Anda di halaman 1dari 3

Nama : Kadek Wahyu Gunawan

Nim : 1715124006
No/Kelas : 2/ IIB
Prodi : D4 Manajemen Proyek konstruksi
Jurusan : Teknik Sipil
Mata Kuliah : P. Kewarganegaraan

DEMOKRASI INDONESIA
Demokrasi secara umum adalah bentuk atau sistem pemerintahan dimana
seluruh rakyatnya turut serta memerintah melalui wakil-wakilnya. Menurut
Abraham Lincoln, demokrasi adalah sistem pemerintahan yang diselenggarakan
“dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat”. Demokrasi suatu yang ideal tidak
pernah tercapai. Negara yang benar-benar demokrasi tidak ada. Bahkan negara
yang menyatakan negaranya demokrasi dapat jatuh menjadi otoriter. Pelaksanaan
Demokrasi di Indonesia dimulai Sejak merdeka, bangsa Indonesia pernah
melaksanakan tiga macam demokrasi yaitu Demokrasi Liberal, Demokrasi
Terpimpin, dan Demokrasi Pancasila.

Demokrasi Liberal (1950-1959)


Demokrasi liberal atau demokrasi parlementer berlaku pada tahun
1950—1959. Pada saat itu, konstitusi yang berlaku adalah UUDS
1950. Berdasarkan UUDS 1950, sistem pemerintahan dan demokrasi yang
diterapkan di Indonesia, yaitu sistem parlementer dan demokrasi liberal.
Artinya, kabinet yang menterinya diajukan oleh parlemen (DPR) dan
bertanggung jawab kepada parlemen (DPR).
Demokrasi Terpimpin (1959—1966)
Demokrasi terpimpin atau demokrasi terkelola yaitu seluruh
keputusan serta pemikiran berpusat pada pemimpin negara saja. Menurut
TAP MPRS No. VIII/MPRS/1965, demokrasi terpimpin adalah kerakyatan
yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/
perwakilan yang berasaskan musyawarah untuk mufakat secara gotong
royong bagi semua kekuatan nasional yang progresif revolusioner dengan
berporoskan Nasakom.
Demokrasi Pancasila (1966—sekarang)
Demokrasi Pancasila adalah demokrasi yang merupakan
perwujudan kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam
permusyawaratan/perwakilan yang mengandung semangat Ketuhanan
Yang Maha Esa, kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan Indonesia,
dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Ciri-ciri demokrasi :
1. Berlangsung secara evolusioner
2. Perubahan secara persuasive bukan koersif; (musyawarah
bukan paksaan atau kekerasan)
3. Proses demokrasi tidak pernah selesai.

Demokrasi di Indonesia adalah demokrasi Pancasila yang menjadikan


Pancasila sebagai ideologi negara , pandangan hidup bangsa Indonesia , dasar
negara Indonesia dan sebagai identitas nasional Indonesia. Sebagai ideologi
nasional , Pancasila sebagai cita - cita masyarakat dan sebagai pedoman membuat
keputusan politik. Nilai-nilai demokrasi yang terjabar dari nilai - nilai Pancasila
adalah :

1. Kedaulatan rakyat
2. Republik
3. Negara berdasar atas hukum
4. Pemerintahan yang konstitusional
5. Sistem perwakilan
6. Prinsip musyawarah
7. Prinsip ketuhanan
Contoh Demokrasi

Ikut Serta dalam Pemilu


Ikut serta secara aktif maupun pasif dalam fungsi pemilu (pemilihan umum)
merupakan contoh perwujudan demokrasi di lingkungan negara yang pertama. Di
Indonesia pemilihan umum dilaksanakan 5 tahun sekali. Pemilu ini diadakan untuk
memilih anggota dewan legislatif di pusat dan daerah. Mereka yang dipilih yang
akan mewakili suara rakyat di dalam penyelenggaraan negara. Maka, keikutsertaan
dalam pemilu merupakan contoh yang paling nyata. Ikut serta secara pasif berarti
ikut memilih anggota legislatif dengan berdasarkan asas-asas pemilu yang berlaku
langsung, umum, bebas, dan rahasia, jujur, dan adil. Sementara ikut secara aktif
berarti ikut serta memilih dan dipilih menjadi anggota dewan legislatif yang
mewakili rakyat.