Anda di halaman 1dari 4

Kelompok 3

Nama Anggota :
1. Hana` Fadhilah
2. Mutiara Salsabila A
3. Nurul Hijra
4. Putri Khoyrul A
5. Rismadani

Tugas 2 Ragam Budaya Nonbenda yang Berada di KalTim


No Budaya Non Benda Judul Penjelasan
1. Tarian Daerah Tari Gentar Tarian tradisional yang termasuk tari
pergaulan antara pemuda pemudi dari
suku suku Dayak Benuaq dan Dayak
Tunjung di Kabupaten Kutai Barat,
Kalimantan Timur. Tari Gantar
menggambarkan kegembiraan dan
keramahtamahan suku Dayak dalam
menyambut tamu yang berkunjung ke
Kalimantan Timur.

2. Tarian Daerah Tari Kancet Ledo/ Tari Tari yang mengekspresikan tentang
Gong kelembutan seorang wanita dengan
menari di atas Gong dengan gerakan yang
lemah lembut dan penuh keseimbangan.
Sesuai dengan nama tarinya, tari Gong
ditarikan di atas sebuah Gong, yang
diiringi dengan alat musik tradisional
Sapeq (alat musik yang dipetik seperti
kecapi).

3. Tarian Daerah Tari Hudoq Tarian topeng yang bagi suku / etnis
Bahau di percaya sebagai tarian
kedatangan para dewa utusan Sang
Pencipta ke dalam dunia , untuk menjaga
dan melindungi kehidupan dan tanaman
padi yang baru di tanam.

4. Tarian Daerah Tari Burung Enggang Tarian khas dari suku Dayak Kenyah, di
Kalimantan Timur. Ditarikan oleh
sekelompok gadis dari suku dayak dengan
mengenakan sebuah hiasan dikepala
bermotif burung enggang. Menurut
kepercayaan orang Dayak Kenyah nenek
moyang mereka berasal dari langit dan
turun ke bumi menyerupai burung
enggang. Oleh karena itu, masyarakat
dayak Kenyah sangat menghormati dan
memuliakan burung enggang. Sehingga
Tari Enggang dapat dimaknakan sebagai
penghormatan Suku Dayak Kenyah
terhadap asal usul leluhur mereka.

5. Tarian Daerah Tari Jepen Tari Jepen Merupakan Kesenian Budaya


rakyat dari Suku Kutai Kartanegara yang
dipengaruhi oleh kebudayaan Melayu
dan Islam, berkembang di berbagai
daerah disepanjang pesisir sungai
mahakam maupun di daerah pantai
disekitar Kalimantan Timur. Tarian ini
biasanya diiringi oleh musik tradisi yang
disebut Tingkilan, memiliki ciri khas
ragam gerak yang tidak dimiliki oleh tari
sejenis di daerah lain.

6. Tarian Daerah Tari Kancet Papatai/ Tari Kancet Papatai merupakan kesenian
Tari Perang tradisional dalam bentuk tari-tarian
perang yang bercerita tentang seorang
pahlawan Dayak Kenyah yang sedang
berperang melawan musuh. Tarian ini
juga menggambarkan tentang suatau
keberanian pria atau ajai suku Dayak
Kenyah dalam berperang. Tarian ini
menggambarkan mulai dari perang
sampai dengan upacara pemberian gelar
bagi pria atau ajai yang sudah berhasil
mengenyahkan musuhnya. Gerakan
tarian ini sangat lincah, gesit, penuh
semangat dan kadang-kadang diikuti oleh
pekikan para penari. Kancet Papatai
diiringi dengan lagu Sak Paku dan hanya
menggunakan alat musik tradisional
Kalimantan Timur (sampe).

7. Upacara Adat Upacara Ngungu Upacara adat suku bangsa Dayak Bahau
Tahun untuk memelihara tahun. Upacara jenis
ini dapat ditemui dalam suku bangsa
Melayu Kutai di Kabupaten Kutai
Kartanegara dengan nama Erau Pelas
Tahun.

8. Upacara Adat Upacara Mangosang Upacara adat dari suku bangsa Dayak
Aboeng untuk menunjukkan semangat
keberanian, kesetiaan, dan kecintaan
terhadap sukunya.

9. Upacara Adat Upacara Pelambe Upacara adat pada suku bangsa Dayak
Punan ini dilakukan jika pada tahun
berjalan tidak mendapatkan hasil panen
yang baik, tidak ada musim buah, dan
tidak ada musim babi.

10. Upacara Adat Upacara Mamat dan Upacara adat pada suku bangsa Dayk
Belawing Kenyah Lepo Tau di Apo Kayan ini
melambangkan kemenangan, kejayaan,
dan keberanian prajuriy perang, serta
untuk menolak roh-roh jahat.

11. Cerita Rakyat Asal-Usul Danau Lipan Asal – Usul Danau Lipan menjelaskan
tentang seorang putri bernama Puteri Aji
Berdarah Putih yang apabila dia
memakan sirih, maka air sepah berwarna
merah yang ditelannya akan terlihat saat
mengalir. Alkisahnya, ketenaran sang
Puteri sampai juga ke telinga seorang Raja
Cina dari negeri seberang. Maka Sang
Raja Cina segara membawa abala tentara
mengarungi lautan dengan sebuah jung
besar untuk melamar Puteri Aji Berdarah
Putih. Kehadiran Sang Raja Cina disambut
dengan meriah. Namun, Puteri merasa
jijik akan sifat dari Raja Cina itu. Raja Cina
itu pun melamar Puteri Aji namun, Puteri
Aji menolaknya dan membuat Raja Cina
marah, dia pun menyuruh pengawalnya
untuk menyerang Kerajaan Puteri Aji dan
pertempuran sengit pun tidak padat
dielakkan. Puteri Aji pun mencari cara
untuk mengalahkan Raja Cina, ia pun
menggunakan kesaktiannya dan
menyemburknnya ke arah prajurit Cina
dan keluarlah Lipan-Lipan yang ganas dan
menyerang seluruh prajurit itu yang sibuk
berlari kearah laut. Binasalah semua
prajurit Cina, dan tempat ini pun diberi
nama Danau Lipan yang berada di daerah
Kec.Muara Kaman di Kab.Kutai
Kartanegara, KalTim.

12. Lagu Daerah Lagu Indung-Indung Menjelaskan Tentang,Untuk apa berbuat


baik, berpenampilan cantik, dan
rumpawan tapi tidak melaksanakan
ibadah. Dan lirik ini menjelaskan tentang
peran penting orang tua terhadap
anaknya.
13. Lagu Daerah Lagu Sabar`ai Mengajak orang dewasa untuk sabar
dalam menghadapi anak- anak zaman
maju ini, dengan saling pengertian dan
tidak memaksakan diri.
14. Lagu Daerah Lagu Aku Bernyanyi Menjelaskan tentang cerita yang dialami
oleh anak-anak Suku Kutai yang dimana
dengan keterbatasannya bisa membuat
mereka gembira.

15. Tradisi Rakyat Musikilan Musikilan merupakan tradisi rakyat yang


biasanya dijadikan perlombaan saat
diadakannya perayaan Erau Pelas Benua
di Kutai Kartanegara. Dan Musikilan ini
berupa bait pantun dengan iringan musik.