Anda di halaman 1dari 4

BERFIKIR

Berfikir sebagai aktivitas mental


 Berfikir adalah suatu kegiatan mental yg melibatkan otak, tetapi juga melibatkan
seluruh pribadi manusia, perasaan dan kehendak

Berfikir
 Wujud mengolah atau Memanipulasi informasi dari lingkungan dgn simbol2 atau
materi yg disimpan dlm ingatannya khususnya yg ada dalam long term memori.

Proses berfikir
1. Menganalisis ciri2 sejumlah obyek Yg sejenis manusia Indonesia :

- mahluk hidup

- berbudi

- sawo matang

- rambut hitam

- dsb

2. Membanding2kan ciri2 tsb - mana yang hakiki

3. Mengabstraksikan : menyisihkan, membuang ciri2 yg tdk hakiki

Proses berfikir
1. Positif : secara tegas ; si Totok

Pandai

2. Negatif : menidakkan secara tegas

menerangan ttg ketdk adanya sifat

pd sesuatu hal; si totok tdk bodoh

3. kebarangkalian; kemungkinan sesuatu sifat pd sesuatu hal; hari ini mungkin hujan
Proses berfikir
1. Induktif : pendapat khusus – umum

tembaga, perak, besi, kuningan dipanaskan – memuai semua logam dipanaskan


memuai

2. Deduktif : umum – khusus :

semua manusia akan mati si Amir adalah Manusia. Jadi suatu hari amir akan mati

3. Analogis : keputusan diambil dgn membandingkan /menyesuikan dgn pendapat2 khusus.

toto anak pandai, naik kelas

titik anak pandai, naik kelas

jadi si nunu anak yang pandai itu tentu naik kelas

 Berfikir jg berarti berjerih payah secara mental untuk memahami sesuatu yg dialami
atau mencari jalan keluar dari persoalan yg sedang dihadapi

 Muatan dlm berfikir : kegiatan yg meragukan dan memastikan, merancang,


menghitung, mengukur, mengevaluasi, membandingkan,, menggolongkan, memilah-
milah/membedakan, menghubungkan, menafsirkan, melihat kemungkinan2 dsb.

 Biasanya kegiatan berfikir

dimulai ketika

keraguan dan pertanyaan untuk dijawab atau berhadapan dgn pesoalan atau msl yg
memerlukan pemecahan.

 Charles S. Pierce : dalam berfikir ada dinamika gerak dari adanya gangguan suatu
keraguan atas kepercayaan atau keyakinan yg selama ini dipegang, lalu terangsang utk
melakukan penyelidikan kemudian diahiri dlm pencapaian suatu keyakinan baru

 Kegiatan berfikir jg dirangsang oleh kekaguman dan keheranan dgn apa yg terjadi
atau yg dilami. Bergantung jg pd minat, perhatian dan sikap ingin tau.
Befikir & bernalar
Sudarminta :

 Bernalar : kegiatan berfikir untuk menarik kesimpulan dari premis-premis sebelumnya yg


sudah diketahui. Belum menjamin bahwa kesimpulan yg dibuat adalah benar.

 Berfikir : mulai dari pencerapan indrawi, konseptualisasi atau proses pemahaman atas data yg
diperoleh serta berakhiir dgn penegasan keputusan dan dapat kita katakan dgn benar atau
salah.

 Tapi : penalaranan yg benar merupakan unsur yg penting dalam kegiatan berfikir dan dapat
menunjang kegiatan berfikir yg benar.

Macam-macam berfikir : (Rahmat)


1. autistic : lebih tepat dikatakan melamun; menghayal, fantasi

dgn berfikir autistic seseorg melarikan diri dari kenyataan dan melihat hidup sbg
gambar-gambar fantasi.

2. Realistik :

a. Deduktif

Dilihat dari proses berfikirnya, deduktif berlangsung dari yg umum menuju ke khusus. Dari
dua fenomena.

Exp: semua manusia akan mati. Socrates dalah Manusia, jadi Socrates akan mati

b. Induktif

Berfikir bertolak dari sejumlah fenomena. Berfikir ini adalah menarik kesimpulan umum dari
kejadian (data) yang ada sekitarnya. Proses berfikirnya adalah sintesis.

c. Evaluatif

Berfikir kritis, menilai baik-buruknya.

 Berfikir realistik dalam rangka menyesuaikan diri dengan dunia nyata.


Problem solving

 Problem timbul apabila ada perbedaan /konflik antara keadaan satu dgn yg lain dlm
mencapai tujuan.

Kaidah problem solving :

Kaidah algoritma :

 suatu perangkat aturan apabila aturan itu diikuti dgn benar maka akan ada jaminan
adanya pemecahan terhadap mslnya

Kaidah horistik :

 Merupakan strategi yg biasanya didasarkan atas pengalaman dalam menghadapai


masalah, yg mengarah pd pemecahan mslnya tetapi tdk memberikan jaminan akan
sukses