Anda di halaman 1dari 32

Pemberian Makan pada

Batita

Dr. Julius Anzar, SpA(K)


Departemen Kesehatan Anak RSMH/FK unsri
Palembang
2014
1
2
The “Window of Opportunity” for Improving
Nutrition is very small…pregnancy until 18-24
months of age
0.50
0.25
Latin America and Caribbean
Weight for age Z-score (NCHS)

0.00
Af rica
-0.25 Asia
-0.50
-0.75
-1.00
-1.25

-1.50
-1.75
-2.00
0 3 6 9 12 15 18 21 24 27 30 33 36 39 42 45 48 51 54 57 60
Age (m onths)
3
4
5
Faktor lingkungan yang mempengaruhi praktek
pemberian makan pada bayi :
1. Tingkat makro : - ekonomi makro
- UU perburuhan
- praktek dagang perusahaan
- bencana alam, dll.
2. Tingkat masyarakat : - budaya dan agama
- urban vs rural
- pelayanan kesehatan anak
- peraturan di tempat kerja,dll
3. Tingkat rumahtangga : - pendapatan, kesejahteraan,
sumber penghasilan
- angg.keluarga, pengasuh, dll
4. Tingkat pengasuh : - pendidikan, kesehatan & st gizi
- faktor psikososial, dll 6
INFANT FEEDING PERIODs

Exclusive Breast Feeding (EBF)

EBF + Complementary Foods

Family Foods
7
8
9
Bayi dengan ASI eksklusif :

Inisiasi Menyusu Dini (IMD)

Tidak boleh diberi MP-ASI


sebelum usia 6 bulan !!

Tetapi juga tidak boleh ditunda


sampai melewati usia 6 bulan !!
10
11
12
Periode 2 : ASI + MP-ASI

Proses penyapihan (‘weaning’) :


• proses dimulainya pemberian makanan khusus
• selain ASI secara bertahap jenis, konsistensi,
tekstur, sampai seluruh kebutuhan nutrisi anak
dipenuhi oleh makanan keluarga

Makanan khusus :
• bentuk : cair, lunak, padat
• jenis : jus, biskuit, bubur susu, nasi tim
• pemberian bertahap : jenis, konsistensi, tekstur,
jumlah/kali dan frekuensi/hari
13
Mengapa harus diberikan MP-ASI pada
usia 6 bulan?

14
Pemenuhan kebutuhan nutrisi bayi

0 – 6 bulan :
ASI Eksklusif

6 bulan :
65 – 80% ASI, sisanya MP-ASI

12 bulan :
65-80% MP-ASI, sisanya ASI

24 bulan :
seluruhnya makanan keluarga 15
16
17
Memulai Makanan Padat

Tidak terlalu dini (<4 bln):


- berisiko tersedak
- mengurangi asupan zat gizi
- risiko alergi lebih besar

Perhatikan perubahan pada bayi yg sedang


tumbuh-kembang :
- keterampilan motorik oral
- fisiologi tubuh
(fungsi saluran cerna, hati, ginjal, dll)

18
Kapan mulai diberikan MP-ASI?

Kesiapan Kesiapan
fisik psikologis

Dapat Dapat Menunjuk Membuka


Refleks menahan
Tanda
duduk kan minat mulut jika
ekstrusi kepala dgn terhadap diberi
lapar/
tetap sedikit
tegak bantuan makanan sendok kenyang

19
Tes “Makanan Pertama”
Umumnya : berupa bubur tepung
beras yang diperkaya zat besi

Hanya 1 jenis (bukan kombinasi),


bergizi, tekstur halus dan
konsistensi agak encer

Diberikan setelah minum ASI atau formula,


kecuali bila bayi menolak berulang atau tampak
tidak berminat  berikan sebelumnya
20
PANDUAN DASAR
1. Urutan pemberian :
• AAP : tidak ada urutan khusus

2. Tekstur :
• halus dan konsistensi encer pada awal
pemberian yang ditingkatkan bertahap

3. Besar porsi :
• mulai dgn jumlah sedikit (1-2 sdk teh)
• bertahap ditambah  1 sdm atau lebih sampai
21
jumlah yang sesuai
PANDUAN DASAR

4. Jarak waktu antara pemberian makanan baru :


- makanan baru berjarak 4-7 hari (riwayat alergi +)
- perhatikan adanya reaksi simpang
- dicoba satu-persatu jenis makanan
- dicoba pada pagi hari, oleh ibu

5. Keamanan :
• Cuci tangan dan semua peralatan
• Tidak menggunakan peralatan makan bersama-
sama, atau mengunyah makanan terlebih dahulu

22
HATI – HATI !!
Wortel, bit, bayam, sawi hijau dan lobak:
• kandungan nitrat tinggi  methemoglobinemia
• tidak boleh diberikan kpd bayi < 6 bulan

Madu:
tidak boleh diberikan pada bayi < 12 bulan 
C. botulinum

Susu SAPI (Whole Milk, susu segar):


• tidak boleh diberikan kpd bayi < 12 bulan 
kandungan zat besi rendah, tinggi kadar Natrium,
Kalium dan Chlor ( beban ginjal)
23
Bantu bayi untuk lebih
mandiri:
• beri finger foods

• minum dari cangkir sejak


usia 6-8 bulan

• memegang sendiri cangkir /


botol susu

• buat jadwal makan


sedemikian rupa sehingga
terjadi rasa lapar dan
kenyang yg teratur 24
Family Foods

25
Meals Frequency

26
Tujuan akhir praktek pemberian makan
(periode 3)

Susu

Susu

(Susu)

27
Tahapan penyapihan
Bagan pengaturan : & anak
makan pd bayi

R.hisap Gerak memutar


Mengunyah
R.telan Rahang stabil
Menggigit
Koordinasi
R.ekstrusi </- tangan baik

M,cair M.lumat M.Lunak/padat M.keluarga


28
Recommended sequence of introducing
Complementary Foods corresponds with
food texture and feeding styles
Age/mo 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
Age Birth – 3 mo 4 – 6 mo 6 – 8 mo 8 – 12 mo
group
Sequence Breastmilk / Formula Complementary Foods
Texture Strained / Pureed ( thin consistency for cereal )
Mashed
Ground / Finely Chopped
Chopped
Feeding Breast feeding / Bottle feeding
Styles
Spoon Feeding
Cup Feeding
Self feeding / Finger Foods
Desired Outcomes for Infant and the Role of
the Family in the Feeding Relationship

INFANT
Educational / Attitudinal Behavioral Health

1. Has a sense of trust 1. Breastfeed successfully 1. Develop normal rooting,


sucking and swallowing
2. Bonds with parents 2. Bottle feed successfully if
reflexes
not breastfed
3. Enjoys eating
2. Develop fine and gross
3. Consumes
motor skills
complementary foods
to support appropriate 3. Grows and develops at
growth and appropriate rate
development
4. Maintains good health
Desired Outcomes for Infant and the Role of the
Family in the Feeding Relationship
FAMILY
Educational / Attitudinal Behavioral Health

1. Bonds with the infant 1. Meets the infant’s nutrition


needs 1. Maintains good health
2. Enjoys feeding the infant
2. Responds to the infant’s
3. Understands the infant’s
hunger and satiety cues
nutrition needs
3. Holds the infant when
4. Acquires a sense of
breast feeding / bottle
competence in meeting the
feeding and maintains eye
infant’s needs
contact
5. Understands the importance
4. Talks to the infant during
of a healthy lifestyle to
feeding
promote short-term and
long-term health 5. Provide a pleasant eating
environment
6. Uses nutrition program or
food resources if needed
7. Seeks help if problems occur
THANKYOU….

32