Anda di halaman 1dari 1

Value Proposition :

Manisan ngewes adalah manisan dengan cita rasa yang berbeda dengan penambahan
sedikit garam dan cabai serta kuah manisan yang banyak sebagai penyegar dan penambah
cita rasa manisan tersebut.
Customer Relationship :
 Transactional : COD (Cash On Delivery) atau membuat titik temu untuk melakukan
transaksi cash dan produk
 Automated Service : Pelangga tidak perlu beranjak dari tempat karena produk dapat
dikirim melalui kurir jasa pengiriman
Customer Segments : Terdapat 2 target konsumen dalam pemasaran Manisan Ngewes ini
 Priority 1 : Target konsumen yang pertama yaitu mahasiswa, pekerja kantor dan juga
konsumen langsung
 Priority 2 : Target konsumen berikutnya adalah tempat tempat yang bersedia
menjualkan produk kita, seperti ; angkringan, kedai kopi, kedai makan, toko retail
Channels :
 Direct : Penjualan langsung ke konsumen
 In Direct : Menitipkan manisan ngewes di tempat yang bersedia bekerja sama
 Awareness : menggunakan social media & internet untuk mempopulerkan manisan
ngewes
Key Resources :
 Physical Asset : Tempat Produksi, Kendaraan, dan Fasilitas Produksi
 Intelektual : Mematenkan merk dagang Manisan Ngewes
 Human : Pembuat manisan oleh penjualnya sendiri tanpa mempekerjakan orang lain
 Financial : Modal awal sebesar 2 juta rupiah untuk menjalankan Manisan Ngewes
Key Partner :
 Strategic Aliance : Dengan pedagang buah sebagai suplier buah
 Suplier Relationship : Menjalin kerja sama dengan usaha lain pemilik tempat untuk
menitipkan produk
Cost Structure :
 Cost Driven : Biaya keluar tergantukng dari harga buah
 Variable Cost : Biaya kemasan tergantung banyaknya produk yang dipesan
Revenue Streams :
 Assets Sale : Penjualan Manisan Ngewes
 Subscription Fees : Harga berlangganan (Berlaku setiap jumlah pembelian)
Key Activities: Proses produksi, distribusi produk