Anda di halaman 1dari 6

MAKALAH PERENCANAAN PERAWATAN MESIN BOR

DISUSUN OLEH : SUFI ARDHIANSYAH F

NIM : 17.02.03.051

KELAS : TM2C

KEMENTERIAN RISET TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI


POLITEKNIK NEGERI CILACAP
DRILLING MACHINE
Mesin Drill/bor adalah mesin yang memutarkan alat pengukur yang arah pemakanan matabor saja pada
sumbu mesin tersebut (pengerjaan pelubangan). Sedangkan pengeboran adalah operasi menghasilkan lubang berbentuk
bulat dalam Lembaran - kerja dengan menggunakan pemotong berputar yang disebut dengan mata bor.
Penggerak mesin berupa motor listrik yang dapat memutarkan poros dengan sabuk pemutar (belt). Poros
berputar di dalam rumah pipa (drill sleeve) yang mana dapat digerakkan ke atas dan kebawah dengan bantuan
dari roda gigi dan balok bergigi. Roda gigi berputar dengan tuas pemutar yang menghasilkan tekanan pemakan
bagi alat potongnya. Kepala mesin dapat digerakkan ke atas dan ke bawah sepanjang tiang yang terpasang di
meja kerja (alas)

Tujuan perbaikan adalah untuk mempertahankan elemen mesin bor yang mencakup :

a. Merawat Roda gigi agar tidak terjadi keausan.


b. Merawat larangan penggerak dan puli agar kelurusan ban dan puli tetap dikerjakan.
c. Merawat atau nglepel kedudukan mesin agar getaran yang ditimbulkan oleh mesintidak melebihi harga.
Bagian-Bagian Mesin Bor

1. Base (Dudukan)
Base ini merupakan penopang dari semua komponen mesin bor. Basisnya paling bawah menempel pada
lantai, Biasanya dibaut. Pemasangannya harus kuat karena akan mempengaruhi keakuratan pengeboran akibat
dari getaran yang terjadi.

2. Kolom (Tiang)
Bagian dari mesin bor yang digunakan untuk menyangga bagian-bagian yang untuk proses
pengeboran. Kolom berbentuk silinder yang memiliki alur atau rel untuk jalur gerak vertikal dari meja kerja.

3. Meja (Meja)
Bagian yang digunakan untuk menyimpan benda kerja yang akan di bor. Untuk menyesuaikan posisi yang
berbedaatau bisa berputar ke kiri dan ke kanan dengan memotong pada ujung tiang. Untuk meja yang
berbentuk lingkaran bisa diputar 360° dengan poros ditengah-tengah meja. Kesemuanya itu dilengkapi pengunci
(table clamp) untuk mempertahankan agar posisi meja sesuai dengan yang diperlukan. Untuk menjepit benda
kerja agar diam menggunakan ragum yang ditempatkan di atas meja.

4. Drill (Mata Bor)


Sebuah alat pembuat lubang atau alur yang efisien. Mata bor yang paling biasa adalah bor spiral, karena
daya hantarnya yang baik, penyaluran serpih (geram) yang baik karena alur-alurnya yang berbentuk sekrup,
sudut-sudut sayat yang menguntungkan dan ladang potong dapat diasah tanpa mengubah diameter
bor. Bidang-bidang potong bor spiral tidak radial tetapi digeser bentuk lantai singgung pada lingkaran kecil yang
merupakan hati bor.
5. Spindle
Bagian yang menggerakkan chuck atau pencekam, yang terfokus / mencekam mata bor.

6. Spindle Head
Merupakan rumah dari konstruksi spindle yang digerakkan oleh motor dengan sambungan sabuk dan
ditunjukkan oleh pegangan bor untuk proses pemakananya.

7. Drill Feed Handle


Handel untuk menurunkan atau menekankan spindle dan mata bor ke benda kerja

8. Kelistrikan
Penggerak utama dari mesin bor adalah motor listrik, untuk kelengkapannya mulai dari kabel listrik dan kabel
penghubung, sekring / sekring, lampu indikator, saklar on / off dan saklar pengatur kecepatan.
Tabel Perencanaan Perawatan Mesin Bor
No Jenis Kegiatan I K M B ALAT KET
H M B T H M B T H M B T H M B T

1 Kebersihan 1 Kompresor Bersihkan


Mesin dan majun setelah
pemakaian
2 Memeriksa 1 Pastikan
kebisingan kehalusan suara
motor motor
3 Pelumasan 2 Pelumas Pastikan
Spindle komponen
terlumasi
4 Mengkalibrasi 1 autokolimator Memeriksa
spindle kelurusan
spindle
5 Mengkalibrasi 1 waterpass Memeriksa
meja mesin kerataan meja
6 Pengecekan 1 Pastikan arus
Motor Listrik listriknya
normal

7 Membersihkan 3 Pastikan
belt semuanya
normal
8 Mengganti 1 Pastikan
belt berfungsi
dengan baik
9 Pengecekan 1 Periksa
mur baut kekencangan
mur dan baut

10 Memeriksa 1 Pastikan
mata bor ketajaman mata
bor
11 Memeriksa 1 Pastikan ke
bearing normalan
bearing
12 Memeriksa 1 Pastikan
tombol on/off berfungsi
normal
13 Pengecekan 2 Bila ada
komponen kerusakan,maka
bagian dalam perlu diganti