Anda di halaman 1dari 4

Klasifikasi

Asma merupakan penyakit yang sangat heterogen dengan variasi yang sangat
luas. Atas dasar itu, ada berbagai cara dalam mengelompokkan asma.
1. Berdasar umur
 Asma bayi baduta (dibawah dua tahun)
 Asma balita (dibawah lima tahun)
 Asma usia sekolah (5-11 tahun)
 Asma remaja ( 12-17 tahun)

2. Berdasarkan fenotip
 Asma tercetus infeksi virus
 Asma tercetus aktivitas (exercise induced asthma)
 Asma tercetus alergen
 Asma terkait obesitas
 Asma dengan banyak pencetus (muliple triggered asthma)

3. Berdasarkan kekerapann timbulnya gejala


 Asma intermiten
 Asma persisten ringan
 Asma persisten sedang
 Asma persisten berat

4. Berdasarkan derajad beratnya serangan


 Asma serangan ringan-sedang
 Asma serangan berat
 Serangan asma dengan ancaman henti nafas
Tabel Derajad keparahan serangan asma
Asma serangan Asma serangan Serangan asma dengan
ringan-sedang berat ancaman henti napas
Bicara dalam Bicara dalam kata Mengantuk
kalimat
Duduk bertopang Letargi
Lebih senang lengan
duduk dari pada Suara nafas tidak terdengar
berbaring Gelisah
Frekuensi napas
Tidak gelisah meningkat

Frekuensi Frekuensi nadi


napas meningkat
meningkat Retraksi jelas

Frekuensi nadi SpO2 (udara kamar)


meningkat >90%

Retraksi PEF <= 50%


minimal prediksi atau terbaik

SpO2 (udara
kamar) : 90-
95%

PEF > 50 %
prediksi atau
terbaik

5. Berdasarkan derajad kendali


 Asma terkendali penuh
- Tanpa obat pengendali : pada asma intermiten
- Dengan obat pengendali : pada asma persisten
(ringan/sedang/berat)
 Asma terkendali sebagian (partly controlled)
 Asma tidak terkendali (uncontrolled)

6. Berdasarkan keadaan saat ini


 Tanpa gejala
 Ada gejala
 Serangan ringan – sedang
 Serangan berat
 Ancaman gagal nafas

Tabel Kriteria penentuan derajad asma


Klasifikasi kekerapan dibuat pada kunjungan-kunjungan awal dan
dibuat berdasarkan anamnesis :
Derajad asma Uraian kekerapan gejala asma
Intermitten Episode gejala asma <6x/tahun atau
jarak antar gejala >=6 minggu
Persisten ringan Episode gejala asma >1x/bulan, <
1x/minggu
Persisten sedang Episode gejala asma >1x/minggu,
namun tidak setiap hari
Persisten berat Episode gejala asma terjadi hampir
setiap hari

Keterangan
1. Klasifikasi berdasarkan kekerapan gejala dibuat setelah dibuat diagnosis
kerja asma dan dilakukan tata laksana umum (pengendalian lingkungan,
penghindaran pencetus)
2. Jika sudah yakin diagnosis asma dan klasifikasi sejak kunjungan awal,
tata laksana dapat dilakukan sesuai klasifikasi
3. Klasifikasi kekerapan ditujukan sebagai acuan awal penetapan jenjang
tata laksana jangka panjang
4. Jika ada keraguan dalam menentukan klasifikasi kekerapan, masukkan ke
dalam klasifikasi lebih berat.

Pembahasan :
Berdasarkan kasus di atas, pasien termasuk dalam klasifikasi berikut
:
1. Klasifikasi pasien berdasarkan usia : asma usia sekolah, karena
pasien berusia 11 tahun.
2. Klasifikasi pasien berdasarkan fenotip : Asma dengan banyak
pencetus (muliple triggered asthma), karena pasien mengaku
bahwa sesak muncul setelah pasien melakukan aktivitas yang
melelahkan. Selain itu, sesak juga muncul setelah pasien
mengkonsumsi coklat, cao, dan ciki.
3. Klasifikasi pasien berdasarkan kekerapan timbulnya gejala : asma
persisten ringan, karena pasien mengalami sesak 3-4 kali/bulan
namun tidak selalu 1 minggu sekali.
4. Klasifikasi pasien berdasarkan derajad keparahan serangan asma
: Asma serangan ringan-sedang , karena pada saat serangan
asma di igd tanggal 24 Juli 2018 pasien mampu :
- Bicara dalam kalimat
- Pasien lebih senang duduk dari pada berbaring
- Pasien tampak gelisah
- Frekuensi nafas meningkat (58 x/menit)
- Frekuensi nadi meningkat (135 x/menit)
- Retraksi minimal
- SpO2 : 90 %
- PEF tidak dievaluasi
5. Klasifikasi pasien berdasarkan derajad kendali : Asma terkendali
penuh dengan obat pengendali yaitu dengan menggunakan :
- ICS dosis rendah
- SABA
6. Klasifikasi pasien berdasarkan keadaan saat ini : tanpa gejala,
karena keluhan membaik , dan gejala (-)

(Rahajoe et al., 2016)

Rahajoe, N., Kartasasmita, C. B., Supriyanto, B. and Setyanto,


D. B. (2016) PEDOMAN NASIONAL ASMA ANAK.