Anda di halaman 1dari 2

Diagnosis :

1. Prognosis terbaik adalah pada anak-anak berusia 2 – 9 tahun,terburuk pada orang dewasa. 50%
anak-anak bebas dari penyakit setelah 3 tahun (? Beberapa “ sembuh “ ).
2. Khusus untuk yang dengan prognosis buruk :
(i) Pra-pengobatan leukosit tinggi dan infiltrasi ekstramedular ekstensif (terutama SSP)
(ii) Limfadenopati/hepatosplenomegali yang bermakna
(iii) Sitoreduksi lambat selama induksi
(iv) ALL sel T atau sel B.

LEUKEMIA MELOBLASTIK AKUT DAN MIELOMONOSITIK AKUT (AML DAN AMML)

Patogenesis :

Penting seperti untuk leukemia limfositik akut kecuali bahwa :

(i) Infiltrasi jaringan limfoid umumnya lebih jarang


(ii) Infiltrasi tempat-tempat yang “terlindung” – SSP dan testis/ovarium – jarang
(iii) Infiltrasi gusi dan membrane mukosa mulut sering pada leukemia mielomonositik

Hematologi :

1. Anemi umumnya normokrom, normositik


2. Leukosit – kurang dari 4 x 109/L pada kira-kira 50%,normal pada 20% dan meningkat pada 30%
penderita (biasanya akibat sel blas dalam sirkulasi).
3. Trobositopeni sering dan mungkin mencolok (platelet <50 x 109/L)
4. Sediaan apus darah
(i) Mieloblas dengan gambaran khas
a. Rasio inti/sitoplasma tidak tinggi
b. Granul sitoplasmik sering tampak (bentuk agresi besar batang aurer)
c. Nuklei – indentasi dan terpuntir pada bentuk mieomonositik
d. Nucleoli – sering 3-5
e. Sering tetapi tidak selalu peroksidase dan sudan black positif
f. PAS negative (sebagian besar sel)
g. Pola esterase yang khas
h. TdT rendah
(ii) Eritrosit – anisositosis dan poikilositosis, kadang-kadang eritroblas dalam sirkulasi
(iii) Nutrofil menunjukan sejumlah gambaran dysplasia yg bervariasi ,misalnya
hipogranularitas dan kelainan anomaly Perger-Huet yang di dapat
(iv) Monosit dan promonosit (kadang-kadang atipik) sering merupakan >20% dari sel-sel
berinti pada AMML.
5. Sumsum tulang – umumnya hiperplastik akibat poliferasi mieloblas (dengan komponen
monositik pada AMML0.
6. Kelainan pembekuan yang di dapat misalnya sekunder terhadap infiltrasi hepatic atau DIC.
Biokimiawi :

1. Kadar urat plasma seringkali meningkat


2. Lisozim ( muramidase )serum meningkat pada bentuk mielomonositik

Gambaran klinik :

1. Timbul pada semua usia tetapi terutama pada dewasa


2. Gejala-gejala anemi
3. Sekuele dari neutropenia
4. Sekuele dari trombositopeni
5. Limfadenopati-ringan atau tidak ada
6. Hepatomegaly dan splenomegaly-ringan atau tidak ada
7. Hipertrofi gusi terutama pada bentuk mielomonositik
8. Keterlibatan SSP lebih jarang dibandingkan dengan dengan ALL