Rancangan Halaman Pengaturan Akun

Rancangan Halaman Pengaturan akun disini pengguna dapat

Memperbaharui Foto Profil dan Nama. Halaman Pengaturan Akun dapat dilihat

pada Gambar 4.18


74

Gambar 4. 18 Halaman Pengaturan Akun


4.6 PERANCANGAN STRUKTUR PROGRAM

Perancangan struktur program pada aplikasi ini terdapat 8 (delapan) jenis

menu. Struktur program mengGambarkan hirarki dari menu yang ada di dalam

sistem. Adapun struktur program dari aplikasi jadwal kajian dengan fitur chat

berbasis android ini dapat di lihat pada Gambar 4.19.


75

Gambar 4. 19 Rancangan Struktur Program


BAB V

IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN SISTEM

5.1 Hasil Implementasi

Tahapan selanjutnya yang akan dilakukan adalah tahapan implementasi, yaitu

proses pembuatan perangkat lunak dari tahap perancangan atau desain ke tahapan

koding yang akan menghasilkan perangkat lunak yang telah dirancang sebelumnya.

Adapun hasil dari implementasi Aplikasi Jadwal Kajian dengan Fitur Chat Berbasis

Android :

1. Tampilan Halaman Register

Halaman Register merupakan form yang digunakan User untuk membuat

sebuah akun baru agar dapat mengakses aplikasi Jadwal Kajian. Hasil

implementasi halaman Register dapat dilihat pada gambar 5.1.

Gambar 5. 1 Halaman Register

79
80

2. Tampilan Halaman Login

Halaman login merupakan form yang digunakan admin dan user untuk

masuk ke dalam halaman utama aplikasi Jadwal Kajian. Hasil

implementasi halaman login dapat dilihat pada gambar 5.2.

Gambar 5. 2 Halaman Login


3. Tampilan Halaman Posting Jadwal Kajian

Halaman Posting Jadwal Kajian Merupakan halaman yang ada pada admin

sehingga Admin dapat memposting Jadwal atau event kajian terbaru. Hasil

implementasi Halaman Posting Jadwal Kajian dapat dilihat pada gambar

5.3
81

Gambar 5. 3 Halaman Posting Jadwal Kajian

4. Tampilan Halaman Jadwal Event atau Kajian

Halaman Jadwal merupakan daftar – daftar event/jadwal Kajian yang di

Posting oleh Admin. Hasil implementasi Halaman Jadwal/Event dapat

dilihat pada gambar 5.4


82

Gambar 5. 4 Halaman Event/Jadwal Kajian

5. Tampilan Halaman Hapus Jadwal Kajian

Hapus Jadwal Jadwal merupakan dimana Admin dapat menghapus

jadwal kajian yang sebelumnya sudah diposting . Hasil implementasi

Hapus Jadwal Kajian dapat dilihat pada Gambar 5.5.


83

Gambar 5. 5 Halaman Hapus Jadwal Kajian

6. Tampilan Halaman Chat

Halaman Chat merupakan Halaman di mana User dapat berkomunikasi

dengan user lain melalui pesan chat. Hasil implementasi Halaman Chat

dapat di lihat pada gambar 5.6.


84

Gambar 5. 6 Halaman Chat

7. Tampilan Halaman Like dan Comment

Halaman Like dan Comment merupakan Halaman di mana User dapat

menyukai dan melakukan komentar pada postingan jadwal kajian yang di

post oleh admin. Hasil implementasi Halaman Like dan Comment dapat di

lihat pada Gambar 5.7.


85

Gambar 5. 7 Halaman Like dan Comment

8. Tampilan Halaman Pengaturan Akun

Halaman Pengaturan Akun merupakan Halaman di mana User dapat

Mengganti atau merubah nama maupun foto profil. Hasil implementasi

Halaman Pengaturan Akun dapat di lihat pada gambar 5.8.


86

Gambar 5. 8 Halaman Pengaturan Akun

5.2 PENGUJIAN SISTEM

Dengan selesainya perancangan Aplikasi Jadwal Kajian dengan fitur Chat

Berbasis Android, maka langkah selanjutnya yang dilakukan adalah melakukan

pengujian hasil dari rancangan aplikasi. Dalam hal ini pengujian dilakukan dengan

tujuan untuk mengetahui sejauh mana hasil yang diberikan aplikasi yang telah

dirancang.

Pengujian yang dilakukan terhadap sistem ini menggunakan metode black-

box testing. Metode ini dipilih karena lebih efektif dalam menemukan error,

karena kode program yang telah dibuat dieksekusi terlebih dahulu. Jika

dibandingkan dengan metode white-box testing yang melihat kode program secara

per baris, metode black-box testing akan lebih menghemat waktu dan tenaga.
87

Berikut ini pengujian dari sistem yang telah diimplementasikan:

1. Pengujian Menu Login dan Register

Tabel 5. 1 Pengujian Menu Login dan Register

Keluaran Hasil
Modul yang Prosedur
Masukkan Yang Yang Kesimpulan
diuji Pengujian
Diharapkan Didapat

Menu Pengguna Klik tombol Tampil Tampil Baik


Register mengklik Register menu dari menu
tombol aplikasi dari
registrasi aplikasi
Menu Login Pengguna Klik Tampil Tampil Baik
Memasukkan Tombol menu dari menu
Email dan Login aplikasi utama
Kata Sandi dari
aplikasi

2. Pengujian Posting Jadwal Kajian

Tabel 5. 2 Pengujian Posting Jadwal Kajian

Keluaran Hasil
Modul Prosedur
Masukkan Yang Yang Kesimpulan
yang diuji Pengujian
Diharapkan Didapat
Posting Pengguna Pengguna Tampil Tampil Baik
Jadwal memasukkan Berada Jadwal Jadwal
Kajian informasi pada Tab Kajian Kajian
jadwal menu
kajian Home

3. Pengujian Daftar Jadwal Kajian

Tabel 5. 3 Pengujian Mengakses Menu Chat

Keluaran Hasil
Modul Prosedur
Masukkan Yang Yang Kesimpulan
yang diuji Pengujian
Diharapkan Didapat
88

Mengakses Pengguna Klik salah Melihat Melihat Baik


Tab Menu melakukan satu daftar daftar jadwal
Home Scroll jadwal jadwal kajian
daftar kajian kajian
jadwal untuk
kajian informasi
lebih lanjut

4. Pengujian Mengakses Hapus Jadwal Kajian

Tabel 5. 4 Pengujian Mengakses Hapus Jadwal Kajian

Keluaran
Modul Prosedur Hasil Yang
Masukkan Yang Kesimpulan
yang diuji Pengujian Didapat
Diharapkan
Menghapus Pengguna Mengklik Mengakses Menghapus Baik
Jadwal memilih tombol dan jadwal
kajian tombol “Delete Menghapus kajian
“Delete Post” jadwal
Post” kajian

5. Pengujian Mengakses Menu Chat

Tabel 5. 5 Pengujian Mengakses Menu Chat

Keluaran Hasil
Modul Prosedur
Masukkan Yang Yang Kesimpulan
yang diuji Pengujian
Diharapkan Didapat
Mengakses Pengguna Klik daftar Melakukan Melakukan Baik
Menu Chat memilih salah satu chat/Mengiri Pengiriman
salah satu pengguna m Pesan Pesan
daftar
Pengguna
lain

6. Pengujian Mengakses Jadwal Kajian

Tabel 5. 6 Pengujian Mengakses Edit Jadwal Kajian


89

Keluaran Hasil
Modul Prosedur
Masukkan Yang Yang Kesimpulan
yang diuji Pengujian
Diharapkan Didapat
Mengakses Pengguna Klik daftar Melakukan Melakukan Baik
Edit memilih salah satu perubahan perubahan
Jadwal salah satu Post jadwal informasi
Kajian daftar post Jadwal kajian jadwal
yang ingin Kajian kajian
diedit

7. Pengujian Mengakses Like dan Comment

Tabel 5. 7 Pengujian Mengakses Like dan Comment

Keluaran Hasil
Modul Prosedur
Masukkan Yang Yang Kesimpulan
yang diuji Pengujian
Diharapkan Didapat
Mengakses Pengguna Klik icon Melakukan Melakukan Baik
fitur like membuka like atau like dan Pengiriman
dan aplikasi comment comment Pesan
comment dan pada
berada di postingan
tab home jadwal
kajian

8. Pengujian Mengakses Pengaturan Akun

Tabel 5. 8 Pengujian Mengakses Pengaturan Akun

Keluaran Hasil
Modul Prosedur
Masukkan Yang Yang Kesimpulan
yang diuji Pengujian
Diharapkan Didapat
Mengakses Pengguna Klik pop Melakukan Melakukan Baik
Pengaturan membuka up menu pengaturan Pengaturan
Akun aplikasi selanjutnya akun Aku
dan berada klik merubah
di tab pengaturan foto dan
home dan akun nama
mengklik
pengaturan
90

akun

Dibawah ini adalah hasil dari rangkuman keseluruhan program yaitu :

1. Aplikasi memudahkan pengguna dalam berinteraksi.

2. Aplikasi ini memudahkan Developer Maupun Programmer untuk

mengembangkannya.

3. Aplikasi memiliki user Interface yang User Friendly.

4. Aplikasi dijalankan untuk smartphone berbasis android.

5.3 ANALISIS HASIL YANG DICAPAI

Setelah melakukan pengujian pada aplikasi Jadwal Kajian menggunakan

Fitur Chat Berbasis Android ini, di dapat hasil evaluasi dari kemampuan sistem.

Adapun kelebihan dan kekurangan dari sistem aplikasi tersebut sebagai berikut :

5.3.1 Kelebihan Aplikasi

Adapun kelebihan dari aplikasi etika dalam berlalu lintas berbasis android

ini yaitu :

1. Dapat digunakan dimana saja, karena aplikasi ini dirancang dan dapat

berjalan di ponsel pintar (smartphone) yang berbasis android.

2. Aplikasi dapat dijalankan pada smartphone low-end karna tidak

memerlukan spesifikasi yang tinggi.

3. Aplikasi masih tahap pengembangan sehingga kedepannya bisa

dikembangkan lagi sesuai kebutuhan user.


91

4. Mudah dalam pengembangan aplikasi karena menggunakan Firebase.

5. Memiliki tampilan yang user friendly, yang mudah digunakan oleh

pengguna.

5.3.2 Kekurangan Aplikasi

Adapun kekurangan dari aplikasi Jadwal Kajian menggunakan fitur Chat

berbasis Android ini yaitu :

1. Aplikasi ini hanya dapat di jalankan di ponsel android, tidak multi

platform.

2. Aplikasi ini memerlukan internet untuk menjalankannya sehingga

beberapa fitur tidak bisa digunakan secara offline.

3. Aplikasi ini belum bisa melakukan fungsi telepon atau video call.

4. Aplikasi ini masih terbatas pada fitur aplikasi chatting pada umumnya.
BAB VI
PENUTUP

6.1 KESIMPULAN
Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan mengenai perancangan dan

implementasi Aplikasi Jadwal Kajian dengan Fitur Chat berbasis Android ini

maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut:

1. Penelitian ini menghasilkan aplikasi sistem Jadwal Kajian Berbasis

Android Dengan Fitur Chat.

2. Aplikasi ini dapat dikembangkan dengan mudah untuk developer

ataupun programmer karena menggunakan Firebase.

3. Aplikasi ini dapat digunakan oleh semua kalangan masyarakat secara

umum.

4. Tampilan interface yang dirancang bersifat user friendly sehingga

mempermudah masyarakat dalam menjalankan aplikasi.

6.2 SARAN

Penulis menyadari terdapat kekurangan dalam aplikasi yang telah dibuat,

untuk itu dalam kesempatan ini dapat dijabarkan beberapa saran untuk perbaikan

aplikasi dimasa mendatang.

1. Untuk pengembangan atau penelitian tahap berikutnya diharapkan dapat

ditambahkan fitur – fitur baru.

92
2. Diharapkan pengembang aplikasi pada tahap berikutnya agar dapat

berjalan tidak hanya di ponsel android tetapi juga bisa digunakan di

platform IOS dan Windows (multiplatform)

3. Sebaiknya dalam pembuatan aplikasi Jadwal Kajian dengan fitur chat ini

dilakukan kerja tim demi diperoleh hasil yang benar-benar maksimal.

93