Anda di halaman 1dari 2

Bevel protractor adalah pengembangan dari protractor dengan

sebuah atau dua buah lengan yang bisa berputar. Bevel protactor banyak
dipakai pada gambar arsitektur dan mesin, sebelum perangkat lunak CAD
banyak digunakan. Bentuk lain dari bevel protrator adalah bevel protractor
mekanis yang banyak dipakai dalam proses permesinan maupun pembuatan
mold.

A. Bagian-bagian Busur Bilah

 Badan atau piringan dasar


Berupa lingkarang penuh dengan diameter sekitar 55 mm. Permukaan
bawah piringan dasar ini rata, sehingga busur bilah dapat diletakan pada meja
rata dengan baik tak bergoyang. Pada tepi permukaan atas terdapat skala
dengan pembagian dalam derajat dan diberi nomor dari 00 – 900 – 00 – 900
(skala kiri dan kanan),

 Pelat dasar
Menyatu dengan piringan dasar. Panjang, lebar dan tebal pelat dasar
sekitar 90 x 15 x 7 mm. Sisi kerja pelat dasar dibuat rata dan lurus, dengan
toleransi kerataan 0.01 mm untuk sepanjang sisi kerja.

 Piringan indeks
Mempunyai titik pusat putaran berimpit dengan pusat piringan dasar.
Pada piringan ini tercantum garis indeks dan skala nonius sudut (skala nonius
kiri dan kanan), biasanya dengan kecermatan sampai 5 menit. Kadang
dilengkapi dengan pemutar halus atau cermat.
 Bilah utama
Dapat diatur kedudukannya dengan kunci yang terletak pada piringan
indeks. Panjang, lebar dan tebal dari bilah utama, sekitar 150/300 x 13 x 2
mm, dan kedua ujungnya dibuat menyudut masing – masing sebesar 450 dan
600. Kedua tepi dibuat lurus dengan toleransi kerataan sebesar 0.02 sampai
0.03 mm untuk seluruh panjangnya