Anda di halaman 1dari 3

1.

Jelaskan teori simpul dan gambarkan (+- 300 kata)


Teori simpul merupakan penggambaran pathogenesis penyakit dalam perspektif lingkungan dan
kependudukan. Diuraikan menjadi 5 simpul, dengan penjelasan sebagai berikut:
a. Simpul 1: sumber penyakit
Sumber penyakit adalah titik yang menyimpan dan menggandakan agen penyakit serta
mengeluarkan atau mengemisikan agen penyakit. Terbagi menjadi 2 kelompok besar, yaitu:
i. Sumber penyakit alamiah : Gunung berapi yang mengeluarkan gas-gas dan debu
beracun, proses pembusukan yang terjadi karena proses alamiah
ii. Sumber penyakit hasil kegiatan manusia : industri, rumah tangga, knalpot,
kendaraan bermotor, atau penderita penyakit menular
b. Simpul 2: Media transmisi penyakit
Media transmisi penyakit merupakan komponen lingkungan yang dapat memindahkan agen
penyakit, meliputi: udara, air yang dikonsumsi maupun digunakan untuk keperluan lain,
tanah/ pangan, binatang dan serangga penular penyakit (vector), dan manusia melalui
kontak langsung. Komponen lingkungan dikatakan memiliki potensi dan menjadi media
transmisi kalau didalamnya terdapat agen penyakit. Misalnya : air (komponen lingkungan)
yang terdapat bakteri Eschercia coli, bakteri Vibrio Cholerae, dan udara yang mengandung
bahan toksik.
c. Simpul 3: perilaku pemajanan (behavioral exposure)
Perilaku pemajanan adalah hubungan interaktif antara komponen lingkungan dengan
penduduk berikut perilakunya. Selain itu, perilaku pemajanan juga dapat diartikan sebagai
Jumlah kontak antara manusia dengan komponen lingkungan yang mengandung potensi
bahaya penyakit (agen penyakit). Misalnya, jumlah kontak yang diukur dengan pocket
dosimeter pada para radiologis dan stafnya yang bekerja di sebuah rumah sakit. Setiap akhir
minggu jumlah “kontak” dengan bahaya radiasi terukur pada alat dosimeter tersebut dan
akan menunjukan dosis yang berbeda satu sama lain.
d. Simpul 4: Kejadian penyakit
Kejadian penyakit merupakan outcome hubungan interaktif antara penduduk dengan
lingkungan yang memiliki potensi bahaya gangguan kesehatan. Fenomenda penderita sakit
di masyarakat digambarkan seperti sebuah piramida yang disebut “piramida distribusi
kejadian penyakit” dan terbagi ke dalam 4 segmen.
Segmen pertama: gambaran jumlah penderita akut dengan gejala jelas khas spesifik.
Umumnya dirawat di rumah sakit atau di rumah namun tingkat mobilitas dan
produktivitanya rendah.
Segmen kedua: tipe subklinis dengan gejala yang tidak khas/ jelas, namun dengan
pemeriksaan tambahan dapat dikenali bahwa kelompok ini menderita gangguan penyakit.
Segmen ketiga: kelompok samar (subtle) dengan gejala tidak khas, baik secara laboratoris
maupun klinis.
Segmen keempat: kelompok masyarakat yang sehat dan menjadi focus utama agar
terhindar dari ancaman agen penyakit.
2. Apa yang dimaksud dengan agent penyakit, sebutkan dan berikan contoh
Agent penyakit adalah zat, kekuatan, kehidupan mikro atau komponen lingkungan lain yang ada
di dunia ini, baik yang bisa diukur maupun tidak, yang menjadi penyebab timbulnya gangguan
fungsi atau kelainan morfologi pada spesies manusia maupun binatang.
Agent penyakit dikelompokkan menjadi 3 kelompok :
a. Agen bahan kimia toksis, terdiri dari :
i. Senyawa toksik
 Polychlorinated biphenyl (PCB), banyak dipakai dalam produksi peralatan
listrik, seperti trafo dan kapsitor. Digunakan juga sebagai cairan pelumas,
plasticizers, campuran dalam pestisida, tinta, dan sebagai bahan tambahan
dalam dempul, cat, lem , dan penghambat panas/api
 Bisphenol-A (BPA), ditemukan dalam botol susu bayi dan botol kemasan air
minum.
ii. Pestisida
 Karbamat, digunakan sebagai insektisida di rumah tangga
 Organoklorin, sekitar tahun 1940 sampai dengan tahun 1980an insektisida
golongan ini banyak digunakan di bidang pertanian dan kesehatan
khususnya pengendalian vector penular malaria
 Organofosfat, digunakan sebagai insektisida, fungisida, herbisida atau
rodentisida
 Piretroid, banyak digunakan sebagai bahan aktif dari produk insektisida yang
ada di pasaran.
iii. Logam berat
 Timah hitam (Pb), sumber polutan Pb melalui udara adalah penggunaan Pb
sebagai bahan anti knock pada bahan bakar minyak jenis premium,
keberadaan Pb dan senyawa-senyawanya di lingkungan dapat berasal dari
kegiatan pertambangan, pembakaran, proses industry, pemakaian sebagai
bahan dasar cat, proses daur ulang atau pembuangan limbah. Buangan
limbah industry merupakan sumber utama pencemaran oleh Pb di air.
 Kadmium (Cd), dua sumber utama kontaminasi Cd di lingkungan adalah
produksi dan konsumsi dari Cd dan pembuangan limbah yang mengandung
Cd. Banyak digunakan sebagai bahan baku baterai dan sebagai pigmen
dalam proses coating dan plating, serta sebagai stabilizer dalam proses
pembuatan plastic.
 Merkuri, digunakan dalam berbagai industry seperti pertanian, peralatan
militer, obat-obatan, dan kedokteran gigi. Pencemaran air oleh merkuri
akibat dibuangnya limbah sisa pertambangan. Sedangkan pembakaran
bahan bakar fosil, industry khloralkali dan industry pulp kayu merupakan
sumber polutan merkuri di lingkungan.
b. Agen fisik, dikelompokkan ke dalam:
i. Kebisingan (unwanted sound), yang dapat bersumber dari:
 Transportasi umum
 Industri
 Airport
 Musik suara keras
 Pemukiman (suara anjing menggonggong, keributan, dll)
 Kebisingan akibat vibrasi
ii. Getaran (vibrasi), dapat berasal dari mesin gerinda, alat pengeras jalan, drilling, dll.
Mesin yang menimbulkan kebisingan rata-rata menimbulkan getaran, sehingga
seringkali pembahasan getaran dan kebisingan menjadi satu. Getaran dapat
menimbulkan berbagai gangguan kesehatan, dimulai dari rasa nyeri, perubahan-
perubahan otot rangka, tulang, hingga gangguan sirkulasi organ tubuh.
iii. Radiasi, terbagi menjadi:
 Radiasi pengion, radiasi yang menimbulkan ionisasi seperti Sinar X, Sinar
gama, helium-3, dan energy nuklir
 Radiasi non-pengion, radiasi yang tidak mampu menimbulkan ionisasi. Saat
ini sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari, misalnya layar komputer,
handphone, microwave, hairdryer, sinar matahari, dan menara sutet.
iv. Cahaya (visible light), mengandung near ultraviolet dan ultraviolet serta infra merah
yang memiliki besaran membahayakan bagi kesehatan.

c. Mikroorganisme (virus, bakteri, dan parasite)


3. Mendeskripsikan dan menggambarkan model teori simpul
4. Apa yang dimaksud dan identifikasi sumber penyakit menular dan tidak menular
5. Sejarah, definisi, prinsip-prinsip dan pengertian ukuran penyakit berbasis lingkungan
a. Sejarah:
John snow merupakan orang yang pertama kali mempelopori manajemen penyakit
berbasis lingkungan dengan cara menutup saluran air yang dikonsumsi oleh warga kota
London saat terjadi wabah kolera.